Farid Husin
Universitas Padjadjaran Bandung

Published : 38 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Perbedaan Pengetahuan dan Sikap tentang Kontrasepsi Modern pada Wanita Usia Subur setelah Dilakukan Konseling Terstruktur Herlina Simanjutak; Anita Deborah Anwar; Bony Wiem Lestari; Farid Husin; Tita Husnitawati Madjid; Indun Lestari Setiono
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 2, No 4 (2015): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.782 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v2i4.43

Abstract

Unmet need keluarga berencana (KB) masih tinggi di negara berkembang termasuk di Indonesia. Faktor-faktor yang berhubungan dengan unmet need adalah sosiodemografi, rendahnya pengetahuan dan sikap negatif. Konseling kontrasepsi yang dilakukan secara terstruktur dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap positif terhadap penggunaan kontrasepsi modern.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan peningkatan pengetahuan dan sikap pada wanita usia subur (WUS) unmet need setelah diberi konseling terstruktur.Penelitian ini menggunakan randomized pretest-posttest measurement designwith control group. Pengambilan sampel dilakukan dengan stratified random sampling pada 96 responden di kecamatan Lembang. Sampel yang terpilih dikelompokkan secara acak sederhana sehingga didapatkan 48 orang untuk kelompok perlakuan dan 48 orang untuk kelompok kontrol.Kelompok perlakuan diberi konseling secara terstruktur sedangkan kelompok kontrol diberi konseling standar.Perbedaan peningkatan pengetahuan dan sikap pada kelompok perlakuan dan kontrol diuji dengan uji Mann-Whitney.Hasil dinyatakan dalam p-value dan interval kepercayaan 95%.Hasil penelitianpada kelompok perlakukan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dari 14 menjadi 17 (p<0,05). Selain itu terdapat peningkatan skor sikap dari 70 menjadi 79 (p<0,05). Perbedaanselisih persentase kenaikan pengetahuan dan sikap setelah dilakukan konseling terstruktur antara kelompok perlakuan dan kontroldengan median pengetahuan  20 dan 7,41 (<0,05) dan median sikap   11,52  dan 3,25 (p <0,05). Simpulan penelitian ini, peningkatan pengetahuan dan sikap pada kelompok konseling terstruktur lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok konseling standar.
Peran Penerapan Model Pembelajaran Asuhan Persalinan Kala I dan II Terintegrasi Terhadap Motivasi dan Kompetensi Mahasiswa serta Kepuasan Pasien pada Praktik Klinik Kebidanan Sri Wahyuningsih; Hadi Susiarno; Setiawan Setiawan; Farid Husin; Ishak Abdulhak; Firman Fuad Wirakusumah
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 2, No 4 (2015): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.465 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v2i4.71

