Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN GRID SEARCH UNTUK OPTIMASI MODEL MACHINE LEARNING DALAM KLASIFIKASI SENTIMEN KOMENTAR YOUTUBE Bayu Prayoga, Mahendra; Cahyono, Nuri; Subektiningsih, Subektiningsih; Kamarudin, Kamarudin
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 9 No. 3 (2025): JATI Vol. 9 No. 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v9i3.13375

Abstract

YouTube bukan hanya platform berbagi video, tetapi juga ruang interaksi sosial melalui komentar yang mencerminkan opini dan persepsi pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja algoritma klasifikasi sentimen, yaitu Support Vector Machine (SVM), Logistic Regression, dan Random Forest, yang dioptimasi menggunakan Grid Search untuk klasifikasi sentimen komentar YouTube. Dataset yang digunakan terdiri dari 12.000 komentar dari 12 topik berbeda, meliputi politik, pendidikan, hiburan, teknologi, dan lainnya. Data diproses melalui preprocessing yang meliputi unique handling, case folding, text cleaning, slang words normalization, stopwords removal, tokenizing, dan stemming menggunakan Sastrawi. Pelabelan sentimen dilakukan dengan menggunakan kamus sentimen dalam tiga kelas: positif, negatif, dan netral. Oversampling dengan SMOTE diterapkan untuk mengatasi ketidakseimbangan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimasi menggunakan Grid Search meningkatkan akurasi model: SVM meningkat dari 90,97% menjadi 92,55%, Logistic Regression dari 86,72% menjadi 92,34%, dan Random Forest dari 87,33% menjadi 88,84%. Model SVM dengan kombinasi parameter 'C': 10, 'kernel': 'linear', 'max_iter': 1000, 'tol': 0.0001 menunjukkan performa terbaik dibandingkan model lain yang sudah dioptimasi.
PENINGKATAN WAWASAN CYBER SECURITY AWARENESS DAN TEKNIK MELINDUNGI SMARTPHONE PADA TREN DIGITAL EKONOMI Subektiningsih, Subektiningsih; Wulandari, Irma Rofni; Sekarningrum, Anggun Anindya; Hidayat, Muhammad Alfi; Baharudin, Muhamad
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 4 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i4.2018

Abstract

Partners are HNI Sleman business group members who use smartphones and social media in product marketing. In the process, they use internet connections and interact with various users. The use of technology has many benefits, but there are various gaps in cybercrime threats. Therefore, Partners need to understand the basics of cybersecurity and techniques to protect smartphones. This assistance aims to increase the Partners' insight or knowledge about cybersecurity related to data, information, and devices. The activity is conducted through training and the presentation of materials. In its implementation, a pre-test is carried out before training, and a post-test is carried out after training. To interpret the training results, the pre-test and post-test results will be calculated as an index value in %. The results show that HNI Sleman Partners' awareness level about cybersecurity after training was 98.75%. In this case, it is similar to a 70% increase in participants' knowledge about how to deal with cybercrime threats; before training, it was 28.75%, and after training, the level of participant insight became 98.75%. Meanwhile, participants’ knowledge of protecting smartphones was 95% after training. In this case, there was an increase of 37.5%, with the initial condition before the training being 57.5%. The training participants became aware of social engineering modes and cybercrime models and how to overcome them. Utilizing the security features available in smartphones and completing them by implementing 2FA, restricting application permission access, and good password management.
PENINGKATAN PENGETAHUAN KEAMANAN MEDIA PROMOSI PADA ERA DIGITAL ECONOMY Wulandari, Irma Rofni; Subektiningsih, Subektiningsih; Astari, Devi Wening; Amitaba, Asthivia Oktanda; Ferdiansyah, Ricky Andre
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i3.2379

