Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

STUDI PENYEBAB PUTUS SEKOLAH WARGA BELAJAR PROGRAM KESETARAAN PAKET C DI PKBM KEDONDONG SAMARINDA Wahyu Kharisma Murdani; Mustangin Mustangin; A. Ismail Lukman; Albert Richart Singal
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 15 No 1 (2022): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.976 KB) | DOI: 10.36277/kompetensi.v15i1.68

Abstract

Permasalahan yang terjadi pada pelaksanaan pendidikan adalah adanya kasus anak putus sekolah. Anak putus sekolah disebabkan oleh berbagai faktor penyebab yang melatarbelakangi anak putus sekolah. Penelitian bertujuan untuk mengkaji lebih dalam apa yang menjadi penyebab kasus putus sekolah. Pendekatan penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif karena untuk sesuai dengan tujuan penelitian yaitu akan mengkaji lebih dalam penyebab kasus putus sekolah. Jenis penelitian dengan menggunakan jenis penelitian studi deskriptif. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Wawancara dilaksanakan dengan menggali informasi ke informan penelitian. Adapun informan penelitian adalah Warga Belajar Paket C, Tutor, dan Pengelola Program Pendidikan Kesetaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab putus sekolah warga belajar di PKBM Kedondong terbagi menjadi 2 faktor, yaitu faktor internal dengan sub-faktor yaitu rendahnya minat belajar anak, dan faktor eksternal dengan sub-faktor yaitu faktor ekonomi, sistem kebijakan yang digunakan sekolah, adanya pendidikan lembaga keagamaan yang tidak menerapkan pendidikan formal, dan faktor sosial seperti adanya kasus bullying.
PERKEBUNAN SAWIT: EKSKLUASI MASYARAKAT LOKAL DARI TANAHNYA KRISTILA KRISTILA; SUKAPTI SUKAPTI; ADI RAHMAD; A. ISMAIL LUKMAN
ETNOHISTORI: Jurnal Ilmiah Kebudayaan dan Kesejarahan Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/etnohistori.v9i2.5780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses masyarakat kampung Besiq tereksklusi dari tanahnya. Eksklusi dalam hal ini adalah suatu kondisi dimana orang berada dalam situasi tuna akses pada tanah, atau situasi yang mana tanah dikuasai dalam bentuk kepemilikan secara pribadi. Eksklusi juga bermakna “proses” yang mana aksi-aksi kekerasan secara intens dan berskala luas mengakibatkan orang miskin. Eksklusi bukanlah proses yang acak, ia telah distrukturasi oleh relasi kekuasaan. Dimana hal ini terjadi dalam masyarakat lokal yang berada di Kampung Besiq masyarakat tereksklusi dari tanahnya karena orang-orang berkuasa. Ada tiga kekuatan yang menyebabkan masyarakat tereksklusi dari tanahnya. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 8 orang masyarakat kampung Besiq. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan teknik wawancara, studi pustaka, observasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada tiga kekuatan yang menyebabkan masyarakat kampung Besiq tereksklusi dari tanahnya yaitu ada kebijakan, kekuatan dan pasar.Kata kunci: Perkebunan Sawit, Eksklusi, Masyarakat Lokal, Tanah
IMPLEMENTASI PELATIHAN PEMASARAN DIGITAL BAGI WARGA BELAJAR PAKET C DI PKBM GENERASI MANDIRI Afrinda Rizky Fadilla; A. Ismail Lukman; Muhamad Alisalman
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v3i2.2177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih mendalam pelaksanaan program pelatihan pemasaran digital dan faktor yang mempengaruhi keberhasilan proses pelatihan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara dengan informan penelitian yaitu instruktur pelatihan, warga belajar paket C dan pengelola PKBM Generasi Mandiri. Analisis data dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan pemasaran digital marketing dilaksanakan dengan tahapan persiapan dengan memberikan apersepsi untuk meningkatkan motivasi belajar peserta pelatihan atau warga belajar paket C. Selanjutnya pelaksanaan pelatihan dengan proses pembelajaran yang menggunakan metode ceramah untuk penyampaian materi dan praktek. Penggunaan metode praktek dilaksanakan untuk membekali peserta pelatihan pengalaman langsung keterampilan yang dilatihkan. Tahapan terakhir adalah evaluasi untuk menilai tingkat keterserapan materi pembelajaran.
PROGRAM PELATIHAN TATA RIAS DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN WARGA BINAAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN KELAS II A SAMARINDA Muhammad Ghazi Arkam; A. Ismail Lukman; Muhamad Alisalman
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v3i2.2188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyelengaraan program pelatihan keterampilan tata rias bagi warga binaan lembaga pemasyarakatan kelas II A perempuan Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif karena sesuai dengan tujuan penelitian yaitu menganalisis lebih dalam pelaksanaan pelatihan. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi dokumen. Analisis data dengan menggunakan teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian dilaksanakan melaui tahapan program. Tahapan awal berupa perencanaan untuk menyiapkan program pelatihan. Pada tahapan ini dilaksanakan identifikasi kebutuhan untuk menentukan kebutuhan belajar sebagai dasar dalam perencanaan program. Selanjutnya penyiapan instruktur program pelatihan sebagai pendidik pada kegiatan pelatihan. Tahapan pelaksanaan dilaksanakan dengan proses pembelajaran antara pendidik yaitu instruktur dan warga binaan. Proses pelaksanaan dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah dan metode praktek. Evaluasi program dilaksanakan pada saat peserta program atau warga binaan melaksanakan praktek.
PENDIDIKAN KETERAMPILAN LILIN AROMATERAPI BERBAHAN MINYAK JELANTAH BAGI WARGA BELAJAR PAKET B DI SKB 2 SAMARINDA Mustangin; A. Ismail Lukman; Aisyah Aisyah; Mutia Maulida; Bella Dhea Tiara; M Iqbal; Muhmmad Ayyub Miftakhul Khoir
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6609

