Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Tingkat Pengetahuan Umum dengan Pencegahan Luka Diabetik pada Penderita Diabetes Melitus Amelya, Ferdiana; Sudaryanto, Agus
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 11 No 1 (2024): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v11i1.219

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan kadar gula darah di atas normal. International Diabetic Federation (IDF) menyatakan Indonesia menjadi negara yang masuk dalam 5 besar dengan penderita diabetes terbesar, rata-rata usia yang menderita penyakit terebut antara 20-79 tahun. Kurangnya pendidikan kesehatan dan pengetahuan tentang perilaku yang dapat mencegah terjadinya diabetes menjadi salah satu penyebab tingginya penderita diabetes di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan luka diabetik pada pasien diabetes melitus. Penelitian ini menggunakan metode Literature Review dengan mengambil beberapa artikel menggunakan media online seperti PubMed, Google Schoolar, dan Science Direct, serta metode dalam seleksi artikel berdasar PRISMA. Proses penyortiran menggunakan metode “boolean searching” dengan penambahan kata AND atau OR. Proses pencarian dan seleksi artikel dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris sehingga didapatkan 5 artikel sebagai bahan dalam studi ini dengan 6 tahun (2019-2024) sebagai batasan waktu publikasi. Berdasarkan review, hasil yang didapatkan dari 5 artikel disebutkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan pendidikan kesehatan dengan perilaku pencegahan terjadinya luka diabetik. Pengetahuan seseorang mempunyai pengaruh yang besar terhadap perilakunya, sehingga penyakit dan potensi komplikasinya dapat dicegah atau dihindari.
Hubungan antara sikap pencegahan penyakit gastritis dengan pola makan pada siswa SMA Hafsyari, Hafidza Aulia; Sudaryanto, Agus
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i2.1367

Abstract

Latar Belakang: Penyakit sistem pencernaan ditimbulkan akibat lifestyle buruk masyarakat, contohnya penyakit gastritis. Banyaknya penderita gastritis di masyarakat maka diperlukan kesadaran sikap pencegahan penyakit gastritis dan pola makan baik (frekuensi, porsi, dan jenis makan) untuk menurunkan kejadian gastritis. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan sikap pencegahan penyakit gastritis dengan pola makan pada siswa SMA Batik 1 Surakarta. Kebaruan  penelitian terletak pada kuesioner yang dibuat dan telah diuji validitas & reliabitas secara mandiri oleh penulis.Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode random sampling dan cross sectional study juga analisa univariat bivariat serta uji statistic Chi-Square. Sampel penelitian berjumlah 102 siswa di kelas X dan XI SMA Batik 1 Surakarta dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner.Hasil: Responden dengan sikap pencegahan penyakit gastritis pada tingkat baik sebanyak 21 orang, cukup 71 orang, dan kurang 10 orang. Sedangkan distribusi pola makan dengan tingkat baik sebanyak 32 orang, cukup 56 orang, kurang 13 orang, dan buruk 1 orang. Hasil analisis Chi Square diperoleh nilai signifikasi (p-value) adalah 0.789.Kesimpulan: Hasil uji statistic Chi-Square disimpulkan H0 diterima artinya tidak terdapat hubungan signifikan terhadap sikap dalam pencegahan penyakit gastritis dengan pola makan pada siswa SMA Batik 1 Surakarta.
Peningkatan Pengetahuan Juru Pemantau Jentik Anak Sekolah di SMP 5 Kabupaten Sragen Sudaryanto, Agus; Dewi, Shinta Kurnia; Ainnurriza, Ulfiana Savira; Pratiwi, Rini Indah
Abdimas Indonesian Journal Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/aij.v4i2.460

Abstract

This community service is based on the high number of dengue fever in Sragen district. The endemic problem of dengue fever in Sragen Regency can be reduced by maximizing mosquito eradication efforts and maximizing the role of the function of mosquito larvae monitors (Juru Pemantau Jentik/Jumantik). Education program about mosquito larvae monitors from school children was chosen to increase the number of mosquito larvae monitors with students of SMP Negeri 5 Sragen as the target. This community service was carried out in January 2023 with 100 participants consisting of 65 women and 35 men. This activity was carried out by providing counseling through video screenings. The results of the community service illustrate the average value of knowledge after the counseling, which was 83.38 with a median of 84.00. It is hoped that the Jumantik counseling activities for students can raise awareness and increase knowledge so that efforts to monitor mosquito larvae in Sragen Regency increase so that a movement to eradicate dengue fever arises.
Correlation Between Stress Level and Smoking Behavior in Adolescents Rahmawati, Febrian Nur; Sudaryanto, Agus
An Idea Health Journal Vol 5 No 01 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ihj.v5i01.419