Abstract

Penggunaan teknologi yang semakin pesat berkembang saat ini mulai menggeser pemasaran tradisional menjadi pemasaran digital. Pemasaran digital menggunakan media digital memungkinkan jangkauan audiens lebih luas. Salah satu penerapan digital marketing adalah dengan menggunakan media sosial yaitu Facebook. Penggunaan media sosial seperti Facebook tidak lepas dari beberapa kekhawatiran konsumen maupun penjual. Kasus ancaman kejahatan media sosial Facebook seperti Fake Buyer, Fake Seller, Over payment, pencurian informasi pribadi, phishing mulai meresahkan masyarakat yang awam terhadap keamanan data pribadi. Keamanan juga dibutuhkan untuk perlindungan terhadap data - data yang dimiliki oleh pemilik Facebook Ads. Banyak kasus pencurian data yang terjadi dan penyalahgunaan atau penipuan dengan mengatasnamakan penjual. Anggota HNI Ngaglik berasal dari latar belakang yang berbeda – beda sehingga perlu adanya kebutuhan akan pengetahuan perlindungan keamanan pada aplikasi dan konten sebagai media pemasaran digital. Metode kegiatan yang dilakukan melalui observasi dan wawancara, identifikasi masalah, menentukan solusi, pelaksanakan pendampingan dan evaluasi. Tujuan pada program pengabdian masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan kesadaran akan keamanan digital dengan cara memberikan pemahaman tentang pentingnya keamanan dalam penggunaan aplikasi dan perlindungan konten digital, agar anggota dapat menjalankan pemasaran digital dengan aman dan terlindungi dari ancaman-ancaman cyber, Hasil pada Kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan peserta terhadap keamanan media promosi. Hal ini dibuktikan melalui hasil dari pre-test dan post-test yang dilakukan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman oleh peserta sebanyak 55.65%.
Identifikasi Gejala Monkeypox pada Kulit Manusia Menggunakan Arsitektur Efficientnet-B1 dengan Optimalisasi Hyperparameter Nainggolan, Jessica Vega; Subektiningsih, Subektiningsih
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 12 No 5: Oktober 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2025125

Abstract

Monkeypox merupakan penyakit zoonosis yang memerlukan deteksi dini untuk penanganan yang tepat. Penelitian ini merancang model identifikasi gejala Monkeypox pada kulit manusia menggunakan arsitektur EfficientNet-B1 dengan optimalisasi hyperparameter. Dataset yang digunakan terdiri dari 3.192 gambar yang terbagi menjadi dua kelas, yaitu Monkeypox dan Non-Monkeypox. Proses perancangan model melibatkan tahapan identifikasi masalah, pengumpulan data, pre-processing data, perancangan arsitektur model dan pengimplementasian hyperparameter, evaluasi model, hingga analisis hasil. Evaluasi performa dilakukan dengan membandingkan model yang menggunakan optimalisasi hyperparameter dengan model yang tidak dioptimalisasi, menggunakan confusion matrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model dengan optimalisasi hyperparameter mencapai performa yang sangat baik dengan nilai akurasi 99.22%, precision 99.15%, recall 99.43%, dan F1-Score 99.29%, jauh melampaui model tanpa optimalisasi yang mendapat akurasi pada angka 81.88%. Model yang dioptimalisasi hyperparameter juga menunjukkan efisiensi waktu pelatihan yang lebih baik, hanya membutuhkan 9 epoch untuk mencapai konvergensi, dibandingkan dengan 50 epoch pada model tanpa optimalisasi hyperparameter. Penelitian ini membuktikan bahwa optimalisasi hyperparameter berperan penting dalam meningkatkan akurasi dan efisiensi model untuk mengidentifikasi gejala penyakit Monkeypox, serta membuka peluang untuk pengembangan alat bantu diagnostik berbasis kecerdasan buatan.   Abstract Monkeypox is a zoonotic disease that requires early detection for proper treatment. This study designs a Monkeypox symptom identification model on human skin using EfficientNet-B1 architecture with hyperparameter optimization. The dataset used consists of 3,192 images divided into two classes, namely Monkeypox and Non-Monkeypox. The model design process involves the stages of problem identification, data collection, data pre-processing, model architecture design and hyperparameter implementation, model evaluation, and result analysis. Performance evaluation is done by comparing models that use hyperparameter optimization with models that are not optimized, using confusion matrix. The results show that the model with hyperparameter optimization achieves excellent performance with an accuracy value of 99.22%, precision 99.15%, recall 99.43%, and F1-Score 99.29%, far exceeding the model without optimization which gets accuracy at 81.88%. The hyperparameter optimized model also showed better training time efficiency, requiring only 9 epochs to reach convergence, compared to 50 epochs in the model without hyperparameter optimization. This research proves that hyperparameter optimization plays an important role in improving the accuracy and efficiency of the model to identify Monkeypox symptoms, and opens up opportunities for the development of artificial intelligence-based diagnostic tools.
Schedule Cat Feeder Berbasis Internet of Things Menggunakan Wemos D1 Mini dan Telegram Aditya, Wisnu; Subektiningsih, Subektiningsih
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 11 No 1: Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.20241117847

