Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KEPALA BERNOMOR TERSTRUKTUR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TEKNIK SIPIL PADA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK SMK NEGERI 5 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2015/2016 Serly Sovia Lajuba; Sukatiman Sukatiman; Waluyo Waluyo
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 1, No 2 (2015): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.85 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v2i2.17946

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui seberapa besar peningkatan hasil belajar siswa dengan penggunaan model pembelajaran kooperatif Tipe Kepala Bernomor Terstruktur pada mata pelajaran Mekanika Teknik kelas X Teknik Sipil SMK Negeri 5 Surakarta tahun ajaran 2015/2016, (2) Untuk mengetahui seberapa besar peningkatan keaktifan siswa dengan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Kepala Bernomor Terstruktur pada mata pelajaran Mekanika Teknik kelas X Teknik Sipil SMK Negeri 5 Surakarta tahun ajaran 2015/2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) penerapan model pembelajaran kooperatif tipe kepala bernomor terstruktur dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Peningkatan hasil belajar siswa dapat dilihat dari persentase ketuntasan hasil belajar ranah kognitif, ranah afektif dan ranah psikomotorik. Persentase ketuntasan hasil belajar ranah kognitif pra siklus sebesar 68,75%, siklus I sebesar 71,875% dan siklus II sebesar 81,25%. Persentase ketuntasan hasil belajar ranah afektif pra siklus sebesar 25%, siklus I sebesar 62,5% dan siklus II sebesar 81,25%. Persentase ketuntasan hasil belajar ranah psikomotorik pra siklus sebesar 28,125%, siklus I sebesar 71,875% dan siklus II sebesar 84,375%; 2) penerapan model pembelajaran kooperatif tipe kepala bernomor terstruktur dapat meningkatkan keaktifan siswa. Peningkatan keaktifan siswa dapat dilihat dari kenaikan pencapaian predikat aktivitas siswa. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe kepala bernomor terstruktur dapat meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa kelas X Teknik Sipil C (X TSC) SMK Negeri 5 Surakarta pada mata pelajaran Mekanika Teknik.Kata kunci : Model Pembelajaran Kooperatif
STUDI KESESUAIAN RUANG BENGKEL KERJA KAYU PROGRAM KEAHLIAN KONSTRUKSI KAYU BERDASARKAN PERMENDIKNAS NOMOR 40 TAHUN 2008 DI SMK N 5 SURAKARTA Kurnia Aprilliany; Roemintoyo Roemintoyo; Sukatiman sukatiman
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 5, No 1 (2019): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.641 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v5i1.34686

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian ukuran luas bengkelkerja kayu berdasarkan Permendiknas No. 40 Tahun 2008, meninjau tata letak peralatandan perabotan di ruang bengkel kerja kayu mesin terkait dengan alur kerja praktik yangsistematis, dan mengetahui kenyamanan pengguna dengan desain ruang bengkel kerjakayu yang ada. Hal ini diharapkan dapat mendukung pengembangan ruang bengkel kerjakayu agar memberikan kenyamanan bagi penggunanya. Penelitian ini merupakan jenispenelitian kualitatif. Data yang diperoleh berupa data primer dan data sekunder, denganteknik pengambilan sampel berupa snowball sampling. Sedangkan metode pengumpulandata dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis datamenggunakan model analisis interaktif dengan tahapan: pengumpulan data, reduksi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dari penelitian ini adalah(1) Luas bengkel kerja kayu belum memenuhi standar Permendiknas No.40 Tahun 2008,karena jumlah peserta didik yang menggunakan ruang bengkel kayu melebihi kapasitasyang tercantum; (2) Tata letak peralatan dan perabotan di ruang bengkel kerja kayu belumsesuai dengan alur kerja praktik, dikarenakan terdapat kegiatan yang dilakukan diluarruang bengkel sehingga membuat pekerjaan seperti sudah sesuai dengan alur kerja praktikkayu; (3) Desain ruang dan tata letak peralatan/perabotan belum memberikan kenyamananbagi penggunanya, dan dalam aspek ketinggian meja kerja pada mesin sudah dirasanyaman.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X TGB B PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN DI SMK NEGERI 2 SUKOHARJO Fitriyah sofyani; Sukatiman Sukatiman; Sri Sumarni
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 2, No 1 (2016): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.215 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v3i3.14774

