Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Sifat Fisika Kimia Dan Efektivitas Krim Ekstrak Etanol 96% Kombinasi Daun Kelor (Moringa Oleifera) Dan Daun Pandan Wangi (Pandanus Ammaryllifolius Roxb.) Terhadap Bakteri Propionibacterium Acnes Surya A, Ni Kadek Ayu; Wintarian, Ni Putu; Farmani, Putu Ika
Widya Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2022): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyakesehatan.v4i2.3400

Abstract

Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang umum dialami oleh para remaja sampai dewasa dalam kehidupan sehari-hari. Daun kelor dan daun pandan wangi memiliki sangat banyak kelebihan pada saat dimanfaatkan sebagai obat herba dan sebagai anti bakteri namun pada beberapa penelitian daun pandan wangi harus menggunakan konsentrasi yang tinggi agar berfungsi sebagai anti bakteri maka dari itu dilakukan kombinasi ekstrak. Untuk mengetahui sifat fisika kimia dari sediaan krim ekstrak 96% kombinasi Daun kelor (Moringa oleifera) dan daun pandan wangi (Pandanus ammaryllifolius Roxb). Untuk mengetahui efektivitas antibakteri krim ekstrak 96% kombinasi Daun kelor (Moringa oleifera) dan daun pandan wangi (Pandanus ammaryllifolius Roxb) dengan menggunakan metode cakram. Metode penelitian eksperimental laboratoris dengan pembuatan formulasi sediaan krim, evaluasi dan uji aktivitas antibakteri sediaan krim terhadap bakteri Propionibacterium acnes dengan metode disc diffusion. Evaluasi sifat fisika kimia sediaan krim ekstrak etanol 96% yang dilakukan memiliki aroma khas dan warna hijau kehitaman, daya sebar 4.26 – 6.24 cm, daya lekat 5.32 – 5.47 detik, pH 5.42 – 6.19. Sediaan krim ekstrak etanol 96% kombinasi daun kelor dan daun pandan dengan konsentrasi 10%, krim dengan konsentrasi 20% , dan krim dengan konsentrasi 40% dapat menghambat pertumbuhan bakteri P acnes dengan daya hambat rata-rata 10.8 mm pada konsentrasi 10%, pada konsentrasi ekstrak 20% 14.8 mm, pada konsentrasi 20.4mm. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sediaan krim ekstrak etanol 96% kombinasi daun kelor (Moringa oleifera) dan daun pandan wangi (Pandanus ammaryllifolius Roxb dari basis krim, krim dengan konsentrasi 10%, krim dengan konsentrasi 20% , dan krim dengan konsentrasi 40% memiliki sifat fisika kimia dan efektivitas yang baik sesuai dengan standar uji.
Analisis Efisiensi Pelayanan Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Dharma Yadnya di Era JKN Farmani, Putu Ika; Dewi, Ni Made Umi Kartika
Bali International Scientific Forum Vol. 1 No. 1 (2020): Bali International Scientific Forum
Publisher : Bali International University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/bisf.v1i1.121

Abstract

Background: One of the hospital tasks is to provide inpatient services for JKN patients, including Dharma Yadnya Hospital. Inpatient efficiency analysis is needed to monitor the quality of hospital service quality using BOR, LOS, TOI, and BTO values. Objective: This study aims to determine the efficiency of inpatient services at Dharma Yadnya Hospital in 2011-2013 and 2014-2016. Method: Descriptive quantitative is used as the research design with a retrospective approach at the Dharma Yadnya General Hospital in December 2019. The observations of a recapitulation daily census inpatient of 2011-2016 data used as the data of this study and also the supporting data (SOP, HR (Human Resource), and facilities support) that was collected by interviewing medical records and inpatient staff. Inpatient efficiency analysis using Johnson's Barber chart and presented in tables, graphs, and narratives. Results: The results showed that throughout 2011-2016 there were no changes in SOP related to hospitalization with the number of HR ranged from 32-36 people per year. The trend of inpatient efficiency parameters for BOR and BTO has increased, but for LOS and TOI tends to decrease. Whereas for Barber Johnson's analysis, there was a tendency to approach the efficient regions in 2014-2016 (after JKN program implemented) compared to 2011-2013. Conclusion: There was no difference in the efficiency of hospitalization before and after the JKN program implemented. Based on these results the hospital management is expected to held reguraly evaluations using Barber Johnson chart method and monitor service quality to increase the promotion to improve inpatient efficiency.
Analisis Pengendalian Persediaan Obat dengan Metode ABC dan VEN di Instalasi Farmasi RSUD Karangasem Andika, Ni Kadek Wahyuning Kristina Dewi; Dewi, Dewa Ayu Putu Satrya; Farmani, Putu Ika
Bali International Scientific Forum Vol. 3 No. 1 (2022): Bali International Scientific Forum
Publisher : Bali International University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/bisf.v3i1.282

