Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL GIZI INDONESIA

Pengaruh suplementasi vitamin e (α-tokoferol) terhadap kadar gamma glutamil transferase (ggt) dan kadar nitric oxide (no) pada tikus (Studi pada tikus rattus novergicus strain wistar jantan terpapar inhalasi uap benzene) Roziana, Roziana; Subagio, Hertanto Wahyu; Suhartono, Suhartono; Widyastiti, Nyoman Suci
Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition) Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.835 KB) | DOI: 10.14710/jgi.3.2.73-79

Abstract

Latar Belakang : Paparan benzene dapat menyebabkan stres oksidatif, diantaranya ditandai dengan peningkatan kadar GGT dan kadar NO. Vitamin E dapat mengurangi dan mencegah produksi radikal bebas. Reaktivitas hidrogen fenolik pada kelompok hidroksil α-tokoferol akan menstabilkan elektron tidak berpasangan pada radikal bebas.Tujuan : Membuktikan pengaruh suplementasi vitamin E terhadap kadar GGT dan kadar NO pada tikus jantan terpapar uap benzene.Metode : Penelitian ini adalah penelitian eksperimen pada binatang coba dengan rancangan post test only controlled group design. Sampel 35 ekor tikus strain wistar jantan dibagi secara random dalam enam kelompok yaitu kontrol negatif, kontrol positif dan empat kelompok perlakuan suplementasi vitamin E dosis bertingkat (X1 = 1,8 IU;  X2 = 3,6 IU; X3 = 7,2 IU; dan X4 = 14,4 IU per hari untuk setiap 200 gram berat badan tikus). Setiap kelompok kecuali kontrol negatif dipapar 300 ppm uap benzene selama 2 minggu (6 hari/minggu, 6 jam/hari). Pengukuran kadar GGT menggunakan metoda Kinetik Colorimetric dan kadar NO menggunakan metoda Colorimetric Gries dilakukan pada setiap kelompok. Hasil : Suplementasi vitamin E berpengaruh menurunkan  kadar GGT (p=0,0001). Pengaruh paparan benzene terhadap peningkatan kadar GGT dapat dicegah dengan baik pada dosis suplementasi vitamin E 14,4 IU/200gr BB tikus/hari. Suplementasi vitamin E tidak berpengaruh terhadap kadar NO.Simpulan : Ada pengaruh suplementasi vitamin E terhadap penurunan kadar GGT dan  tidak ada pengaruh suplementasi vitamin E terhadap penurunan kadar NO.
Ketersediaan dan Pola Distribusi Garam Beriodium di Kabupaten Jepara Widiyatni, Wiwid; Subagio, Hertanto Wahyu; Suhartono, Suhartono
Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition) Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.507 KB) | DOI: 10.14710/jgi.3.2.80-85

Abstract

Latar belakang : Konsumsi garam beriodium oleh masyarakat atau Universal Salt Iodization (USI) merupakan program utama penanggulangan GAKI di Indonesia. Ketersediaan dan distribusi garam beriodium sesuai SNI yang belum merata menjadi kendala tercapainya USI di beberapa wilayah Indonesia termasuk Jepara. Jepara merupakan salah satu daerah penghasil garam di Jawa Tengah. Sebagian besar garam dijual keluar daerah sedangkan seluruh kebutuhan garam beriodium disuplai dari luar daerah. Penelitian bertujuan untuk menganalisis ketersediaan, pola distribusi dan tingkat konsumsi garam beriodium di Kabupaten Jepara.Metode : Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Informan utama terdiri dari 5 orang anggota tim penanggulangan GAKI dan 11 orang pelaku garam. Informan triangulasi terdiri dari 30 orang ibu hamil di wilayah Pakis Aji. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, Focus Group Discusion dan telaah dokumen. Analisis data menggunakan content analysis.Hasil : Terdapat 76 merk garam beriodium yang beredar di Jepara, 75 %  mengandung iodium  < 30 ppm. Tingginya peredaran garam ini disebabkan oleh lemahnya law enforcement di Jepara. Pola distribusi yang berbeda mengakibatkan ketersediaan garam beriodium di setiap wilayah juga berbeda. Sebagian besar responden telah mengonsumsi garam beriodium. Persepsi responden gondok merupakan dampak utama GAKI. Garam beriodium tersedia di pasar atau warung dengan harga terjangkau, rasa dan kualitas garam menjadi kendala dalam mengonsumsi garam beriodium sesuai SNI setiap hari.Simpulan : Sebagian besar (75%) garam beriodium yang beredar mengandung iodium < 30 ppm. Terdapat 8-14 merk garam serta penjual garam krosok curah dan kemasan di setiap wilayah. Sebagian besar responden telah mengonsumsi garam beriodium.
Correlation of dietary intake and physical activity with nutritional status, body composition and hand grip strength in elderly Etisa Adi Murbawani; Hertanto Wahyu Subagio; Niken Puruhita; Enny Probosari; Aryu Candra
Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition) Vol 10, No 1 (2021): December
Publisher : Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgi.10.1.21-27