Abstract

Asuhan persalinan  yang diberikan bidan sesuai kebutuhan dan menyesuaikan dimensi fisiologis, psikologis, agama, budaya yang dipadukan dengan kompetensi dasar dalam asuhan persalinan. Penerapan model pembelajaran asuhan persalinan kala I dan II terintegrasi diharapkan dapat meningkatkan motivasi, kompetensi dan sesuai harapan masyarakat yaitu memberikan kepuasan pelayanan yang diberikan mahasiswa DIII Kebidanan  pada praktik klinik. Tujuan penelitian ini adalah mengukur perbedaan motivasi, kompetensi mahasiswa, menganalisis hubungan motivasi dan kompetensswsi serta menganalis peranan kompetensi terhadap kepuasan pasien Metode penelitian menggunakan quasy experimental dengan one group pretest-postest design. Subyek penelitian adalah mahasiswa DIII Kebidanan semester IV Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta,  pasien yang diberi asuhan persalinan kala I dan II terintegrasi oleh mahasiswa masing masing sejumlah 37 responden dan memenuhi kriteria inklusi. Perbedaan motivasi, kompetensi dianalisis menggunakan uji Wilcoxon, uji Rank Spearman untuk menganalisis korelasi motivasi dan kompetensi (pengetahuan, sikap, ketrampilan) dengan kepuasan pasien. Hasil penelitian ini, ada peningkatan rerata nilai motivasi 40,48%, pengetahuan 57,8%, sikap 53,6%, ketrampilan 52,47%, dan kompetensi mahasiswa 64,86% sesudah penerapan model pembelajaran asuhan persalinan kala I dan II terintegrasi. Korelasi motivasi dan kompetensi menunjukkan p>0,485, peranan kompetensi terhadap kepuasan (variabel ketrampilan) mempunyai korelasi sedang sebesar 0,567  (r2=32,14%) terhadap kepuasan pasien. Simpulan dalam penelitian ini adalah terdapat  peningkatan motivasi dan kompetensi motivasi dan kompetensi mahasiswa sesudah penerapan model pembelajaran asuhan persalinan kala I dan II terintegrasi, tidak ada korelasi antara motivasi dengan kompetensi mahasiswa. Kompetensi mahasiswa berperan terhadap kepuasan dengan aspek ketrampilan yang paling berperan terhadap kepuasan pasien pada praktik klinik kebidanan.
Pengembangan Program PelatihanPreseptor Untuk Meningkatkan Efikasi Diri dan Kinerja Preseptor Kurniaty Ulfah; Nanan Sekarwana; Farid Husin; Johanes Cornelius Mose; Nurhalim Shahib; Dany Hilmanto
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 3, No 1 (2016): Maret
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.759 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v3i1.61

Abstract

Sistem pembelajaran praktik klinik kebidanan yang berjalan di Indonesia selama ini dinilai belum optimal. Salah satu permasalahannya adalah masih rendahnya kualitas pembelajaran praktik klinik karena terbatasnya jumlah preseptor yang dipersiapkan melalui pelatihan. Selanjutnya, belum adanya panduan standar yang digunakan oleh preseptor dalam membimbing praktik klinik mahasiswa mengakibatkan kualitas bimbingan tidak sesuai harapan. Preseptor yang tidak dilatih mengakibatkan rendahnya efikasi diri dalam menjalankan perannya sehingga kinerja preseptor dalam membimbing praktik klinik mahasiswa tidak muncul secara optimal. Oleh karena itu, pengembangan program pelatihan preseptor sesuai dengan kebutuhan program sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan program pelatihan preseptor terhadap efikasi diri dan kinerja preseptor. Metode penelitian ini menggunakan eksperimen kuasi pre-post-testdesignwith control groups. Sampel penelitian ini adalah seluruh preseptor dan mahasiswa yang berpraktik klinik di ruang bersalin RSUD Majalaya sebagai kelompok perlakuan dan preseptor dan mahasiswa yang berpraktik klinik di ruang bersalin RSUD Soreang sebagai kelompok kontrol mulai dari Bulan September sampai dengan Desember 2015. Pengumpulan data menggunakan instrumen daftar tilik observasi dan kuesioner.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan efikasi diri yang bermakna pada kelompok perlakuan yaitu 10,1% dibandingkan kelompok kontrol (0,8%) (p<0,001).Skor kinerja kelompok perlakuan (68,8) lebih tinggi secara bermakna dibandingkan kelompok kontrol (37,1) (p <0,001).Program pelatihan preseptor yang dikembangkan merupakan upaya yang efektif untuk meningkatkan efikasi diri dan kinerja preseptor dalam pembelajaran praktik klinik mahasiswa kebidanan.
Penerapan Gerakan Karakter Sejuk Emosi, Hati, Akal, dan Tubuh (SEHAT) untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa Diploma III Kebidanan Endang Susilowati; Nanan Sekarwana; Herman Susanto; Farid Husin; Firman F Wirakusumah; Juntika Nurihsan
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 3, No 2 (2016): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.347 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v3i2.51

