p-Index From 2021 - 2026
3.143
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : WIDYA LAKSANA

PENDIDIKAN DAN LATIHAN PEMBELAJARAN PECAHAN BAGI GURU-GURU SEKOLAH DASAR GUGUS V KECAMATAN KUBU Suarsana, I Made; Pujawan, I Gusti Ngurah
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.185 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i1.9285

Abstract

Telah dilakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat (P2M) dalam bentuk pendidikan dan latihan pembelajaran pecahan bagi guru-guru SD Gugus V Kecamatan Kubu. Kegiatan yang dilakukan dibagi dalam dua sesi yaitu sesi 1 berupa Pemantapan materi ajar pecahan serta strategi pembelajarannya dan sesi 2 berupa latihan dan diskusi. Diklat dipandu langsung oleh tim pengabdian. Secara keseluruhan kegiatan telah berlangsung dengan baik dan berhasil meningkatkan pemahaman materi ajar pecahan dan strategi pembelajarannya bagi guru-guru SD Gugus V Kecamatan Kubu. Hal ini dapa dilihat dari persentase kehadiran peserta sebesar 92% dan seluruhnya secara penuh mengikuti diklat serta dari peningkatan persentase penguasaan materi diklat dari 33% menjadi 81%. Peserta juga menanggapi positif terhadap pelaksanaan diklat dengan persentase skornya sebesar 88,36%.
IbM KELOMPOK TANI LONTAR DI DESA TIANYAR KECAMATAN KUBU Suarsana, I Made; Sukarta, I Nyoman; Rediasa, I Nyoman
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.865 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v4i2.9600

Abstract

Kecamatan Kubu merupakan sentra lontar di Kabupaten Karangasem, bahkan di Bali. Lebih dari 90% kebun lontar Bali ada di Kecamatan Kubu. Produk lontar yang memiliki nilai ekonomi tinggi adalah nira, daun dan buahnya. Per hektar idealnya lahan ditanami 277 pohon. Produktivitas nira lontar per pohon dengan 5 mayang bisa mencapai 6,7 liter perhari. Pemanenan daun tidak akan mempengaruhi produksi nira bila dipanen tidak lebih dari 1 pelepah per bulan. Demikian besar potensi pertanian lontar tetapi belum dikelola petani dengan optimal. Hasil analisis situasi menunjukkan 1) produktivitas pertanian lontar masih sangat rendah yang disebabkan minimnya lontar yang tumbuh di lahan mereka, lontar tumbuh secara alami tanpa ada upaya budidaya, 2) keterampilan pengolahan produk lontar masih kurang beragam, produk olahan petani yang bernilai ekonomi tinggi hanya berupa gula padat (gule ental) atau gula cair (juruh), 3) pemasaran produk lontar dan olahannya masih dilakukan kepada tengkulak dikarenakan para petani sudah terikat hutang. Beberapa terobosan yang dibutuhkan petani lontar di Desa Tianyar guna mengoptimalkan potensi lontar pada lahannya adalah 1) revitalisasi lontar melalui pembenihan, pembibitan dan penanaman lontar serta pemanenan efektif. Petani diberikan pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya lontar sehingga mampu mengelola lahan secara efektif dan berkelanjutan. 2) diversifikasi produk olahan lontar. Petani dilatih dan disiapkan untuk mampu memproduksi minuman probiotik berbahan nira serta membuat anyaman lidi (inka) yang diminati pasar. Untuk realisasi terobosan tersebut, a) revitalisasi dilakukan dengan pembibitan seribu kitrik lontar, penanaman bibit lontar, petani langsung dilatih dan didampingi dalam pembenihan, pembibitan penanaman dan pemeliharaan lontar. b) diversifikasi dilakukan dengan pemberian alat dan sampel bahan untuk produksi minuman probiotik serta anyaman inka seperti panci pastereusasi, inkubator, kompor dan stater bakteri. Para petani dilatih dan didampingi langsung memproduksi minuman probiotik dan inka. Hasil pelaksanaan P2M 1) telah mampu membekali petani dengan pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya lontar mulai dari pembibitan, penanaman, pemeliharaan serta pemanenan yang efektif, 2) Telah terbentuk kelompok industri rumah tangga dengan kemampuan ipteks terapan dalam mengolah nira menjadi minuman probiotik, 3) telah terbentuk kelompok industri rumah tangga dengan keterampilan membuat anyaman lidi lontar berupa inka serta 4) telah memiliki pengetahuan tentang prosedur pendirian koperasi sebagai langkah inisiasi pembentukan koperasi tani lontar.
Pelatihan Perancangan, Pembuatan, dan Penggunaan Alat Peraga Matematika bagi Guru-Guru SD Gugus II Kecamatan Kubu Suarsana, I Made
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.589 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v8i2.18023

