Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALYSIS OF THE CAPER METHOD (BEGINNING READING) IN BASIC LITERATURE EDUCATION IN THE LEARNING HOUSE OF PERGULAAN VILLAGE Dea Anggriani Arda; Ayu Iga Ardini; Dwi Ayu Chairinisa; Friska Indria Nora; Sudirman Sudirman
Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Vol 12, No 1 (2023): February 2023
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/empowerment.v12i1.3475

Abstract

This research was conducted with the aim of analyzing the learning methods used for basic literacy learning at the Pergulaan Village Learning House, Sei Rampah District, Serdang Bedagai Regency. In this study, the method used is descriptive qualitative method. In collecting data, researchers used interview techniques with home learning educators and direct observation in the village of Pergulaan. The interviews conducted were unstructured interviews. After analyzing the learning at the learning house in the sugar village, the researchers found that the learning house in the sugar village used the Caper (Beginning Reading) method. The results obtained with this method are that children are more interested in learning because they don't feel bored and with the Caper method it can be seen the effectiveness of the learning process, namely from around 12 residents studying at this learning house one month after being taught using the Caper learning method (Beginning Reading) there are 5 learning residents who can read. This means that using the caper learning method is quite effective in improving the reading skills of the learning citizens.
THE EFFECTIVENESS OF USING LMS SIPDA COMPARED WITH THE GOOGLE CLASSROOM LMS IN THE DEPARTMENT OF COMMUNITY EDUCATION UNIVERSITY OF THE STATE OF MEDAN Friska Indria Nora Harahap; Jubaidah Hasibuan; Mahfuzi Irwan; Aisyah Anggreni; Jihan Sunita
Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Vol 12, No 1 (2023): February 2023
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/empowerment.v12i1.3465

Abstract

In online learning that uses e-learning, whether it is effective or not is largely determined by the effectiveness of the LMS model used. This study aims to describe the effectiveness of using LMS SIPDA compared to LMS Google Classroom at the Department of Public Education, State University of Medan. The assessment indicators used in this study include indicators of teaching quality, level of teaching, intensity, and time. The research method used is quantitative research with a descriptive approach. The research instrument used in this study was a questionnaire distributed via Google Form. The data analysis technique of this research used descriptive quantitative analysis in the form of percentages. The results obtained an average of 77.66% with the category agreeing that the level of effectiveness of using SIPDA LMS is higher than Google Classroom. So it can be concluded that users feel more effective in using SIPDA LMS than Google Classroom, with a negative value on internet connection (WiFi or Internet Quota) in accessing SIPDA LMS which is much stronger and more stable than accessing Google Classroom.
Analisis Metode Caper, Membaca Permulaan Dalam Pendidikan Keaksaraan Dasar di Rumah Belajar Desa Pergulaan Dwiayu Chairinisa; Ayu Iga Ardini; Dea Anggriani Arda; Friska Indria Nora; Sudirman Sudirman
Lifelong Education Journal Vol 3 No 1 (2023): April
Publisher : Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah ( IMADIKLUS )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59935/lej.v3i1.144

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalis metode pembelajaran yang digunakan untuk pembelajaran keaksaraan dasar di Rumah Belajar Desa Pergulaan Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan teknik wawancara dengan pendidik rumah belajar dan observasi secara langsung di Desa Pergulaan. Wawancara yang dilakukan adalah wawancara tidak terstruktur. Setelah menganalisis pembelajaran di rumah belajar desa pergulaan maka peneliti mendapatkan hasil bahwa pada rumah belajar di desa pergulaan menggunakan metode pembelajaran Caper (Membaca Permulaan). Hasil yang didapatkan dengan metode ini yaitu anak–anak lebih tertarik dalam pembelajaran karena tidak merasa bosan dan dengan adanya metode caper ini dapat dilihat keefektifan dalam proses pembelajaran yaitu dari sekitar 12 orang warga belajar pada rumah belajar ini satu bulan setelah diajarkan dengan menggunakan metode pembelajaran Caper( Membaca Permulaan) terdapat 5 orang warga belajar yang bisa membaca. Artinya dengan menggunakan metode pembelajaran caper ini cukup efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca warga belajar.
IMPLEMENTASI PROGRAM BIMBINGAN SOSIAL DALAM MENGATASI STRESS AKADEMIK MAHASISWA SELAMA PEMBELAJARAN DARING PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MASYARAKAT Fauzi Kurniawan; Nurlaila Nurlaila; Friska Indria Nora Harahap; Jubaidah Hasibuan
Journal Education for All : Media Informasi Ilmiah Bidang Pendidikan Luar Sekolah Vol 9, No 2 (2020): December
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jefa.v9i2.44446

