Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI PETANI DENGAN TINGKAT PENERAPAN TEKNOLOGI USAHATANI PADI SAWAH LAHAN RAWA LEBAK DI KECAMATAN SEKERNAN KABUPATEN MUARO JAMBI novita, sari; Denmar, denny; suratno, tri
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 19 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.063 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v19i1.4947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik sosial ekonomi petani dengan tingkat penerapan teknologi usahatani padi sawah lahan rawa lebak di Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi. Penelitian ini di laksanakan pada bulan Oktober sampai November 2014 di Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi. Pengumpulan data terdiri dari data primer dan sekunder. Populasi petani pada Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi yang terdiri dari dua Desa yaitu Desa Pematang Pulai sebanyak 145 petani dan Desa Sekernan sebanyak 105 petani sehingga populasi keseluruhan sebanyak 250 petani. Pengambilan sampel menggunakan acak sederhana (Simple Random Sampling). Sampel yang diambil adalah sebanyak 20% dari populasi sehingga diperoleh 50 petani padi sawah lebak. Untuk mengetahui tentang gambaran hubungan karakteristik sosial ekonomi dengan penerapan teknologi usahatani padi sawah lahan rawa lebak di daerah penelitian, data diolah secara tabulasi dan dilanjutkan dengan analisis deskriptif menggunakan tabel distribusi frekuensi, sementara untuk mengetahui hubungan karakteristik sosial ekonomi petani dengan tingkat penerapan teknologi usahatani padi sawah lebak menggunakan statistik non parametrik Uji Chi Square (2x2). Menurut Siegel (1997), uji chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengalaman berusahatani, penguasaan lahan dan ketersediaan tenaga kerja keluarga dan dengan tingkat penerapan teknologi usahatani padi sawah lahan rawa lebak di Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi dengan tingkat kepercayaan 95%, sedangkan pada tingkat umur, pendidikan formal dan pendidikan non formal tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan tingkat penerapan teknologi usahatani padi sawah lahan rawa lebak di Kecamatan Sekernan Kabupaten Mauro Jambi pada taraf kepercayaan 95%. Kata Kunci: Karakteristik Sosial Ekonomi, Penerapan Teknologi, Padi Sawah
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI PENYULUH PERTANIAN DALAM USAHATANI KEDELAIDI KECAMATAN RANTAU RASAU KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR adelia, adelia; Siata, Ratnawati; Suratno, Tri
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 19 No 2 (2016): Jurnal Sosioekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.801 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v19i2.5020

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitaif yang dilaksanakan langsung di Kecamatan Rantau Rasau Kabupaten Tanjung Jabung Timur karena merupakan wilayah yang paling potensial untuk pengembangan pertanian kedelai dan merupakan salah satu sentra produksi kedelai di Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi. Fokus penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas komunikasi yang dilakukan oleh PPL dengan perilaku petani pada usahatani kedelai di Kecamatan Rantau Rasau KabupatenTanjung Jabung Timur.Objek pengamatannya adalah pada usahatani kedelai yang masih aktif menghasilkan produksi kedelai. Metode penarikan sampel dilakukan secara acak sederhana (Simple Random Sampling), yaitu setiap populasi memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih sebagai sampel dengan cara mengambil sampel dari anggota populasi secara acak dalam anggota populasi tersebut. (Singarimbun dan Effendi,1995). Penelitian yang dilakukan efektif bahwa komunikasi yang dilakukan oleh penyuluh mejelaskan langkah-langkah komunikasi. Penelitian yang dilakukan ini memperjelas bahwa langkah-langkah yang dilakukan PPL dilihat dari perilaku petani yaitu pengetahuan yang dimiliki petani, Penilaian pengetahuan sikap dan keterampilan atau tindakan petani untuk menerapkan atau tidak dari petunjuk yang di komunikasikan penyuluh kepada petani kedelai. Sikap baik petani ternyata belum cukup untuk membantu mereka menyerap apa saja yang disampaikan oleh penyuluh dengan baik.Adapun unsur-unsur dalam komunikasi yaitu : sender, encoding, message, media, decoding, receiver, response, feedback, dan noise. Kata kunci : Efektivitas Komunikasi, Usahatani Kedelai
HUBUNGAN TINGKAT KEPERCAYAAN ANGGOTA DAN FUNGSI KELOMPOK DENGAN EFEKTIVITAS KELOMPOK TANI DI KELURAHAN BAGAN PETE KECAMATAN KOTA BARU KOTA JAMBI Susanti, Dewi; Rosyani, Rosyani; Suratno, Tri
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 19 No 2 (2016): Jurnal Sosioekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.342 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v19i2.5021