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Peningkatan prestasi belajarsiswa; (2) Peningkatan keaktifan siswa dengan menggunakan model pembelajaranLearning Cycle di kelas X TGB B SMK Negeri 2 Sukoharjo. Penelitian ini merupakanpenelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di kelas X TGB B yang berjumlah 35siswa. Uji validitas data menggunakan member check dan analisa data menggunakandeskripsi kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan modelpembelajaran Learning Cycle dapat meningkatkan hasil belajar siswa ditinjau daritahap prasiklus sampai tahap siklus II, yaitu ranah kognitif sebesar 20%; Ranahafektif sebesar 25,72%; Ranah psikomotorik sebesar 14,47%; Keaktifan siswasebesar 8,93%.Kata kunci: Learning Cycle dan Keaktifan siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MODUL DASAR-DASAR KONSTRUKSI BANGUNAN DAN TEKNIK PENGUKURAN TANAH BERBASIS E-PUBLICATION UNTUK SMK BERDASARKAN GAYA BELAJAR SISWA Fitri Dwi Astutik; Rima Sri Agustin; Sukatiman sukatiman
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 5, No 1 (2019): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (973.143 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v5i1.34595

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) proses pengembangan mediapembelajaran modul Dasar-Dasar Konstruksi Bangunan dan Teknik Pengukuran Tanahberbasis e-publication untuk SMK berdasarkan gaya belajar siswa dan (2) tingkatkelayakan pengembangan media pembelajaran modul Dasar-Dasar Konstruksi Bangunandan Teknik Pengukuran Tanah berbasis e-publication untuk SMK berdasarkan gayabelajar siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Pengembangan (Research andDevelopment) yang dilaksanakan dengan menggunakan model pengembangan mediapembelajaran MDLC (Multimedia Development Life Cycle). Subyek penelitian ini adalahsiswa kelas X BKP SMKN 2 Surakarta pada mata pelajaran Dasar-Dasar KonstruksiBangunan dan Teknik Pengukuran Tanah. Data diperoleh dari observasi, dokumentasi dankuesioner. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa sebagian besar siswa calon pengguna media pembelajaran memilihagaya belajar read sehingga modul yang dikembangkan berupa teks. Hasil validasi ahlimateri dan media diperoleh rata-rata prosentase sebesar 80,12 % dan termasuk dalamkategori sangat baik. Respon dari guru pengampu mata pelajaran dan siswa diperoleh ratarata prosentase sebesar 91,30% dan merupakan dalam kategori sangat baik. Dengandemikian media pembelajaran berbasis e-publication yang telah dikembangkan dinyatakanlayak untuk digunakan.
PENGGUNAAN LIMBAH GYPSUM DAN SERBUK KACA UNTUK MEMPERKECIL POTENSI PENGEMBANGAN TANAH EKSPANSIF Gumilang Pambudi Prabowo; Aryanti Nurhidayati; Sukatiman sukatiman
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 5, No 2 (2019): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v5i2.43481

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hasil penambahan limbah gypsum danlimbah kaca terhadap stabilisasi tanah ditinjau dari potensi pengembangan (swelling potential) danmengetahui persentase optimal penggunaan limbah gypsum dan limbah kaca pada nilai pengembangantanah ekspansif untuk menghasilkan potensi pengembangan minimum. Pada penelitian inimenggunakan metode eksperimen dengan mengukur hasil perlakuan pada sampel penelitiandilaboratorium. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah tanah yang berasal dari Soko,Ngawi dengan variasi penambahan limbah gypsum dan serbuk kaca pada variasi 0%, 2%, 4%, 6%, 8%dan 10% dari berat tanah yang dijadikan sampel. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa nilaipengembangan tanah (swelling) pada tanah asli sebesar 6,57% setelah dilakukan stabilisasimenggunakan limbah gypsum dan limbah kaca tereduksi menjadi 2,96% dan stabilisasi menggunakanlimbah gypsum dan limbah kaca didapatkan variasi 10% limbah gypsum dan 4% limbah kaca untukmendapatkan nilai pengembangan tanah (swelling) minimum.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PAIR CHECK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK KELAS X TGB.B SMK NEGERI 2 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2015/2016 Ranika Lestari; Sukatiman Sukatiman; Rima Sri Agustin
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 1, No 2 (2015): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.9 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v2i2.17948