Abstract

Limbah minyak jelantah menjadi salah satu sumber pencemaran lingkungan sehingga perlu adanya pembekalan kepada masyarakat dalam mengelola limbah jelantah. Limbah minyak jelantah dapat dimanfaatkan untuk berbagai produk salah satunya lilin aromaterapi. Oleh karena itu, perlu ada pelatihan kepada masyarakat dalam mengelola limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi salah satunya kepada warga belajar Pendidikan Kesetaraan Paket B di SKB 2 Samarinda. Pelaksanaan pelatihan dilaksanakan dengan beberapa tahapan pelatihan diantaranya adalah tahapan perizinan dari kepala SKB 2 Samarinda, tahapan penyiapan alat dan bahan untuk pelaksanaan pelatihan, dan tahapan pelaksanaan pelatihan. Pelaksanaan pelatihan juga dilaksanakan dengan beberapa kegiatan diantaranya dimulai dengan pre-test untuk mengetahu pengetahuan awal peserta pelatihan terhadap materi yang diajarkan. Selanjutnya pelaksanaan pelatihan dimulai dari penyampaian materi dengan ceramah, demonstrasi cara membuat lilin aroematerapi dari limbah minyak jelantah, dan praktek langsung terbimbing oleh peserta untuk lebih meningkatkan keterampilannya. Peserta kegiatan berpastisipasi aktif dalam melaksanakan kegiatan ditandai dengan aktif bertanya dan praktek langsung. Selain itu berdasarkan hasil post-test yang dilaksanakan telah terjadi peningkatan pengetahuan dari peserta pelatihan.
PENDIDIKAN KETERAMPILAN LILIN AROMATERAPI BERBAHAN MINYAK JELANTAH BAGI WARGA BELAJAR PAKET B DI SKB 2 SAMARINDA Mustangin; A. Ismail Lukman; Aisyah Aisyah; Mutia Maulida; Bella Dhea Tiara; M Iqbal; Muhmmad Ayyub Miftakhul Khoir
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6609

