Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN POTENSI SUNGAI NUNUK SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MINIHIDRO (PLTM) DI KAWASAN AIR TERJUN PONIKI KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Mamahit, Donny; Supit, Cindy J.; Hendratta, Liany A.
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 10, No 2 (2020): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energy fosil masih menjadi sumber energy/bahan bakar bagi sebagian besar pembangkit listrik di Indonesia meskipun penggunakan sumber energi yang berasal dari energi terbarukan mengalami peningkatan jumlahnya. Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam khususnya energy baru terbarukan, walaupun demikian masih banyak potensi energy baru terbarukan yang belum dioptimalkan termasuk di Kabupaten Minahasa Tenggara yang memiliki potensi pembangkit listrik skala kecil seperti di kawasan air terjun Poniki.Maksud penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar debit yang dihasilkan sungai Nunuk di Kawasan air terjun Poniki, Tinggi jatuh efektif, tata letak serta desain awal bangunan sipil PLTM.metode penelitian yang digunakan ialah survey langsung untuk memperoleh data primer dan sekunder dalam rangka menganalisa lebih lanjut pengembangan pembangkit listrik skala kecil.Hasil perhitungan menunjukkan bahwa Debit sesaat pada musim normal 2,54 m3/dt. Debit rencana ditetapkan 2,1 m3/dt untuk merencanakan bangunan bendung, Intake, saluran penghantar dan bak penenang. Sedangkan pipa pesat dan daya turbin menggunakan debit 1,376 m3/dt, tinggi jatuh efektif sebesar 21,3 m dengan potensi daya listrik sebesar 183,7 KW. Turbin yang digunakan adalah jenis turbin Crossflow dengan Generator tipe asinkron. Kata kunci: Debit, Tinggi Jatuh, Energi, PLTM
ANALISIS KAPASITAS PENAMPANG SUNGAI LONDOLA TILAWAT KECAMATAN TOMBATU UNTUK PENGENDALIAN BANJIR Tuda, Gabriella Elmalina; Sumarauw, Jeffry S. F.; Supit, Cindy J.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 5 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Londola Tilawat adalah salah satu sungai di Desa Tombatu yang sering meluap dan membanjiri beberapa daerah yang dilewati oleh sungai Londola Tilawat. Luapan air dari sungai Londola Tilawat menimbulkan kerugian bagi warga yang tinggal di sekitar sungai maupun pengguna jalan raya. Oleh karena itu dalam mengantisipasi banjir yang kemungkinan akan terjadi kelak, dibutuhkan data debit banjir dan tinggi muka air untuk penyesuaian penampang sungai Londola Tilawat.Analisis dilakukan dengan mencari frekuensi hujan dengan metode Log Pearson III. Adapun data hujan yang digunakan berasal dari pos hujan Molompar. Data curah hujan yang digunakan adalah data curah hujan harian maksimum dari tahun 2009 s/d 2018. Setelah didapat besar hujan, pemodelan hujan aliran pada program komputer HEC-HMS menggunakan metode HSS Soil Conservation Services, dan untuk kehilangan air dengan SCS Curve Number (CN). Untuk aliran dasar (baseflow) akan menggunakan metode recession. Dilakukan kalibrasi parameter HSS SCS sebelum melakukan simulasi debit banjir dengan menggunakan uji koefisien determinasi (r²). Dalam kalibrasi ini, parameter yang akan dikalibrasi adalah lag time, curve number, recession constant, baseflow dan ratio to peak. Untuk batasan setiap parameter disesuaikan dengan nilai standar pada program komputer HEC-HMS.Hasil uji koefisien determinasi (r²) menunjukan nilai 0,897. Kemudian dilakukan analisis debit banjir dengan parameter terkalibrasi menggunakan program komputer HEC-HMS. Debit puncak hasil simulasi setiap kala ulang dimasukkan dalam program komputer HEC-RAS untuk simulasi tinggi muka air pada penampang yang telah diukur. Hasil simulasi menunjukkan untuk penampang STA 0+25 masih mampu menampung debit banjir untuk kala ulang 5 tahun. Selain itu semua penampang di Sungai Londola Tilawat yang ditinjau sudah tidak mampu menampung debit banjir untuk kala ulang 5 tahun, 10 tahun, 25 tahun, 50 tahun dan 100 tahun.Kata kunci: Sungai Londola Tilawat, Debit Banjir, Elevasi Tinggi Muka Air, HEC-HMS, HEC-RAS
Evaluasi Kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah Komunal Kiniar Di Kota Tondano Lumunon, Elvano I.; Riogilang, Herawaty; Supit, Cindy J.