Abstract

Berdasarkan kajian literatur, survei, dan pengalaman di lapangan, pelayanan kebidanan belum sesuai dengan harapan. Salah satu penyebabnya adalah karakter yang dimiliki bidan belum maksimal terinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan karakter diyakini memiliki dampak yang besar dalam menumbuhkan nilai-nilai karakter dalam diri seseorang. Gerakan Karakter Sejuk, Emosi, Hati, Akal, dan Tubuh (SEHAT) merupakan upaya menggerakkan civitas akademika dalam menanamkan nilai-nilai karakter yang baik berdasarkan kesejukan emosi, hati, akal, dan tubuh melalui gerakan pengungkapan nilai karakter, gerakan disiplin kampus, gerakan artikel dinding, gerakan olahraga, dan gerakan metamorfosa. Nilai karakter yang dikembangkan adalah mandiri, tanggung jawab, kreatif, kerja keras, dan menghargai prestasi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah action research dengan pre-post test design. Penelitian dilaksanakan selama 12 minggu, dengan masing-masing siklus selama 4 minggu. Populasinya adalah mahasiswa Diploma III Kebidanan Semester III Akademi Kebidanan (Akbid) Panti Wilasa YAKKUM Semarang dan Akbid Ar Rum Salatiga dengan jumlah 62 orang, menggunakan total populasi. Analisis data untuk nilai karakter mandiri, tanggung jawab, kreatif, kerja keras, menghargai prestasi, dan motivasi belajar dilakukan dengan uji T berpasangan dan uji Wilcoxon, sedangkan pengujian hipotesisnya dengan uji Korelasi Pearson dan Spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan penerapan gerakan karakter “SEHAT” meningkatan nilai karakter mandiri, tanggung jawab, kreatif, kerja keras, dan menghargai prestasi (p<0,001). Penerapan gerakan karakter “SEHAT” meningkatkan motivasi belajar (p<0,001). Terdapat korelasi positif antara nilai karakter mandiri (p=0,005), tanggung jawab (p<0,001), kreatif (p=0,003), kerja keras (p=0,003), menghargai prestasi (p<0,001) dengan motivasi belajar. Simpulan hasil penelitian, penerapan gerakan karakter “SEHAT” meningkatkan nilai mandiri, tanggung jawab, kreatif, kerja keras, menghargai prestasi, dan motivasi belajar mahasiswa serta terdapat korelasi positif.
Pengembangan Media Pembelajaran Praktikum untuk Meningkatkan Keterampilan Asuhan Persalinan Nurul Kodiyah; Dewi Diah Herawati; Bony Wiem Lestari; Farid Husin; Firman Fuad Wirakusumah; Elsa P Setiawati
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 2, No 3 (2015): September
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.834 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v2i3.67