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui model pembelajarankooperatif tipe Pair Check dapat meningkatkan peran aktif dalam prosespembelajaran, (2) mengetahui model pembelajaran kooperatif tipe Pair Checkdapat meningkatkan prestasi belajar Mekanika Teknik. Penelitian ini merupakanPenelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus,dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara,dokumentasi, dan tes. Uji validitas data menggunakan teknik triangulasi data dananalisis data secara analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan (1) Modelpembelajaran kooperatif tipe Pair Check dapat meningkatkan peran aktif siswadalam proses pembelajaran, keaktifan diskusi 17 siswa pada pra siklus, 24 siswapada siklus I, dan 26 siswa pada siklus II; keaktifan bertanya 14 siswa pada prasiklus, 25 siswa pada siklus I, dan 27 siswa pada siklus II; kerjasama kelompok 16siswa pada pra siklus, 27 siswa pada siklus I, dan 28 siswa pada siklus II (2)Prestasi Belajar siswa: Ranah Kognitif 28,13% pada pra siklus, 65,62% padaSiklus I dan 78,12% pada Siklus II; Ranah Afektif berpredikat Baik (B) 10 siswapada pra siklus, berpredikat Sangat Baik (SB) 3 siswa dan berpredikat Baik (B)20 siswa pada Siklus I, dan berpredikat Sangat Baik (SB) 10 siswa dan 19 siswaberpredikat Baik (B) pada Siklus II; Ranah Psikomotorik 43,75% pada pra siklus,65,62% pada Siklus I dan 81,25% pada Siklus II. Simpulan penelitian ini adalahpenerapan model pembelajaran kooperatif tipe Pair Check dapat meningkatkanperan aktif siswa dalam mengikuti pembelajaran. Penerapan model pembelajarankooperatif teknik Pair Check dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XTGB.B SMK Negeri 2 Surakarta pada mata pelajaran Mekanika Teknik.Kata Kunci: Mekanika Teknik, Pair Check, Prestasi Belajar
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN E-VOCATIONAL DENGAN MATERI MENGGAMBAR POTONGAN LANJUTAN UNTUK MATA KULIAH PROGRAM CAD 2D Muhammad Rizqi Ganis Pareta; Abdul Haris Setiawan; Sukatiman sukatiman
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 5, No 1 (2019): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.984 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v5i1.34687

