Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Efektifitas CSR dalam meningkatkan citra perusahaan PT. ASN Dira Ranisa; Hanifah Nurdin
Sadida Islamic Communications and Media Studies Vol. 2 No. 1 (2022): Sadida: Islamic Communication and Media Studies
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Agro Sinergi Nusantara yang bergerak di bidang perkebunan sawit, sejak berdiri tahun 2011 hingga saat ini tidak pernah didemonstrasi atau mendapatkan penolakan dari masyarakat. Perusahaan tersebut senantiasa melaksanakan program CSR atau tanggungjawab sosial. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mencari dan menemukan pengetahuan yang dapat dimanfaatkan langsung di dalam kehidupan. Dalam melakukan kajian ini, penulis menggunakan pendekatan analisis kualitatif dan metode deskriptif. Adapun hasil temuan yang penulis dapatkan yaitu; fokus pelaksanaan CSR PT. Agro Sinergi Nusantara Kebun Ujung Lamie pada 5 bidang, bidang pendidikan, bidang lingkungan, bidang sarana prasarana, bidang sosial, dan bidang kesehatan. CSR PT. Agro Sinergi Nusantara dapat digolongkan ke dalam model lingkaran terpusat, disebabkan karena CSR pada perusahaan tersebut menitikberatkan tanggungjawabnya pada aspek ekonomi, namun juga tidak melupakan tanggungjawabnya terhadap aspek yang lain dan saling berkaitan antara satu sama lain. Hal ini dapat dilihat dari terbentuk dan meningkatnya citra pada perusahaan tersebut.
Analisis Relevansi Kesarjanaan Wartawan Dalam Menulis Berita Hanifah Nurdin; Azman Sulaiman; Nur Hamiati; Al Zuhri
Sadida Islamic Communications and Media Studies Vol. 3 No. 1 (2023): Sadida: Islamic Communication and Media Studies
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini menganalisis relevansi kesarjanaan wartawan dalam menulis berita. Menjelaskan tentang wartawan yang bekerja di perusahaan media tidak sesuai latar belakang pendidikan kesarjanaan. Salah satu perusahaan yang merekrut sarjana tidak sesuai dengan bidangnya adalah Serambi Indonesia. Serambi Indonesia seharusnya merekrut lulusan berlatarbelakang Komunikasi atau Jurnalistik tetapi dalam aplikasinya tidak demikian. Padahal Komunikasi dan Jurnalistik dekat dengan kewartawanan. Hal ini dapat berefek pada gaya penulisan berita. Penelitian ini ingin menjawab bagaimana relevansi kesarjanaan wartawan dalam menulis berita dan bagaimana indikator menjadi wartawan. Teori yang digunakan adalah teori komunikasi organisasi. Metode deskriptif analitis dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan Serambi Indonesia tidak terdapat relevansi kesarjanaan dengan berita yang wartawan tulis, dikarenakan Serambi Indonesia merekrut karyawan dari berbagai kesarjanaan seperti Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, Kedokteran, Pertanian, Ekonomi, Pidana Perdata Islam, Ilmu Sosial dan Politik, dan Komunikasi dan Penyiaran Islam. Sehingga dalam penulisan tidak diperlukan relevansi kesarjanaan. Keragaman sarjana menjadi warna dan keahlian dan kedalaman dalam penulisan berita. Serambi Indonesia menetapkan indikator dalam merekrut wartawan seperti harus sarjana strata satu, mampu menulis berita 5w + 1 H, pernah berkirah di lembaga jurnalistik, memiliki mental yang kuat dan mampu berkerjasama dengan tim.
Komunikasi Peningkatan Akreditasi Program Studi Azman Sulaiman; Hanifah Nurdin; Teuku Zulyadi
Jurnal Peurawi: Media Kajian Komunikasi Islam Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Peurawi: Media Kajian Komunikasi Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Accreditation of the Study Program is a must to ensure that there is no expiration. Because it will have an effect on the consequences for the existence of the study program which is determined by the National Accreditation Board for Higher Education (BAN PT). Preparing for accreditation is not an easy thing to get a decent accreditation value, but it requires support and cooperation with all parties. However, the problems that occur are many parties who do not seriously support the accreditation process, especially the lecturers, students and alumni. Therefore, proper communication is needed so that the cohesiveness and seriousness of all parties emerge. This article discusses how communication is built to increase cooperation, cohesiveness and seriousness in preparing for accreditation so as to increase the value of accreditation. The method used is qualitative descriptive analysis. Research workshop in the Study Program. KPI Postgraduate IAIN Lhokseumawe by using organizational information theory. The results of the study show that the IAIN Lhokseumawe Postgraduate KPI Study Program communicates with the Rector, Lecturers, LPM, Students, Alumni, Alumni Users and Assessors in the process of increasing their accreditation. Communication built in the form of formal, informal and persuasive communication. Especially the head of the study program always communicates with increasing emotional relationships for the benefit of the study program