Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Potensi Transit Oriented Development (TOD) Disinergikan dengan Infrastruktur Pejalan Kaki untuk Layanan Antarmoda di Kawasan Stasiun Tanggulangin (Studi Kasus: Stasiun Tanggulangin) Zakaria, Abidin Sandi; Supriyatno, Dadang
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 4 No. 1 (April) (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v4n1.p403-415

Abstract

Kawasan Stasiun Tanggulangin merupakan simpul transportasi penting yang berpotensi dikembangkan sebagai kawasan Transit Oriented Development (TOD). Namun, kondisi fasilitas pejalan kaki di sekitar stasiun masih bermasalah, ditandai dengan kualitas jalur yang tidak sesuai standar, minimnya fasilitas pendukung, aksesbilitas disabilitas yang tidak memadai, serta rendahnya keamanan penyeberangan dan penerangan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kelayakan fasilitas pejalan kaki serta menyusun rekomendasi pengembangannya dalam mendukung konsep TOD. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif melalui pengamatan langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa indeks kelayakan berjalan pada seluruh segmen bernilai 46 dan termasuk kategori “Kurang Memadai”. Penilaian beberapa parameter menunjukan kondisi kurang memadai hingga sangat tidak memadai, meliputi kualitas jalur nilai 64 “Kurang Memadai”, fasilitas pendukung nilai 17 “Sangat Tidak Memadai”, aksebilitas penyandang disabilitas nilai 18 “Sangat Tidak Memadai”, penghalang nilai 33 “Kurang Memadai”, Penyeberangan nilai 30 “Sangat Tidak Memadai”, konflik dengan moda lain nilai 35 “Kurang Memadai”, keamanan dari kejahatan nilai 47 “Kurang Memadai”, Kondisi berdampak pada rendahnya kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki dalam melakukan perpindahan antarmoda
Analisis Konektivitas Intermoda Feeder Wirawiri di Kota Surabaya (Studi Kasus: Rute Terminal Bratang - Stasiun Pasar Turi) Widyarti, Ayu Ratri; Supriyatno, Dadang
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 4 No. 1 (April) (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v4n1.p445-454

Abstract

Kota Surabaya mengalami masalah mobilitas karena semakin banyaknya aktivitas masyarakat dan ketergantungan pada kendaraan pribadi. Untuk meningkatkan penggunaan transportasi umum, Pemerintah Kota Surabaya menyediakan layanan Feeder WiraWiri yang menghubungkan Terminal Bratang dengan Stasiun Pasar Turi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja layanan tersebut berdasarkan jadwal, headway, aksesibilitas, konektivitas, serta persepsi pengguna.Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif melalui survei kepada 100 responden, observasi lapangan, dan analisis indikator konektivitas.Hasil menunjukkan nilai konektivitas layanan berada dalam kategori baik (skor 3,95). Jadwal dan headway layanan cukup memenuhi kebutuhan perjalanan, meski masih ada ketidaksesuaian di jam-jam non-sibuk. Aksesibilitas halte dinilai cukup baik, tetapi ada beberapa titik yang perlu diperbaiki fasilitas pejalan kaki. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa Feeder WiraWiri sudah terhubung dengan baik, namun perlu diperbaiki konsistensi headway, fasilitas halte, serta sinkronisasi jadwal antar moda.