Abstract

Background: The quality of hospital health services is influenced by the availability of drugs. Drug inventory control at Pharmacy installation Karangasem Hospital only using a buffer stock method without calculations cause stock out drugs. Drugs inventory control using ABC-VEN, EOQ, SS and ROP analysis methods can unsure availability of drugs. Objective: This study aims to determine result of drug classification and control at Pharmacy instalation Karangasem Hospital. This study use a quantitative descriptive approach with a cross sectional research design and retrospective data collection for the period January-December 2021 at the Pharmacy Installation of Karangasem Hospital. Variables of this study are inventory control methods ABC-VEN, EOQ, SS and ROP. Data analysis using excel with data presentation using narration, tables, and diagrams. Result: The result of ABC analysis based on investment value, Category A 70%, Category B 20%, and Category C 10%. The result of VEN analysis, Category V 5%, Category E 90%, and Category N 90%. Top 10 drugs of category AE have a total investment value of IDR 8,889,652,150. The results of analysis top 10 drugs of AE category using the EOQ method can save procurement costs of Rp. 437.391.367, while the SS and ROP methods are effective for the use of fluctuating drugs. Conclusion:Based on the results of the analysis, ABC-VEN method can be used to determine which drug items should be prioritized based on the investment value and drug function, while the EOQ, SS and ROP methods are used to prevent stagnant dan stock out drugs.
Transformasi Pelayanan Kesehatan Sekolah dengan Implementasi Formulir Pemeriksaan UKS Farmani, Putu Ika; Wirajaya, Made Karma Maha; Mulana, Viktorinus Alfred Saptiono; Laksmini, Putu Ayu; Sudiari, Made; Tunas, I Ketut
UNBI Mengabdi Vol. 4 No. 2 (2023): UNBI Mengabdi Juli
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v4i2.395

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan Universitas Bali Internasional bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di UKS SMA Negeri 7 Denpasar melalui perancangan formulir pemeriksaan kesehatan yang lebih sistematis. Kegiatan ini meliputi analisis kebutuhan, desain formulir pemeriksaan, dan sosialisasi kepada petugas UKS. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa formulir yang dirancang dapat mempermudah pencatatan dan pemantauan kesehatan siswa dan guru di sekolah. Dengan diterapkannya formulir baru, proses pencatatan menjadi lebih efisien dan terstruktur, memungkinkan petugas UKS untuk melacak riwayat kesehatan dengan lebih baik. Namun, tantangan dalam adaptasi penggunaan formulir dan keterbatasan infrastruktur di UKS menjadi perhatian untuk pengembangan lebih lanjut. Penerapan formulir ini memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di sekolah secara berkelanjutan.   Community service conducted by the Bali International University Health Information Management Study Program aims to improve the quality of health services at the UKS SMA Negeri 7 Denpasar through the design of a more systematic health examination form. This activity includes needs analysis, examination form design, and socialization to UKS officers. The results of this activity show that the designed form can facilitate recording and monitoring the health of students and teachers at school. With the implementation of the new form, the recording process becomes more efficient and structured, allowing UKS officers to better track health history. However, challenges in adapting the use of the form and limited infrastructure in the UKS are concerns for further development. The implementation of this form has the potential to sustainably improve the quality of health services in schools.
Perancangan Desain Formulir Rekam Medis untuk Integrasi Sistem Informasi Rumah Sakit Wirajaya, Made Karma Maha; Adiputra, I Nyoman Mahayasa; Laksmini, Putu Ayu; Farmani, Putu Ika; Mulana, Viktorinus Alfred Saptiono; Sudiari, Made; Tunas, I Ketut
UNBI Mengabdi Vol. 4 No. 2 (2023): UNBI Mengabdi Juli
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v4i2.396