Abstract

Stress in a person is an unavoidable condition in life. Stress in everyone is generally similar but has an impact. Smoking behavior is defined as the act of burning tobacco products or inhaling vapor from liquids containing nicotine into the lungs. This research was conducted to determine the relationship between stress levels and smoking behavior in adolescents. The type of research carried out in this study used quantitative data, using a random sampling method using a cross sectional study, while for analysis used univariate bivariate analysis and the chi-square statistical test. The sample in this study consisted of 102 students in classes X and XI. The results of the research obtained data in the form of respondents with a stress level of no stress totaling 27 respondents, a moderate stress level totaling 44 respondents, and a mild stress level totaling 31 respondents. Meanwhile, the next distribution showed that 68 respondents were heavy smokers, 19 respondents were light smokers and 15 others were moderate smokers. The results of the chi-square statistical test obtained a p value of 0.045. There is a relationship between stress levels and smoking behavior in teenagers at SMA Batik 1 Surakarta.
Analisis Seri Kasus Pseudoaneurysm Setelah Trauma Ginjal Tumpul pada Tahun 2016-2020 Arifah Zanuar Kumalasari; Agus Sudaryanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v12i2.367

Abstract

Introduction: Renal trauma occurs about 1-5% of all trauma events and about 10% of patients experience abdominal tarauma. Pseudoaneurysm is a vascular complication that rarely occurs after blunt trauma. The purpose of this paper is to analyze pseudoaneurysm cases after blunt kidney trauma. Method: The design used in the study literature uses a literature review design. The analysis used by the writer is a narrative review analysis. Search for articles using PubMed and Google Scholar according to the chosen theme then do a review. Results: Of the 5 articles that experienced pseudoaneurysm after blunt kidney injury suffered the most in men. Four cases were caused due to falls. Signs and symptoms of five cases are decreased blood hemoglobin levels and gross hematuria. Four cases had blunt kidney trauma on the right side and the CT scan showed 3 cases in grade III. Discussion: Among adults who are often found are men at productive age. A person's age is a risk factor for pseudoaneurysm after blunt kidney injury. Hematocrit examination accompanied by examination of blood hemoglobin plays a role in identifying signs of active bleeding that are suspected of having decreased hemoglobin levels. Conclusion: Analysis of the five articles found a sign of gross hematuria and a decrease in blood hemoglobin levels and a medical treatment that is often used is embolization. Keywords: Pseudoaneurysm, Kidney, Blunt Trauma, Embolization, Analysis.
Dental odyssey: a comprehensive literature review on global strategies, behavioral programs, and creative approaches for ages 6-12 years Meysa Ayu Cahyani; Agus Sudaryanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v13i1.1129

Abstract

Introduction: Oral and dental hygiene serves as an indicator of a condition free from diseases, debris, and health issues in the oral cavity, affecting individuals of all age groups. Health education through various global learning systems, behavioural programmes, and creative approaches has proven effective in enhancing children's understanding of the importance of maintaining oral and dental cleanliness. Objective: Objective: This research aims to review relevant journals contributing to the development of insights, behaviours, and understanding regarding children's oral and dental health across crucial age ranges. Methods: Using a literature review method, we filtered articles from Google Scholar, PubMed, Garuda (Digital Reference Library), and Science Direct published within the last six years. Searches in both Indonesian and English languages yielded ten articles that, after a selection process, provided diverse results regarding the implementation of learning models to enhance children's understanding of their oral and dental hygiene. Result: From the ten articles, it can be concluded that the application of education on oral and dental hygiene through various learning systems can effectively improve children's knowledge. Conclusion: the oral hygiene of elementary school children from various countries. Variations in research designs were found, and there is low awareness among children regarding dental health in Indonesia. Educational programmes, such as "Brush Day & Night," and collaborations between FDI and Unilever have proven effective in improving children's toothbrushing habits. The use of music and the snake ladder game was also considered appropriate for developing awareness and behaviours related to dental hygiene.
Case report: Penatalaksanaan Holistik Penyakit Alzheimer pada Lansia di Panti Sosial Nurmawanti, Leli; Sudaryanto, Agus
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.5783