Abstract

ujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Menghasilkan mediapembelajaran E-Vocational dengan materi menggambar potongan lanjutan untuk matakuliah program CAD 2D. (2) Mengetahui tingkat kelayakan Media Pembelajaran EVocational dengan materi menggambar potongan lanjutan untuk mata kuliah programCAD 2D.Penelitian ini menggunakan metode penelitian riset dan pengembangan, denganmelakukan pengembangan media pembelajaran E-Vocational. Prosedur pengembanganmedia pembelajaran dilakukan melalui: (1) Tahap studi pendahuluan dilakukan denganstudi literatur dan studi lapangan/observasi. (2)Tahap pengembangan dengan melakukanpengkajian materi, penyusunan desain model yang dibagi menjadi 6 bagian diantaranya:penyusunan draf materi dan dasar-dasar e-learning, proses pembuatan mediapembelajaran E-Vocational, pembuatan materi, pembuatan editing video pembelajaran,upload materi dan video pembelajaran pada E-Vocational, media pembelajaran EVocational. Selanjutnya. melakukan. validasi penilaia. kepada .para ahli / pakar materi,media dan pembelajaran untuk menilai kelayakan. media pembelajaran. yang dibuat.Selanjutnya. melakukan uji coba terbatsa dengan 3 mahasiswa yang mengambil matakuliah program CAD 2D dan uji coba luas kepada 30 mahasiswa PTB FKIP UNS tahunangkatan 2015. (3) Tahap evaluasi.merupakan .tahap akhir dari proses pengembangan.terkait model final media pembelajaran E-Vocational dengan materi menggambarpotongan lanjutan untuk mata kuliah program CAD 2D.Hasil penelitian yang pertama berupa prosedur pengembangan E-Vocational yangmeliputi Studi Literatur, Pengkajian Materi, Draft Desain Model, Validasi Desain, UjiCoba Kelompok Kecil, Evaluasi dan Perbaikan, Uji Coba Kelompok Luas, Evaluasi,Perbaikan, dan Model Final. Selanjutnya yang kedua.di peroleh tingkat kelayakanberdasarkan penilaian ahli materi menyatakan bahwa media pembelajaran E-Vocationalsangat layak digunakan dengan persentase sebesar 85%. Penelitian dari penilaian. ahli.media menyatakan bahwa media pembelajaran E-Vocational sangat layak digunakandengan persentase. sebesar 93%. Penelitian dari penilaian ahli pembelajaran menyatakanbahwa media pembelajaran E-Vocational layak digunakan dengan persentase sebesar77% sedangkan.uji coba terbatas hasil yang diperoleh sebesar 92% menyatakan bahwamedia pembelajaran yang dirancang sangat layak kemudian pada uji coba luasmenyatakan dengan persentase 84% bahwa media pembelajaran termasuk kategori sangatlayak
PENGEMBANGAN E-VOCATIONAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO TUTORIAL MENGGAMBAR ALINEMEN JALAN RAYA Raka Agustian Saputra; Sukatiman Sukatiman; Ida Nugroho Saputro
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 5, No 2 (2019): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v5i2.52405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan e-vocational sebagaimedia pembelajaran berbasis video tutorial dengan materi menggambar alinemenjalan raya pada mata kuliah Gambar Konstruksi Jalan, Jembatan dan BangunanAir; 2) mengetahui tingkat kelayakan E-Vocational sebagai media pembelajaranberbasis video tutorial menggambar alinemen jalan raya pada mata kuliah GambarKonstruksi Jalan, Jembatan dan Bangunan Air. Penilitian pengembangan EVocational terdiri dari 8 tahap yaitu: 1) studi literatur dan observasi prosespembelajaran; 2) pembuatan desain media; 3) validasi desain; 4) uji kelompokkecil; 5) revisi desain; 6) uji kelompok luas; 7) revisi desain; 8) evaluasi danpenyempurnaan. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa PendidikanTeknik Bangunan Universitas Sebelas Maret angkatan 2014 dan 2015 yang telahlulus mata kuliah Gambar Konstruksi Jalan, Jembatan dan Bangunan Air. Teknikangket digunakan untuk pengumpulan data validasi desain dan uji coba pengguna.Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif, data diperoleh darikatagori kelayakan E-Vocational berdasarkan skor kriteria likert. Hasil penelitiandisimpilkan bahwa: 1) e-vocational sebagai media pembelajaran berbasis videotutorial dengan materi menggambar alinemen jalan raya pada mata kuliah GambarKonstruksi Jalan, Jembatan dan Bangunan Air telah berhasil dikembangkanmelalui tiga tahap yaitu tahap pendahuluan, tahap pengembangan dan tahappengujian. 2) Persentase kelayakan sebesar 85,83% menyatakan media EVocational termasuk dalam kategori sangat layak, ditinjau dari aspek umum,aspek komunikasi visual, aspek rekayasa perangkat lunak, aspek desainpembelajaran.
KINERJA GURU DALAM LESSON STUDY (STUDI KASUS DI SMK N 2 SURAKARTA PADA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK KELAS X BISNIS KONSTRUKSI DAN PROPERTI TAHUN AJARAN 2017/2018) Abdul Wakhid Ali Munandar; Sri Sumarni; Sukatiman sukatiman
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 5, No 2 (2019): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v5i2.43484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan lesson study yangdilaksanakan tim guru di SMK Negeri 2 Surakarta, dan untuk mengetahui kinerja guru dalampenerapan lesson study yang dilaksanakan pada mata pelajaran Mekanika Teknik di kelas XBisnis Konstruksi dan Properti SMK Negeri 2 Surakarta. Subjek penelitian ini adalah gurumata pelajaran Mekanika Teknik kelas X Bisnis Konstruksi dan Properti SMK Negeri 2Surakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, angket, dan dokumentasi. Analisisdata menggunakan teknik kualitatif dengan model analisis interaktif. Model ini terdiri darireduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian adalah sebagaiberikut. Pertama, pelaksanaan lesson study di SMKN 2 Surakarta dilaksanakan oleh gurumata pelajaran Mekanika Teknik dan observer yang dimulai dari tahap plan (perencanaanpembelajaran) selanjutnya yaitu do (pelaksanaan pembelajaran) terakhir yaitu see (refleksihasil pembelajaran). Penerapan lesson study di SMKN 2 Surakarta dilaksanakan denganpenambahan model pembelajaran Two Stray Two Stay (TSTS) dan Group Investigation (GI).Kedua, Pelaksanaan lesson study dapat memperbaiki kinerja guru. Hal ini dapat dilihat padasaat observasi awal, kinerja guru hanya mendapatkan skor 64,4% dari butir penilaiansehingga kinerja guru masuk dalam kategori kurang. Setelah dilaksanakan lesson studymenghasilkan perbaikan nilai kinerja guru menjadi 71,8% dan masuk dalam kategori cukuppada pelaksanaan pertama, kemudian terus membaik pada pelaksanaan kedua menjadi 78,6%atau bisa dikategorikan dalam kategori baik.
Occupational Safety And Health Analysis (K3) in Practice Student Of Building Engineering Education, Teacher Training and Upgrading Centre Universitas Sebelas Maret Diar Gusti Ekiono; Sukatiman Sukatiman; Budi Siswanto
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.423 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i4.69122