TEKNO Vol 19, No 77 (2021)
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik berbasis masyarakat adalah salah satu cara pemerintah untuk penanganan pembuangan air limbah rumah tangga.. Pada operasional IPAL terdapat permasalahan seperti hasil effluent yang berbau busuk dan memiliki warna keruh. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau efisiensi IPAL yang sudah beroperasi selama lima tahun dengan melakukan perbandingan dengan IPAL lain yang sudah beroperasi lima tahun dengan sistem AF dan ABR. Analisis data mencakup analisa kualitas effluent terhadap baku mutu, observasi kondisi eksisting IPAL Komunal, perbandingan sistem kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah, efisiensi penurunan kadar parameter Total Nitrit, Total Fhospat dan TSS dan penentuan indeks pencemaran pada air. Pada KSM Kiniar memiliki debit limbah sebesar 9.52 m3/hari, effluent yang dihasilkan dengan parameter Total Nitrit <0.002 mg/L, Total Fosfat 12mg/L dan TSS 10mg/L dengan efisiensi removal masing- masing 0% mg/L,1,6% mg/L dan 85% mg/L. pada KSM Manguni memiliki debit rata – rata air limbah sebesar 6.9 m3/hari, effluent yang dihasilkan dengan parameter Total Nitrit 0,0072 mg/L, Total Fosfat 6.62 mg/L, dan TSS 58 mg/L dengan efisiensi removal masing – masing 16% mg/L, 14% mg/L dan 16% mg/L. Pada KSM Gerbang Manguni memiliki debit rata – rata air limbah sebesar 9.92 m3/hari, effluent yang dihasilkan dengan parameter Total Nitrit 0,033 mg/L, Total Fosfat 6.30mg/L dan TSS 113,33 mg/L dengan efisiensi removal masing – masing 89% mg/L, 53% mg/L dan 98% mg/L. Pada masing – masing IPAL memiliki indeks pencemaran tergolong cemar ringan. Penyebab IPAL Komunal tidak optimal adalah masih ada hanyutan sampah padat pada bak Inlet, nilai effluent pada ketiga IPAL masih ada melebihi batas baku mutu dan kurangnya pemeliharaan oleh pengguna maupun pengelola IPAL Komunal. Kata kunci – evaluasi IPAL, limbah domestik, anaerobic filter, anaerobic baffled reactor 
Pengaruh Kepadatan Lalu Lintas Terhadap Kebisingan di Jalan Piere Tendean Kota Manado Manongko, Davin D; Mangangka, Isri R.; Supit, Cindy J.
TEKNO Vol 19, No 78 (2021): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebab kebisingan yang terjadi terkhusus pada ruas Jalan Piere Tendean Kota Manado sumbernya sangat beragam, salah satunya yaitu aktivitas lalu lintas di ruas jalan tersebut. Aktivitas pada jalan tersebut ditambah dengan pengendalian kebisingan yang masih kurang memadai membuat hasil kebisingan yang ditimbulkan cukup tinggi. Hal tersebut dapat memengaruhi penduduk sekitar di daerah tersebut. Terbukti bahwa aktivitas lalu lintas pada Jalan Piere Tendean Kota Manado seperti volume, kecepatan, dan terutama kepadatan kendaraan berpengaruh terhadap kebisingan dimana pada saat kepadatan menurun kurang dari 60 smp/km kebisingan justru naik dan pada saat kepadatan naik lebih dari 80 smp/km kebisingan juga turut naik. Aktivitas lalu lintas tersebut menghasilkan rata-rata 70-80 dB. Hasil tersebut diperoleh pada pagi hari, siang hari dan sore hari pada jam-jam sibuk dan menghasilkan kebisingan yang relatif sama walaupun intensitas volume, kecepatan, dan kepadatannya berbeda-beda. Rentang rata-rata kebisingan tersebut telah melebihi baku mutu menurut Kepmen LH No 48. Tahun 1996 dan sudah melewati batas. Kata kunci – Kebisingan, Kepadatan Kendaraan, Lalu Lintas
ANALISIS KEPUASAN PENGHUNI PERUMAHAN BUKIT KAWANUA GOLF RESIDENCE Runtuwarow, Tigri Cicilia; Dundu, Ariestides K. T.; Supit, Cindy J.