Abstract

Pemanfaatan alat peraga dalam pembelajaran matematika di SD merupakan kebutuhan mengingat sifat matematika yang abstrak dan usia siswa SD yang masih berada pada tahap perkembangan kognitif operasional konkrit. Namun faktanya pembelajaran matematika di SD Gugus II Keecamatan Kubu selama ini cenderung text books oriented, jarang menggunakan alat peraga. Hal ini disebabkan oleh minimnya jumlah alat peraga yang tersedia dan masih rendahnya kreativitas guru dalam membuat alat peraga matematika. Oleh karenanya dilakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat berupa pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam merancang, membuat dan menggunakan alat peraga matematika. Pelatihan melibatkan 24 orang guru yang berasal dari 7 SD di Gugus II Kecamatan Kubu. Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari yang dibagi dalam 3 sesi yaitu 1) pemaparan materi tentang pentingnya pemanfaatan alat peraga dalam pembelajaran matematika di SD, 2) latihan merancang dan membuat alat peraga, serta 3) simulasi  penggunaan alat peraga yang dihasilkan. Kegiatan pelatihan telah berhasil meningkatkan kemampuan -guru SD Gugus II Kecamatan Kubu dalam merancang, membuat dan menggunakan alat peraga matematika. Hal ini dapat dilihat dari kemampuan peserta dalam menghasilkan produk alat peraga kartu bilangan serta kemampuan peserta dalam menggunakannya alat peraga tersebut. Peserta menanggapi positif terhadap pelaksanaan pelatihan dengan persentase skornya sebesar 87%.
PENDIDIKAN DAN LATIHAN PEMBELAJARAN PECAHAN BAGI GURU-GURU SEKOLAH DASAR GUGUS V KECAMATAN KUBU Suarsana, I Made; Pujawan, I Gusti Ngurah
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.185 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i1.9285

Abstract

Telah dilakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat (P2M) dalam bentuk pendidikan dan latihan pembelajaran pecahan bagi guru-guru SD Gugus V Kecamatan Kubu. Kegiatan yang dilakukan dibagi dalam dua sesi yaitu sesi 1 berupa Pemantapan materi ajar pecahan serta strategi pembelajarannya dan sesi 2 berupa latihan dan diskusi. Diklat dipandu langsung oleh tim pengabdian. Secara keseluruhan kegiatan telah berlangsung dengan baik dan berhasil meningkatkan pemahaman materi ajar pecahan dan strategi pembelajarannya bagi guru-guru SD Gugus V Kecamatan Kubu. Hal ini dapa dilihat dari persentase kehadiran peserta sebesar 92% dan seluruhnya secara penuh mengikuti diklat serta dari peningkatan persentase penguasaan materi diklat dari 33% menjadi 81%. Peserta juga menanggapi positif terhadap pelaksanaan diklat dengan persentase skornya sebesar 88,36%.
IbM KELOMPOK TANI LONTAR DI DESA TIANYAR KECAMATAN KUBU Suarsana, I Made; Sukarta, I Nyoman; Rediasa, I Nyoman
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.865 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v4i2.9600