Abstract

This study aims to determine the effect of social guidance programs in dealing with student academic stress during online learning in community education study programs. The problem in this research is that the situation and conditions are full of pressure and the many demands can be a stressor which is quite influential on the academic performance of students in participating in learning. Given the current conditions that require students to study online due to the spread of the Covid-19 virus, resulting in a global pandemic throughout Indonesia. This type of research is a quasi-experimental, by taking the subject through random sampling techniques on community education students. The data collection technique was carried out through a questionnaire. Before the implementation of social guidance, researchers conducted a pretest on the subject in order to find out how much the student's academic stress level was through a validity-tested questionnaire with an average value of 94.27, then carried out a schedule of social guidance activities according to the material that had been designed, namely 4 times of guidance with a duration of time. 120 minutes, finally do a posttest with the same questionnaire to see changes in student academic stress levels after social guidance with an average value of 63.18.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Open Education Resources (OER) Untuk Meningkatkan Kompetensi Lulusan Pada Mata Kuliah Perencanaan Program PLS Friska Indria Nora Harahap; Silvia Mariah Handayani; Muhammad Takwin Machmud; Ariana Ariana; Aisyah Anggreni
Journal of Millennial Community Vol 6, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v6i1.55837

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar berbasis Open Educational Resources (OER) pada mata kuliah Perencanaan Program PLS dan mengetahui kelayakan dari pengembangan bahan ajar berbasis OER pada mata kuliah Perencanaan Program PLS. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) yang bertujuan untuk mengetahui pengembangan bahan  ajar berbasis Open Education Resources (OER) untuk meningkatkan kompetensi lulusan pada mata kuliah Perencanaan Program Pendidikan Masyarakat. Data untuk penelitian diperoleh melalui Angket yang disebarkan untuk melihat perkembangan dan kelayakan bahan ajar perencanaan program penmas berbasis OBE tersebut secara langsung maupun penyebaran melalui online menggunakan Google Form. Teknik analisis data adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. deskriptif berbentuk persentase. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan bahan ajar berbasis Open Educational Resources (OER) pada mata kuliah Perencanaan Program PLS dan untuk peningkatan kompetensi lulusan pada mata kuliah Perencanaan Program PLS.
Analisis Penyelenggaraan Pendidikan Kecakapan Vokasional Di LKP (Lembaga Kursus Dan Pelatihan) F2F Jubaidah Hasibuan; Friska Indria Nora Harahap; Khodijah Tussolihin Dalimunthe
Journal of Millennial Community Vol 6, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v6i1.58753

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi jumlah pengangguran di Indonesia 7,86 juta orang pada Agustus 2023. Salah upaya menurunkannya adalah dengan melakukan pendidikan kecakapan vokasional yang dilakukan di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) F2F sebagai salah satu bentuk pendidikan yang memberikan layanan pendidikan bagi masyarakat yaitu kursus menjahit. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan kecakapan vokasional di LKP F2F dan menganalisis permasalahan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian yaitu isntruktur kursus menjahit dan warga belajar sebanyak 11 orang. Hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran ada tiga tahap yaitu; 1) perencanaan dengan melibatkan warga belajar dan unsur-unsur pendukung lainnya, 2) pelaksanaan program dilakukan dengan waktu yang ditentukan instruktur akan tetapi dianggap kurang efektif karena warga belajar kurang melakukan praktek, 3) metode pembelajaran menggunakan metode demonstrasi dan dilengkapi dengan media pembelajaran audiovisual, 4) penilaian dilaukkan secara langsung dan uji kompetensi, 5) instruktur kurang mampu meningkatkan motivasi belajar warga belajar.
IMPLEMENTASI METODE BATUNG BINGAR DALAM PEMBERANTASAN BUTA AKSARA Nora, Friska Indria; Hasibuan, Jubaidah; Sukma, Nurul Aulia; Khairunnisa, Rizki; Telaumbanua, Irna Nursaidah
Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Vol 18, No 1 (2022): Pepatudzu, Volume 18, Nomor 1, Mei 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univ. Al Asyariah Mandar Sulbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/fkip.v18i1.2653