Abstract

Globalisasi yang pesat mengharuskan adanya inovasi disetiap pekerjaan terutama di sektor industri. Pelaku industri mulai mengembangkan peralatan dengan teknologi modern dalam mendukung produktivitasnya. Perkembangan teknologi tersebut ternyata masih memunculkan permasalahan, yaitu kecelakaan pada pekerja, untuk itu Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) muncul sebagai solusinya. Pengenalan sistem SMK3 sudah perlu dilakukan dalam dunia pendidikan, salah satunya yaitu dalam kegiatan praktikum yang dilakukan di lingkungan Program Studi PendidikanTeknik Bangunan FKIP UNS. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis deskriptif kuantitatif dengan metode analisis berupa penilaian skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap mahasiswa Pendidikan Teknik Bangunan FKIP UNS dalam melaksanakan praktek termasuk dalam kategori baik. Saran dari investigasi ini adalah perlu adanya motivasi kuat dari semua pihak dalam meningkatkan penerapan K3 dalam kegiatan praktik.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Fattah Ruhiyat, Naufal Abdul Haris, Setiawan Abdul Wakhid Ali Munandar Adrian Adhi Putra Siwi Aisya Adhia Safita Alifta Nurillah Kosasih Anis Rahmawati Aprilia Fatmawati Aqiila Surri, Daffa Aris Budianto, Aris Aryanti Nurhidayati Bihtiari, Adib Mufti Budi Siswanto Desyandri Desyandri Diar Gusti Ekiono Edy Pratiknyo Eko Supri Murtiono Etika Adi Satria Evlyn Selina Belva Sable Sihono Faradilla, Lika Olive Poetri Faturrohman, Muhammad Aldy Fitri Dwi Astutik Fitriyah sofyani Gesang, Anugrah Gumilang Pambudi Prabowo Handoko, Yohanes Tri Hargiani, Fransisca Xaveria Hermawati, Alviana Hilda Nurlaela, Febriyanti Ida Nugroho Saputro Inayah Probowati Intan Puspita, Intan Isnantyo, Fajar Danur JAUHAN BUDIWAN, JAUHAN Krisna, Listi Murnita Kurnia Aprilliany Lingga Pracna P Lukito, Ahmad Lutfiah, Salmita Majid, Ahmad Lathuthuv Muhammad Rizqi Ganis Pareta Noviana, Melysa Parno Parno Pramudita, Aisyah Pratama, Febryan Krishna Pratama, Pandu Satria Putri Lestari, Putri Putri, Uriyani Eka Rahma Agus Mutia Rahmadhani, Madhu Bates Rahmadi, Gilang Raka Agustian Saputra Ranika Lestari Rima Sri Agustin Rizqi Karisma Rahmadian Roemintoyo Roemintoyo Rossa, Annisa Al Sakinah S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sadewi, Zakia Inti Saputro, Gandung Serly Sovia Lajuba Sidawati Prabandari Sri Lestari Sri Sumarni Syakuro, Umar Abdan Tamrin, AG Ula, Alhaura' Nabighatul Wahyudi, Muhamad Nur Azmi Waluyo Waluyo Waluyo Waluyo Widodo, Cahyo Yusuf Khasani, Yusuf Yuyun Estriyanto Zahra, Nafisah Miftachul