Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Kampungku Sehat: A Social Economic Impact Analysis on Community Based Empowerment: Kampungku Sehat: Analisis Dampak Sosial Ekonomi Pemberdayaan Berbasis Komunitas Nauli Harahap, Reiki; A Ismail Lukman; Annisa Rizqa Alamri; Akhmad Rifky Setya Anugrah; As'ad Albatroy Jalius; Kanita Khoirun Nisa
Progress In Social Development Vol. 4 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psd.v4i1.51

Abstract

The discourse and practices of corporate social responsibility continues to increase. Business entities are no longer only required to carry out corporate social responsibility activities but are urged to measure the impact of various CSR programs that have been carried out. Therefore, researchers are interested in conducting a study of the socio-economic impact on the company's CSR programs. This research was conducted in Yogyakarta, precisely the Kampungku Sehat: Kompak Maju’s program. The program is one of the CSR programs of PT Pertamina (Persero) DPPU Adisutjipto. This study used quantitative methods (surveys) and interviewed thirteen respondents. The results of the study concluded that the Kampungku Sehat: Kompak Maju’s program has “good” level and feasibility with an index value of 2.97 and a value conversion of 74.21%. This indicates that the program is successful with minor improvements or adjustment and allows it to be continued and disseminated as a best practice for other business entities. Diskursus dan praktik corporate social responsibility (CSR) terus mengalami peningkatan. Perusahaan tidak lagi hanya dituntut untuk melakukan aktivitas tanggung jawab sosial perusahaan saja, melainkan didesak untuk melakukan pengukuran dampak terhadap berbagai program CSR yang telah dilakukan. Oleh karena demikian peneliti tertarik untuk melakukan kajian dampak sosial ekonomi terhadap program-program CSR perusahaan. Penelitian ini dilakukan di Yogyakarta, tepatnya program Kampungku Sehat: Kompak Maju. Program tersebut merupakan salah satu program CSR PT Pertamina (Persero) DPPU Adisutjipto. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif (suvei), dan mewawancarai tiga belas responden yang merupakan seluruh penerima manfaat program. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa program pemberdayaan Kampungku Sehat: Kompak Maju memiliki feasibilitas yang baik dengan nilai indeks 2.97 dan konversi nilai 74.21%. Hal tersebut menandakan bahwa program berhasil dengan sedikit perbaikan dan memungkinkan untuk dilanjutkan serta disebarluaskan sebagai sebuah best practices permberdayaan berbasis komunitas.
THE ROLE OF SOCIAL SERVICES AND COMMUNITY EMPOWERMENT IN HANDLING CHILDREN OF STREET VENDORS ON M. YAMIN STREET AND JUANDA STREET, SAMARINDA CITY: PERAN DINAS SOSIAL DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENANGANAN ANAK-ANAK PEDAGANG ASONGAN DI JALAN M. YAMIN DAN JALAN JUANDA KOTA SAMARINDA Narita Gayatri; A. Ismail Lukman
Progress In Social Development Vol. 5 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psd.v5i1.81

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menggambarkan peran Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dalam menangani anak-anak pedagang asongan di Jalan M. Yamin dan Jalan Juanda Kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan teori peran Jim Ife, yang mencakup peran fasilitasi, edukasi, representasi, dan teknis. Penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Untuk mengidentifikasi informan penelitian menggunakan metode purposive dan accidental sampling. Data primer dan sekunder adalah bagian dari sumber data. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Kemudian, data dievaluasi melalui teknik reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Sosial berfungsi sebagai fasilitator dan bekerja sama dengan panti asuhan untuk menyediakan fasilitas setiap tahun. Edukasi mereka menawarkan pendidikan formal dan nonformal. Perwakilan Dinas Sosial bekerja sama dengan lembaga masyarakat seperti satpol PP, kepolisian, dan masyarakat. Selain itu, pendataan teknis dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).
Kesadaran Masyarakat Perkotaan dalam Memahami dan Mewujudkan Kesejahteraan Sosial: Perspektif Pedagogi Kritis Paulo Freire A. Ismail Lukman; Muhamad Alisalman; Mustangin; Irza Mahendra
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v9i2.96119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesadaran masyarakat Kota Samarinda dalam memahami dan mewujudkan kesejahteraan sosial. Adapun teori yang digunakan adalah tahapan kesadaran (Consientizasi) Paulo Freire. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi dan studi pustaka. Teknik analisis data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan pada tahap kesadaran magis, masyarakat masih memahami bahwa kesejahteraan sosial sebagai sesuatu yang sulit dicapai karena masyarakat hanya memikirkan kebutuhan sehari-hari dan hanya melihat masalah sebagai hal yang inheren dalam kehidupan sehari-hari. Pada tahapan kesadaran naif, masyarakat memahami bahwa kesejahteraan sosial adalah sesuatu yang dapat dicapai dengan fokus pada peran masing-masing dan menerima sistem yang sudah ada. Perubahan bergantung pada kemampuan individu. Pada tahap kesadaran kritis masyarakat memahami bahwa kesejahteraan sosial hanya dapat dicapai oleh masyarakat yang berpikir kritis melihat masalah sebagai sesuatu yang bersifat kompleks dan saling berkaitan, masyarakat melakukan upaya untuk berubah, dengan berwirausaha, berani mengambil risiko, dan berani melakukan kritikan terhadap sistem yang menghambat perkembangan. Pemerintah harus memberikan ruang dan memfasilitasi masyarakat non skill dan pengangguran sehingga dapat bekerja dan mencapai kesejahteraan sosial. Kata Kunci: analisis kesadaran, masyarakat perkotaan, kesejahteraan sosial, pedagogi kritis   Urban Community Consciousness in Understanding and Realizing Social Welfare: Paulo Freire's Critical Pedagogy Perspective   Abstract This study aims to analyze the awareness of the people of Samarinda City in understanding and realizing social welfare. The theory used is Paulo Freire's stages of consciousness (Conscientization). The research method used is a qualitative approach. Data collection techniques through interviews, observations, documentation studies and literature studies. Data analysis techniques use source triangulation. The results of the study show that at the magical consciousness stage, people still perceive social welfare as something difficult to achieve because they only think about daily needs and only see problems as inherent in everyday life. At the naive consciousness stage, people understand that social welfare is something that can be achieved by focusing on their respective roles and accepting the existing system. Change depends on individual abilities. At the critical consciousness stage, people understand that social welfare can only be achieved by people who think critically and see problems as something complex and interconnected, people make efforts to change, by becoming entrepreneurs, daring to take risks, and daring to criticize systems that hinder development. The government must provide space and facilitate unskilled and unemployed people so they can work and achieve social welfare.. Keywords: analysis of consciousness, urban society, social welfare,  critical pedagogy
Analysis of the Local Potential of the Balik Tribe Community as a Sustainable Development Plan in the Capital City of Nusantara: Analisis Potensi Lokal Masyarakat Suku Balik Sebagai Rencana Pembangunan Berkelanjutan di Ibu Kota Nusantara A. Ismail Lukman; Zulkifli Abdullah; Nur Wahitdah; Kristina Oktaviani Bua
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 10 No 3 (2026): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA) 
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v10i3.7989

