Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pendampingan Kelompok Karang Taruna Dalam Kegiatan Citizen Journalism Di Reuleut Timur, Aceh Subhani, Subhani; Yunanda, Rizki; Nazaruddin, M; Arifin, Awaludin; Asmaul, Asmaul Husna; Zulkarnaen, Teuku; Jafaruddin, Jafaruddin; Maulana, Lukman
Jurnal Vokasi Vol 9, No 1 (2025): Maret
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v9i1.5981

Abstract

Kelompok Karang Taruna Gampong Reuleut Timur, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, selama ini kurang mendapatkan perhatian media. Mereka berkeinginan agar aktivitas dan prestasi mereka diketahui publik sebagai bentuk pengembangan diri. Selain itu, masyarakat juga ingin mengetahui kontribusi kelompok remaja ini sebagai generasi penerus bangsa. Untuk itu, pelatihan jurnalisme warga diadakan untuk meningkatkan semangat berbagi informasi tentang isu-isu lokal. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan kreativitas pemuda melalui citizen journalism dan memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital agar mereka lebih berdaya dalam peran sosial. Metode yang diterapkan meliputi ceramah tatap muka mengenai citizen journalism, bimbingan editing, dan evaluasi publikasi. Pelatihan yang dilaksanakan pada 3 Agustus 2024 menunjukkan hasil positif, dengan peserta memahami dasar-dasar jurnalistik, teknik penulisan, dan pengambilan gambar. Outputnya mencakup lima artikel berita dan tiga laporan video berkualitas, serta umpan balik positif dari peserta mengenai materi dan metode pelatihan. Meskipun ada tantangan, pelatihan ini berhasil meningkatkan kemampuan jurnalistik peserta secara signifikan. 
Implementasi Pendidikan Multikultural di Pondok Pesantren Raudhatul Jannah Kota Subulussalam Juwairiani, Juwairiani; Subhani, Subhani; Hanum, Azizah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13169

Abstract

Pendidikan di pesantren, sebagai lembaga tradisional dalam konteks keislaman, menghadapi tantangan untuk mengintegrasikan nilai-nilai multikultural dalam proses pembelajaran. Studi ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan multikultural di pesantren dan dampaknya terhadap kesadaran pluralisme dalam pendidikan Islam. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan menggunakan wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap pesantren tertentu.Temuan menunjukkan bahwa pesantren telah mulai mengintegrasikan elemen-elemen multikultural dalam kurikulum dan kegiatan sehari-hari. Pendidik di pesantren memainkan peran kunci dalam memfasilitasi dialog antarbudaya dan mendukung pemahaman yang lebih baik terhadap keragaman budaya. Sementara itu, peserta didik menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap nilai-nilai pluralisme dan toleransi.Analisis data juga mengidentifikasi beberapa tantangan, seperti kurangnya sumber daya dan pemahaman yang mendalam tentang pendidikan multikultural di kalangan pendidik pesantren. Meskipun demikian, pesantren tetap menjadi agen penting dalam mempromosikan pendidikan multikultural sebagai bagian integral dari pendidikan Islam.Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang dinamika pendidikan multikultural di pesantren dan relevansinya dalam menghadapi kompleksitas masyarakat yang semakin beragam. Implikasi dari penelitian ini dapat membantu pengembangan kebijakan pendidikan yang mendukung integrasi nilai-nilai multikultural di lembaga-lembaga pendidikan Islam tradisional, sambil memperkuat identitas Islam dan kesatuan bangsa.
MEMBANGUN GENERASI BERKARAKTER: PEMBINAAN NILAI-NILAI POSITIF DALAM MENCEGAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI GAMPOENG PADANG SAKTI KECAMATAN MUARA SATU KOTA LHOKSEUMAWE Sukmawati, Cut; Nazaruddin, M.; Subhani, Subhani; Ameliany, Nanda; Yunanda, Rizki; Murniati, Murniati; Aditya, Wanda; Auliana, Cut
Jurnal Solusi Masyarakat (JSM) Vol. 1 No. 2 (2023): Pengembangan Kelompok
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jsm.v1i2.13575

