Claim Missing Document
Check
Articles

PERENCANAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI DESA ERIS KECAMATAN ERIS KABUPATEN MINAHASA Ponomban, Kristoforus; Jansen, Tommy; Supit, Cindy J.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 9, No 4 (2021): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air adalah unsur penting dalam kelangsungan hidup semua mahluk. Masyarakat Desa Eris memanfaatkan mata air untuk melakukan aktivitas sehari-hari seperti MCK, aktifitas pertanian dan lain sebagainya. Aktivitas masyarakat desa dilakukan di rumah dengan cara mengambil air dari mata air. Kendalanya jarak dari pemukiman warga menuju ke mata air sangat jauh dan kondisi jalan menuju ke mata air sangat rusak yang mengakibatkan warga sulit memperoleh air bersih.  Sistem penyediaan air bersih di Desa Eris direncanakan untuk memenuhi kebutuhan hingga tahun 2029. Untuk memprediksi jumlah kebutuhan air bersih, proyeksi jumlah penduduk menggunakan analisis regresi linier.  Hasil survey dan analisis menunjukkan bahwa jumlah pertumbuhan penduduk Desa Eris hingga tahun rencana 2029 adalah 2826 jiwa, dengan jumlah kebutuhan air bersih sebesar 2,369 liter/detik dan kebutuhan air jam puncak sebesar 3,554 liter/detik. Sumber air yang digunakan berasal dari mata air dengan debit sesaat sebesar ±4,92 liter/detik, lebih besar dari debit kebutuhan air. Dalam perencanaan ini untuk menangkap air dari mata air dibuat bronkaptering dan kemudian air dialirkan melalu pipa transmisi dan pipa distribusi. Perpipaan dihitung dengan menggunakan persamaan Hazen-Williams dengan menggunakan pipa HDPE, diperoleh ukuran pipa transmisi dan distribusi sebesar 2,5”. Untuk melayani kebutuhan air bersih penduduk Desa Eris sampai tahun 2029, dibutuhkan 15 Keran Umum.  Kata Kunci: Sistem Penyediaan Air Bersih, Penduduk, Debit, Bronkaptering, Transmisi, Distribusi, Hazen-Williams, Kran Umum
PERENCANAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI DESA TONDEI II KECAMATAN MOTOLING BARAT KABUPATEN MINAHASA SELATAN Lepa, Febry Ellia; Jasin, Muh. I.; Supit, Cindy J.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 9, No 4 (2021): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Tondei II, terletak di Kecamatan Motoling Barat Kabupaten Minahasa Selatan. Penduduk Desa Tondei II pada tahun 2020 berjumlah 1121 jiwa. Desa Tondei II memliki potensi mata air, namun belum dimanfaatkan dengan baik. Oleh karena itu perlu direncanakan suatu sistem penyediaan air bersih agar dapat memenuhi kebutuhan air penduduk. Sistem penyediaan air bersih di Desa Tondei II direncanakan untuk memenuhi kebutuhan hingga tahun 2030. Untuk memprediksi jumlah kebutuhan air bersih maka digunakan proyeksi jumlah penduduk dengan analisis regresi. Hasil survey dan analisis menunjukkan bahwa jumlah pertumbuhan penduduk Desa Tondei II hingga tahun rencana 2030 adalah 1252 jiwa, dengan jumlah kebutuhan air bersih sebesar 1,280 liter/detik. Sumber air yang digunakan berasal dari mata air dengan debit sebesar 2,1 liter/detik, lebih besar dari kebutuhan air total. Karena elevasi mata air lebih tinggi dari Lokasi Desa maka digunakan sistem pengaliran gravitasi. Dalam perencanaan ini untuk menangkap air dari mata air dibuat bronkaptering dan kemudian air dialirkan melalu pipa transmisi ke Bak Pelepas Tekan. Perpipaan dihitung dengan menggunakan persamaan Hazen-Williams dan menggunakan pipa HDPE. Untuk melayani kebutuhan air bersih penduduk Desa Tondei II sampai tahun 2030, dibutuhkan 13 Keran Umum. Kata Kunci: Desa Tondei II, Air Bersih, Sistem Penyediaan, Pengaliran Gravitasi.
PERENCANAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI DESA TEEP KECAMATAN LANGOWAN TIMUR KABUPATEN MINAHASA Michael Stiven Goni; Ariestides K. T. Dundu; Cindy J. Supit
Jurnal Sipil Statik Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : Jurusan Sipil, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Teep yang terletak di kecamatan Langowan Timur Kabupaten Minahasa memiliki sumber mata air yang cukup besar tapi tidak di maanfaatkan karena belum adanya sistem jaringan air bersih yang mampu membawa air ke pemukiman masyarakat karena jarak yang cukup jauh serta medan yang sulit. Sampai saat ini masyarakat masih memanfaatkan air yang kurang baik, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat perlu dirancangkan suatu sistem jaringan air bersih.Sistem penyediaan air bersih di Desa Teep direncanakan untuk memenuhi kebutuhan hingga tahun 2031. Untuk memprediksi jumlah kebutuhan air bersih maka digunakan proyeksi degan analisis Regresi. Hasil survey dan analisis menunjukkan bahwa jumlah pertumbuhan penduduk Desa Teep hingga tahun rencana 2031 adalah 1525,607 jiwa, dengan jumlah kebutuhan air bersih sebesar 1,2793 liter/detik. Jaringan Perpipaan dihitung dengan menggunakan persamaan Hazen-Williams dengan menggunakan program Epanet 2.2 dan pipa HDPE. Sumber air yang digunakan berasal dari mata air dengan debit sesaat sebesar 4.34 liter/detik, dan kebutuhan air jam puncak sebesar 1,535 liter/detikDalam perencanaan ini untuk menangkap air dari mata air dibuat bronkaptering dan kemudian air dipompa dan ditampung di bak penampung melalui pipa transimsi, dan di alirkan ke Kran Umum dengan metode gravitasi. Untuk melayani kebutuhan air bersih penduduk Desa Teep sampai tahun 2031, dibutuhkan 15 Kran Umum Kata kunci: Desa Teep, Air Bersih, Sitem Penyediaan, Pengaliran Dua System
ANALISIS KAPASITAS PENAMPANG SUNGAI PINOBIAN DESA TUMANI KECAMATAN MAESAAN KABUPATEN MINAHASA SELATAN Eunike T. I. Montolalu; Tommy Jansen; Cindy J. Supit
Jurnal Sipil Statik Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : Jurusan Sipil, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Pinobian merupakan salah satu sungai di Kecamatan Maesaan yang pernah meluap dan membanjiri beberapa daerah yang dilewati oleh sungai Pinobian yang sebagian besar merupakan lahan perkebunan dan lahan persawahan. Oleh karena itu dibutuhkan data mengenai besar debit banjir dan tinggi muka air yang dapat terjadi. Analisis dimulai dengan mencari frekuensi hujan menggunakan metode Log Pearson III. Adapun data hujan yang digunakan berasal dari pos hujan Tompaso Baru. Data curah hujan yang digunakan adalah data curah hujan harian maksimum dari tahun 2009 s/d 2018. Setelah didapat besar hujan, dilakukan simulasi hujan aliran dengan HSS SCS menggunakan program komputer HEC-HMS. Setelah itu debit puncak hasil simulasi dimasukkan dalam program komputer HEC-RAS untuk simulasi tinggi muka air pada penampang yang telah diukur. Hasil simulasi menunjukkan bahwa hampir semua penampang sungai Pinobian yang ditinjau, sudah tidak mampu menampung debit banjir yang terjadi untuk kala ulang 5 tahun, 10 tahun, 25 tahun, 50 tahun dan 100 tahun. Kecuali penampang sta 0 dan sta 20 yang tidak terjadi luapan di setiap kala ulang 5 tahun, 10 tahun, 25 tahun, 50 tahun dan 100 tahun.  Kata Kunci: Sungai Pinobian, Debit Banjir, Kapasitas Penampang Sungai, Tinggi Muka Air, HEC-HMS, HEC-RAS
PERENCANAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI DESA PUNGKOL KECAMATAN TATAPAAN KABUPATEN MINAHASA SELATAN Ary Nugraha Pamona; Cindy J. Supit; Jeffry D. Mamoto
Jurnal Sipil Statik Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : Jurusan Sipil, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Pungkol yang terletak di kecamatan Tatapaan Kabupaten Minahasa Selatan memiliki sumber mata air yang cukup besar tapi tidak di maanfaatkan karena belum adanya sistem jaringan air bersih yang mampu membawa air ke pemukiman masyarakat karena jarak yang cukup jauh serta medan yang sulit. Sampai saat ini masyarakat masih memanfaatkan air yang kurang baik, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat perlu dirancangkan suatu sistem jaringan air bersih.Sistem penyediaan air bersih di Desa Pungkol direncanakan untuk memenuhi kebutuhan hingga tahun 2031. Untuk memprediksi jumlah kebutuhan air bersih maka digunakan proyeksi degan analisis Regresi. Hasil survey dan analisis menunjukkan bahwa jumlah pertumbuhan penduduk Desa Pungkol hingga tahun rencana 2031 adalah 518,776 jiwa, dengan jumlah kebutuhan air bersih sebesar 1,54 liter/detik. Jaringan Perpipaan dihitung dengan menggunakan persamaan Hazen-Williams dan pipa HDPE. Sumber air yang digunakan berasal dari mata air dengan debit sesaat sebesar 1,54 liter/detik, dan kebutuhan air jam puncak sebesar 0,457 liter/detikDalam perencanaan ini untuk menangkap air dari mata air dibuat bronkaptering dan kemudian air dipompa dan ditampung di bak penampung melalui pipa transimsi, dan di alirkan ke Kran Umum dengan metode gravitasi. Untuk melayani kebutuhan air bersih penduduk Desa Pungkol sampai tahun 2031, dibutuhkan 5 Kran Umum Kata kunci: Desa Pungkol, Air Bersih, Sitem Penyediaan, Pengaliran Dua System
Perencanaan Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3R Di Kecamatan Amurang Raya Johana S. Sumarab; Isri R. Mangangka; Cindy J. Supit
TEKNO Vol. 20 No. 81 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah menjadi permasalahan umum yang dihadapi oleh setiap daerah di Indonesia, termasuk di kabupaten Minahasa Selatan. Permasalahan persampahan adalah masalah yang memerlukan perhatian, produksi sampah yang dihasilkan di tiap – tiap daerah di Kabupaten Minahasa Selatan hampir seluruhnya dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tanpa melewati pengolahan terlebih dahulu. Tempat Pengolahan Sementara berbasis reduce, reuse, recycle (TPS 3R) adalah salah satu cara pengolahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA setiap harinya, TPS 3R adalah tempat pengolahan yang berbasis reduce, reuse dan recycle, sehingga bukan saja mengurangi jumlah sampah yang dibawa ke TPA tetapi juga memberikan keuntungan lainnya. Kecamatan Amurang Raya adalah salah gabungan kecamatan yang terdiri dari Kecamatan Amurang Kecamatan Amurang Timur, dan Kecamatan Amurang Barat, memiliki luas wilayah yang besar di kabupaten Minahasa Selatan. Dengan adanya TPS 3R di kecamatan Amurang Raya, seluruh sampah yang dihasilkan dalam sehari tidak sepenuhnya akan dibuang ke TPA dengan menggunakan pengolahan 3R, sesuai dengan buku Petunjuk Teknis TPS 3R tahun 2017, sebuah TPS 3R dapat mengolah hingga 6 m3 sampah per harinya. TPS 3R ini direncanakan dapat mengolah 3 jenis sampah, yaitu sampah organik, sampah anorganik dan sampah plastik. Luas lahan yang dibutuhkan dalam perencanaan ini adalah seluas 215,8 m2. Kata kunci – TPS 3R, pengolahan, sampah, TPA