Abstract

Kecamatan Kubu merupakan sentra lontar di Kabupaten Karangasem, bahkan di Bali. Lebih dari 90% kebun lontar Bali ada di Kecamatan Kubu. Produk lontar yang memiliki nilai ekonomi tinggi adalah nira, daun dan buahnya. Per hektar idealnya lahan ditanami 277 pohon. Produktivitas nira lontar per pohon dengan 5 mayang bisa mencapai 6,7 liter perhari. Pemanenan daun tidak akan mempengaruhi produksi nira bila dipanen tidak lebih dari 1 pelepah per bulan. Demikian besar potensi pertanian lontar tetapi belum dikelola petani dengan optimal. Hasil analisis situasi menunjukkan 1) produktivitas pertanian lontar masih sangat rendah yang disebabkan minimnya lontar yang tumbuh di lahan mereka, lontar tumbuh secara alami tanpa ada upaya budidaya, 2) keterampilan pengolahan produk lontar masih kurang beragam, produk olahan petani yang bernilai ekonomi tinggi hanya berupa gula padat (gule ental) atau gula cair (juruh), 3) pemasaran produk lontar dan olahannya masih dilakukan kepada tengkulak dikarenakan para petani sudah terikat hutang. Beberapa terobosan yang dibutuhkan petani lontar di Desa Tianyar guna mengoptimalkan potensi lontar pada lahannya adalah 1) revitalisasi lontar melalui pembenihan, pembibitan dan penanaman lontar serta pemanenan efektif. Petani diberikan pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya lontar sehingga mampu mengelola lahan secara efektif dan berkelanjutan. 2) diversifikasi produk olahan lontar. Petani dilatih dan disiapkan untuk mampu memproduksi minuman probiotik berbahan nira serta membuat anyaman lidi (inka) yang diminati pasar. Untuk realisasi terobosan tersebut, a) revitalisasi dilakukan dengan pembibitan seribu kitrik lontar, penanaman bibit lontar, petani langsung dilatih dan didampingi dalam pembenihan, pembibitan penanaman dan pemeliharaan lontar. b) diversifikasi dilakukan dengan pemberian alat dan sampel bahan untuk produksi minuman probiotik serta anyaman inka seperti panci pastereusasi, inkubator, kompor dan stater bakteri. Para petani dilatih dan didampingi langsung memproduksi minuman probiotik dan inka. Hasil pelaksanaan P2M 1) telah mampu membekali petani dengan pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya lontar mulai dari pembibitan, penanaman, pemeliharaan serta pemanenan yang efektif, 2) Telah terbentuk kelompok industri rumah tangga dengan kemampuan ipteks terapan dalam mengolah nira menjadi minuman probiotik, 3) telah terbentuk kelompok industri rumah tangga dengan keterampilan membuat anyaman lidi lontar berupa inka serta 4) telah memiliki pengetahuan tentang prosedur pendirian koperasi sebagai langkah inisiasi pembentukan koperasi tani lontar.
Pelatihan Perancangan, Pembuatan, dan Penggunaan Alat Peraga Matematika bagi Guru-Guru SD Gugus II Kecamatan Kubu Suarsana, I Made
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.589 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v8i2.18023

