Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Telehealth atau Telenursing di Indonesia selama Pandemi COVID-19 Shafira Amalia Putri; Agus Sudaryanto
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 5 No 1 (2023): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v5i1.6144

Abstract

This study aims to find the literature that discusses telehealth or telenursing in Indonesia during the COVID-19 pandemic. The method used in writing is a literature review. The study results in show that telehealth benefits patients and health service providers by increasing the knowledge of medical staff and updating knowledge to improve the health services provided. The health promotion offered can be carried out more optimally, and with this telehealth, nurses can monitor the patient's condition to determine whether the behavior is under the health promotion offered. In conclusion, telehealth can be used as a solution in remote care to limit direct contact. The use of telehealth or telenursing has a very positive impact. Patients can only complete treatment by telephone, computer, internet, video, and audio conferencing. The time spent in remote care is also quite effective. Keywords: COVID-19 pandemic, Telehealth, Telenursing
BERKEBUN SEBAGAI TERAPI MENURUNKAN STRES LANJUT USIA Kartinah Kartinah; Agus Sudaryanto; Rizka Endrayani; Galuh Restuti; Supratman Supratman
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.17506

Abstract

Abstrak: Masalah psikologis adalah masalah yang paling sering dialami lanjut usia. Menjadi tua akan mengalami banyak kemunduran secara fisik, biologis, mental, social, dan spiritual. Kasus lansia mengalami sakit atau menderita penyakit, mengalami stress, cemas dan depresi adalah beberapa masalah yang dialami lansia. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memperkenalkan, mengajak, dan merangsang lansia melakukan aktifitas berkebun sebagai bentuk terapi komplementer yang bermanfaat untuk mengatasi masalah-masalah yang dirasakan dan dialami lansia selama tinggal di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werda. Metode pengabdian menggunakan pendekatan aktifitas kelompok bersama, yaitu berkebun (field group activity with gardening). Mitra pengabdian adalah Wisma Jolotundo Balai Pelayanan Sosial Tresna Werda Sleman Yogyakarta. Jumlah lansia yang terlibat sebanyak 17 orang. Alat evaluasi untuk mengukur tingkat stress menggunakan angket Stress Scale, 14 item dengan menggunakan skala Likert 4 tingkat. Hasil aktifitas berkebun bersama mitra menunjukkan penurunan tingkat stress. Lansia yang mengalami stress berat menurun 8%, stress sedang dan stress berat menurun 5%. Tim pengabdi merekomendasikan berkebun sebagai agenda tetap di Balai, menjadikan varitas tanaman dijadikan warung hidup, perlunya diversifikasi tanaman untuk memperkaya kebun yang dikelola. Abstract: Psychological problems are the most common problems experienced by the elderly. Growing old suffers many physically, biologically, mentally, socially, and spiritually. Cases of the elderly experiencing illness or suffering from illness, experiencing stress, anxiety and depression are some of the problems experienced by the elderly. The purpose of this community service is to introduce, invite, and stimulate the elderly to do gardening activities as a form of complementary therapy that will be useful to overcome the problems felt and experienced by the elderly while living at the Balai Pelayanan Sosial Tresna Werda. The service method uses a group activity approach, namely gardening. The partner is Wisma Jolotundo Balai Pelayanan Sosial Tresna Werda Sleman Yogyakarta. Evaluation tool to measure stress levels using the Stress Scale questionnaire, 14 items using the 4-Likert scale. The results of gardening activities showed a decrease in stress levels. Seniors who experienced severe stress decreased by 8%, moderate and severe stress decreased by 5%. The team recommends gardening as a fixed agenda in the Balai, making plant varieties into living stalls, the need for plant diversification to enrich the managed gardens.
TERAPI NON FARMAKALOGIS DALAM MENURUNKAN IPERTENSI PADA LANSIA: STUDI LITERATUR Hanandhiya Intansari Atmaja; Agus Sudaryanto
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan suatu penyakit dengan keadaan tekanan darah pada pembuluh darah arteri  meningkat dalam rentang waktu yang lama. Strategi pengobatan non-farmakologi bertujuan untuk membuat pasien melakukan latihan aktivitas fisik secara teratur, memperbaiki pola makan sehat yang bebas garam, menghentikan kebiasaan merokok dan menjauhi stres psikologis. Terapi farmakologis dan terapi nonfarmakologis telah digunakan untuk mengelola hipertensi pada pasien. Pasien hipertensi selama hidupnya diharuskan untuk mengkonsumsi obat antihipertensi secara teratur yang sering menimbulkan rasa lelah dan mengakibatkan ketidakpatuhan berobat. Penggunaan obat antihipertensi memiliki banyak efek samping yang dapat merugikan tubuh salah satunya terjadinya peningkatan ekskresi urin oleh diuretik tiazid menyebabkan hipokalemia, hiponatremia, dan hipomagnesiemia penelitian ini di lakukan di Surakarta. tujuan penelitian ini untuk mengetahui Terapi Non Farmakalogis dalam Menurunkan Hipertensi pada Lansia. Studi Literature menggunakan database search engine yaitu Sciencedirect, Pubmed, dan Google Schoolar, dengan publikasi artikel berkisar tahun 2017-2023. kata kunci termasuk: "Hypertension" AND “therapy” AND "Non Pharamacology” AND “Elderly” . didapatkan 10 jurnal yang membahas Efektivitas Herbal Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi. Terapi non-farmakologis dengan cara dan prosedur yang tepat dapat menjadi salah satu alternatif untuk menurunkan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi, diantara terapi tersebut adalah terapi relaksasi, terapi Latihan fisik, dan tumbuhan herbal dengan jenis terapi yang bervariasi
ANALISIS ANGKA KEMATIAN BAYI DI KABUPATEN BREBES TAHUN 2016 - 2021 Hanisa Aulina Zalfani; Agus Sudaryanto
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15504