Abstract

Limbah minyak jelantah menjadi salah satu sumber pencemaran lingkungan sehingga perlu adanya pembekalan kepada masyarakat dalam mengelola limbah jelantah. Limbah minyak jelantah dapat dimanfaatkan untuk berbagai produk salah satunya lilin aromaterapi. Oleh karena itu, perlu ada pelatihan kepada masyarakat dalam mengelola limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi salah satunya kepada warga belajar Pendidikan Kesetaraan Paket B di SKB 2 Samarinda. Pelaksanaan pelatihan dilaksanakan dengan beberapa tahapan pelatihan diantaranya adalah tahapan perizinan dari kepala SKB 2 Samarinda, tahapan penyiapan alat dan bahan untuk pelaksanaan pelatihan, dan tahapan pelaksanaan pelatihan. Pelaksanaan pelatihan juga dilaksanakan dengan beberapa kegiatan diantaranya dimulai dengan pre-test untuk mengetahu pengetahuan awal peserta pelatihan terhadap materi yang diajarkan. Selanjutnya pelaksanaan pelatihan dimulai dari penyampaian materi dengan ceramah, demonstrasi cara membuat lilin aroematerapi dari limbah minyak jelantah, dan praktek langsung terbimbing oleh peserta untuk lebih meningkatkan keterampilannya. Peserta kegiatan berpastisipasi aktif dalam melaksanakan kegiatan ditandai dengan aktif bertanya dan praktek langsung. Selain itu berdasarkan hasil post-test yang dilaksanakan telah terjadi peningkatan pengetahuan dari peserta pelatihan.
ANALISIS PENYEBAB PUTUS SEKOLAH PADA WARGA BELAJAR KESETARAAN PAKET C DI SKB NEGERI 2 SAMARINDA Aria Pratama; A. Ismail Lukman; Sri Wahyuni
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v4i2.3167

Abstract

Penelitian ini membahas tentang 1) faktor – faktor anak putus sekolah pada warga belajar paket C di SKB Negeri 2 Samarinda, 2) pola interaksi dan perilaku sosial pada warga belajar paket C di SKB Negeri 2 Samarinda. Pendidikan kesetaraan paket C di SKB Negeri 2 Samarinda mengintegrasikan 146 warga belajar. Yang akan dilibatkan dengan sisrem penelitian yang menggunakkan penelitian deskriftif kualitatif dengan metode studi observasi, studi dokomentasi, serta studi wawancara maka penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan 1) Penyebab putus sekolah pada warga belajar Pendidikan kesetaraan paket C di SKB Negeri 2 Samarinda 2) pola interaksi dan perilaku sosial warga belajar kesetaraan paket C SKB Negeri 2 Samarinda. Informan yang dilibatkan dalam penelitian ini ialah kepala sekolah SKB Negeri 2 Samarinda, tutor paket C SKB Negeri 2 Samarinda, Warga belajar SKB Negeri 2 Samarinda. Hal tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman dalam menyelesaikan permasalahan putus sekolah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alasan putus sekolah pada warga belajar paket C terbagi menjadi dua faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal artinya minat dan motivasi belajar anak yang rendah dari dalam diri sendiri, sedangkan faktor eksternal, yaitu kondisi ekonomi yang buruk, dan keadaan lingkungan anak yang buruk. Pada pola interaksi dan perilaku sosial menunjukkan perubahan yang positif dengan proses pembelajaran yang supportif serta warga belajar yang disiplin dan aktif.
PERAN TUTOR DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PADA PROGRAM KESETARAAN PAKET C DI PKBM MAHAKAM JAYA Iyosri Sushana Purba; Hepy Tri Winarti; A. Ismail Lukman
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia Pendidikan, motivasi belajar mempunyai peranan penting untuk mencapai keberhasilan belajar. Keberhasilan belajar yang tinggi akan dapat diraih apabila ada keinginan belajar. Keinginan itu akan muncul apabila ada dorongan motivasi baik dalam diri warga belajar atau luar dalam diri warga belajar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Peran tutor dalam meningkatkan motivasi belajar program paket C di PKBM Mahakam Jaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif Dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif didasarkan pada data yang diperoleh melalui: Observasi, Wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tutor telah menjalankan perannya yaitu sebagai pemberi informasi dan inovasi kepada warga belajar. Tutor sebagai organisator, yaitu mengorganisasikan sumber belajar untuk memilih media belajar yang tepat untuk digunakan sebagai bahan pembelajaran. kemudian sebagai pemberi motivasi kepada warga belajar agar memiliki semangat belajar dan dapat mengembangkan diri secara optimal. Selanjtnya tutor mengarahkan warga belajar sesuai minat belajarnya dengan mencapai tujuan belajar dan membuat ide-ide bagaimana agar proses pembelajaran di dalam kelas selalu berjalan baik. Tutor juga mengoptimalkan pembelajaran walaupun kadang terdapat beberapa hal yang menjadi kendala saat akan dilaksanakannya proses belajar mengajar. Serta berperan sebagai fasilitator yang menarik perhatian warga belajar dalam proses belajar dengan menyediakan berbagai fasilitas untuk warga belajar. Kemudia berperan sebagai mediator yaitu mengefektifkan proses kegiatan belajar mengajar dengan pemahaman yang cukup tentang media pendidikan. Terakhir tutor berperan sebagai evaluator yang memberi nilai pada hasil pekerjaan warga belajar.
Pendidikan Nonformal Sebagai Solusi Pemecahan Masalah Sosial di Gang Rawa Jaya 1 Kota Samarinda A. Ismail Lukman; Sukapti; Arwin Sanjaya; Andreas Ongko Wijaya
International Journal of Community Service Learning Vol. 6 No. 3 (2022): August 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v6i3.50187