Penataan Sisem Saluran Drainase Di Jalan Sion Sario Utara Kecamatan Sario Kota Manado Mandri Kristo Yakobus; M. I. Jasin; Cindy J. Supit
TEKNO Vol. 20 No. 81 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Sario khususnya di Jalan Sion sering terjadi genangan/banjir pada musim hujan. Permasalahan yang terjadi menghambat kegiatan masyarakat di daerah sekitar. saluran drainase yang ada di sekitar sudah tidak mampu menampung kapasitas air yang ada sehingga terjadi genangan pada daerah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi masalah sistem drainase dan membuat perencanaan sistem drainase di daerah tersebut. Dalam penelitian ini analisi yang dugunakan meliputi analisis frekuensi terhadap data curah hujan dengan skala ulang 10 tahun menggunakan metode Log-Person III. Metode Rasional digunakan untuk mendapatkan debit rencana (Qrenc). Dilakukan analisis hidraulika untuk menghitung debit kapasitas (Qkaps) dari saluran eksisting dan saluran rencana. Dari kedua hasil itu dibandingkan (Qkaps>Qrenc) untuk mengetahui kemampuan dari setiap ruas saluran dan gorong-gorong dalam menampung debit rencana.  Berdasarkan hasil analisis di lokasi penelitian sudah memiliki sistem drainase namun dari 17 saluran eksisting terdapat 5 ruas saluran eksisting dan 6 gorong – gorong eksistin terdapat 2 gorong – gorong eksisting yang tidak mampu menampung debit air sehingga diperlukan perbaikan agar mampu menampung debit yang ada. Kata kunci – sistem drainase, analisis hidrologi, debit rencana
Studi Daya Dukung Ijin Tanah Berdasarkan Hasil Uji Sondir Di Lokasi Kel. Malalayang, Area Perum Aleandrew, Manado Joice E. Waani; Jack H. Ticoh; Agnes T. Mandagi; Cindy J. Supit
TEKNO Vol. 20 No. 80 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

daerah strategis tempat pertumbuhan ekonomi di daerah Sulawesi Utara. Untuk menopang hal tersebut maka diperlukannya data penunjang terutama data daya dukung tanah yang nantinya akan digunakan sebagai acuan untuk perencanaan bangunan sipil. Oleh karena hal tersebut, maka dilakukan penelitian untuk mengetahui hal – hal diatas. Penelitian daya dukung tanah ini dilakukan dengan pengujian sondir dan boring. Kata kunci – sondir, boring, Malalayang, Manado
Studi Daya Dukung Izin Tanah Untuk Pondasi Gedung Di Desa Sea, Kec. Pineleng, Kabupaten Minahasa Jack H. Ticoh; Joice E. Waani; Agnes T. Mandagi; Cindy J. Supit; Lanny D. K. Manaroinsong
TEKNO Vol. 20 No. 80 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah Sea, Kec. Pineleng, Kab. Minahasa merupakan salah satu daerah strategis tempat pertumbuhan ekonomi di daerah Sulawesi Utara. Untuk menopang hal tersebut maka diperlukannya data penunjang terutama data daya dukung tanah yang nantinya akan digunakan sebagai acuan untuk perencanaan bangunan sipil. Oleh karena hal tersebut, maka dilakukan penelitian untuk mengetahui hal – hal diatas. Penelitian daya dukung tanah ini dilakukan dengan pengujian sondir dan boring. Kata kunci – daya dukung izin, pondasi, gedung
Analisis Kapasitas Penampang Terhadap Debit Banjir Anak Sungai Tondano Di Kompleks Rumah Sakit Manado Medical Center Kota Manado Manampiring, Aaron A. A.; Sumarauw, Jeffry S. F.; Supit, Cindy J.