Abstract

Pemanfaatan alat peraga dalam pembelajaran matematika di SD merupakan kebutuhan mengingat sifat matematika yang abstrak dan usia siswa SD yang masih berada pada tahap perkembangan kognitif operasional konkrit. Namun faktanya pembelajaran matematika di SD Gugus II Keecamatan Kubu selama ini cenderung text books oriented, jarang menggunakan alat peraga. Hal ini disebabkan oleh minimnya jumlah alat peraga yang tersedia dan masih rendahnya kreativitas guru dalam membuat alat peraga matematika. Oleh karenanya dilakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat berupa pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam merancang, membuat dan menggunakan alat peraga matematika. Pelatihan melibatkan 24 orang guru yang berasal dari 7 SD di Gugus II Kecamatan Kubu. Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari yang dibagi dalam 3 sesi yaitu 1) pemaparan materi tentang pentingnya pemanfaatan alat peraga dalam pembelajaran matematika di SD, 2) latihan merancang dan membuat alat peraga, serta 3) simulasi  penggunaan alat peraga yang dihasilkan. Kegiatan pelatihan telah berhasil meningkatkan kemampuan -guru SD Gugus II Kecamatan Kubu dalam merancang, membuat dan menggunakan alat peraga matematika. Hal ini dapat dilihat dari kemampuan peserta dalam menghasilkan produk alat peraga kartu bilangan serta kemampuan peserta dalam menggunakannya alat peraga tersebut. Peserta menanggapi positif terhadap pelaksanaan pelatihan dengan persentase skornya sebesar 87%.
Co-Authors ., Gusti Ngurah Yogi Maha Putra ., I Dewa Gede Wahyu Gitariana ., I Made Ari Purwadi ., Made Dwi Aryani ., Ni Luh Lita Frisdiana ., Ni Luh Made Dwijayanti ., Ni Luh Tia Rahmawati ., Ni Made Dewi Septiantari ., Ni Putu Diah Pita Loka ., Putu Intan Rossitha ., Putu Rini Handayani ., Putu Wisma Artha Diputra ., Surya Pujawan A. A. Gede Addriana Bulu Baan Ahadiyah Noer Hapsari . Ahzan, Zulkaidah Nur Arsita, Kadek Rika Asep Bayu Dani Nandiyanto Ayu Wikasari Cahyady, Fendy Anggara Dadang Juandi Damayanti, Ni Komang Ari Darhim Darhim Dewa Ayu Krisna Apriyanti Dewi, Kadek Anggi Indah Dwita Dewi, Ni Wayan Ina Suksma Dewi, Putu Kartika Didi Suryadi Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Dr.I Wayan Sadra,M.Ed . Dwiantara, I Kadek Dyah Maharani Pande Putu Dzulfikar, Ahmad Elah Nurlaelah Fendy Anggara Cahyady Feny Agustina Dewi Fitrianiayuningsih, Niputu Bela Gde Rama Isimunuartha Gede Pande Suarcita Gede Suweken Gusti Ayu Mahayukti Gusti Ngurah Yogi Maha Putra . Hidayat, Toni I Dewa Gede Purwa Diastra . I Dewa Gede Purwa Diastra ., I Dewa Gede Purwa Diastra I Dewa Gede Wahyu Gitariana . I Dewa Ketut Sastrawidana I G N Pujawan I Gst Agung Putu Wijaya I Gusti Ngurah Kade Angga Juliartawan I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan I Gusti Putu Suharta I Kadek Yasa Sumalasia I Komang Adi Agus Juana Putra I Made Ardana I Made Ari Purwadi . I Made Candiasa I Made Dion Permana I made Yudi Suardi I Nyoman Gita I PUTU PASEK SURYAWAN I Wayan Amperawan I Wayan Edy Ari Suandana I Wayan Puja Astawa Ida Ayu Dewi Wulandari Ida Ayu Dewi Wulandari Idham PA, Naurah Fakhirah Irianto Irianto Irianto Kadek Anggi Indah Dwita Dewi Kadek Pasek Budarsini Ketut Rendrayana M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Made Adi Cahya Dewi . Made Adi Cahya Dewi ., Made Adi Cahya Dewi Made Andi Laksana . Made Dwi Aryani . Made Juniantari Made Juniantari, Made Made Niken Novianti Maria Ni Made Ilia Yudi Rosita . Maria Ni Made Ilia Yudi Rosita ., Maria Ni Made Ilia Yudi Rosita Mertasari, Ni Made Muh. Isnanto, Muh. N. N. A. Partini Ni Kadek Ari Dama Yanti . Ni Kadek Ari Dama Yanti ., Ni Kadek Ari Dama Yanti Ni Kadek Dwi Utami Utami Ni Kadek Sri Damayanti Ni Komang Ari Damayanti Ni Luh Lita Frisdiana . Ni Luh Made Dwijayanti . Ni Luh Putu Swandewi Ni Luh Tia Rahmawati . Ni Made Dewi Septiantari . Ni Made Sri Mertasari Ni Nengah Ari Partini . Ni Nengah Ari Partini ., Ni Nengah Ari Partini Ni Nyoman Parwati Ni Putu Diah Pita Loka . Ni Putu Juliantari Ni Putu Santhi Widiasih Ni Wayan Ayu Kesumawati Ni Wayan Ayu Kesumawati Ni Wayan Ina Suksma Dewi Niputu Bela Fitrianiayuningsih Nurjanah Pacis, Estrella R. Partini, N. N. A. Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si . Pujawan, I G N Putra, I Komang Adi Agus Juana Putra, I Made Dwiyana Putri Fitriasari, Putri Putu Gede Widhy Adnyana Putu Intan Rossitha . Putu Rini Handayani . Putu Supawidhiasih, Ni Putu Supawidhiasih, Ni Putu Wisma Artha Diputra . Rahmawati, Tia Ratih Ayu Apsari Rediasa, I Nyoman Rediasa, I Nyoman Riski Tiar Ananda Rohmat Romadhan Sariyasa . Satya Adi Wiryanata, I Komang Satyananda, I Made Suandana, I Wayan Edy Ari Suarcita, Gede Pande Suardi, I made Yudi Subair, Muh. Surya Pujawan A. A. Gede . Swandewi, Ni Luh Putu Tatang Herman, Tatang Tia Rahmawati UNDIKSHA . Utami, Eka Sulistya Widiasih, Ni Putu Santhi Wulandari, Ida Ayu Dewi Yundari, Yundari