Abstract

The development of the Indonesian Capital City (IKN) as the new center of government in Indonesia has brought significant changes to the lives of local communities, including the Balik Tribe. This study aims to analyze the impact of IKN development on the social, cultural, and economic aspects of the Balik Tribe community, as well as to identify local potential that can be developed as an adaptation strategy. The research method used is a qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results show that IKN development has a positive impact in the form of increased economic access, the opening of employment opportunities, and opportunities for business development based on local potential. However, there are also negative impacts, such as threats to the preservation of cultural identity, limited access to resources, and potential marginalization due to competition with newcomers. The Balik Tribe has various local potentials, including cultural wisdom, natural resources, and the ability to adapt economically through business diversification, which can be important capital in facing these changes. Therefore, systematic support from the government and stakeholders is needed through empowerment programs, training, and protection of indigenous peoples' rights to ensure the sustainability and welfare of local communities amidst the IKN development.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PROGRAM DESA WISATA DI DESA PELA KECAMATAN KOTA BANGUN KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Winda Winda; Ridwan Ridwan; Andi Ismail Lukman
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i2.6314

Abstract

Pemberdayaan Masyarakat dilaksanakan untuk peningkatan keterampilan sehingga dalam pelaksanaanya terdapat proses yang dilakukan petugas Desa Pela.. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif. Subjek penelitian ini adalah petugas Desa, Ketua Pokdarwis dan Masyarakat selaku penerima manfaat atau sebagai sasaran program. Pengumpulan data menggunakan Metode Wawancara, Observasi Dan Studi Dokumentasi untuk mengetahui hasil evaluasi. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Reduksi Data, Penyajian Data dan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Proses Pelaksanaan Pemberdayaan Masyarakat dalam program Desa Wisata di Desa Pela Kecamatan Kota Bangun Kabupaten Kutai Kartanegara terdiri enam tahap pelaksanaan yaitu : (1) Persiapan terdiri dari persiapan petugas dan persiapan lapangan bertujuan untuk menyamakan persepsi antar anggota, fasilitator serta menguji kelayakan daerah yang akan dijadikan sasaran Pemberdayaan. (2) Pengkajian terdiri dari identifikasi masalah dan identifikasi kebutuhan yang bertujuan untuk merumuskan secara jelas dan spesifik sehingga nantinya mempermudah dalam menentukan solusinya. (3) Tahap perencanaan alternatif program terdiri dari menetukan alternatif program dan menentukan kelebihan dan kekurangan program agar dapat dilihat program-program tersebut efektif dan efesien atau tidak untuk dijalankan. (4) Performalisasi rencana aksi terdiri dari menentukan program dan sasaran program bertujuan untuk memandirikian para Masyarakat dan menambah keahlian masyarakat. (5) Pelaksanaan program terdiri dari peran Masyarakat dan sosialisasi bertujuan untuk melihat peran Masyarakat dalam program yang ada dan mengenalkan program melalui sosialisasi maupun seminar. (6) evaluasi terdiri dari pengawasan dan kemandirian agar petugas dapat mengevaluasi Kembali program yang telah dijalankan agar bisa lebih efektif dan lebih bisa memandirikan Masyarakat. Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Desa Wisata