Abstract

Penelitian bertujuan untuk melihat bagaimana tingkat kepercayaan anggota terhadap kelompok, berjalannya fungsi kelompok dan efektivitas kelompok, serta hubungan antara tingkat kepercayaan anggota dengan efektivitas kelompok tani dan hubungan fungsi kelompok dengan efektivitas kelompok tani.Kepercayaan anggota adalah suatu keadaan dimana petani yang merupakan anggota kelompok tani memiliki kemauan, integritas, motivasi kerjasama, dan kejujuran yang lebih baik untuk memenuhi perannya di dalam kelompok tani.Fungsi kelompok tani dalam penelitian ini berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian No.82 tahun 2013 tentanng pedoman penumbuhan dan pengembangan kelompok tani dan gabungan kelompok tani. Dalam Permentan No. 82 tahun 2013 kelompok tani memiliki 3 fungsi, yaitu: a. kelas belajar, b. wahana kerjasama, c. unit produksi. Efektivitas kelompok tani yaitu ukuran keberhasilan dalam melakukan kegiatan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai oleh kelompok. Efektivitas kelompok tani dalam penelitian ini diukur melalui indikator produktivitas kelompok dan kepuasan anggota.Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah sebanyak 50 responden diperoleh dengan menggunakan rumus Taro Yamane kemudian diambil secara proporsional dari setiap kelompok tani.Analisis data dalam penelitian ini adalah uji korelasi Rank Spearman.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan anggota, efektivitas kelompok, serta fungsi kelas belajar tinggi.Fungsi wahana kerjasama dan fungsi unit produksi rendah.Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kepercayaan, fungsi kelas belajar dan fungsi unit produksi dengan kepuasan anggota.Terdapat hubungan yang signifikan antara fungsi wahana kerjasama dan unit produksi dengan produktifitas kelompok. Kata Kunci : Kelompok Tani, Tingkat Kepercayaan, Fungsi Kelompok Tani, Efektivitas
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PETANI DALAM PENERAPAN BENIH PADI VARIETAS CIHERANG DI DESA PUDAK KECAMATAN KUMPEH ULU Simanjuntak, Sthela Elisa; Siata, Ratnawati; Suratno, Tri
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 19 No 2 (2016): Jurnal Sosioekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.591 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v19i2.5023

