p-Index From 2021 - 2026
6.164
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Veritas et Justitia Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) WARTA Jurnal Berita Ilmu Keperawatan JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Jurnal Kesehatan Holistic Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Jurnal Keperawatan Suaka Insan Seminar Nasional Keperawatan Jurnal Biomedika JURNAL ILMIAH KESEHATAN SANDI HUSADA Jurnal Keperawatan Malang (JKM) JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Ners Klabat Journal of Nursing Journal of Telenursing (JOTING) Wellness And Healthy Magazine Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Promotif Preventif Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS) Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal EduHealth Journal of Health Research Science Muhammadiyah Journal of Geriatric Ahmar Metastasis Health Journal (AMHJ) Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia An Idea Health Journal Jurnal Kesehatan Industrial Research Workshop and National Seminar Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Abdimas Indonesian Journal Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Jurnal Keperawatan Duta Medika Indonesian Nursing Journal of Education and Clinic (Jurnal Pendidikan dan Praktik Keperawatan Indonesia) Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) RENATA Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Claim Missing Document
Check
Articles

Effectiveness of health education with booklet media on knowledge in pharmacological management of hypertension in the Pajang health center working area Safitri, Putri Bela Eka; Sudaryanto, Agus
Jurnal EduHealth Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal eduHealt, Edition January - March, 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hypertension treatment management is an important action taken to prevent hypertension, but this is still often unknown by patients due to the lack of patient knowledge of good and correct hypertension treatment management, which has an impact on increasing the number of hypertension patients each year, for this reason, providing health education is needed to increase public knowledge about hypertension treatment management. The purpose of this study was to identify the effectiveness of health education with booklet media on knowledge in managing hypertension treatment in patients with hypertension. This type of research is quantitative with a quasi-experimental design with a non-randomized control group pretest-posttest design. The sample amounted to 46 people with diagnostic hypertension at the Pajang Health Center in Surakarta. The sampling technique uses accidental sampling. The intervention was carried out by making two groups selected based on predetermined criteria and then given a pretest to determine the initial condition, for the experimental group given treatment, namely health education with booklet media while the control group was not given treatment only given health education with explanation, after which a posttest was given to both groups. Knowledge about hypertension was measured using a knowledge questionnaire. Data were analyzed using the t-test. The results showed that there was a significant difference between the intervention group given health education using booklets and the control group given health education without using booklets (p<0.001). So it can be concluded that there is an effectiveness of health education with booklet media on knowledge in pharmacological management of hypertension at Pajang Health Center.
Efektifitas Foot Massage Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi : Studi Literatur Mahardika, Adit Putra; Sudaryanto, Agus
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.16945

Abstract

Hipertensi dikategorikan sebagai penyakit kronis yang paling umum dan merupakan faktor risiko terjadinya penurunan kualitas hidup dan kematian dini bagi penderitanya di dunia, Penatalaksanaan hipertensi dibagi menjadi dua, yaitu farmakologis dan nonfarmakologis Teknik pijat berdampak pada kelancaran sirkulasi aliran darah, menyeimbangkan aliran energi dalam tubuh dan mengendurkan ketegangan otot, manfaat pijat kaki lainnya yaitu dapat mengurangi rasa sakit pada tubuh, meningkatkan daya tahan tubuh, membantu mengatasi stres, meredakan gejala migrain, menurunkan tekanan darah tinggi, dan mengurangi ketergantungan terhadap obat-obatan Tujuan : untuk mengetahui Terapi Pijat Kaki dalam Menurunkan Hipertensi. Metode : Studi Literature menggunakan database search engine yaitu Sciencedirect dan Google Schoolar, dengan publikasi artikel berkisar tahun 2017-2023. kata kunci termasuk: “Massage” OR “foot Massage” OR “Tuina” OR “reflexiology” AND “Hypertension” AND “Randomised Control” OR “Clinical Trial”. . Hasil : didapatkan 10 jurnal yang membahas efektivitas terapi pijay kaki dalam menurunkan tekanan darah penderita hipertensi. Kesimpulan
Study on the Relationship between Blood Glucose Control and Diabetic Foot Ulcers at Dr. Moewardi Hospital of Surakarta Purwanti, Okti Sri; Yetti, Krisna; Herawati, Tuti; Sudaryanto, Agus; Daryani, D
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2016: Proceeding ISETH (International Conference on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseth.2392