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 11, No 1 (2021): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permintaan akan perumahan meningkat setiap tahun sehingga membuka peluang bagi pelaku usaha dibidang konstruksi dan perumahan. Dengan hadirnya banyak pengembang perumahan (developer), maka terjadi persaingan dalam berbagai aspek, disisi lain masyarakat semakin sadar akan pentingnya kwalitas hunian sebagai tempat tinggal dan untuk melangsungkan berbagai kegiatan sehari-hari, dan menuntut jaminan akan hunian yang sehat, aman, nyaman serta ketersediaan fasilitas yang memadai dengan layanan yang optimal. Dalam upaya pemenuhan terhadap kebutuhan dan keinginan user maka developer perlu menganalisis kepuasan penghuni Bukit Kawanua Golf Residence.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang paling penting guna mencapai kepuasan penghuni perumahan, menganalisis tingkat kepuasan penghuni perumahan Bukit Kawanua Golf Residence, penentuan atribut yang menjadi prioritas perbaikan guna meningkatkan kepuasan penghuni perumahan sehingga dapat memberikan rekomendasi peningkatan kepuasan penghuni perumahan.Penelitian dilakukan dengan survey melalui penyebaran kuesioner kepada 48 responden secara acak. Setelah itu dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas kuesioner, lalu dilanjutkan dengan analisis data dengan metode Importance Analysis (IPA), Costomer Satisfaction Index (CSI) dan Chi Square.Hasil analisis dengan metode IPA memperlihatkan atribut-atribut yang telah memuaskan penghuni, perlu mendapat prioritas perbaikan, berprioritas rendah dan berlebihan. Ada 4 atribut yang penting bagi penghuni perumahan dengan lama tinggal diatas lima tahun 5 tahun namun pelaksanaannya belum memuaskan yaitu (1) Atap dan Plafon; (2) Dinding; (3) Kebersihan dan (4) Ketepatan waktu serah terima. Sedangkan untuk penghuni dengan lama tinggal dibawah 5 tahun Ada 4 atribut yang penting bagi penghuni perumahan yang pelaksanaannya belum memuaskan yaitu (1) Kebersihan (2) Ketepatan waktu serah terima, sehingga perlu diperhatikan oleh pengembang/developer. Sedangkan atribut yang lain dinilai sudah memuaskan bagi penghuni perumahan Bukit kawanua golf residence, Berdasarkan hasil analisis dengan metode Customer Satisfaction Index (CSI), diperoleh nilai CSI sebesar 82,83%. Nilai tersebut berada pada rentang nilai CSI antara 0,80-1 sehingga dapat disimpulkan bahwa secara umum penghuni telah merasa sangat puas terhadap kualitas perumahan Bukit Kawanua Golf Residence. Kata kunci: Kepuasan penghuni, atribut, Importance Performance Analysis, Costumer Satisfaction Index
ANALISIS KERUNTUHAN WADUK KUWIL – KAWANGKOAN DENGAN MENGGUNAKAN BANTUAN PROGRAM HEC- RAS Palar, Ronaldo Toar; Mangangka, Isri R.; Supit, Cindy J.
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 11, No 2 (2021): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fungsi utama Waduk Kuwil Kawangkoan adalah sebagai pengendalian banjir, penyimpanan dan pengaturan pasokan air guna kebutuhan domestik dan industri. Disamping memiliki manfaat yang besar, juga memiliki ancaman bencana apabila terjadi keruntuhan baik secara overtopping maupun piping. Analisis untuk memperoleh informasi mengenai daerah genangan dari simulasi keruntuhan Waduk Kuwil menggunakan program HEC-RAS. Hasil analisis Daerah genangan air untuk Kecamatan Paldua dengan luas genangan 8,27 km2 tinggi air 0,003-83,038 m, Kecamatan Tikala luas daerah tergenang 3,15 km2 tinggi muka air 0,003 – 83,038 m, Desa Kuwil luas daerah genangan 2,21 km2 tinggi muka air 0,67 – 29,02 m, Kecamatan Wenang 2,06 km2 tinggi muka air 0,003 – 83,038 m, Kecamatan Singkil dengan daerah yang tergenang 1,79 km2 ketinggian muka air 0,003 – 83,038 m, Kecamatan Tuminting daerah yang tergenang 0,73 km2 tinggi muka air 0,003 – 83,038 m, Kecamatan Sario daerah yang tergenang 0,44 km2 tinggi muka air 0,003 -83,038 m dan Kecamatan Wanea dengan daerah genangan 0,26 km2 tinggi muka air 0,157 – 9,83 m. Kata kunci : genangan, keruntuhan waduk, HEC-RAS, overtopping, pipping
STUDI PENYEBAB BANJIR SUNGAI TONDANO DIANALISIS DARI JENIS HUJAN SIKLONIK, KONVEKTIF DAN HUJAN OROGRAFIK Bertan, Marlyn M. J.; Supit, Cindy J.; Mangangka, Isri R.