Abstract

Institusi pendidikan bidan perlu membuat suatu strategi pembelajaran yang efektif dan efisien untukmeningkatkan kompetensi lulusannya. Analisis terhadap mata kuliah asuhan persalinan dilakukan agardiketahui masalah dan rekomendasi perbaikan pembelajaran secara operasional sehinggameningkatkan keterampilan dalam menolong persalinan. Pengembangan media pembelajaran asuhanpersalinan dilakukan dengan membuat modul dan modifikasi phantom. Penelitian ini menggunakandesain penelitian operasional, data dan metode analisis adalah kualitatif dengan pendekatan studikasus yang bersifat interpretivism. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara mendalam,diskusi kelompok dan observasi serta studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah dosen pengampumata kuliah asuhan persalinan, mahasiswa, dosen penguji skills dan ketua prodi. Analisis datakualitatif meliputi transkripsi, reduksi, koding, kategorisasi dan interpretasi hasil penelitian. Hasilpenelitian dari analisis situasi pembelajaran asuhan persalinan, yaitu pada proses perencanaan telahdilakukan perumusan tujuan dan kegiatan serta penyusunan silabus namun rencana pelaksanaanpembelajaran dan panduan praktikum belum dibuat. Proses pelaksanaan pembelajaran praktikumbelum sesuai dengan rencana terutama berkaitan dengan metode, media, jadwal dan waktu praktikum.Proses evaluasi penilaian yang dilakukan antar lain responsi, target skill, ujian akhir semester dan ujianketerampilan. Kendala pembelajaran praktikum yaitu kehadiran dosen, keterbatasan sarana danprasarana, motivasi dan keaktifan mahasiswa serta alokasi waktu. Pengembangan perencanaan dimulaidari menentukan tujuan dari standar kompetensi, mengembangkan alat evaluasi, menetapkan kegiatanpembelajaran, pemantapan dalam program pembelajaran. Pengembangan pelaksanaan yangditawarkan antara lain menentukan pre test pelaksanaan praktik, penyampaian pembelajaran sesuaidengan perencanaan, modifikasi media praktikum dan penyusunan panduan praktikum.Pengembangan post test dilakukan pada ranah psikomotor yang dilakukan dosen melalui pengamatanmulai dari persiapan alat, proses praktikum, hasil dokumentasi, sikap kerja serta waktu yangdigunakan. Evaluasi juga dilakukan pada area kognitif dan afektif berupa pembobotan lisan atauresponsi (10%), tulis atau pilihan ganda dan essay (30%), portofolio atau makalah dan dokumentasi(20%).
Evaluasi Keterampilan Bidan dalam Pengelolaan Persalinan dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) (Studi tentang Pemantauan Intrapartum dan Resusitasi BBLR) Lisnawati Lisnawati; Hadyana Sukandar; Ruswana Anwar; Farid Husin; Dadang Syarif Effendi; Anita Deborah Anwar
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 2, No 3 (2015): September
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.011 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v2i3.29

Abstract

Kematian neonatal dini adalah sekitar 80% dari semua kematian neonatal dan penyebab tertinggiadalah BBLR. Peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan bidan, merupakan upaya dalammenurunkan angka kematian bayi. Banyaknya persalinan spontan dengan usia kehamilan prematuryang ditolong oleh bidan menjadi dasar perlunya peningkatan keterampilan mengenai BBLR.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keterampilan bidan dalam pengelolaan persalinan denganBBLR dalam pemantauan intrapartum dan resusitasi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif denganmenggunakan teknik kuantitatif dan kualititaif. Pada teknik kuantitatif, variabel keterampilan bidandalam pemantauan intrapartum (kala I fase aktif) dinilai menggunakan daftar tilik kepada 20 orangbidan di ruang bersalin yang pernah mendapatkan minimal 1 kasus persalinan dengan BBLR. Evaluasiketerampilan bidan dalam resusitasi BBLR dilakukan oleh lembaga profesional neonatologi yaituLanterna Indonesia. Pada penelitian kualitatif, dilakukan wawancara pada bidan di ruang bersalin danmanager rumah sakit terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bidan tidak terampil dalampemantauan intrapartum dan resusitasi BBLR. Nilai rata-rata keterampilan bidan dalam melakukantindakan pemantauan intrapartum adalah 70,3% (nilai tertinggi 81,25% dan terendah 62,25%), dannilai rata-rata keterampilan bidan dalam resusitasi BBLR adalah 42,25% (nilai tertinggi 70% danterendah 20%). Bidan mengetahui bahwa persalinan BBLR bukan kewenangan bidan, selama inipenatalaksanaan persalinan dengan BBLR adalah melalui advis dokter, namun bidan merasa belumkompeten dan belum percaya diri dalam memberikan asuhan pada pengelolaan persalinan denganBBLR. Penelitian ini menunjukkan keterampilan bidan dalam pemantauan intrapartum dan resusitasipada kasus BBLR belum cukup baik untuk dapat menurunkan angka kematian akibat BBLR.
Upaya Meningkatkan Kinerja Dosen dengan Penerapan Model Preseptor Jarak Jauh pada Pengembangan Sistem Pembelajaran Praktik Klinik Arva Rochmawati; Firman Fuad Wirakusumah; Farid Husin; Johanes Cornelius Mose; Dany Hilmanto; Henni Djuhaeni
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 3, No 1 (2016): Maret
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijemc.v3i1.56