Abstract

The main problem that occurs in this service is the anxiety found around drug abuse which has touched the very foundation of life in society. The method of implementing service is carried out in the stages of preparation, coaching and counseling as well as monitoring and evaluating activities. The results obtained from this service activity are that it can foster positive values in providing constructive/constructive contributions in terms of preventing drug abuse. To measure the influence on partners (in this case the Padang Sakti Gampoeng community), several methods are applied by the service team, namely: measuring initial knowledge and attitudes, testing knowledge after the seminar, evaluating changes in attitudes and participant feedback. Measuring the influence and impact on Malikussaleh University in carrying out its service, the service team uses several indicators and evaluation methods as follows: developing networks and relationships, increasing reputation, publication and dissemination of results. Finally, to measure the influence and impact on the service team in carrying out service, the team uses several indicators and evaluation methods as follows: participation and attendance, participant satisfaction, impact of participant knowledge and attitudes, collaboration with partners, increased knowledge of the service team, increased cooperation between the service team and partners (Gampoeng Padang Sakti device), and increased reputation.
Membangun Generasi Berintegritas: Pelatihan Pengenalan Penyalahgunaan Narkoba, Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama di Gampoeng Padang Sakti Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe Cut Sukmawati; Nazaruddin, M; Subhani, Subhani; Ameliany, Nanda; Murniati, Murniati; Wanda, Wanda; Naila, Naila
Jurnal Abdidas Vol. 5 No. 5 (2024): October 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v5i5.1009

Abstract

Satu Kota Lhokseumawe. Penentuan lokasi ini berdasarkan beberapa alasan, di antaranya yaitu keberadaan Gampoeng Padang Sakti di lingkungan kampus Universitas Malikussaleh yang berdampingan langsung dengan para pendatang dari kalangan mahasiswa juga masyarakat yang bekerja di seputaran wilayah tersebut, selain itu adanya kegelisahan yang ditemukan seputar penyalahgunaan narkoba yang sudah menyentuh sendi berkehidupan di masyarakat. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan tahapan persiapan, pembinaan dan penyuluhan serta Monitoring dan evaluasi kegiatan, dimana mengedukasi peserta tentang tanda-tanda penyalahgunaan narkoba agar mengenali indikasi awal dan mengambil tindakan yang sesuai, memberikan pengetahuan tentang strategi penanganan krisis yang efektif dalam situasi yang melibatkan penyalahgunaan narkoba serta menanamkan pemahaman akan pentingnya pertolongan pertama dalam situasi krisis akibat penyalahgunaan narkoba untuk mengurangi resiko cedera atau bahaya lanjut. Kegiatan dihadiri oleh Geuchik Padang Sakti, Ketua Pemuda Gampoeng Padang Sakti, Kepala Dusun, para pemuda setempat, dan mahasiswa yang bertempat tinggal di gampoeng Padang Sakti dengan pemateri yang memiliki kepakaran dan pengalaman menangani penyalahgunaan narkoba. Latar belakang pendidikan yang berbeda menjadi suatu hal yang sangat positif dan bisa   memberikan   kontribusi yang membangun atau konstruktif dalam hal mencegah penyalahgunaan narkoba, sekaligus membantu membangun nilai-nilai positif yang bisa diterapkan oleh berbagai pihak.
Strategi Komunikasi Interpersonal Keluarga Dalam Menghadapi Fenomena Fatherless (studi Pada Mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh) Syahfitri, Syahfitri; Dwi Fitri; Bobby Rahman; Subhani, Subhani; Masriadi, Masriadi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13066

Abstract

Fenomena fatherless merupakan kondisi anak yang tumbuh tanpa kehadiran figur ayah, baik secara fisik maupun emosional. Ketidakhadiran tersebut berdampak signifikan terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan akademik anak, terutama perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis dan mengetahui strategi komunikasi interpersonal dalam keluarga yang menghadapi kondisi fatherless, khususnya pada mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap delapan informan (empat mahasiswi dan empat anggota keluarga mereka). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbukaan, empati, dukungan emosional, sikap positif, dan kesetaraan merupakan elemen utama dalam strategi komunikasi interpersonal yang efektif dalam keluarga fatherless. Strategi ini berperan penting dalam menjaga stabilitas emosi dan hubungan yang harmonis dalam keluarga, serta mampu meminimalkan dampak negatif dari ketidakhadiran ayah
Medsos Sehat: Edukasi Literasi Digital bagi Komunitas Karang Taruna Gampong Blang Pulo Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe Subhani, Subhani; Yunanda, Rizki; Nazaruddin, M.; Zulkarnaen, Teuku; Anismar, Anismar; Arifin, Awaluddin
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.22685