Abstract

Rekam medis adalah sebuah media sebagai tempat dalam menyimpan atau menuliskan hasil tindakan pelayanan yang diberikan oleh petugas kesehatan sebagai bukti pelayanan kesehatan kepada pasien. Formulir rekam medis memiliki fungsi sebagai alat pengumpulan data yang berhubungan dengan pasien di rumah sakit. Oleh sebab itu diperlukan perancangan yang baik terhadap formulir rekam medis. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah merancang desain formulir rekam medis yang sesuai dengan kaidah terbaru dari Kementerian Kesehatan dan mendukung integrasi antara formulir rekam medis cetak dan sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) yang sedang dikembangkan di RSU Payangan. Metode yang digunakan melibatkan Focus Group Discussion (FGD) dengan petugas RSU Payangan untuk mendiskusikan kebutuhan dan tantangan terkait formulir rekam medis. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa formulir yang dirancang dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan data pasien dan memudahkan petugas dalam mendokumentasikan layanan kesehatan. Kegiatan ini berhasil memberikan wawasan baru bagi peserta tentang pentingnya desain formulir yang tepat dan integrasi dengan sistem elektronik, meskipun terdapat tantangan dalam kesiapan teknis dan operasional dari SIMRS yang masih dalam tahap uji coba. Pengabdian ini memberikan kontribusi penting bagi peningkatan kualitas pelayanan di RSU Payangan dan dapat diterapkan di rumah sakit lain yang menghadapi tantangan serupa.   Medical records are a medium as a place to store or write down the results of service actions provided by health workers as proof of health services to patients. The medical record form functions as a data collection tool related to patients in the hospital. Therefore, good design of medical record forms is needed. The purpose of this community service activity is to design a medical record form that complies with the latest rules from the Ministry of Health and supports the integration between printed medical record forms and the hospital management information system (SIMRS) being developed at RSU Payangan. The method used involved a Focus Group Discussion (FGD) with RSU Payangan staff to discuss the needs and challenges related to medical record forms. The results of this activity show that the designed form can improve the efficiency of patient data management and facilitate officers in documenting health services. This activity succeeded in providing new insights for participants on the importance of proper form design and integration with electronic systems, despite challenges in the technical and operational readiness of SIMRS which is still in the pilot stage. This service provides an important contribution to the improvement of service quality in Payangan General Hospital and can be applied in other hospitals that face similar challenges.
Peran Penyuluhan eHealth dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Digital Remaja Wirajaya, Made Karma Maha; Adiputra, I Nyoman Mahayasa; Laksmini , Putu Ayu; Farmani, Putu Ika; Mulana, Viktorinus Alfred Saptiono; Sudiari, Made; Tunas, I Ketut
UNBI Mengabdi Vol. 4 No. 2 (2023): UNBI Mengabdi Juli
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v4i2.397

Abstract

Penyuluhan literasi eHealth bagi remaja bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengakses, menilai, dan menerapkan informasi kesehatan digital yang akurat. Remaja saat ini sangat bergantung pada informasi kesehatan dari internet, namun sering kali tidak dapat membedakan informasi yang benar dan salah. Program ini diselenggarakan di SMA Negeri 9 Denpasar menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD) dan penyuluhan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan remaja terkait literasi kesehatan digital, yang tercermin dalam hasil pre-test dan post-test. Namun, tantangan seperti keterbatasan perhatian peserta dan akses terhadap teknologi tetap menjadi hambatan dalam pelaksanaan. Kegiatan ini memberi wawasan baru kepada siswa mengenai pentingnya literasi kesehatan digital, dan diharapkan dapat berlanjut untuk membentuk kader peduli eHealth literacy di sekolah tersebut.   The eHealth literacy counseling for adolescents aims to improve their ability to access, assess and apply accurate digital health information. Adolescents today rely heavily on health information from the internet, but are often unable to distinguish between true and false information. This program was held at SMA Negeri 9 Denpasar using Focus Group Discussion (FGD) and counseling methods. The results of this activity showed a significant increase in adolescents' knowledge related to digital health literacy, which was reflected in the pre-test and post-test results. However, challenges such as limited participant attention and access to technology remained barriers to implementation. This activity gave students new insights into the importance of digital health literacy, and is expected to continue to form eHealth literacy cadres in the school.
Analisis Kesiapan Penerapan Rekam Medis Elektronik di UPTD Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Utara Ariani, Luh Gede Suci; Laksmini, Putu Ayu; Farmani, Putu Ika; Wirajaya, Made Karma Maha
Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Vol 12, No 1 (2024): INOHIM
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/inohim.v12i1.521

