Claim Missing Document
Check
Articles

Keadilan Gender dalam Pendidikan Islam di Pondok Pesantren Sumaryati, Sumaryati
Tarbawiyah Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 2 No 02 (2018): Tarbawiyah : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/tarbawiyah.v2i02.1315

Abstract

This paper describes gender justice in Islamic education in Islamic boarding schools that has not been done optimally. This is due to cultural constraints which have resulted in a less gender responsive policy, namely the patriarchal system. In the patriarchal system men control women's work. The implication is that santri occupy the main authority in the pesantren environment. In analyzing the nature and culture theory, women and their functions are identified with "life", placing themselves close to nature. While men are placed as a group entitled to fill the public sector. In boarding schools, generally still treat santri with the dichotomy of the role. As a result santri have limited access to activities outside the pesantren. Subordination to students is also evident from the lack of opportunities to appear in public. Because something that is mass and prestigious is considered a male area. Finally, the experience gained by the santriwan was greater. The impact of the provision received by students for preparation for plunge in the community is not as big as santriwan.
Startegi Efektif Kepemimpinan Guru Dalam Membentuk Karakter Siswa: Systematic Literature Review (SLR) HASIM, WAHID; Sumaryati, Sumaryati; Widodo, Hendro
utile: Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 1 (2026): utile: Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/efdkdx81

Abstract

Tugas dan tanggung jawab guru memegang peran sentral dalam membentuk karakter siswa melalui berbagai pendekatan, seperti keteladanan, manajemen kelas, kolaborasi, dan integrasi teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis temuan-temuan penelitian mengenai kepemimpinan guru dalam pendidikan karakter dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Artikel dipilih dari empat basis data akademik: ScienceDirect (6 artikel), SpringerLink (5 artikel), Google Scholar (2 artikel), dan ERIC (7 artikel). Sebanyak 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis menggunakan pendekatan SLR dan metode PRISMA untuk mengidentifikasi tema-tema utama, seperti strategi kepemimpinan, tantangan guru, dan dampaknya terhadap pengembangan karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan guru mencakup beberapa dimensi esensial, antara lain keteladanan moral, pengembangan hubungan emosional yang positif, integrasi nilai-nilai karakter ke dalam pembelajaran, kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat, serta kepemimpinan profesional yang adaptif terhadap perkembangan kontemporer. Selain itu, integrasi teknologi memiliki potensi signifikan untuk mendukung pendidikan karakter, meskipun keterampilan teknologi guru masih menjadi tantangan. Hubungan positif antara guru dan siswa juga terbukti meningkatkan internalisasi nilai-nilai karakter. Sebagai pemimpin pembelajaran, guru tidak hanya bertanggung jawab dalam menyampaikan materi, tetapi juga menumbuhkan budaya nilai dan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari siswa. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi pedagogik, sosial, dan emosional guru menjadi kunci untuk mewujudkan pendidikan karakter yang holistik dan berkelanjutan, khususnya di sekolah dasar.