Abstract

Kucing merupakan hewan yang umum dipelihara oleh kebanyakan masyarakat Indonesia. Merawat kucing secara umum tidaklah sulit, namun pemberian makan secara teratur terkadang menjadi kendala bagi pemilik. Hal ini seringkali terjadi dikarenakan oleh kesibukan seperti pekerjaan atau perjalanan, sehingga tidak memungkinkan pemilik untuk memberi makan pada kucingnya. Sebagai solusi, penulis merancang sebuah perangkat pemberi makan kucing otomatis dengan memanfaatkan IoT. Metode yang digunakan adalah prototyping dengan tahapan antara lain; analisis kebutuhan sistem, perancangan sistem, pembuatan prototype, pengujian dan evaluasi. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memberikan solusi bagi pemilik kucing yang sibuk, sehingga mereka tidak perlu khawatir terhadap pemberian makan pada kucingnya. Pada prototype ini dilakukan pengujian yang meliputi; menghitung waktu tanggap notifikasi Telegram, pengukuran berat pakan yang dikeluarkan, serta mengukur kapasitas pakan yang tersisa di dalam container. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perangkat berhasil memberikan pakan sesuai jadwal, dengan waktu pengiriman notifikasi rata-rata 12.05 detik setelah eksekusi pemberian pakan. Rata-rata berat pakan yang dikeluarkan adalah 51.5gram dengan akurasi berat mencapai 96.98%, sedangkan kapasitas pakan berkurang 5.75% setiap kali pemberian. Selain itu, bot Telegram juga responsif terhadap perintah pengguna.
Comparative Analysis of Apache 2 Performance in Docker Containers vs Native Environment Saputra, Rizky Bintang; Subektiningsih, Subektiningsih
Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Komputer dan Informatika Vol. 9 No. 4 (2023): December
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jiteki.v9i4.27220

Abstract

Web servers have become crucial to facilitate access to and distribute such content on the internet. In this case, Docker containerization technology offers a solution. Docker allows developers to package applications and dependencies in one container, making deploying web servers faster and easier. But with these features, is there any performance that must be sacrificed if we choose to use docker in our web server deployment process. We will look at how much performance will be sacrificed. However, we must thoroughly analyze how Apache2 performs when running in a Docker container compared to running natively. That's why we're conducting a study to compare the performance of Apache2 in a Docker container versus a native environment using experimental methods. For this study, we'll use the Apache bench tool to test Apache2's performance in both environments. By experimenting, it should become clear how the performance of Docker containers compares to native environments when developing web servers. The research shows that Apache2 performance on native hosts is about 5-10% better than in a docker environment in handling small request loads. The better performance here refers to the parameters we tested: total time results, requests per second, and transfer speed. The request load variation can differ depending on the server specification itself. Although Docker offers features in terms of application isolation and scalability, our results show that running Apache2 natively is more efficient without changing its default configuration. The additional overhead Docker can be required to run the docker system in isolating the application; in this case, the virtualization layer is required to run Apache2 inside a Docker container. This can affect application performance and cause a slight performance degradation compared to using the host operating system directly. This research aims to inform developers about the performance difference between apache2 in Docker and the native environment. It will help them make informed decisions about deployment environments. Docker offers appealing features, but its performance may need to improve.  Test results show that the native host performs better, although its feature set is not as extensive as that of Docker.
Company profile dan brosur komunitas Read Aloud Jogja sebagai media promosi komunitas Yudaninggar, Kartika Sari; Subektiningsih, Subektiningsih; Saputro, Andromeda Pandu
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Agustus
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v7i3.1807

