Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : CYCLOTRON

Optimalisasi Sistem Operasi Pada Penyulang Spindel Mandira Menggunakan Proteksi Section 2 Dalam Mendukung KTT G20 Sukadana, I Wayan; Ramadhini, Laily
CYCLOTRON Vol 6 No 2 (2023): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v6i2.17483

Abstract

Penyulang Mandira menyuplai listrik pada titik beban pelanggan premium/VIP serta venue KTT G20 di Nusa Dua. antisipasi yang dilakukan adalah dengan metode section technique, dimana kubikel LBS GD Pelanggan diganti kubikel CBO sebagai proteksi section 2 pada Penyulang Spindle Mandira untuk menekan SAIDI, SAIFI, ENS. Implementasi penempatan relay baru di GD menggunakan metode FMEA dan diperoleh rencana lokasi yang memenuhi standar, lokasi 8 yaitu GD Matahari Bungalow dengan perhitungan keandalan SAIDI = 0,5249 jam/tahun, SAIFI = 0,8598 kali/tahun, dan ENS = 6.986,80 kWh/tahun. Berdasarkan perhitungan setelan arus dan Time Multiple Setting (TMS), GD menggunakan setelan perhitungan relay Penyulang Mandira pada kondisi eksisting, namun setting keterlambatan waktu kerja relay OCR dan relay OCR GD yang belum memenuhi standar IEEE Std 242-1986 0,2 – 0,4 detik, nilai relay OCR lebih kecil dari standar dan nilai relay GFR cenderung lebih besar. Hal ini dikhawatirkan akan menyebabkan OCR bekerja kurang selektif sehingga untuk mengantisipasi grading time relay tersebut, maka dilakukan tindakan alternatif dengan mengganti karakteristik relay OCR GD dari standard inverse menjadi instantaneous relay sedangkan untuk relay GFR GD hanya mengubah waktu kerja untuk relai paling hilir menjadi 0,2 detik.
Analisis Pembebanan dan Manajemen Transformator Distribusi Terhadap Kenaikan Beban Pasca Pandemi COVID-19 Sukadana, I Wayan
CYCLOTRON Vol 7 No 01 (2024): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v7i01.21516