Abstract

Kompetensi beberapa bidan saat ini masih belum sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Hal tersebut berkaitan dengan proses penyelenggaraan pendidikan bidan. Dosen merupakan salah satu unsur utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan.Permasalahan selama ini menunjukkan bahwa kinerja dosen belum efektif terutama dalam pembimbingan praktik klinik kebidanan sehingga beban tugas dosen Tri Dharma Perguruan Tinggi belum terlaksana dengan baik.Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh model preseptor jarak jauh pada pembelajaran praktik klinik terhadap peningkatan kinerja dosen.Desain penelitian menggunakan kuasi eksperimental (The pre test-post test control group design).Subjek penelitian diambil secara purposive sampling yaitu 67 dosen institusi kebidanan. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial yaitu uji Chi Kuadrat, uji Wilcoxon dan uji Mann Whitney, uji Regresi Logistik.Terdapat perbedaan penilaian kinerja dosen pada kelompok perlakuan setelah diberikan model preseptor jarak jauh dibandingkan dengan kelompok kontrol dengan selisih rerata10,98 (p<0,05). Model preseptor jarak jauh dalam pembelajaran praktik klinik meningkatkan 9 kali kinerja dosen menjadi lebih baik (OR 8,681 (IK95%; 2,884 – 26,129)). Peningkatan kerja dosen tersebut terjadi karena terdapat efektifitas waktu dan tenaga dosen sehingga mampu melaksanakan tugas yang lain sesuai Tri dharma perguruan tinggi.
Peran Penerapan Model Pembelajaran Asuhan Kehamilan Terintegrasi terhadap Motivasi dan Kompetensi Mahasiswa serta Kepuasan Pasien pada Praktik Klinik Kebidanan Siti Nurjanah; Oki Suwarsa; Vita Murniati Tarawan; Farid Husin; Firman Fuad Wirakusumah; Hadi Susiarno; Ishak Abdulhak
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 2, No 4 (2015): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.382 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v2i4.47

Abstract

Pelayanan bidan dalam memberikan asuhan kehamilan belum seperti yang diharapkan. Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang dengan pesat dan dampaknya terjadi perubahan nilai serta kebutuhan masyarakat yang meningkat terhadap bidan. Bila kondisi tersebut tidak diatasi, maka kepuasan dan kepercayaan masyarakat terhadap bidan akan semakin menurun dan sulit untuk ditingkatkan. Peningkatan kualitas bidan harus didukung dengan peningkatan kualitas pendidikan salah satunya melalui model pembelajaran yang baik guna membantu meningkatkan motivasi dan kompetensi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan motivasi dan kompetensi mahasiswa dengan kepuasan pasien pada praktik klinik kebidanan. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimental dengan one group pre- test post- test design. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester IV program studi DIII Kebidanan UNS dan pasien ibu hamil di rumah sakit dan puskesmas wilayah Surakarta yaitu RSUD Karanganyar, RSUD Banyudono, Puskesmas Pajang, Puskesmas Gajahan dan RB Barokah. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total populasi. Analisis untuk uji komparatif menggunakan uji Wilcoxon, dan untuk mengetahui peran suatu variabel menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian terdapat peningkatan motivasi 40,48% (p<0,05), peningkatan kompetensi 43,24%, yang terdiri dari pengetahuan sebesar 20,06% (p<0,05), sikap sebesar 56,76% (p<0,05), keterampilan sebesar 53,15%(p<0,05) dan kompetensi berperan 13,86 kali terhadap kepuasan pasien. Simpulan penelitian ini adalah model pembelajaran asuhan kehamilan terintegrasi mampu meningkatkan motivasi dan kompetensi mahasiswa D III kebidanan, serta meningkatkan kepuasan pasien pada praktik klinik kebidanan.
Hubungan Faktor Risiko Kegawatdaruratan Obstetri Menurut Rochjati dengan Pelaksanaan Rujukan oleh Bidan di RSUD Gambiran Kediri Fauzia Laili; Herry Garna; Gaga Irawan; Farid Husin; Firman F. Wirakusumah; Deni K. Sunjaya; Hadi Susiarno
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 2, No 2 (2015): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.63 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v2i2.11

