Andi Wahyuni
Ilmu Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar

Published : 23 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

EFEKTIVITAS EDUKASI DAMPAK PERNIKAHAN USIA DINI DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KESADARAN REMAJA DI MA ALWAHID BULUKAMASE Basri; Andi Wahyuni; Renaldi M; Sakina Nasya Lestaluhu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v5i2.593

Abstract

Latar Belakang: Pernikahan di usia muda merupakan persoalan yang signifikan karena dapat memberikan dampak buruk terhadap kesehatan, pendidikan, serta kondisi ekonomi perempuan muda. Minimnya pemahaman mengenai kesehatan reproduksi dan hak-hak perempuan turut memperburuk situasi tersebut. Tujuan: Mengedukasi masyarakat, terutama para remaja dan orang tua, guna menumbuhkan pemahaman dan kesadaran yang lebih baik mengenai bahaya serta dampak merugikan yang dapat ditimbulkan oleh pernikahan di usia dini. Metode: Penelitian ini menerapkan metode quasi-eksperimen dengan rancangan pre-test dan post- test. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari siswa dan siswi kelas 10 dan 11 di MA Alwahid Bulukamase. Hasil: Minimnya pemahaman remaja mengenai dampak pernikahan usia dini turut menjadi faktor tingginya angka pernikahan dini di Desa Bulukamase. Kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan di MA ALWAHID Bulukamase terbukti mampu meningkatkan pengetahuan siswa secara signifikan. Diharapkan, program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan oleh Pemerintah Kabupaten Sinjai Selatan melalui pendekatan pemberdayaan anak dan keluarga. Kesimpulan: Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya remaja dan orang tua, merupakan strategi efektif dalam mencegah terjadinya pernikahan di usia dini. Dengan pemahaman yang lebih menyeluruh terkait berbagai risiko dan dampak negatif pernikahan dini baik dari sisi kesehatan, psikologis, sosial, maupun pendidikan masyarakat cenderung membuat keputusan yang lebih bijak.
EDUKASI BAHAYA ANEMIA PADA IBU HAMIL DENGAN PEMBERIAN TABLET FE DI DESA PANAIKANG Muhammad Hatta; Andi Wahyuni; Jufri; Asmiati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v5i2.594

Abstract

Latar belakang: Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan serius yang berdampak pada ibu dan janin, seperti kelahiran prematur dan bayi berat lahir rendah. Salah satu penyebab utama adalah rendahnya asupan zat besi dan ketidakpatuhan dalam mengonsumsi tablet Fe. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil mengenai pencegahan anemia melalui edukasi dan pemberian tablet Fe di Desa Panaikang, Kecamatan Sinjai Timur. Metode: Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain pre-test dan post-test, kegiatan dilakukan pada 10 ibu hamil melalui penyuluhan, diskusi interaktif, dan pembagian leaflet. Hasil: Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebanyak 7 Ibu Hamil (70%) berada dalam kategori pengetahuan "Kurang", dan hanya 3 ibu Hamil (30%) dalam kategori 'Cukup". Setelah edukasi, hasil post-test menunjukkan peningkatan yang signifikan, di mana seluruh peserta (100%) berada dalam kategori "Cukup". Hal ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman ibu tentang manfaat asi eksklusif setelah di berikan edukasi. Kesimpulan: Edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu hamil tentang pencegahan anemia. Kegiatan ini direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan guna mendukung upaya penurunan prevalensi anemia selama kehamilan.
Relationship Between Anxiety Levels and Sleep Quality of Health Students Marisna Eka Yulianita; Andi Risna; Andi Rizky Amaliah; Andi Wahyuni; Irwan Irwan
AACENDIKIA: Journal of Nursing Vol. 4 No. 2 (2025): AACENDIKIA: Journal of Nursing
Publisher : Althar Cendikia Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/aacendikiajon.v4i2.66

Abstract

Anxiety is a situation in which a person faces a situation in the form of unpleasant emotions. It is known that 40% of Indonesian students experience anxiety and 41.2% of students experience anxiety when doing their final project. In addition, 64.2% of college students experience poor sleep quality. The purpose of the researcher is to find out the relationship between anxiety level and sleep quality of Makassar College of Health Sciences students. The type of research used is observational analysis with a cross sectional approach method. The sample in this study was 275 people which were determined using the purposive sampling technique. The results of a statistical test of 275 people using the Kruskal-Wallis test showed that there was a relationship between anxiety level and student sleep quality with a value of p = 0.031 (P < ɑ = 0.05). The conclusion of this study is that there is a relationship between the level of anxiety and the quality of sleep of students at the Makassar College of Health Sciences. It is recommended for students who experience poor sleep quality to do self-therapy to reduce anxiety by means of deep breathing relaxation techniques, listening to music, murotul Al-Quran and avoiding procrastination from work or college assignments.