Abstract

AbstractPuskesmas (Community Health Centers) are institutions that provide public health services and support the improvement of Puskesmas quality. Electronic Medical Records (EMR) are computerized records of patient diseases and problems in an electronic format. The Technical Implementation Unit of Puskesmas III, Denpasar Utara District Health Office, has not yet conducted an analysis regarding the readiness for implementing EMR. The purpose of this study is to determine the readiness for implementing EMR in the Technical Implementation Unit of Puskesmas III, Denpasar Utara District Health Office, using the DOQ-IT method. This research is a descriptive observational study using total sampling, with a sample size of 45 individuals consisting of 23 doctors, 12 nurses, and 10 registration officers. Data collection was done using a questionnaire with research variables including sociodemographic (age, gender, last education, and work tenure), human resources variables, organizational work culture variables, governance and leadership variables, and IT infrastructure variables. Data analysis in this study was conducted by calculating the average and assessing the readiness for EMR implementation. The results of the DOQ-IT method showed that human resources scored 3.8 (fairly ready category), organizational work culture scored 4.0 (very ready category), governance and leadership scored 4.0 (very ready category), and IT infrastructure scored 4.2 (very ready category). The overall average score of all DOQ-IT components was 116.1 (range III), categorized as very ready. It can be concluded that the readiness level of the Technical Implementation Unit of Puskesmas III, Denpasar Utara District Health Office, analyzed using DOQ-IT, is categorized as very ready in all assessment aspects.Keywords: readiness, electronic medical records, DOQ-IT, and puskesmas AbstrakPuskesmas merupakan salah satu instansi yang bergerak di bidang pelayanan jasa kesehatan masyarakat dan untuk menunjang peningkatan mutu puskesmas. Rekam Medis Elektronik (RME) adalah pencatatan penyakit dan permasalahan pasien yang terkomputerisasi dalam format elektronik. Unit Pelaksana Teknis Dinas Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Utara belum melakukan analisis terkait kesiapan dalam menerapkan RME. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesiapan penerapan RME di Unit Pelaksana Teknis Dinas Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Utara dengan metode DOQ-IT. Jenis penelitian ini adalah observasional deskripstif menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 45 orang yang terdiri dari dokter 23 orang, perawat 12 orang, dan petugas pendaftaran 10 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dengan variabel penelitian yaitu sosio demografi (umur, jenis kelamin, pendidikan terakhir, dan masa kerja), variabel sumber daya manusia, variabel budaya kerja organisasi, variabel tata kelola dan kepemimpinan, serta variabel infrastruktur TI. Metode analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan perhitungan rata-rata dan penilaian kesiapan penerapan rekam medis elektronik. Hasil penelitian metode DOQ-IT yaitu sumber daya manusia dengan skor 3,8 kategori cukup siap, budaya kerja organisasi dengan skor 4,0 kategori sangat siap, tata kelola dan kepemimpinan dengan skor 4,0 kategori sangat siap, infastruktur TI dengan skor 4,2  kategori sangat siap. Hasil rata-rata keseluruhan komponen DOQ-IT yaitu 116,1 (range III) kategori sangat siap. Dapat disimpulkan bahwa tingkat kesiapan Unit Pelaksana Teknis Dinas Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Utara yang dianalisis menggunakan DOQ-IT dapat dikategorikan sangat siap dari semua aspek penilaian.Kata Kunci: kesiapan, rekam medis elektronik, DOQ-IT, puskesmas
Analisis Ditribusi Spasial Kasus Tuberkulosis Di Wilayah Denpasar Timur Dengan Pendekatan Sistem Informasi Geografis Budiartana, Wayan; Mulana, Viktorinus Alfred Saptiono; Farmani, Putu Ika
Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Vol 10, No 3: Agustus 2025
Publisher : Master of Epidemiology, Faculty of Public Health, Diponegoro University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jekk.v10i3.24173