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor yang mempengaruhi petani dalam penerapan benih padi varietas ciherang di Desa Pudak Kecamatan Kumpeh Ulu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2015 sampai dengan bulan September 2015. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis regresi logistik biner. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa faktor selera petani, produksi, luas lahan dan kesesuaian lahan memiliki kecenderungan berpengaruh yang sangat signifikan dan berpengaruh nyata terhadap tinggi rendahnya peluang petani dalam melakukan penerapan benih padi varietas ciherang. Peluang petani menerapkan benih padi varietas ciherang karena selera petani sebesar 71 %. Sebaliknya peluang petani yang menerapkan benih padi varietas ciherang bukan karena selera petani sebesar 29 %. Peluang petani menerapkan benih padi varietas ciherang karena produksi sebesar 52 %. Sebaliknya peluang petani yang menerapkan benih padi varietas ciherang bukan karena produksi sebesar 48 %. Peluang petani menerapkan benih padi varietas ciherang karena luas lahan sebesar 58 %. Sebaliknya peluang petani yang menerapkan benih padi varietas ciherang bukan karena luas lahan sebesar 42 % dan Peluang petani menerapkan benih padi varietas ciherang karena kesesuaian lahan sebesar 78 %. Sebaliknya peluang petani yang menerapkan benih padi varietas ciherang bukan karena kesesuaian lahan sebesar 22 %. Kata Kunci : Kesesuaian Lahan, Luas Lahan, Produksi, Selera dan Varietas Ciherang.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUTUSAN PETANI MENJUAL BAHAN OLAH KARET KEPADA PEDAGANG PENGUMPUL DAN NON PEDAGANG PENGUMPUL DI KECAMATAN JUJUHAN KABUPATEN BUNGO Iskandar, Dedi; Rosyani, Rosyani; Suratno, Tri
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 20 No 2 (2017): Jurnal Sosioekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.261 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v20i2.5074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui faktor apa saja yang melatarbelakangi petani karet dalam menjual bokar di Kecamatan Jujuhan Kabupaten Bungo, (2)mengetahui hubungan antara faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan petani dalam menjual bokar di Kecamatan Jujuhan Kabupaten Bungo. Metode pengambilan sampel menggunakan metode proportional random sampling dengan jumlah responden sebanyak 81 orang dengan alokasi 42 orang yang memasarkan ke pedagang pengumpul dan 28 orang yang memasarkan ke pasar lelang serta 11 orang yang memasarkan ke pabrik. Data yang diperoleh dari responden dianalisis secara statistik non parametrik dengan menggunakan uji Chi – Square(X2). Hasil penelitian menunjukkan : (1) Bahwa faktor-faktor yang melatarbelakangi keputusan petani dalam menjual bokar seperti pengetahuan terhadap lembaga pemasaran, luas lahan, kualitas bahan olah karet, kepercayaan petani terhadap lembaga pemasaran, serta kebutuhan akan uang tunai tergolong tinggi yaitu 66,67%, (2) Terdapat hubungan yang nyata antara faktor-faktor yang berhubungan dengan keputusan petani menjual bokar kepada pedagang pengumpul dan non pedagang pengumpul di Kecamatan Jujuhan Kabupaten Bungo. Faktor-faktor tersebut antara lain: kualitas bahan olah karet menjadi faktor tertinggi dalam keputusan petani memilih lembaga pemasaran bokar,yaitu sebesar 80,25%. Dilanjutkan berturut yaitu pengetahuan sebesar 72,84%. Kebutuhan akan uang tunai sebesar 70,37%, artinya petani menjual kepada lembaga pemasaran dikarenakan mampu untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan biaya hidup. Kepercayaan sebesar 69,14%, luas lahan sebesar 65,43%. Kata Kunci : Keputusan, Pemasaran, Bahan Olah Karet.
HUBUNGAN PENYULUHAN PERTANIAN DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA PETANI SAYURAN DI KECAMATAN KUMPEH ULU KABUPATEN MUARO JAMBI Prihatin, Ana Puja; Aprollita, Aprollita; Suratno, Tri
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 21 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.587 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v21i1.5103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas kerja petani sayuran dan mengetahui hubungan penyuluhan pertanian dengan produktivitas kerja petani sayuran di Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi. Penentuan lokasi ditentukan secara purposive dan penentuan responden dilakukan menggunakan teknik simple random sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif menggunakan tabel distribusi frekuensi untuk mengetahui produktivitas kerja petani sayuran. Untuk mengetahui hubungan penyuluhan pertanian dengan produktivitas kerja petani sayuran digunakan analisis statistika non parametrik melalui uji Chi Square (x2). Hasil penelitian menunjukkan Produktivitas kerja petani sayuran dilokasi penelitian masih tergolong rendah yaitu sebesar 43%. Tinggi rendahnya produktivitas kerja petani sayuran dipengaruhi oleh jumlah produksi yang dihasilkan petani dan besarnya penerimaan yang diterima oleh petani. Penerimaan yaitu produksi dikali harga. Seringkali harga yang berlaku dikalangan petani sayuran masih tergolong rendah dan berada di bawah harga pasar, harga yang rendah tentu akan mempengaruhi besar kecilnya penerimaan serta produktivitas kerja petani.Terdapat hubungan yang nyata antara penyuluhan pertanian dengan produktivitas kerja petani sayuran di kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi sebesar 67,83%, hal ini menunjukkan bahwa semakin sering petani mendapatkan kegiatan penyuluhan pertanian maka petani akan semakin terdorong untuk meningkatkan produktivitas kerjanya. Kata Kunci : Penyuluhan, Produktivitas Kerja, Petani
Model Penerimaan Sistem E-purchasing: Analisis Peran Kepercayaan dan Keamanan Pengguna Iskandar, Rifki; Suratno, Tri; Noverina, Yolla
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 14, No 3: Desember 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v14i3.3251

Abstract

E-purchasing System Acceptance Model: Analysis of the Role of User Trust and Security. The adoption of local Business-to-Government (B2G) E-purchasing platforms faces challenges, as indicated by a decline in new user registrations. This study aims to analyze the influence of User Trust and Perceived Security on the Behavioral Intention to Use the Parto.id platform, extending the Technology Acceptance Model (TAM). This quantitative study surveyed 100 seller partners in Jambi City. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The findings reveal that Perceived Usefulness and User Trust significantly and positively influence Behavioral Intention to Use. However, Perceived Security was found to have no significant direct effect on user intention. The results highlight that User Trust is a more crucial determinant than Perceived Security in the adoption of B2G E-purchasing systems, suggesting that security is considered a standard prerequisite. Platform providers should prioritize trust-building initiatives to enhance user adoption.Keywords: Technology Acceptance Model; User Trust; Perceived Security; E-purchasing; B2G System.AbstrakModel Penerimaan Sistem E-purchasing: Analisis Peran Kepercayaan dan Keamanan Pengguna. Adopsi platform E-purchasing lokal Business-to-Government (B2G) menghadapi tantangan yang ditunjukkan dengan adanya penurunan jumlah pendaftar pengguna baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepercayaan pengguna dan persepsi keamanan terhadap niat perilaku untuk menggunakan platform Parto.id dengan memperluas Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian kuantitatif ini menggunakan survei terhadap 100 mitra penjual di Kota Jambi. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemanfaatan dan kepercayaan pengguna berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat perilaku untuk menggunakan. Namun, persepsi keamanan ditemukan tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap niat pengguna. Hasil ini menyoroti bahwa kepercayaan pengguna merupakan faktor penentu yang lebih krusial dibandingkan persepsi keamanan dalam adopsi sistem E-purchasing B2G, yang mengindikasikan bahwa keamanan dianggap sebagai prasyarat standar. Penyedia platform harus memprioritaskan inisiatif pembangunan kepercayaan untuk meningkatkan adopsi pengguna. 
STRATEGI PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PERTANIAN BERBASIS WEBSITE Suratno, Tri
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 13 No 1 (2010): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.112 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v13i1.289