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 11, No 2 (2021): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir dan masalah genangan air di muara Sungai Tondano yang terletak di Wilayah Kota Manado, yaitu di Wilayah Kecamatan Tikala dan Kecamatan Bunaken, merupakan masalah berulang kali terjadi dan waktu kejadianya pada musim penghujan. Akibat banjir dan genangan air menyebabkan rusaknya bangunan milik masyarakat, bangunan infra struktur milik Pemerintah dan milik Swasta bahkan menyebabkan korban jiwa.Banjir dan genangan air di Kota Manado yang paling parah adalah banjir dan genangan air yang terjadi pada tanggal 15 Januari Tahun 2014. Banyak penelitian telah dilakukan oleh berbagai pihak tentang banjir di Kota Manado, dari hasil penelitian yang telah dipublikasi pada umumnya menyatakan bahwa penyebab banjir di Kota Manado, antara lain perubahan tata guna lahan daerah aliran sungai (DAS) Tondano telah berubah fungsi, terjadi erosi tebing sungai, degradasi dan agradasi dasar Sungai Tondano, permukiman di bantaran sungai, pembuangan sampah di alur sungai dan fungsi drainase perkotaan tidak optimal.Studi yang dilakukan pada tesis ini untuk meneliti penyebab banjir di Kota Manado dianalisis dari jenis hujan siklonik, konvektif dan jenis hujan orografik yang didasarkan dari data klimatologi dan data curah hujan yang bersumber dari BMKG Kota Manado dan bursumber dari Balai Wilayah Sungai Sulawesi I Manado.  Analisis hujan rancangan dari hujan siklonik, konvektif dan hujan orografik dari stasiun pencatat curah hujan yang terdapat di DAS Tondano akan dapat mengidentifikasi penyebab banjir yang selalu terjadi selama ini di Kota Manado. Kata Kunci: Hujan Siklonik, Konvektif, Orografik, banjir dan genangan air
IDENTIFIKASI DAN ANALISIS PENYEBARAN SIANIDA PADA TAMBANG RAKYAT DI DESA BUYAT, BOLAANG MONGONDOW, SULAWESI UTARA Rifai, Reananda Fanisa; Riogilang, Hendra; Supit, Cindy J.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 6 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertambangan emas Desa Buyat merupakan salah satu tambang emas tradisional yang menggunakan sianida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi penyebaran sianida di Desa Buyat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara dan sampling. Sampel yang digunakan yaitu penambang emas sebagai yang di wawancarai, sampel limbah pertambangan, sampel air dan sedimen. Hasil penelitian menunjukan bahwa sistem air tanah daerah penelitian terdiri dari sistem akuifer bebas lalu terjadi kebocoran (rembesan dan limpahan) serta penyebaran dari sianida sejumlah 0.014 mg/L pada kolam limbah di Buyat II , <0.005 mg/L pada sungai, sumur dan air bor, < 0.5 mg/kg dry sedimen pada kolam limbah di Buyat II dan sungai, hasil sampel air dan sedimen parameter sianida tidak melampaui baku mutu yang terkait. Sumber kontaminan berupa sianida berada pada fasilitas proses pengolahan yaitu kolam limbah bukit Mogoyunggung dan pada fasilitas pengolahan emas di Buyat II. Pola penyebaran mengikuti arah aliran air tanah pada titik sampel dari arah barat ke timur.  Kata kunci: Tambang Emas Rakyat, Desa Buyat, Sianida, Potensi Penyebaran
ANALISIS KAPASITAS PENAMPANG SUNGAI MAWALELONG DI DESA LELEKO KECAMATAN REMBOKEN MINAHASA Kondoj, Aditya Supryanto; Sumarauw, Jeffry S. F.; Supit, Cindy J.