Abstract

Background. Diabetic foot ulcers has several negative impacts on individuals, since it disrupts one’s physical activity and psychological condition, as well as the financial loss for the treatment. The purpose of this study was to find the relationship between blood glucose control and foot ulcers. This research used observational analytic study with case-control methods. It applied purposive sampling in34 diabetes mellitus patients with foot ulcers and 34 diabetes mellitus patients without foot ulcers. Theresearch instruments were documentation study about HbA1c and incidence of diabetic ulcers. Theresults indicated there was a relationship between blood glucose control and the incidence of foot ulcers in the patients at Dr. Moewardi Hospital. The respondents with poor blood glucose control will have a chance to suffer from foot ulcers 5.800 times than those who have good blood glucose control.
Penggunaan Teleedukasi untuk Meningkatkan Pengetahuan Manajemen Terapi Asma : A Narrative Review Margarita, Serli; Sudaryanto, Agus
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v8i2.481

Abstract

Asthma is a chronic respiratory tract disease characterized by shortness of breath due to inflammation and narrowing of the airways. Asthma can affect all age groups, both young and old. Providing teleeducation facilitates the education process remotely by utilizing information technology and telecommunications. This research aims to conduct a literature study on whether telehealth for people with asthma can increase knowledge after using the applications that have been used. The method used in this research was a literature review study of published journal articles. Database search sources used Pubmed, DOAJ, Google Scholar, and Scopus. The articles were in English and Indonesian and have been published in the last five years. Five articles that have gone through the selection process show varying results regarding the use of teleeducation in managing asthma therapy. Through these five articles, it is known that telehealth has succeeded in increasing knowledge and reasonable asthma control if done routinely. Keywords: telehealth, asthma, asthma management, asthma knowledge and control.
Senam Hipertensi Untuk Mengendalikan Tekanan Darah Pada Lansia Sutoyo, Ronggo Adi; Qutrunnada , Hasna Fadhilah; Dinita, Fera Alfina; Janah, Sherly Nur; Febiola, Sinta; Sudaryanto, Agus
RENATA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua Vol. 3 No. 3 (2025): Renata - Desember 2025
Publisher : PT Berkah Tematik Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61124/1.renata.253

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada lansia yang meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular. Senam hipertensi dikenal sebagai intervensi non-farmakologis yang mudah, murah, dan aman untuk membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh senam hipertensi terhadap perubahan tekanan darah sistolik dan diastolik pada lansia di Desa Bentakan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-experimental one group pre-test post-test dengan jumlah responden sebanyak 31 lansia, Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi, dan data dianalisis menggunakan uji paired t-test. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya penurunan signifikan pada tekanan darah sistolik maupun diastolik setelah intervensi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa senam hipertensi efektif sebagai strategi non-farmakologis dalam pengendalian hipertensi di tingkat komunitas. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan program senam komunitas sebagai upaya promotif dan preventif hipertensi pada lansia
HYPERTENSION KNOWLEDGE AND SELF-MANAGEMENT AMONG OLDER ADULTS AT GROGOL COMMUNITY HEALTH CENTER Salsabilla, Atika Laila; Sudaryanto, Agus
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 13 No. 1 (2026): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/8jjmz010

Abstract

Hypertension is a global health problem with high prevalence and serious complication risks. The elderly are a vulnerable group, with a prevalence of hypertension reaching 34.1% in the Indonesian elderly population. This study aims to analyze the relationship between knowledge levels and self-management in elderly people with hypertension in the Grogol Community Health Center area. The study used a cross-sectional design with a sample of 382 elderly people with hypertension aged ≥ 60 years selected through cluster random sampling. The research instruments had been tested for validity (Pearson Product Moment) and reliability (Cronbach's Alpha 0.807 for knowledge; 0.817 for self-management). The results showed the distribution of knowledge levels: good 16.2%, adequate 51.0%, poor 32.7%; and self-management: good 4.7%, adequate 77.2%, poor 18.1%. The Chi-Square test showed a significant relationship between knowledge and self-management (χ² = 40.251; p = 0.001) with a weak to moderate strength of relationship (Cramer's V = 0.229). These findings indicate that health education needs to be strengthened so that hypertension management can be more optimal.
Instrumental Activities of Daily Living and Quality of Life Among Older Adults with Hypertension: A Cross-Sectional Study in Grogol, Indonesia Aulia, Syifa; Sudaryanto, Agus
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 12 No. 1 (2026): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v12i1.962