Abstract

Kematian bayi sangat mempengaruhi nilai pembangunan suatu daerah dan juga sekaligus menjadi tolak ukur kualitas hidup masyarakat di suatu wilayah daerah . kematian bayi yang ada di Indonesia mayoritas disebabkan oleh kurang pengetahuan calon orang tua tentang pengasuhan bayi baru lahir dan nutrisi pada ibu hamil dan nifas tidak terpenuhi dengan baik. Kematian bayi di Brebes beberapa waktu lalu relatif tinggi mencapai 302 kematian di tahun 2019 di buktikan pemerintah  daerah  masih berusaha mengatasi masalah tersebut dengan melakukan sosialisasi KIBBL (Kesehatan Ibu Bayi Baru Lahir) pada setiap desa dan di kabupaten Brebes hingga saat ini, tujuan penelitian ini adalah sarana mengetahui penyebab utama terjadi kematian bayi di Brebes dan  salah satu upaya meningkatkan kesadaran pembaca dalam mencegah kematian bayi yang ada disekitarnya.Metode yang di gunakan adalah Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan menganalisis data sekunder  yang ada di google scholar, berita dan jurnal lain yang terkait. Data diperoleh dari mengambil data pasti yang ada di Badan Pusat Statistik Kabupaten Brebes dan artikel resmi dari website Kabupaten Brebes. Simpulan dari uraian tersebut adalah  kematian bayi di Brebes sangat tinggi beberapa tahun lalu dikarenakan kesenjangan gender dalam pembangunan kesehatan yang sangat signifikan dikalangan masyarakat Kota Brebes dan kesejahteraan ibu nifas berupa nutrisi yang kurang baik.
Peningkatan Pengetahuan melalui Inovasi Berdasarkan Scientific Evidence di Layanan Kesehatan Dasar di Jawa Tengah melalui Metode Webinar Fitriana Mustikaningrum; Agus Sudaryanto; Dwi Linna Suswardany; Sudrajah Warajati Kisnawaty; Dyah Intan Puspitasari
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 4 (2024): JAMSI - Juli 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1213

Abstract

Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Indonesia (RPJMN) 2020-2024, transformasi sektor jasa, khususnya di bidang layanan kesehatan dapat berjalan dengan baik jika ada peningkatan pada inovasi dan teknologi. Oleh karena itu, pembangunan bidang kesehatan melalui inovasi teknologi yang efektif dan responsif terhadap perubahan kondisi dan kebutuhan kesehatan masyarakat perlu dilakukan. Penelitian di Solo Raya menyatakan bahwa bahwa self efficacy dan inovasi perawat secara signifikan lebih rendah dibandingkan dengan petugas promosi kesehatan. Hasil survey yang dilakukan secara acak terhadap 30 petugas kesehatan di Jawa Tengah menyatakan bahwa 30% petugas kesehatan merasa bingung dan tidak tau cara memulai melakukan inovasi berdasarkan data ilmiah. Oleh karena itu, webinar mengenai inovasi pada petugas kesehatan khususnya perawat dan kesehatan masyarakat sangat penting dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan petugas kesehatan yang diharapkan akan meningkatkan upaya promotif yang lebih tepat sasaran dan memiliki keberhasilan yang tinggi. Webinar dilakukan dengan cara metode online dan materi diberikan dengan power point dan booklet. Pretest dan posttest dilakukan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan pada peserta webinar. Hasil pretest dan post test menunjukkan bahwa terjadi peningkatan jawaban yang benar sebanyak 5-15%. Workshop mengenai perencanaan inovasi di tingkat Puskesmas perlu dilakukan untuk mendukung rencana tindak lanjut inovasi guna meningkatkan pelayanan terintegrasi untuk peningkatan pelayanan kesehatan tingkat primer.
Dental odyssey: a comprehensive literature review on global strategies, behavioral programs, and creative approaches for ages 6-12 years Meysa Ayu Cahyani; Agus Sudaryanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v13i1.1129