Abstract

Background: The East Denpasar area has shown an increasing trend in TB cases from 2021 to 2023, with a significant rise noted in 2023. This study aims to analyse the spatial distribution of TB cases in East Denpasar using a Geographic Information System (GIS).Methods: The descriptive quantitative with a GIS approach conducted using 68 patients, focusing on socio demographic variables, TB classification, treatment outcomes, and treatment history. TB case data in East Denpasar for 2023 was collected from two PHC of East Denpasar and analysed by ArcMap. The analysis includes colour gradient maps, dot maps, and graphic maps. The study identifies, and maps high-cluster locations of TB cases based on treatment history and outcomes.Result: The characteristic responden are private employees (42,65%), 26-45 y.o (47,06%), and female (52.94%). The colour gradient map analysis shows that Kesiman Kertalangu has the highest distribution. Based on the dot map, a high concentration is seen in Kesiman Kertalangu and Penatih. The graphic map analysis shows a comparison of TB treatment history, where most patients are new patients, and a comparison of treatment outcomes shows that most patients have recovered.Conclusion: This study concludes that the productive age group (26-45 years) and private employees are the most vulnerable population to TB. Kesiman Kertalangu has the highest number of TB cases, with a higher distribution of pulmonary TB compared to extrapulmonary TB. This area also has the highest number of new patients and patients who have not completed treatment.
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PENYULUHAN TENTANG LITERASI KESEHATAN DI ERA DIGITAL DI SMK BALI DEWATA DAN SMK KESEHATAN BALI DEWATA Farmani, Putu Ika; Saptiono Mulana, Viktorinus Alfred; Laksmini, Putu Ayu; Mahawirajaya, Made Karma; Kartika Dewi, Ni Made Umi; Adiputra, I Nyoman Mahayasa; Sudiari, Made
UNBI Mengabdi Vol. 1 No. 1 (2020): UNBI Mengabdi
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v1i1.150

Abstract

Literasi dapat diartikan sebagai kemampuan individu dalam menggunakan seluruh potensi dan keterampilan dalam mengolah dan memahami informasi saat melakukan kegiatan membaca dan menulis yang bertujuan untuk menambah pengetahuan, keterampilan dan kemampuan seseorang untuk berpikir kritis, mampu memecahkan masalah dalam berbagai konteks. Gerakan literasi kesehatan merupakan salah satu upaya masyarakat untuk melakukan pencegahan hingga pencarian pengobatan terkait kondisi kesehatan yang dialami berdasarkan informasi yang diperoleh. Hampir semua kalangan sudah dapat menggunakan smartphone sebagai sumber informasi terpraktis. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bali Dewata dan SMK Kesehatan Bali Dewata bergerak di bidang pariwisata dan kesehatan merupakan tempat siswa yang erat kaitannya dengan teknologi dan kesehatan Kegiatan penyuluhan literasi digital pada SMA Bali Dewata dan SMK Kesehatan Bali Dewata, berjalan dengan lancar dan tepat sasaran. Hasil evaluasi terhadap nilai pretest dan posttes para peserta menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan antara sebelum pemberian materi dengan sesudah pemberian materi yaitu dari rata-rata nilai 7 menjadi 8
Pembinaan Dan Pelatihan Sistem Informasi Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Dharma Kerti Tabanan Laksmini, Putu Ayu; Ni Made Umi Kartika Dewi; I Nyoman Mahayasa Adiputra; Made Karma Maha Wirajaya; Putu Ika Farmani; Viktorinus Alfred Saptiono Mulana; Made Sudiari
UNBI Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2021): UNBI Mengabdi
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v2i1.199

Abstract

Rumah sakit sebagai sebuah institusi yang menyimpan banyak data memerlukan pegolahan data yang benar dan akurat dengan menggunakan teknologi informasi yang canggih. Salah satunya adalah penggunaan rekam medis elektronik untuk data pasien. Rumah Sakit Dharma Kerti Tabanan masih melaksanakan rekam medis manual dengan keterbatasan ruang penyimpanan rekam medis. Keterbatasan ruangan ini maka pihak manajemen rumah sakit berkeinginan untuk menerapkan rekam medis elektronik. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan informasi, pembinaan dan pelatihan penggunaan dan pengisian rekam medis elektronik di Rumah Sakit Dharma Kerti Tabanan. Adapun metode yang digunakan adalah pembinaan dan pelatihan rekam medis elektronik kepada pihak manajemen, petugas rekam medis, perawat dna teknisi IT di Rumah Sakit Dharma Kerti Tabanan. Pembinaan dan pelatihan rekam medis eletronik berlangsung selama 2 hari yakni pada hari pertama diisi penyampaian materi dan perkenalan rekam medis elektronik yang diikuti dengan pelatihan pengisian rekam medis elektronik dan pada hari kedua dipaparkan hasil mengenai penggunaan rekam medis elektronik termasuk pembinaan terhadap 39 peserta petugas kesehatan di Rumah Sakit Dharma Kerti Tabanan. Pembinaan dan pelatihan rekam medis elektronik ini difokuskan pada pelayanan rawat jalan rumah sakit. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini telah berjalan dengan baik dan lancar.