Abstract

Kenaikan beban pada sistem energi listrik PT PLN (Persero) ULP Kuta pasca pandemi COVID-19 sangat signifikan, dapat dilihat dari tren penjualan energi listrik dari tahun 2020 sampai dengan 2022 yangmana kenaikan penjualan pada tahun 2022 mencapai 40% dibandingkan dengan tahun 2020, dari kenaikan penjualan tersebut dapat disumpulkan pembebanan transformator distribusi juga mengalami kenaikan. Oleh karena itu untuk memitigasi risiko gangguan transformator yang disebabkan oleh beban lebih maka diperlukan analisa kenaikan pembebanan sebelum dan sesudah pandemi COVID-19 dan melakukan manajemen transformator. Penelitian dilakukan dengan cara pengumpulan data yang ada di PT PLN (Persero) ULP Kuta serta melakukan pengukuran beban transformator yang mengalami pembebanan lebih dari 80%. Penelitian dilakukan pada gardu ditribusi KA1771, KA1152 dan KA0061, saat pandemi COVID-19 pembebanan transformator mengalami penurunan rata-rata sebesar 36,8 % dan mengalami kenaikan pasca pandemi rata-rata sebesar 48,1%. Saat pandemi pembebanan transformator pada gardu tersebut adalah masing-masing sebesar 61,08%, 56,11% dan 51,74% dan pasca pandemi COVID-19 transformator tersebut mengalami kenaikan beban, pembebanan masing-masing gardu adalah sebesar 96,6%, 91,9% dan 94,1% dan setelah dilakukan manajemen transformator persentase pembebanan di gardu distribusi KA1771, KA1152, KA0061 adalah sebesar 61,08%, 56,11% dan 51,74%. Kata kunci: Transformator, Manajemen Transformator, Pembebanan Transformator, Pandemi COVID-19
Co-Authors . Rukini Ade Pujana, I Gusti Ngurah Adie Wahyudi Oktavia Gama Adnyana, I Gede Sandi Agnestia, Putu Wanda Al-Alamin, Muhajirin Alfandi Djunaidi Putra Amelia, Dinda Amrita Nugraheni Saraswaty Anak Agung Bagus Putu Widanta Anak Agung Ketut Ayuningsasi Ananda Rissa Natasya Nainggolan Anandari, I Gusti Agung Ayu Apsari Anggraeni, Ratih Dwi Antari, Ni Putu Medya Pradnya Artha, Uly Asmara, Yuusufa Ramanda Indra Asna, I Made Cahyani, Cok Istri Kartika Dewi, Ni Komang Sinta Dwipayana, Dewa Made Erawati, Ni Kadek Egi Ernawati, Ni Putu Siki Fransiska Vistalia Alo Ganetri, Ni Made Lita Gede Humaswara Prathama Gitaswari, Ni Putu Ayu I Gede Agus Krisna Yasa I Gede Putu Eka Budiyasa I Gusti Agung Ayu Apsari Anandari I Gusti Agus Yudha Permana I Gusti Ngurah Putu Dharmayasa I Gusti Wayan Murjana Yasa I Kadek Suryantara Asmara I Made Alit Mahayana I MADE DAPA PERMANA I Made Rudita I Made Suidarma I Nengah Riana I Nyoman Candra Antara I NYOMAN SURIANTA I Nyoman Winyana, I Nyoman I Wayan Widnyana Ida Ayu Nyoman Yuliastuti Indrayani, Gusti Ayu Made Oka Josuabrema Barus Juen, Benediktus Boranpil Jurliem Virgianto Kadek Dody Apriana Kardha, Putu Jata Tresna Yoga Ketut Dwirahita Utami Dewi Komang Ayuk Pebriani Kusuma, I Gusti Made Cahya Dharma Luh Gede Meydianawathi Made Detriasmita Saientisna Margareta Margareta, Margareta Ni Kadek Yulia Pridayanti Ni Made Luisiana Wulandari Ni Made Ratih Kusuma Dewi NI MADE WINDA UTARI, NI MADE WINDA Ni Putu Lia Dama Yanti Ni Putu Meitha Setiawati Ni Putu Trisna Yuliantari Niladanti, Anak Agung Istri Ninin Eva Andika Rada Nuraga, Ketut Nyoman Ngurah Bagus Wiranata Giri Oktayeni, I Dewa Ayu Putri Pande Ketut Ribek Pranada, Alginda Ryan Pridayanti, Ni Kadek Yulia Putra, Gusti Ngurah Made Dharma Putra, I Kadek Suryantara Asmara Putri Asih, Ni Putu Putri, Putu Wiandha Putri, Tria Firnanda Amelia Putu Nuria Pratiwi Ramadhini, Laily Risma Fauziyah Ramadhani Roberto Anggiat Iron Lumban Gaol Saaroh Nisrina Saajidah Sanjiwani, Ni Putu Ganish Saputra, Andre Sari, Ni Putu Depi Indah Setyawan, I Gusti Ngurah Adi Siswanto, Jaka Permadi Sudewi, Ni Luh Putu Sugara Yasa, I Wayan Sugianitri, Ni Made Fibri Suriana, I Wayan Suryanti, Ni Wayan Suryatmaja, I Nyoman Oka Sutawan, I Made Swari, Komang Ayu Diah Sandya Utami, Ni Kadek Lilis Dwi Utomo, Nicho Wahyu Wiguna, Putu Adi Wiratama, Gede Andika Wulandari, Made Pradnya Yanti, Ni Wayan Sri Aprilia Yasa, I Wayan Sugara