Abstract

Penyakit Alzheimer merupakan gangguan neurodegeneratif progresif yang menjadi tantangan utama dalam perawatan lansia. Penyakit ini ditandai dengan penurunan kognitif yang mempengaruhi memori, orientasi, bahasa, serta fungsi eksekutif, yang mengarah pada ketergantungan pasien dalam aktivitas sehari-hari. Dalam kasus ini, Tn. D, seorang pria berusia 72 tahun yang menjalani perawatan di Wisma Jolotundho Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Unit Abiyoso Yogyakarta, didiagnosis dengan Alzheimer dengan gejala utama gangguan memori dan defisit perawatan diri. Laporan ini bertujuan untuk menganalisis intervensi keperawatan berbasis bukti dalam menangani pasien Alzheimer guna meningkatkan kualitas hidupnya. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan analisis kasus terhadap kondisi Tn. D. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta kajian literatur terkait strategi farmakologis dan non-farmakologis dalam manajemen Alzheimer. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa Tn. D mengalami gangguan memori ringan hingga sedang, kesulitan dalam perawatan diri, serta penurunan motivasi terhadap aktivitas harian. Penatalaksanaan yang diterapkan meliputi terapi farmakologis menggunakan inhibitor kolinesterase (donepezil, rivastigmine) untuk memperlambat progresivitas penyakit. Sementara itu, intervensi non-farmakologis mencakup stimulasi kognitif melalui terapi reminiscence, aktivitas fisik teratur, modifikasi lingkungan untuk meningkatkan keamanan, serta dukungan sosial. Pendekatan multidisiplin dalam perawatan pasien Alzheimer, yang mencakup terapi farmakologis dan non-farmakologis, terbukti efektif dalam mempertahankan fungsi kognitif dan meningkatkan kemandirian pasien. Intervensi berbasis bukti menjadi langkah penting dalam pengelolaan penyakit ini untuk meningkatkan kualitas hidup lansia.
The Relationship Between Smartphone Use and Sleep Quality in Adolescents Azzahrah, Fatimah; Sudaryanto, Agus
Ahmar Metastasis Health Journal Vol. 4 No. 4 (2025): Ahmar Metastasis Health Journal
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amhj.v4i4.450

Abstract

The prevalence of smartphone use among teenagers is rising in the digital age. The overuse of cellphones adversely affects sleep quality. Sleep quality is defined as ideal sleep according to an individual's need. The quality of sleep influences the physical and mental health of teenagers. Despite several studies on the effects of smartphone use, there is a paucity of research particularly addressing the correlation between the intensity of smartphone use and sleep quality in high school teenagers. This study aims to analyze the relationship between smartphone use and sleep quality in adolescents at SMAN 2 Sukoharjo. “The study strategy used is descriptive correlational using a cross-sectional approach, performed in November 2024 at SMAN 2 Sukoharjo. The sample included 100 students, chosen by a simple random sampling method employing the Slovin formula. The use of smartphones was assessed by a validated and reliable questionnaire, while sleep quality was evaluated using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire. The Spearman rank test was used for correlation analysis, revealing a significant association between smartphone usage and sleep quality among teenagers at SMAN 2 Sukoharjo (r = 0.512; p = 0.001), showing a moderately strong positive correlation. This research concludes that increased smartphone use correlates with poorer sleep quality in teenagers. teenagers and parents need education on the significance of time management and self-regulation in smartphone use to preserve teenagers' sleep quality. Further studies are encouraged to investigate the correlation between smartphone use and sleep quality in teens using a qualitative methodology.
HUBUNGAN PENGETAHUAN BAHAYA MEROKOK DAN PERILAKU MEROKOK SISWA Sebtiana, Erika; Sudaryanto, Agus
Klabat Journal of Nursing Vol. 7 No. 1 (2025): Building Resilient Communities
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/kjn.v7i1.1252