Abstract

Introduction: Oral and dental hygiene serves as an indicator of a condition free from diseases, debris, and health issues in the oral cavity, affecting individuals of all age groups. Health education through various global learning systems, behavioural programmes, and creative approaches has proven effective in enhancing children's understanding of the importance of maintaining oral and dental cleanliness. Objective: Objective: This research aims to review relevant journals contributing to the development of insights, behaviours, and understanding regarding children's oral and dental health across crucial age ranges. Methods: Using a literature review method, we filtered articles from Google Scholar, PubMed, Garuda (Digital Reference Library), and Science Direct published within the last six years. Searches in both Indonesian and English languages yielded ten articles that, after a selection process, provided diverse results regarding the implementation of learning models to enhance children's understanding of their oral and dental hygiene. Result: From the ten articles, it can be concluded that the application of education on oral and dental hygiene through various learning systems can effectively improve children's knowledge. Conclusion: the oral hygiene of elementary school children from various countries. Variations in research designs were found, and there is low awareness among children regarding dental health in Indonesia. Educational programmes, such as "Brush Day & Night," and collaborations between FDI and Unilever have proven effective in improving children's toothbrushing habits. The use of music and the snake ladder game was also considered appropriate for developing awareness and behaviours related to dental hygiene.
Hubungan Tingkat Pengetahuan tentang DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) dengan Tingkat Kepatuhan terhadap Diet: Studi Literatur Wardani, Aulia Dwi; Sudaryanto, Agus
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46815/jk.v12i2.166

Abstract

High blood pressure or hypertension is still a problem with quite high prevalence of morbidity and mortality. According to Indonesian Basic Health Research (Riskesdas) data, the prevalence of hypertension sufferers in 2013 was 25.8%, then increased in 2018 to 34.1% in the population aged ≥18 years. Blood pressure can be controlled by managing lifestyle and implementing a Dietary Approaches diet to Stop Hypertension (DASH). DASH is an eating plan to reduce or control high blood pressure that focuses on foods low in sodium as well as foods rich in magnesium, potassium, calcium, and other nutrients. This study aims to analyze the level of knowledge about DASH and the level of adherence to the diet. This research used the Literature Review method using narrative descriptive analysis. In searching for articles, the PRISMA method was used as a guidance to search through Google Scholar, Science Direct, and PubMed databases. The results of the literature review from 17 articles showed that knowledge about the DASH diet can be effectively obtained through WhatsApp group learning videos, audiovisual media (images and sound), family-based education, and nutritional counseling. Meanwhile, adherence to the diet can be increased through providing educational videos, DASH-like diet messages via WhatsApp, direct health education, mindfulness training programs, and applying the Transtheoretical model (TTM) method. A high level of knowledge about the DASH diet can increase adherence to the hypertension diet. In addition, knowledge about the DASH diet followed by increasing regular food consumption can increase compliance in following the diet.
Pengaruh Senam Lansia terhadap Tekanan Darah pada Lansia dengan Hipertensi: Telaah Literature Diniyah, Ulfa Munawaroh; Sudaryanto, Agus
Muhammadiyah Journal of Geriatric Vol. 4 No. 2 (2023): Muhammadiyah Journal of Geriatric
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/mujg.4.2.173-180

Abstract

Hipertensi juga menjadi salah satu penyakit yang dapat menimbulkan masalah kesehatan yang lainya seperti stroke, penyakit jantung iskemik, dan gagal ginjal. Hipertensi banyak terjadi pada pasien usia lanjut. Untuk mengurangi komplikasi yang akan terjadi pada lansia yang mengalami hipertensi dapat menggunakan terapi non farmakologi yang dapat dilakukan seperti senam lansia yang praktis dilakukan. Tujuan dari literatur review ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam lansia terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Metode yang digunakan adalah literature review, jurnal yang digunakan pada literature review ini adalah jurnal yang terbit dalam kurun waktu 5 tahun terakhir yaitu 2018-2023. Berdasarkan hasil literature review didapatkan terdapat pengaruh senam lansia terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi.
Efektivitas Terapi Reminiscence dalam Mengurangi Depresi Pada Lansia: Telaah Literatur Azizah, Adelia Nurul; Sudaryanto, Agus
Muhammadiyah Journal of Geriatric Vol. 4 No. 2 (2023): Muhammadiyah Journal of Geriatric
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/mujg.4.2.129-137