Abstract

Komunitas Read Aloud Jogja berdiri sejak tahun 2020 dan telah aktif melakukan berbagai kegiatan  terkait kampanye untuk mengenalkan gerakan membacakan nyaring di wilayah Daerah Istimewa  Yogyakarta. Selama kurang lebih dua tahun berjalan, komunitas ini kemudian menyadari bahwa perlu upaya lebih untuk mempromosikan komunitas dan gerakan yang dilakukan kepada masyarakat. Oleh sebab itu Komunitas Read Aloud Jogja membutuhkan media dan promosi untuk dapat meningkatkan awareness masyarakat terkait keberadaan komunitas, dan gerakan kampanye yang dilakukan oleh Komunitas Read Aloud Jogja. Tim pengabdian masyarakat akan membantu merancang profile komunitas dalam bentuk cetak dan digital untuk dapat digunakan sebagai media promosi mengenalkan Komunitas Read Aloud Jogja kepada masyarakat, khususnya di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Rencana kegiatan pengabdian masyarakat diawali dengan melakukan pengumpulan data dengan wawancara dengan pihak mitra, diskusi mengenai desain dan konsep perancangan, kemudian melakukan pengumpulan materi perancangan profile komunitas. Proses perancangan akan dilakukan dengan diskusi aktif antara tim pengabdian dengan mitra, dan sedapat mungkin dapat mengakomodir kebutuhan mitra. Hasil dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yaitu berupa media promosi bagi Komunitas Read Aloud Jogja dalam bentuk Company Profile Book dan Brosur yang dimanfaatkan sebagai media promosi komunitas.
Peningkatan Digital Security Awareness pada Komunitas Read Aloud Jogja Subektiningsih, Subektiningsih; Yudaninggar, Kartika Sari
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 4 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v15i4.16893

Abstract

Peningkatan pemahaman tentang pentingnya faktor aktivasi keamanan dan aspek keamanan informasi yang berkaitan dengan berbagai konten yang dimiliki maupun dipublikasikan. Selain itu, pengurus dari Komunitas Read Aloud Jogja juga perlu memahami tentang keamanan dari perangkat yang digunakan. Peningkatan kesadaran akan keamanan digital ini bukan hanya melalui media online yang digunakan, namun juga dalam perangkat yang digunakan untuk mengakses. Oleh sebab itu, pengurus Komunitas perlu memahami tentang security guideline perangkat yang perlu diterapkan. Peningkatan kesadaran keamanan digital ini akan dilakukan melalui workshop. Setelah pelaksanaan seminar 100% peserta mengalami peningkatan kesadaran terhadap ancaman keamanan digital dengan level pemahaman yang bervariasi. Dalam hal ini 80 % peserta menjadi lebih sadar akan ancaman kejahatan dan cara menanggulanginya. Sedangkan 20% peserta menjadi mengetahui tentang ancaman kejahatan digital, namun belum dapat menerapkan cara menanggulanginya. 80% peserta akan memastikan kebenaran informasi dari nomor atau sumber yang tidak diketahui. Setelah dilaksanakan seminar, 100% peserta menerapkan Two Factor Authentication (2fa) untuk perlindungan data dan 100% mereka setuju untuk tidak meng-klik link yang berasal dari sumber tidak kredibel.
Peningkatan Kompetensi Digital Marketing Siswa SMK Muhammadiyah Imogiri dalam Penerapan Teknik Copywriting dan Desain Konten Ferdiansyah, Pramudhita; Subektiningsih; Wulandari, Irma Rofni; Anggun Anindya Sekarningrum; Devi Wening Astari; Rini Indrayani
Nawadeepa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2, No 4 (2023): December
Publisher : Pencerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58835/nawadeepa.v2i4.256