Abstract

This study aims to determine the impact of the application of the Batung Bingar method in an effort to eradicate illiteracy on Jl. Gurilla, Medan Tembung District, Medan City, North Sumatra. Batung Bingar is a method that combines reading, writing, arithmetic, speaking, and listening which is believed to be easier in the learning process. Because in this method, learning citizens can benefit in every given realm. These realms complement and have a relationship with each other. The research method used is a qualitative research method. Data collection techniques used by using interview and observation techniques. The research on the application of the Batung Bingar method was carried out on 4 learning residents who were illiterate in Jalan Gurilla. Where the tutor applies the methods of reading, writing, counting, speaking, and listening well so that the learning residents are able to memorize letters and are able to read even though they are still stammering, and are able to hear and absorb every provision of learning material provided and help residents learn to be smart. in counting and writing.
PERAN TUTOR UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PAKET C SKB KOTA MEDAN DALAM PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI MASA PANDEMI COVID-19 Sibarani, Romiani; Indria Nora Harahap, Friska
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v6i1.6987

Abstract

Proses pembelajaran pada pendidikan kesetaraan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik sehingga dibutuhkannya peran tutor dalam mendukung keberhasilan pembelajaran tersebut salah satunya yaitu peran tutor dalam memberikan motivasi belajar kepada peserta didik terkhusus pada pendidikan kesetaraan paket C di SKB Kota Medan. Jenis Penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Untuk mengumpulkan data terkait dengan penelitian, peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil wawancara dengan pamong di SKB Kota Medan, menyatakan bahwa kegiatan pembelajaran tatap muka saat pandemi covid-19 berbeda dengan kondisi pada saat normal. Minat belajar peserta didik khususnya pada program kesetaraan paket C tegolong rendah karena banyaknya warga belajar yang lebih fokus ke karir dari pada ke pendidikan, sehingga dalam mengikuti kelas banyak yang tidak hadir oleh karena pembelajaran di kelas tidak efektif.
Problematika Pendidikan Kesetaraan Pada Masyarakat Desa Singkuang, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kab.Mandailing Natal, Sumatera Utara Safitri, Adinda; Indria Nora Harahap, Friska; Maritan, Elisabet
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v5i2.7142

Abstract

The lack of educational infrastructure and also low public awareness of education, due to economic factors, makes the dropout rate high. Due to the high dropout factor, the authors are interested in conducting research on equality education in Singkuang village, Mandailing Natal, North Sumatra. This study uses a descriptive qualitative approach. The data collection technique carried out in the village is by distributing online questionnaires to the people in Singkuang village. Based on research that has been carried out by observation and distributing google forms online, the authors found several factors causing equality education in Singkuang village, namely: The lack of educational facilities and infrastructure in Singkuang village and also the lack of knowledge and socialization about equality education to people who is  in  Singkuang  village.  Efforts  made  by  the  author  to  overcome  the  problem  of  equality education in Singkuang village are by conducting outreach to the Singkuang village community about the importance of equality education for those who drop out of school in order to get their education back and can help people find work in order to fulfill their life needs.
PERAN TUTOR UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PAKET C SKB KOTA MEDAN DALAM PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI MASA PANDEMI COVID-19 Sibarani, Romiani; Indria Nora Harahap, Friska
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v6i1.6987

Abstract

Proses pembelajaran pada pendidikan kesetaraan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik sehingga dibutuhkannya peran tutor dalam mendukung keberhasilan pembelajaran tersebut salah satunya yaitu peran tutor dalam memberikan motivasi belajar kepada peserta didik terkhusus pada pendidikan kesetaraan paket C di SKB Kota Medan. Jenis Penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Untuk mengumpulkan data terkait dengan penelitian, peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil wawancara dengan pamong di SKB Kota Medan, menyatakan bahwa kegiatan pembelajaran tatap muka saat pandemi covid-19 berbeda dengan kondisi pada saat normal. Minat belajar peserta didik khususnya pada program kesetaraan paket C tegolong rendah karena banyaknya warga belajar yang lebih fokus ke karir dari pada ke pendidikan, sehingga dalam mengikuti kelas banyak yang tidak hadir oleh karena pembelajaran di kelas tidak efektif.