Abstract

Merokok merupakan merupakan kebiasaan umum di masyarakat yang tergolong buruk, termasuk di kalangan remaja. Masa remaja adalah periode kritis dalam perkembangan individu, di mana mereka mencoba berbagai hal baru untuk mengobati rasa kaingintahuan mereka, termasuk merokok. Tingkah laku ini memberikan pengaruh negatif terhadap kesehatan, baik dari segi fisik maupun kesejahteraan mental, seperti gangguan paru-paru, jantung, dan kecanduan. Pengetahuan mengenai risiko merokok seringkali berperan sebagai faktor utama yang memengaruhi kebiasaan merokok seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara pemahaman siswa mengenai bahaya merokok dengan perilaku merokok mereka. Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional deskriptif dan cross-sectional. Sampel yang terlibat dalam penelitian ini terdiri dari 78 siswa SMK Bhinneka Karya Surakarta yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Untuk menganalisis data, digunakan uji Spearman's rho untuk mengetahui hubungan antara variabel-variabel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa, yaitu 46 (59%), memiliki pengetahuan yang terbatas mengenai bahaya merokok, sementara sebagian besar responden menunjukkan perilaku merokok yang tergolong berat, dengan 31 (39%) siswa merokok dalam jumlah besar. Hasil uji Spearman's rho menghasilkan p-value = 0,0001, yang lebih kecil dari 0,05. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan tentang bahaya merokok dan perilaku merokok siswa. Oleh karena itu, disarankan agar pihak sekolah melakukan sosialisasi dan edukasi lebih intensif mengenai dampak merokok serta menyampaikan informasi terkait risiko yang ditimbulkan oleh kebiasaan merokok terhadap kesehatan tubuh.
Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri Anisa Putri Utami; Agus Sudaryanto
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 9, No 1 (2025): JIK-April Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v9i1.1266

Abstract

Anemia banyak ditemui di Indonesia. Remaja merupakan kelompok yang rawan menderita anemia. Sebagian besar anemia terjadi karena kekurangan zat besi di dalam tubuh. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 1 Sragen. Jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan kuantitatif. Rancangan penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 100 responden. Sampel diambil melalui teknik stratified random sampling. Data kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dikumpulkan dengan kuesioner, sementara kadar hemoglobin diukur menggunakan metode Quick Check Hb. Hubungan antara kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dan kejadian anemia, dianalisis dengan uji statistik Pearson Correlation dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat kepatuhan yang rendah, dan sebesar 25% responden mengalami anemia. Uji statistik dengan Pearson Correlation menunjukkan nilai p-value antara kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia adalah < 0,001. Terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 1 Sragen. Perlu dilakukan pendidikan kesehatan mengenai pentingnya konsumsi tablet tambah darah untuk meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dan menurunkan angka kejadian anemia.
Co-Authors Abi Muhlisin Adib Alfasyi, Khusnul Ainnurriza, Ulfiana Savira Aji, Arkham Sukmana Amelya, Ferdiana Anisa Putri Utami Arianti, Sindi Arif Widodo Arifah Zanuar Kumalasari Arum Pratiwi Arum Pratiwi Astuti, Anjeni Findi Azizah, Adelia Nurul Cahyani, Meysa Ayu Ciptaningrum, Putri Reviana Daryani, D Dewi, Shinta Kurnia Dhani, Alfira Rahma Diah Ayu Frankilawati Diah Ayu Kurnia Dinita, Fera Alfina Diniyah, Ulfa Munawaroh Dwi Linna Suswardany Dyah Intan Puspitasari Endang Sawitri Fatimah Azzahrah Febiola, Sinta Fitria, Anis Fitriana Mustikaningrum Galuh Restuti Hafsyari, Hafidza Aulia Hanandhiya Intansari Atmaja Hanisa Aulina Zalfani Hapsari, Ayu Fitriana Haryatun, Nunuk Irfan Kurniawan Janah, Sherly Nur Kartinah Krisna Yetti Laksono Trisnantoro Mahardika, Adit Putra Margarita, Serli Meysa Ayu Cahyani Nabrita, Afrischa Yusti Noor Alis Setiyadi Nunuk Haryatun Nurmawanti, Leli Okti Sri Purwanti Pratiwi, Rini Indah Pratiwi, Winda Dian Qutrunnada , Hasna Fadhilah Rahmawati, Febrian Nur Reviana, Fransisca Rizka Endrayani Rohmah Ninda Arofah S Supratman Safitri, Putri Bela Eka Sahuri Teguh kurniawan, Sahuri Teguh Salsabila, Atika Laila Sebtiana, Erika Shafira Amalia Putri Sudrajah Warajati Kisnawaty Sulastri - Sulastri Sulastri Suminarsis, Tyas Ardi Susianto, Fakhrul Mahardika Sutoyo, Ronggo Adi Tuti Herawati Tyas Ardi Suminarsis Vinami Yulian Wardani, Aulia Dwi Winarsih Nur Ambarwati Winnugroho Wiratman, Manfaluthy Hakim, Tiara Aninditha, Aru W. Sudoyo, Joedo Prihartono Yulian -, Yulian