Abstract

Background: Global population aging is accelerating, including in Indonesia, and is accompanied by an increasing burden of chronic conditions such as hypertension. Older adults with hypertension are vulnerable to functional decline, particularly in instrumental activities of daily living (IADL), which may adversely affect their quality of life (QoL). However, empirical evidence examining the relationship between IADL and QoL in primary healthcare settings remains limited. Objective: This study aimed to examine the association between instrumental activities of daily living and quality of life among older adults with hypertension attending a primary health center. Methods: A cross-sectional study was conducted involving 382 older adults with hypertension registered at the Grogol Health Center. IADL was assessed using the Lawton Instrumental Activities of Daily Living scale, while QoL was measured using the Kualitas Kehidupan Lansia (KKHL) questionnaire. Descriptive statistics were presented as medians and interquartile ranges (IQRs) due to non-normal data distribution. The association between IADL and QoL was analyzed using Spearman’s rank correlation test. Results: The median QoL score was 56 (IQR: 50–58), indicating relatively homogeneous quality of life among participants. Most respondents demonstrated functional independence in IADL. A statistically significant but weak positive correlation was found between IADL and QoL (ρ = 0.131; p = 0.010; 95% CI: 0.03–0.23). Conclusion: Functional independence in IADL was positively associated with QoL among older adults with hypertension, although the strength of the relationship was weak. Other contributing factors should be explored to better understand determinants of QoL in this population.
REKONSTRUKSI KEWENANGAN ASAL-USUL ATAS KELEMBAGAAN, PENGISIAN JABATAN, DAN MASA JABATAN KEPALA DESA ADAT Lainsamputty, Natanel; Sudaryanto, Agus
Veritas et Justitia Vol. 11 No. 2 (2025): Veritas et Justitia
Publisher : Faculty of Law, Parahyangan Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25123/vej.v11i2.9414

Abstract

This study examines the normative ambiguity in Article 109 of the Village Law, which stipulates that the institutional structure, mechanisms for filling positions, and terms of office of customary (adat) village heads must be determined based on customary law, while at the same time requiring these matters to be stipulated in Provincial Regional Regulations. This formulation creates a dualism of authority between the rights of origin of customary (adat) peoples and the regulatory authority of local governments. Using a normative legal approach through the analysis of laws and regulations, academic literature, and regional regulatory practices, this study finds that the ambiguity of Article 109 has encouraged the emergence of Regional Regulations that are both regulative and interventionist in nature. Local governments not only recognize but also reorganize customary arrangements in detail, including the uniformity of adat institutional structures, the regulation of appointment mechanisms, the determination of genealogical requirements, and the establishment of terms of office for adat village heads. This research proposes a reconstruction of Article 109 by emphasizing that Regional Regulations should function declaratively, namely, by recognizing adat mechanisms rather than re-regulating them. Through this reconstruction model, original authority over institutional structures, appointment mechanisms, and terms of office of adat leaders can be restored as the full domain of adat law communities, thereby enabling state–adat relations to operate proportionally within the framework of Indonesian legal pluralism.
Pengaruh Senam Otak terhadap Kemampuan Kognitif pada Lansia: Systematic Review Cahyani, Leni; Sudaryanto, Agus
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 4 No. 03 (2025): Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/bikk.v4i03.1337

Abstract

Penurunan fungsi kognitif merupakan salah satu masalah utama yang dialami oleh lanjut usia (lansia) seiring proses penuaan, yang dapat berdampak pada kualitas hidup dan kemandirian mereka. Senam otak (brain gym) merupakan salah satu bentuk intervensi non-farmakologis yang relatif mudah diterapkan dan diduga mampu merangsang kerja otak melalui gerakan sederhana yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara sistematis pengaruh senam otak terhadap kemampuan kognitif pada lansia. Metode yang digunakan adalah systematic review berdasarkan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Artikel dikumpulkan dari tiga basis data: Scopus, PubMed, dan Google Scholar, dengan kriteria inklusi berupa populasi lansia, intervensi berupa senam otak, dan hasil pengukuran fungsi kognitif menggunakan alat seperti Mini-Mental State Examination (MMSE) atau pengukuran kadar Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF). Dari 166 artikel yang diidentifikasi, 9  artikel memenuhi kriteria dan dianalisis lebih lanjut. Setiap artikel dinilai kualitasnya melalui proses critical appraisal menggunakan instrumen Joanna Briggs Institute (JBI) yang disesuaikan dengan desain masing-masing studi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan semi-kuantitatif; satu studi melakukan meta-analisis namun hasilnya belum menunjukkan efektivitas senam otak yang signifikan secara statistik. Meskipun demikian, mayoritas studi menunjukkan peningkatan signifikan dalam fungsi kognitif lansia setelah intervensi senam otak. Temuan ini mengindikasikan bahwa senam otak memiliki potensi sebagai strategi non-farmakologis yang efektif dalam menjaga dan meningkatkan fungsi kognitif lansia. Penelitian lebih lanjut dengan desain eksperimental yang lebih kuat dan ukuran sampel yang lebih besar sangat diperlukan untuk memperkuat bukti ilmiah yang ada.
Efektivitas Daun Kelor pada Lansia dengan Diabetes mellitus di Desa Purbayan Anjeni Findi Astuti; Agus Sudaryanto
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.50821