Abstract

Media informasi terdahulu yang menggunakan buku, brosur, spanduk, maupun famplet untuk mempromosikan suatu lembaga ataupun organisasi. Hal ini kurang efektif dalam menarik minat masyarakat, baik masyarakat umum maupun masyarakat ilmiah, untuk itu dirasakan perlunya sebuah informasi media yang mampu memberikan fasilitas yang memadai dari penyebaran sebuah informasi. Dengan adanya kemajuan dan kecanggihan teknologi saat ini media informasi dapat dikembangkan dengan mudah, apalagi dalam dunia informasi atau telekomunikasi dikenal dengan nama internet, yang di dalamnya memuat banyak informasi dalam bentuk web site atau home page, sehingga pengunjung dapat melihat dan mencari lebih detail lagi tentang informasi. Dengan pengembangan sistem informasi pertanian berbasis website diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih detail dan mampu menjawab persoalan yang ada dalam transfer informasi pertanian.
SISTEM PEMASARAN E-COMMERCE PRODUK PERTANIAN BERBASIS WEB CONTENT MANAJEMEN SYSTEM suratno, tri
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 15 No 2 (2012): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.352 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v15i2.2758

Abstract

Dalam era teknologi informasi sekarang ini, pemanfaatan aplikasi web tidak hanya sebagai media penyebar data dan informasi. Aplikasi web dapat digunakan dalam memasarkan hasil produk, yang dikenal dengan nama e-commerce atau online marketing. E-commerce merupakan  jual beli barang, jasa dan informasi melalui jaringan komputer internet atau sarana elektonik lainnya. Alur proses sistem e-commerce sama seperti penjualan dalam sebuah supermarket,yaitu mengambil keranjang belanja diawal masuk, kemudian memilih barang sesuai dengan keinginan, dan setelah barang diambil selanjutnya melakukan pembayaran dikasir.. Tujuan penelitian ini adalah melakukan perancangan  sistem pemasaran e-comerce produk pertanian berbasis web content manajemen sistem, yang dapat digunakan dalam memasarkan produk home industri yusra. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan  waterfall life cycle model yang terdiri dari pengumpulan kebutuhan sistem, perancangan, pembangunan, pengujian, penerapan, serta operasi dan pemeliharaan. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi web yang dapat digunakan secara online untuk memasarkan hasil produk home industri yusra.   Kata Kunci : E-commerce, web, informasi, content manajemen system,
Examining User Privacy and Trust in the Lazada Application Through the Lens of the Theory of Planned Behavior Saragih, Theresia Cilcilia; Suratno, Tri; Lestari, Dewi
JURNAL TEKNOLOGI DAN OPEN SOURCE Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi dan Open Source, June 2025
Publisher : Universitas Islam Kuantan Singingi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/jtos.v8i1.4482

Abstract

The results of decision making play an important role in achieving a goal in solving certain problems. Decision making process requires data or supporting evidence that can be used as a guide for the selection of solutions based on available alternatives, to produce choices that can increase productivity. Multi Criteria Decision Making (MCDM) method for the analysis of research data namely SMART, TOPSIS, and AHP. The three methods are tested, because each MCDM method has a different way of working or algorithm, so it is necessary to experiment with certain cases. This study aims to determine the performance of the SMART, TOPSIS, and AHP methods with a case study of selecting of tobacco land recommendations. The application of three MCDM methods for alternative analysts of prospective tobacco land based on testing to determine the accuracy of comparing the results/output of the system with expert recommendation solutions using a sample of 10 tobacco land that produce priority/ranking for tobacco land recommendations, shows that the performance of the three methods produces priority selection results different, with an accuracy of SMART 80%, TOPSIS 80%, and AHP 70%.