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 6 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Mawalelong merupakan salah satu sungai di Desa Leleko yang pernah meluap dan membanjiri beberapa daerah yang dilewati oleh sungai Mawalelong yang mengakibatkan kerugian bagi warga yang tinggal disekitar sungai maupun pengguna jalan raya. Oleh karena itu dalam mengantisipasi banjir yang kemungkinan akan terjadi kelak, dibutuhkan data mengenai kapasitas penampang sungai Mawalelong.Analisis dilakukan dengan mencari frekuensi debit dengan metode Log Pearson III. Adapun data debit yang digunakan berasal dari Balai Wilayah Sungai Sulawesi I. Data debit yang digunakan adalah data debit maksimum dari tahun 2008 s/d 2017. Setelah didapat besar debit puncak, dilakukan analisis tinggi muka air pada penampang sungai dengan program komputer HEC-RAS.Hasil perhitungan menunjukkan pada kala ulang 5 tahun sebesar 3,36 m3/s tidak terjadi luapan pada semua penampang, debit banjir rencana pada kala ulang 10 tahun sebesar 6,12 m3/s terjadi luapan pada penampang STA 0 + 140, debit banjir rencana pada kala ulang 25 tahun sebesar 14,06 m3/s terjadi luapan pada penampang STA 0 + 60, 0 + 80, 0 + 100, 0 + 120 dan 0 + 140, pada kala ulang 50 dan 100 tahun terjadi luapan pada semua penampang.  Kata kunci : Sungai Mawalelong, Kapasitas penampang, Tinggi Muka Air, HEC-RAS
PREDIKSI BANJIR DI SUNGAI RANOWANGKO KOTA TOMOHON Pangemanan, Rolando; Supit, Cindy J.; Mamoto, Jeffry D.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 6 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Ranowangko adalah salah satu sungai terpanjang di Sulawesi Utara, yang alirannya melewati beberapa kelurahan di Kota Tomohon dan sebagian desa di Kabupaten Minahasa. Dan sungai ini berakhir di laut Sulawesi tepatnya di Tanawangko, Kabupaten Minahasa. Aliran sungai ini di manfaaatkan oleh masyarakat untuk mengairi daerah persawahan, khususnya di Kelurahan Taratara Raya, Kota Tomohon. Beberapa tahun yang lalu, hujan deras mengakibatkan debit air di sungai ranowangko meningkat, dan luapan air sungai menggenangi pemukiman warga di sekitar aliran sungai ranowangko. Dengan demikian perlu dilakukan analisis untuk penanggulangan banjir di sekitar bantaran Sungai Ranowangko.Analisis dilakukan dengan mencari frekuensi hujan dengan metode Log Pearson III. Adapun data hujan yang digunakan berasal dari 2 pos hujan , yaitu pos hujan MRG Kakaskasen dan pos hujan Tinoor. Data curah hujan yang digunakan adalah data curah hujan harian maksimum dari tahun 2008 s/d 2018. Pemodelan hujan aliran pada program komputer HEC-HMS menggunakan metode HSS Soil Conservation Service dan SCS Curve Number (CN). Aliran dasar (baseflow) menggunakan metode recession. Dilakukan kalibrasi parameter HSS SCS sebelum melakukan simulasi debit banjir dengan menggunakan program komputer HEC-HMS. Dalam kalibrasi ini, parameter yang dikalibrasi adalah lag time, curve number, recession constant, baseflow, dan ratio to peak. Kalibrasi dilakukan dengan menggunakan uji koefisien determinasi dengan memperhatikan nilai koefisien determinasi yang > 0,6 dianggap sudah bisa memenuhi untuk tingkat kemiripan. Hasil kalibrasi didapat 0,978 (memenuhi). Dilakukan analisis debit banjir dengan parameter terkalibrasi menggunakan program komputer HEC-HMS. Debit puncak hasil simulasi setiap kala ulang dan kemudian dimasukan dalam program komputer HEC-RAS untuk simulasi tinggi muka air pada penampang yang telah diukur.Hasil simulasi pada titik kontrol 500 m arah hulu jembatan Taratara tiga menunjukkan bahwa semua penampang melintang dari sta 0+25 sampai 0+150 tidak dapat menampung debit banjir untuk semua kala ulang rencana, sedangkan penampang pada sta 0+0 hanya bisa menampung debit banjir untuk kala ulang rencana 2 tahun. Untuk hasil simulasi pada titik kontrol 2260 m arah hulu jembatan Taratara tiga menunjukkan bahwa semua penampang melintang dari sta 0+25 sampai 0+50 tidak dapat menampung debit banjir untuk semua kala ulang rencana, sedangkan penampang pada sta 0+0 hanya bisa menampung debit banjir untuk kala ulang rencana 2 tahun. Kata Kunci: Sungai Ranomea, Prediksi Banjir, Debit, Tinggi Muka Air, HEC-HMS, HEC-RAS