Abstract

The mission of SMK Muhammadiyah Imogiri is to implement active, effective, and fun learning. SMK Muhammadiyah Imogiri organizes a "Basic Entrepreneurship and Digital Marketing Workshop" school program to improve student competence and foster an entrepreneurial spirit. The workshop material focuses on applying digital marketing techniques, namely content design and copywriting techniques. The workshop participants were 102 SMK Muhammadiyah Imogiri School students. The implementation of the workshop consists of several parts, namely starting with a pre-test, presentation of the material, practice, and ending with a post-test. Evaluation is carried out using a pre-test and post-test based on five aspects, namely the aspect of measuring students' views on the importance of content editing, the level of optimization of content editing using Canva, the importance of analysis and selecting hashtags according to published content, the application of copywriting techniques to create appropriate captions according to the content posted on Instagram, and when measuring students' level of competency or knowledge about digital marketing, there was an increase in knowledge transfer of 48.1%. Based on these aspects, the average increase in the five aspects was 28.24%, with 102 students participating in the training.
TRANSFORMASI DIGITAL MENGGUNAKAN SISTEM MANAJEMEN KEUANGAN TERINTEGRASI SISTEM E-COMMERCE SEBAGAI STRATEGI SKALABILITAS INDUSTRI RUMAH TANGGA Subektiningsih, Subektiningsih; Sutarni, Sutarni; Sekarningrum, Anggun Anindya; Hidayat, Muhammad Alfi; Santoso, Wahid Hasim
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 10 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i10.3077

Abstract

Mitra dalam program pendampingan ini adalah Jessamyn yang mempunya bidang usaha mikro berupa produk baby care, aromaterapi, dan produk spa. Dalam pengelolaan transaksi keuangan masih menggunakan cara manual menggunakan buku tulis, sehingga dapat terjadi kekeliruan pencatatan, selisih transaksi, rentan kesalahan, catatan hilang maupun rusak. Pencatatan transaksi keuangan juga belum dilakukan secara terstruktur sesuai dengan siklus akuntansi. Oleh karena itu, diperlukan transformasi digital dalam melakukan manajemen keuangan berbasis sistem dan pendampingan untuk meningkatkan kompetensi pengelolaan keuangan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan transparansi dan akurasi pencatatan keuangan dan meningkatkan skalabilitas bisnis secara bertahap. Program pendampingan berhasil meningkatkan kompetensi Mitra dari level dasar ke level yang lebih tinggi pada seluruh aspek manajemen keuangan. Berdasarkan instrumen pre-test dan post-test, pada awalnya kompetensi pengelolaan keuangan secara keseluruhan rata-rata adalah 34,375%. Setelah pelaksanaan pendampingan rata-rata nilai indeks kompetensi menjadi 79,375%, artinya secara keseluruhan pada aspek manajemen keuangan terjadi peningkatan kompetensi sebesar 45%. Peningkatan nilai indeks menjadi bukti dari efektivitas pendampingan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan pengelolaan keuangan. Implementasi Sistem Manajemen Keuangan yang terintegrasi dengan sistem e-commerce dapat mendukung strategi usaha Jessamyn yang belum mempunyai toko fisik untuk memperluas jangkauan pasar (market reach). Dukungan digital payment gateway pada sistem e-commerce bertujuan untuk perlindungan transaksi yang aman. Sehingga, dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan mendorong pertambahan volume penjualan dengan penambahan kanal digital untuk pembelian produk. Transformasi berbasis digital menjadikan proses bisnis lebih adaptif terhadap perubahan tren belanja, peluang ekonomi yang terus bertumbuh, dan meningkatkan daya saing untuk keberlanjutan industri rumah tangga maupun UMKM.