Abstract

Latar Belakang: Diabetes mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit kronis yang umum terjadi pada lansia dan sering disertai dengan komplikasi seperti hipertensi. Penanganan tekanan darah tinggi pada penderita DM, khususnya lansia, menjadi tantangan tersendiri. Terapi nonfarmakologis seperti pemberian rebusan daun kelor (Moringa oleifera) diketahui memiliki potensi dalam membantu menurunkan gula darah. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian rebusan daun kelor terhadap tekanan darah sistolik dan diastolik pada lansia dengan diabetes mellitus tipe 2. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pre-test and post-test. Sebanyak 10 lansia menjadi responden, dipilih secara purposive sampling. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi berupa pemberian rebusan daun kelor selama beberapa hari. Analisis dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan Paired Sample T-Test. Hasil: Terdapat penurunan median gula darah 282,0 mg/dL dan menurun menjadi 196,3 mg/dL. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan adanya penurunan gula darah yang signifikan (p<0,05). Kesimpulan: Pemberian rebusan daun kelor menunjukkan pengaruh yang signifikan dalam menurunkan gula darah pada lansia dengan DM tipe 2. Intervensi ini dapat menjadi alternatif pendukung dalam pengelolaan tekanan darah tinggi secara alami, terutama pada kelompok usia lanjut. Kata Kunci: diabetes melitus tipe 2, gula darah, lansia, daun kelor, intervensi nonfarmakologis
Co-Authors Abi Muhlisin Adib Alfasyi, Khusnul Ainnurriza, Ulfiana Savira Aji, Arkham Sukmana Amelya, Ferdiana Anisa Putri Utami Anjeni Findi Astuti Annisa Niken Larasati Arianti, Sindi Arif Widodo Arifah Zanuar Kumalasari Arum Pratiwi Arum Pratiwi Aulia, Syifa Azizah, Adelia Nurul Cahyani, Meysa Ayu Ciptaningrum, Putri Reviana Danar Wasis Pambudi Daryani, D Dewi, Shinta Kurnia Dhani, Alfira Rahma Diah Ayu Frankilawati Diah Ayu Kurnia Diaz Aziz Pramudita Dinita, Fera Alfina Diniyah, Ulfa Munawaroh Dwi Linna Suswardany Dyah Intan Puspitasari Endang Sawitri Fatimah Azzahrah Febiola, Sinta Fitria, Anis Fitriana Mustikaningrum Galuh Restuti Hafsyari, Hafidza Aulia Hanandhiya Intansari Atmaja Hanisa Aulina Zalfani Hapsari, Ayu Fitriana Haryatun, Nunuk Irfan Kurniawan Janah, Sherly Nur Kartinah Krisna Yetti Lainsamputty, Natanel Laksono Trisnantoro Leni Cahyani Mahardika, Adit Putra Margarita, Serli Meysa Ayu Cahyani Muhammad Hananfajri Rasyid Nabrita, Afrischa Yusti Nimas Zuhrufana Noor Alis Setiyadi Nunuk Haryatun Nurmawanti, Leli Okti Sri Purwanti Pratiwi, Rini Indah Pratiwi, Winda Dian Qutrunnada , Hasna Fadhilah Rahmawati, Febrian Nur Reviana, Fransisca Riskiana, Shelvy Meika Rizka Endrayani Rohmah Ninda Arofah S Supratman Safitri, Putri Bela Eka Sahuri Teguh kurniawan, Sahuri Teguh Salsabila, Atika Laila Salsabilla, Atika Laila Sebtiana, Erika Shafira Amalia Putri Sudrajah Warajati Kisnawaty Sulastri - Sulastri Sulastri Suminarsis, Tyas Ardi Susianto, Fakhrul Mahardika Sutoyo, Ronggo Adi Syarif Fathurozaq Wibowo Tanjung Anita Sari Indah Kusmaningrum Tiara Aninditha Tuti Herawati Tyas Ardi Suminarsis Ulfa Munawaroh Diniyah Vinami Yulian Wardani, Aulia Dwi Winarsih Nur Ambarwati Yulian -, Yulian