Abstract

Kegawatdaruratan obstetri merupakan penyebab utama kematian maternal dan perinatal. Kegawatdaruratan obstetri menurut Rochjati terbagi menjadi 3 kelompok faktor risiko, yaitu APGO (Ada Potensi Gawat Obstetri), AGO (Ada Gawat Obstetri), dan AGDO (Ada Gawat Darurat Obstetri). Berbagai penelitian menyatakan salah satu upaya penatalaksanaan yang efektif pada kegawatdaruratan obstetri dengan pelaksanaan rujukan. Rujukan yang tepat dan terencana dapat menyelamatkan ibu dan bayi baru lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor risiko kegawatdaruratan obstetri (APGO, AGO, dan AGDO) dengan pelaksanaan rujukan oleh bidan di RSUD Gambiran Kediri. Desain penelitian secara kuantitatif dengan pendekatan potong silang dilaksanakan pada Januari–Februari  2014 dengan jumlah sampel sebesar 150. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara consecutive sampling. Pengumpulan data sekunder berdasarkan laporan ruang bersalin dan rekam medik rumah sakit periode Januari–Desember 2011. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan bermakna faktor risiko kegawatdaruratan obstetri pada variabel APGO dan AGO antara rujukan terencana dan rujukan terlambat (p>0,05), namun terdapat perbedaan bermakna pada variabel AGDO antara rujukan terencana dan rujukan terlambat. Meningkatnya faktor risiko kegawatdaruratan obstetri akan meningkatkan pelaksanaan rujukan terencana lebih dari 6 kali (OR=6,12). Simpulan penelitian ini adalah  faktor risiko kegawatdaruratan obstetri pada AGDO berhubungan dengan pelaksanaan rujukan dan peningkatan faktor risiko kegawatdaruratan obstetri akan meningkatkan pelaksanaan rujukan oleh bidan
Peran penerapan Asuhan Neonatus Terintegrasi Terhadap Motivasi dan Kompetensi Mahasiswa serta Kepuasan Pasien di Praktik Klinik Kebidanan Alfiah Rahmawati; Nanan Sekarwana; Achadiyani Achadiyani; Farid Husin; Anita Deborah Anwar; Meita Dhamayanti; Ishak Abdulhak
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 2, No 4 (2015): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.783 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v2i4.72

