Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Sosialisasi Lingkungan Bersih serta Pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Desa Muara Angke Minandre Wiratama; Gunaryo; Mentari Zikri Anty; Mirad Fahri; Anggi Khairina H H; Elva Stiawan; Rahmat Basuki; M. Sulthon Nurharmansyah P; Tedi Kurniadi; Dewi Anggraini S; Yusuf Bramastya A; Azimatur Rahmi; Aura Puja Lestari; Moch. Rizki Fajri
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 2 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i1.155

Abstract

Kesadaran Kebersihan dan Pengelolaan Sampah yang baik merupakan salah satu kebiasaan yang dapat berdampak pada kesehatan yang lebih baik. Kepedulian yang minim dalam menjaga lingkungan yang bersih diprediksi akan menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan masyarakat. Selain itu, pengelolaan air bersih pada lingkungan merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan. Pengetahuan tentang pengolahan air bersih melalui Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) akan memberikan dampak positif bagi keberlansungan air bersih di lingkungan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan Sosialisasi melalui pendekatan modal sosial. Pendekatan modal sosial dilakukan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dimana pendekatan ini digunakan sebagai wadah sosialisasi menjaga kebersihan lingkungan dan pengetahuan dalam pengolahan air bersih bagi msayarakat di Desa Muara Angke. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan cara mengelola dan mengkategorikan macam-macam sampah, pengelolaan air bersih, dan desalinasi air yang dilakukan di daerah Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan kuesioner yang diisi oleh peserta sebelum dan sesudah program pelatihan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat meningkat yang dilihat dari hasil tes yang dilakukan menunjukkan peningkatan nilai dari materi yang di ujikan. Pendekatan yang tepat berhasil membangkitkan semangat dan komitmen warga yang tercermin dari tingginya tingkat partisipasi. Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan memberikan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan pengolahan air bersih.
Column Study and Desorption Performance of Coffee Biomass-Calcium-Alginate Beads to Remove Pb²⁺ Ions from Aqueous Solutions Hanifah, Sarina; Rusnadi, Rusnadi; Stiawan, Elva; Widianti, Riskia Chandra
Jurnal Riset Sains dan Kimia Terapan Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Riset Sains dan Kimia Terapan, Volume 11 Nomor 1, Juni 2025
Publisher : Program Studi Kimia Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JRSKT.111.01

Abstract

Heavy metal pollution, particularly by lead (Pb²⁺), poses a serious environmental threat and can significantly impact human health. This study aims to evaluate the performance of an adsorbent composed of a mixture of coffee waste and calcium alginate (Coffee-Calcium-Alginate/CCA beads) in removing Pb²⁺ ions through column experiments, as well as to assess the desorption efficiency and reusability of the adsorbent. Column studies were conducted at 1 ppm Pb2+ ions initial concentration, a flow rate of 2.2 mL/min, using a column with a length of 10 cm and a diameter of 7 mm to determine the breakthrough time of the adsorbate, while desorption was performed using HNO₃ to evaluate the efficiency of Pb²⁺ ions release and the potential for adsorbent reuse. The results demonstrated that the CCA adsorbent was able to retain high efficiency over two adsorption–desorption cycles, with desorption efficiencies of 96.35% and 86.64%. The desorption mechanism involves protonation of carboxylate groups and competition between H⁺ and Pb²⁺ ions at the active sites. Overall, CCA beads exhibit promising potential as an effective and reusable adsorbent for treating water contaminated with heavy metals. Future research could explore the effects of varying initial Pb²⁺ ions concentrations and column height to gain a more comprehensive understanding of desorption dynamics within the column system. Keywords: adsorption, coffee biomass, calcium alginate, Pb2+, leads
Biomass Contents Of Chlorella Pyrenoidosa Cultivated In Cobalt-Less Fertilizer-Enriched Saline Water Widyatama, Awang; Widyatama, Satria Aqilla; Fajry, Zaidan Al; Atmadi, Atmadi; Mulyawati, Ade Heri; Stiawan, Elva
al Kimiya: Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan Vol. 12 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ak.v12i1.39468

Abstract

This research aims to provide some information regarding the metabolite contents of the green microalgae Chlorella pyrenoidosa cultivated in designed saline water enriched with affordable commercial fertilizer products in Indonesia. Chlorella pyrenoidosa growth conditions and bioactive compounds were obtained through cultivation and extraction processes. The microalga growth in two different conditions   was analyzed based on growth curves between microalgae cultivated in a Guillard f/2 medium   and the Cobalt-less fertilizer-enriched saline water.   The biomass was profiled using UPLC-QToF-MS and DPPH assay. As a result, Chlorella pyrenoidosa cultures were normally grown on fertilizer-enriched saline water, but with a lower yield performance than those cultivated in the Guillard f/2 medium. The UPLC-QToF-MS result implies that several peptide and lipid derivatives were detected in the harvested microalgal biomass, with the peptide derivatives as the dominant compounds. The limited antioxidant performance was displayed by the untreated biomass extract. This finding implies that several optimizations are still required in the upstream and downstream stages in culturing Chlorella pyrenoidosa by using an uncommon growth medium.
Sosialisasi Lingkungan Bersih serta Pengetahuan Pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Desa Muara Angke Minandre Wiratama; Gunaryo; Mentari Zikri Anty; Mirad Fahri; Anggi Khairina H H; Elva Stiawan; Rahmat Basuki; M. Sulthon Nurharmansyah P; Tedi Kurniadi; Dewi Anggraini S; Yusuf Bramastya A; Azimatur Rahmi; Aura Puja Lestari; Moch. Rizki Fajri
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 2 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i1.155

Abstract

Kesadaran Kebersihan dan Pengelolaan Sampah yang baik merupakan salah satu kebiasaan yang dapat berdampak pada kesehatan yang lebih baik. Kepedulian yang minim dalam menjaga lingkungan yang bersih diprediksi akan menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan masyarakat. Selain itu, pengelolaan air bersih pada lingkungan merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan. Pengetahuan tentang pengolahan air bersih melalui Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) akan memberikan dampak positif bagi keberlansungan air bersih di lingkungan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan Sosialisasi melalui pendekatan modal sosial. Pendekatan modal sosial dilakukan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dimana pendekatan ini digunakan sebagai wadah sosialisasi menjaga kebersihan lingkungan dan pengetahuan dalam pengolahan air bersih bagi msayarakat di Desa Muara Angke. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan cara mengelola dan mengkategorikan macam-macam sampah, pengelolaan air bersih, dan desalinasi air yang dilakukan di daerah Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan kuesioner yang diisi oleh peserta sebelum dan sesudah program pelatihan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat meningkat yang dilihat dari hasil tes yang dilakukan menunjukkan peningkatan nilai dari materi yang di ujikan. Pendekatan yang tepat berhasil membangkitkan semangat dan komitmen warga yang tercermin dari tingginya tingkat partisipasi. Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan memberikan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan pengolahan air bersih.