Abstract

ABSTRACT               Background: Increased life expectancy has both positive and negative impacts. Elderly group are prone to nutritional issues and body function disorder such as sarcopenia. Factors including dietary intake and physical activity are contributors of sarcopenia.Objectives: The purpose of this study is to analyze the correlation of dietary intake and physical activity with nutritional status, body composition and hand grip strength (HGS) in elderly.Materials and Methods: The study was held on July-October 2020 at the Panti Wredha Dharma Bakti Surakarta. This was a cross-sectional study of 54 elderly subjects. Subjects were selected by purposive sampling method. The data included height was measured using microtoise, while weight and body composition was measured using Bioelectrical Impedance Analyzer (BIA). Dietary intake was obtained through comstock observation. Physical activity was measured by the International Physical Activity Questionnaire. Hand grip strength values was measured by hand grip dynamometer. Data normality analyzed by Kolmogorov-Smirnov test. Bivariate test analyzed by Rank Spearman test.Results: Energy, carbohydrate and fat intake had no correlation with nutritional status, total body fat percentage, subcutaneous fat percentage and skeletal muscle mass percentage (p value > 0.05), but there was a relationship between energy (p value = 0.33), carbohydrate (p value = 0.016) and fat intake (p value = 0.047) with visceral fat percentage. Physical activity had relation with nutritional status (p = 0.048) but had no relationship with total body fat percentage, visceral fat percentage, subcutaneous fat percentage and skeletal muscle mass percentage. Protein intake also had no relationship with HGS value (p value> 0.05).Conclusions: Dietary intake only correlated with visceral fat percentage, but had no correlation with other body composition parameters. Physical activity correlated with nutritional status, but had no correlation with all of body composition parameters. Protein intake also had no correlation with HGS.
Effect of vitamin D3 supplementation on serum 25 (OH)D Levels, hand grip strength, blood sugar levels, and cognitive function in the elderly Probosari, Enny; Subagio, Hertanto Wahyu; Winarni, Tri Indah; Nugroho, Heri; Manikam, Nurul Ratna Mutu
Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition) Vol 13, No 1 (2024): December
Publisher : Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgi.13.1.79-87