Abstract

Model pembelajaran asuhan neonatus yang mengintegrasikan kebutuhan masyarakat dan pengintegrasian softskill sudah terbukti dapat meningkatkan kompetensi pada pembelajaran dikelas. Mencapai kompetensi tersebut, maka dilakukan pembelajaran di kelas dan di laboratorium, kemudian dilanjutkan dengan praktik di lahan praktik. Sehingga diharapkan asuhan yang diberikan dapat meningkatkan kepuasan pasien, penggunaan asuhan yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas asuhan. Tujuan penelitian ini antara lain menganalisis perbedaan motivasi mahasiswa sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran asuhan neonatus terintegrasi pada praktik klinik kebidanan, menganalisis perbedaan kompetensi mahasiswa sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran asuhan neonatus terintegrasi pada praktik klinik kebidanan, menganalisis hubungan motivasi dengan kompetensi mahasiswa pada praktik klinik kebidanan, dan menganalisis peran kompetensi mahasiswa terhadap kepuasan pasien pada praktik klinik kebidanan. Penelitian ini merupakan studi kuasi eksperimental dengan one group pre test - post test design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa D III Kebidanan semester IV  Universitas Sebelas Maret dan pasien yang mendapat asuhan neonatus. Rancangan analisisnya menggunakan uji T berpasangan dan uji multivariat menggunakan regresi linier dengan bantuan SPSS. Motivasi mahasiswa setelah penerapan model pembelajaran asuhan neonatus terintegrasi berbeda secara bermakna (nilai p < 0,05) dengan peningkatan 40,48%, kompetensi (pengetahuan, sikap, dan keterampilan) setelah penerapan model pembelajaran asuhan neonatus terintegrasi berbeda secara bermakna (nilai p < 0,05) dengan masing-masing prosentase peningkatan adalah kompetensi 36,68%, pengetahuan 30,58, sikap 43,02, keterampilan 42,12. Tidak terdapat hubungan motivasi dengan kompetensi mahasiswa dengan nilai p>0,05. Terdapat peran kompetensi mahasiswa terhadap kepuasan pasien pada praktik klinik kebidanan secara bermakna (nilai p < 0,05). Simpulan penelitian ini terdapat perbedaan motivasi dan kompetensi sebelum dan sesudah penerapan model asuhan neonatus terintegrasi, terdapat peran kompetensi mahasiswa terhadap kepuasan pasien pada praktik klinik kebidanan.
Co-Authors Achadiyani Adjat Sedjati Ahmad Rizal Alfiah Rahmawati Allania Hanung Putri Sekar Ningrum Anita Deborah Anwar Anita Megawati Fajrin Arva Rochmawati Astuti Dyah Bestari Atiek Novianty Bambang S Nugroho Benny Hasan Purwara Bethy S Hernowo Bony Wiem Lestari Catur E Suksesty Dadang Syarif Effendi Dany Hilmanto Dasim Budimansyah Dedi Rachmadi Deni K Sunjaya Deni K. Sunjaya Deny Kurniadi Sunjaya Dewi Diah Herawati Dewi M.D Herawati Dewi Marhaeni Diah Herawati Dian Fitriyani Dida Gurnida Dwi Prasetyo Ekadewi Retnosari Elsa P Setiawati Elsa Pudji Setiawati Endang Susilowati Endang Sutedja Erni Hernawati Eva Susanti Evi Sri Suryani Fauzia Laili Firman Fuad Wirakusumah Fitria Fitria Fitria Prabandari Gaga Irawan Gaga Irawan Nugraha Gizella Gizella Gusti Ayu Pramita aswitami Hadi Susiarno Hadyana Sukandar Heni Masri Henni Djuhaeni Herlina Simanjutak Herman Susanto Herry Garna Herry Herman Ida Suryani Ieva Baniasih Akbar Ike MP Siregar Ike Rostikawati Husein Ike Rostikawati Husen Imelda M.G Sianipar Imtihanul Munjiah Indah Yulika Indun Lestari Setiono Irvan Afriandi Ishak Abdulhak Ishak Nurihsan Johanes C Mose Julaecha Julaecha Jusuf S Effendi Kurniaty Ulfah Kusnandi Rusmil Lasiyati Yuswo Yani Linda Kristiani Taleumbanua Lisnawati Lisnawati Mastiur Julianti Meita Damayanti Meita Dhamayanti Muhammad Nurhalim Shahib Nanan Sekarwana Nurhalim Shahib Nurihsan, Achmad Juntika Nurrasyidah Nurrasyidah Nurul Kodiyah Oki Suwarsa Ponpon S Idjradinata Ponpon S. Idjradinata Raden Tina Dewi Judistiani Rani Sumarni Rosalinna Rosalinna Rovina Ruslami, Rovina Ruswana Anwar Sari Puspa Dewi Setiawan Setiawan Sisilia P Yanuarita Siti Nurjanah Sophia Sophia Sri Wahyuningsih Susi Susanah Tita H Madjid Tita Husnitawati Madjid Tita Husnitawati Madjid Tono Djuwantono Tuti Wahmurti Udin Sabarudin Vita Murniati Tarawan Vita Murniati Tarawan Wiryawan Permadi Yoni F Syukriani Yuni Susanti Pratiwi