TEKNO Vol. 22 No. 89 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i89.58586

Abstract

Sungai Tondano merupakan salah satu sungai terbesar yang ada di Kota Manado yang memiliki banyak anak sungai sebagai penyumbang debit pada sungai utamanya. Apabila terjadi hujan lebat di Kota Manado maka salah satu Anak Sungai Tondano yang melintasi Kompleks Rumah Sakit Manado Medical Center meluap sehingga membanjiri pemukiman sekitar bantaran sungai tersebut. Maka dari itu berdasarkan masalah yang ada, diperlukan analisis hidrologi yang berguna untuk menganalisis terhadap besarnya debit banjir dan analisis hidraulika untuk menganalisis elevasi tinggi muka air Anak Sungai Tondano dengan menggunakan kala ulang tertentu. Analisis dimulai dengan analisis frekuensi hujan menggunakan metode Log Pearson III. Data hujan yang digunakan yaitu data hujan harian maksimum yang didapat dari Balai Wilayah Sungai Sulawesi I dengan memperhatikan pos hujan yang berpengaruh terhadap DAS. Dengan metode Poligon-Thiessen didapati pos hujan yang berpengaruh terhadap DAS Anak Sungai Tondano ialah pos hujan Sawangan. Selanjutnya dilakukan analisis debit banjir rencana menggunakan metode Rasional karena memiliki DAS yang relatif kecil. Kemudian, debit rencana untuk berbagai kala ulang dimasukkan dalam program komputer HEC-RAS untuk simulasi elevasi tinggi muka air pada penampang yang telah diukur. Hasil simulasi menunjukkan bahwa semua penampang Anak Sungai Tondano yang ditinjau dari STA 0 + 25 sampai STA 0 + 150 tidak mampu menampung debit banjir untuk semua kala ulang rencana. Kata kunci: Anak Sungai Tondano, Debit Banjir, Metode Rasional, HEC-RAS
Co-Authors Abdul Karim, Intan A. N. S. Agnes T. Mandagi Ariestides K. T. Dundu Aronggear, Tigris Efrat Ary Nugraha Pamona Bertan, Marlyn M. J. Budiman, Juan C. Dengah, Gerry Petera Dimara, Chrisye F. Y. Eunike T. I. Montolalu Fuad Halim Hanny Tangkudung Hendra Riogilang Inkiriwang, Revo L. Isri R. Mangangka Isri R. Mangangka, Isri R. Jack H. Ticoh Jeffry D. Mamoto Jeffry Swingly Frans Sumarauw Johana S. Sumarab Joice E. Waani Kalumata, Joel Jordan Kastilong, Dylan G. D. Koessoehardiman, Nadya Kondoj, Aditya Supryanto Kopalit, Theo Nugraha Lanny D. K. Manaroinsong Lepa, Febry Ellia Liany Amelia Hendratta Liuw, Petra M. J. Lumunon, Elvano I. M. I. Jasin Mamahit, Donny Mamoto, Jeffry Dantje Manampiring, Aaron A. A. Mandri Kristo Yakobus Manongko, Davin D Manoppo, Marcelina R. T. Michael Stiven Goni Mongisidi, Janice Gayle Monica, La’la Moomin, Gavrila S. R. Muh. I. Jasin Muhammad I. Jasin Pangemanan, Axel R. Pangemanan, Rolando Parera, Romario A. L. Pessak, Imanuel Z. Pongoh, Andini S. Ponomban, Kristoforus Purukan, Yesika Rifai, Reananda Fanisa Riogilang, Herawaty Robert J. M. Mandagi Ronaldo Toar Palar Rumayar, Feldy Siagian, Bamando Putra Siyulan, Reinaldo C. Supit, Raja M. P. T, Arthur H. Taarama, Rydle Christian Tamboto, Yonathan Tangkudung, Rio Efraim Thambas, Arthur H. Tigri Cicilia Runtuwarow Titirlolobi, Josephat D. Tommy Jansen Tommy Jansen, Tommy Tuda, Gabriella Elmalina Tumbelaka, Hence Rudolf Untu, Meylita Uruilal, Ivan Leonardo Wahyuni, Annisa Wantania, Joel Y. F. Wendur, Deviyanti Amanda Wenur, Rafael C.