Abstract

ABSTRACTBackground: The aging process in the elderly can be caused by a decrease in vitamin D precursors and reduced Vitamin D levels due to impaired absorption of Vitamin D. Vitamin D plays a role in cognitive function, acts as an immunomodulator affecting blood glucose levels, promotes muscle atrophy, and affects the intranuclear VDR concentration and gene expression of VDR.Objectives: To determine the effect of vitamin D3 supplementation on Serum 25(OH)D levels, hand grip strength, blood sugar levels, and cognitive function in the elderly.Materials and Methods: This study used a quasi-experimental pre-posttest control group design with a total of 60 subjects included and divided into two groups. The treatment group received vitamin D3 at a dosage of 1000 IU/day for three months, while the control group was given a placebo. Blood serum levels were used to obtained serum 25(OH)D and blood sugar level. Hand grip strength values were measured by a hand grip dynamometer, and cognitive function was assessed using the Mini-Mental State Examination (MMSE) Questionnaire. The data was analyzed using the Wilcoxon test, and the bivariate analysis was performed using the Mann-Whitney test.Results: Most subjects were between 60 and 92 years old and had a vitamin D deficiency. Significant (P<0,05) differences were observed in serum 25(OH)D levels, blood sugar levels, and cognitive function following the intervention. The differences in serum 25(OH)D levels were 8,50±6,17, blood sugar levels were -21,68±25,88, and cognitive function was 2,23±3,05. Additionally, hand grip strength increased after the intervention (mean=0,42±4,66) but was not statistically significant (P=0,633).Conclusion: There is an improvement in cognitive function and a decrease in blood glucose levels, along with an increase in 25(OH)D levels after three months of vitamin D supplementation. However, hand grip strength did not significantly increase after supplementation.Keywords: Vitamin D3 Supplementation; serum 25(OH)D; hand grip strength; blood sugar level; cognitive function; elderly.
Co-Authors Adriyan Pramono Ag Soemantri Agustinus Soemantri Ali Manfaluthi Ahmad Amalia Sukmadianti Amalia Sukmadianti Amin Samiasih Aminullah, Yusuf Annisa Fauziah, Annisa Annta Kern Annta Kern Nugrohowati Annta Kern Nugrohowati Apoina Kartini Apoina Kartini Apriyanto, Denny Aris Sudiyanto Aryu Candra Atmaja, Diana Bagoes Widjanarko Banundari Rachmawati Besari Adi Pramono Binar Panunggal Budi Santoso Camelia Bomaztika Sari Darmono SS Darmono SS Dewi Masitha Dewi, Amalia Andansari Dewi, Clara Rashinta Dian Ratna Sawitri Dodik Tugasworo EDI DHARMANA Edi Dharmana Enny Probosari Enny Probosari Etisa Adi Murbawani Eunika Lusiana Febe Christianto Febe Christianto Febriana Rahmawati Hardhono Susanto Hardian Hardian Hardono Susanto, Hardono Hartanti Sandi Wijayanti Henna Rya Sunomo Heri Nugroho Jennifer Setiawan Joriandhita Ramadhan Lisyani Suromo Luciana Sutanto Lukman, Petrin Redayani M Herumuryawan M Mexitalia M Sakundarno Maharatih, Gusti Ayu MARTHA ARDIARIA Martha Irene Kartasurya Mexitalia Mexitalia Minidian Fasitasari Mohammad Zen Rahfiludin MR Arientasari Himawan MS Anam Muchlis Achsan Udji Muchlis Ahsan Udji Sofro Muhammad Heru Muryawan Muhammad Sulchan Muji Mulyati Nanan Sekarwana Natalia Dewi Wardani Nathalia Safitri Niken Puruhita Noor Pramono Nugrahaningsih Nugrahaningsih Nurrohmiati, Siti Nurul Ratna Mutu Manikam Nuryanto Nuryanto Nyoman Suci Widyastiti Phitra Sekar Dianggra Pusaka, Semerdanta Retnaningsih - Rimahardika, Rosita Riwanto Rosa Kristiansen Roziana Roziana, Roziana RRJ. Sri Djokomoeljanto Santi Rahayu Santosa, Damai SARJADI SARJADI Septiawan, Debree Sofyan Harahap Sri Djokomoeljanto suhartono - Suhartono Suhartono Suhartono, Suhartono Suharyo Hadisaputro Suharyo Hadisaputro Suprapti, Rini Suratman Suratman Susilani, Amalina Tri Susilo, Kezia Natalia Daniast Taufik Hilmansyah Tri Indah Winarni Ulfa, Viny Rosaliana Wendiranti, Catra Ibriza Widiastuti, Maria Immaculata Widya Budiarni Wijayanto Wijayanto Wiwid Widiyatni Wiwid Widiyatni, Wiwid Yuliyani, Ni Nyoman Sri Zulfikar Naftali, Zulfikar