Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Keadilan Digital Dan Ketahanan Pendidikan Ditinjau Dari Segi Filsafat Modern: Potret 2025 Infrastruktur, Investasi, Dan Inklusi Di Maluku Utara, Indonesia Iwan Abdy; Wayan Suastra; Ananta Wikrama Tungga Atmaja; I Nyoman Tika
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2775

Abstract

Penelitian ini menganalisis tantangan dan peluang keadilan digital dalam membangun ketahanan pendidikan di Maluku Utara pada tahun 2025, ditinjau dari perspektif filsafat modern. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 30 pemangku kepentingan pendidikan, observasi lapangan, serta analisis dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan infrastruktur digital, investasi yang tidak merata, dan rendahnya inklusi digital masih menjadi hambatan utama dalam mewujudkan pendidikan yang adil dan tangguh. Melalui lensa filsafat modern khususnya pemikiran John Rawls tentang keadilan sebagai fairness dan Jürgen Habermas mengenai ruang public penelitian ini mengungkap bahwa ketahanan pendidikan tidak hanya bergantung pada ketersediaan teknologi, tetapi juga pada distribusi sumber daya yang adil dan partisipasi publik dalam pengambilan kebijakan. Rekomendasi yang diajukan meliputi penguatan kebijakan afirmatif berbasis keadilan distributif, peningkatan literasi digital kritis, serta pembangunan ekosistem pendidikan kolaboratif yang melibatkan masyarakat lokal.
Isu Gender dan Keadilan Sosial dalam Pendidikan: Analisis Teoritis dan Tantangan Implementasi Heni Kumalasari; Wayan Suastra; Ananta Wikrama Tungga Atmaja; I Nyoman Tika
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 12 (2025): GJMI - Desember
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v3i12.1944

Abstract

Isu gender dan keadilan sosial dalam pendidikan merupakan persoalan strategis yang berpengaruh langsung terhadap kualitas sumber daya manusia dan keberlanjutan pembangunan. Meskipun berbagai kebijakan nasional telah menekankan prinsip kesetaraan, praktik pendidikan di lapangan masih menunjukkan adanya bias gender dan ketidakadilan sosial yang bersifat struktural maupun kultural. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kerangka teoritis gender dan keadilan sosial dalam pendidikan, mengidentifikasi bentuk-bentuk ketidaksetaraan gender, mengkaji upaya yang telah dan dapat dilakukan untuk mewujudkan pendidikan berperspektif gender, serta menguraikan tantangan implementasinya. Penulisan artikel ini menggunakan pendekatan kajian pustaka dengan menelaah hasil-hasil penelitian nasional dan internasional yang relevan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketidaksetaraan gender dalam pendidikan tidak hanya berkaitan dengan akses, tetapi juga kualitas pembelajaran, representasi dalam kurikulum, serta dampak jangka panjang terhadap kesempatan sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan transformasi pendidikan yang sistemik, inklusif, dan berkelanjutan dengan mengintegrasikan perspektif gender dan keadilan sosial pada seluruh level kebijakan dan praktik pendidikan.
FILSAFAT PENDIDIKAN MODERN JOHN DEWEY: RELEVANSI TERHADAP CARA BELAJAR BAHASA INGGRIS PARIWISATA Risadi, Md. Yudyantara; Wayan Suastra; Ananta Wikrama Tungga Atmaja; I Nyoman Tika
Sanjiwani: Jurnal Filsafat Vol 17 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/sjf.v17i1.5746

Abstract

This research investigated the issue of how the educational philosophy of John Dewey continues to be applicable to the learning of English for Tourism in Indonesia. This study was conducted with the objective of investigating the connections that exist between contextual learning techniques in the field of English for Tourism and Dewey's progressive ideals, which include educational democracy, reflection, and learning by doing.  The purpose of this research was to investigate academic sources that were pertinent in order to discover the practical applications and theoretical ramifications of Dewey's philosophy in vocational English teaching. In order to achieve this objective, the study employed a qualitative literature review methodology. The concept of experience as the central component of meaningful learning that was put forth by Dewey served as the foundation for the theoretical framework.  According to the findings of the study, students who are exposed to experiential, project-based, and reflective learning approaches demonstrate a substantial increase in their ability to communicate effectively, their level of empathy, and their knowledge of social issues.  Furthermore, the implementation of technologies such as virtual reality and digital storytelling contributes to the realization of Deweyan ideals in the digital age.  The consequences made it clear that in order to cultivate professionals who are morally grounded, adaptive, and communicative in the field of tourism, it is necessary to design a form of English for Tourism training that is contextual, reflective, and humanistic.