Abstract

Masalah sosial merupakan masalah bersama yang membutuhkan penanganan, dan pemecahan, serta perhatian dari berbagai pihak terkait. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah unutk mengatasi masalah tersebut dengan pendidikan nonformal yang dapat menjadi solusi pemecahan masalah sosial pada masayarakat sebagai akibat dari keterbatasan ekonomi. Adapun tahapan dari pengabdian ini, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di kelompok belajar Gang Rawa Jaya 1 Kota Samarinda. Lokasi ini dipilih karena kelompok belajar tersebut menjadi salah satu mitra yang menjadi solusi atas masalah sosial masyarakat disekitarnya. Secara umum, orang tua dari peserta didik pada kelompok belajar ini berprofesi sebagai tukang sampah, satuan pengamanan (satpam), tukang atau buruh tetap, tukang atau buruh lepas, karyawan toko, dsb yang rata-rata penghasilan beberapa diantaranya di bawah UMR. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menghasilkan luaran berupa terbentuknya kelompok belajar dengan kegiatan pembelajaran yang kreatif, inovatif, serta menyenangkan untuk peserta didik. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat mengatasi segala permasalahan pembelajaran non-formal yang ada di Gang Rawa Jaya 1 Kota Samarinda dan sekitarnya.
Peran Pemerintah Kecamatan Samarinda Utara Dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa Budaya Pampang Adam Idris; A. Ismail Lukman; Zulkifli Abdullah; Dewi Anggraeni; Vanny Adelia Zamzani
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 3 (2024): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/equilibrium.v12i3.16057

Abstract

Desa Budaya Pampang merupakan kawasan wisata budaya yang berada di Kecamatan Samarinda Utara. Jumlah wisatawan yang berkunjung terus mengalami peningkatan. Wisatawan datang untuk melihat festival budaya, kesenian dan identitas khas masyarakat suku Dayak. Masyarakat Desa Budaya Pampang masih sangat menjaga kelestarian budaya dan lingkungan alam sekitarnya. Peran pemerintah Kecamatan Samarinda Utara sangat dibutuhkan dalam upaya memberdayakan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Pemerintah Kecamatan Samarinda Utara dalam pemberdayaan masyarakat Desa Budaya Pampang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini berkaitan dengan tema entitas sosial dan kultural masyarakat dalam pola pembangunan masyarakat Desa Budaya Pampang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Pemerintah Kecamatan Samarinda Utara sebagai regulator adalah mengkoordinasikan, mengawasi, dan melaksanakan kebijakan dengan acuan Peraturan Wali Kota. Peran pemerintah sebagai dinamisator adalah melibatkan seluruh pihak pemerintah, masyarakat dan swasta atau perusahaan. Peran pemerintah sebagai fasilitator adalah memberikan fasilitas dan akses permodalan berupa swakelola. Peran pemerintah sebagai katalisator adalah mendukung dan mempromosikan pengembangan budaya Pampang menjadi religius dan berskala internasional.