Abstract

ABSTRAK Media sosial telah menjadi ruang utama generasi muda dalam berinteraksi, memperoleh informasi, dan mengekspresikan diri. Namun, penetrasi teknologi ini sering tidak diiringi literasi digital yang memadai. Hoaks, ujaran kebencian, pelanggaran etika, serta rendahnya kesadaran privasi masih menjadi masalah serius di tingkat komunitas. Artikel ini memaparkan hasil program pengabdian masyarakat berupa edukasi literasi digital bertajuk “Medsos Sehat” bagi pemuda Karang Taruna di Gampong Blang Pulo, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe. Metode yang digunakan mencakup ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi cek fakta, workshop pembuatan konten digital, serta evaluasi pre–post test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta memilah informasi benar dan palsu, peningkatan kepercayaan diri dalam memproduksi konten positif, serta kesadaran etika digital yang lebih baik. Dampak jangka panjang terlihat dari terbentuknya komunitas Medsos Sehat yang secara aktif mengelola akun media sosial Karang Taruna sebagai sarana edukasi publik. Program ini menghasilkan modul literasi digital, konten kampanye anti-hoaks, publikasi di media, serta MoU dengan gampong untuk keberlanjutan kegiatan. Artikel ini menyimpulkan bahwa literasi digital berbasis komunitas merupakan strategi efektif untuk membangun ekosistem digital sehat di tingkat lokal, dan merekomendasikan replikasi model ini ke gampong pesisir lainnya di Aceh. Kata Kunci: Literasi Digital, Karang Taruna, Media Sosial, Edukasi, Pengabdian.  ABSTRACT Social media has become the main space for the younger generation to interact, obtain information, and express themselves. However, the penetration of this technology is often not accompanied by adequate digital literacy. Hoaxes, hate speech, ethical violations, and low privacy awareness are still serious problems at the community level. This article describes the results of a community service program in the form of digital literacy education entitled "Healthy Social Media" for youth of Karang Taruna in Gampong Blang Pulo, Muara Satu District, Lhokseumawe City. The methods used include interactive lectures, group discussions, fact-checking simulations, digital content creation workshops, and pre-post test evaluations. The results showed a significant increase in participants' ability to sort out true and false information, increased confidence in producing positive content, and better awareness of digital ethics. The long-term impact can be seen from the formation of the Healthy Social Media community which actively manages Karang Taruna's social media accounts as a means of public education. This program produces digital literacy modules, anti-hoax campaign content, publications in the media, and MoU with gampong for the sustainability of activities. This article concludes that community-based digital literacy is an effective strategy for building a healthy digital ecosystem at the local level, and recommends replicating this model to other coastal gampongs in Aceh. Keywords: Digital Literacy, Youth Organization, Social Media, Education, Service.
Strategi Komunikasi Interpersonal Keluarga Dalam Menghadapi Fenomena Fatherless (studi Pada Mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh) Syahfitri, Syahfitri; Dwi Fitri; Bobby Rahman; Subhani, Subhani; Masriadi, Masriadi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13066

Abstract

Fenomena fatherless merupakan kondisi anak yang tumbuh tanpa kehadiran figur ayah, baik secara fisik maupun emosional. Ketidakhadiran tersebut berdampak signifikan terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan akademik anak, terutama perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis dan mengetahui strategi komunikasi interpersonal dalam keluarga yang menghadapi kondisi fatherless, khususnya pada mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap delapan informan (empat mahasiswi dan empat anggota keluarga mereka). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbukaan, empati, dukungan emosional, sikap positif, dan kesetaraan merupakan elemen utama dalam strategi komunikasi interpersonal yang efektif dalam keluarga fatherless. Strategi ini berperan penting dalam menjaga stabilitas emosi dan hubungan yang harmonis dalam keluarga, serta mampu meminimalkan dampak negatif dari ketidakhadiran ayah