Abstract

Latar Belakang: Lansia akan mengalami proses penuaan yang menyebabkan penurunan fungsi tubuh. Perubahan yang terjadi akibat salah satunya penurunan kognitif dan psikomotor membuat lansia menjadi lebih emosional, sehingga lansia rentan mengalami depresi. Depresi pada lansia dapat dikurangi dengan terapi farmakologis dan non-farmakologis. Salah satu bentuk modalitas terapi non-farmakologis yang dapat dimanfaatkan adalah terapi reminiscence. Tujuan: Untuk menganalisis efektivitas terapi reminiscence dalam mengurangi depresi pada lansia. Metode: Metode yang digunakan adalah literature review. Pencarian artikel melalui PubMed dan Google Scholar”, publikasi tahun 2018-2023, jurnal Indonesia dan Inggris, full text, dan open access, tipe metodologi randomized controlled trial, clinical trial, quasi experimental. Hasil: Berdasarkan pencarian artikel, didapatkan 10 artikel yang menunjukkan terdapat pengaruh positif dan efek signifikan terhadap pemberian terapi reminiscence dalam mengurangi depresi pada lansia. Simpulan: terapi reminiscence efektif untuk mengurangi depresi pada lansia dengan pemberian intervensi 1-2 kali seminggu selama 30-60 menit dalam 6-12 minggu.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Terhadap Perilaku Seksual Remaja: Studi Literatur Pratiwi, Winda Dian; Sudaryanto, Agus
Jurnal Keperawatan Malang Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan Malang (JKM)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STIKes Panti Waluya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36916/jkm.v9i1.239

Abstract

Background: Teenagers are an age group that is in a stage of development both physically, mentally and psychologically which makes teenagers individuals who have a high sense of curiosity so that teenagers tend to do risky things, one of which is premarital sexual behavior. One of the factors behind teenagers becoming entangled in risky sexual behavior is a lack of knowledge among teenagers, which can be overcome by one of the interventions, namely health education. Purpose: To see the effect of reproductive health education on adolescent sexual behavior carried out by adolescents Methods: : The researcher uses a literature study method, namely by taking articles through online databases such as Science Direct, Google Scholar, and Taylor and Francis Online and selecting articles based on PRISMA so that 4 articles are used in this study with a publication time limit of 7 years starting from 2017 to 2023 Result: The results of univariate and bivariate tests from 4 articles show that there is an effect on the provision of reproductive health education on sexual behavior carried out by adolescents Implication: Reproductive health education using any method has been proven to have an effect in reducing risky sexual behavior by teenagers Keywords: Reproductive Health Education; Adolescent Sexual Behaviour
Co-Authors Abi Muhlisin Adib Alfasyi, Khusnul Ainnurriza, Ulfiana Savira Aji, Arkham Sukmana Amelya, Ferdiana Anisa Putri Utami Arianti, Sindi Arif Widodo Arifah Zanuar Kumalasari Arum Pratiwi Arum Pratiwi Astuti, Anjeni Findi Azizah, Adelia Nurul Cahyani, Meysa Ayu Ciptaningrum, Putri Reviana Daryani, D Dewi, Shinta Kurnia Dhani, Alfira Rahma Diah Ayu Frankilawati Diah Ayu Kurnia Dinita, Fera Alfina Diniyah, Ulfa Munawaroh Dwi Linna Suswardany Dyah Intan Puspitasari Endang Sawitri Fatimah Azzahrah Febiola, Sinta Fitria, Anis Fitriana Mustikaningrum Galuh Restuti Hafsyari, Hafidza Aulia Hanandhiya Intansari Atmaja Hanisa Aulina Zalfani Hapsari, Ayu Fitriana Haryatun, Nunuk Irfan Kurniawan Janah, Sherly Nur Kartinah Krisna Yetti Laksono Trisnantoro Mahardika, Adit Putra Margarita, Serli Meysa Ayu Cahyani Nabrita, Afrischa Yusti Noor Alis Setiyadi Nunuk Haryatun Nurmawanti, Leli Okti Sri Purwanti Pratiwi, Rini Indah Pratiwi, Winda Dian Qutrunnada , Hasna Fadhilah Rahmawati, Febrian Nur Reviana, Fransisca Rizka Endrayani Rohmah Ninda Arofah S Supratman Safitri, Putri Bela Eka Sahuri Teguh kurniawan, Sahuri Teguh Salsabila, Atika Laila Sebtiana, Erika Shafira Amalia Putri Sudrajah Warajati Kisnawaty Sulastri - Sulastri Sulastri Suminarsis, Tyas Ardi Susianto, Fakhrul Mahardika Sutoyo, Ronggo Adi Tuti Herawati Tyas Ardi Suminarsis Vinami Yulian Wardani, Aulia Dwi Winarsih Nur Ambarwati Winnugroho Wiratman, Manfaluthy Hakim, Tiara Aninditha, Aru W. Sudoyo, Joedo Prihartono Yulian -, Yulian