Andi Wahyuni
Ilmu Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar

Published : 23 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

HUBUNGAN MANAJEMEN STRES DENGAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMALANREA JAYA Andi Wahyuni; Esse Puji Pawenrusi; La Mansyur La Tiwu
Jurnal Mitrasehat Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v13i1.400

Abstract

Latar belakang: Tekanan darah yang mengalir melalui pembuluh nadi (arteri), tempat mengalirnya darah dari jantung, dikenal sebagai tekanan darah. Menurut informasi yang dikumpulkan peneliti, Puskesmas Tamalanrea Jaya memiliki 1294 pasien hipertensi pada tahun 2021, dengan 609 laki-laki. dan 685 wanita. Kemudian pada bulan Januari dan Februari 2022 sebanyak 97 orang. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini apakah adalah untuk mengetahui hubungan antara manajemen stres dengan tekanan darah pada pasien hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan rancangan penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang mengalami Hipertensi diwilayah kerja puskesmas Tamalanrea Jaya. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling dengan jumlah sampel yaitu 62 pasien. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen stres yang baik dengan tekanan darah normal berjumlah 30 responden (77,0%) untuk manajemen stres baik dengan tekanan darah tinggi berjumlah 9 responden (23,0%), sedangkan manajemen stres yang kurang baik dengan tekanan darah normal berjumlah 7 responden (30,0%) dan manajemen stres kurang baik dengan tekanan darah tinggi berjumlah 16 responden (70,0%). Berdasarkan hasil yang diperoleh menunjukkan p-value=0.001 (p<0,005). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian diperoleh menunjukan ada hubungan yang sangat signifikan antara manajemen stres dengan tekanan darah pada pasien hipertensi diwilayah kerja Puskesmas Tamalanrea Jaya. Untuk masyarakat diharapkan agar dapat selalu melakukan pemeriksaan rutin ke pelayanan kesehatan jika terdapat gejala penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi.
GAMBARAN KEJADIAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS SAJOANGING KABUPATEN WAJO Nurfitri; Renaldi M; Andi Wahyuni
Jurnal Mitrasehat Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v13i2.428

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan kondisi medis yang serius dan meningkatkan risiko penyakit jantung, otak, ginjal, dan penyakit lainnya. Hipertensi menjadi penyebab utama kematian dini di seluruh dunia, lebih dari satu miliar orang menderita hipertensi. Sebagian besar disebabkan oleh meningkatnya faktor risiko hipertensi dalam beberapa dekade terakhir Tujuan: Untuk mengetahui gambaran kejadian hipertensi di wilayah kerja puskesmas sajoanging kabupaten wajo Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi deskriptif cross-sectional yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Sajoanging, pada bulan Oktober tahun 2022. Jumlah sampel berkisar 502 sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Data dianalisis secara univariat untuk melihat gambaran distribusi secara desktiptif Hasil: Dalam penelitian ini didapatkan 502 responden, yang menderita hipertensi sebanyak 148 responden dan yang tidak menderita hipertensi 148 responden di wilayah kerja Puskesmas Sajoanging. Berdasarkan jenis kelamin didapatkan 51.2% berjenis kelamin perempuan dan 448.8% responden berjenis kelamin laki-laki. Berdasarkan kelompok umur, didapatkan sebanyak 25.1% responden pada kelompok usia 19-30 tahun tidak mengalami hipertensi, dan 1,0% pada kelompok usia 91-96 tahun mengalami hipertensi. Berdasarkan riwayat berobat hipertensi didapatkan responden yang berobat teratur sebanyak 3.2% dan yang berobat tidak teratur sebanyak 96.8%. Kesimpulan: Prevalensi kasus hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Sajoanging lebih sedikit.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI IUD PADA WANITA USIA SUBUR DI KABUPATEN MAROS Muhammad Hatta; Suarni; Zachrani Fitra Ramadhani; Andi Wahyuni; Aminullah
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v14i1.448

Abstract

Latar belakang: IUD adalah bentuk kontrasepsi yang sangat andal dan aman yang saat ini digunakan oleh 15,5% wanita usia reproduksi Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Kontrasepsi IUD Pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Turikale Kabupaten Maros. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 70 orang. Data di uji dengan uji statistik Chi square dan uji statistic Fisher’s Exact Test dengan tingkat signifikan α < 0,05. Hasil: Penelitian didapatkan ada hubungan pada Umur (X2: 4.868), jumlah anak (X2:7.636), dan social ekonomi (X2: 7.636), sedangkan yang tidak ada hubungan pendidikan (X2/p: 1,479 ), pekerjaan (p=0.477) dan dukungan suami (p=1,000) padang penggunaan kontrasepsi IUD pada wanita usia subur di Wilayah Kerja Puskesmas Turikale Kabupaten Maros. Kesimpulan: Dari penelitian ini yaitu ada hubungan umur, jumlah anak, dan social ekonomi dengan penggunaan kontrasepsi IUD. Tidak ada hubungan pendidikan, pekerjaan dan dukungan suami dengan penggunaan kontrasepsi IUD pada wanita usia subur di Wilayah Kerja Puskesmas Turikale Kabupaten Maros.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KASSI-KASSI KOTA MAKASSAR Andi Wahyuni; Dewi Purnama Windasari; Esse Puji Pawenrusi; Muh. Dzul Ikram
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v14i2.499

Abstract

Latar belakang: Hipertensi sering disebut sebagai silent killer. Dari 34 provinsi di Indonesia, beberapa provinsi memiliki kasus hipertensi di atas rata-rata nasional. Sulawesi Selatan (27%), Sumatera Barat (27%), Jawa Barat (26%), Jawa Timur (25%). Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada masyarakat di wilayah kerja puskesmas kassi-kassi kota makassar. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Cross Sectional. Populasi adalah masyarakat yang menderita hipertensi. Sampel sebanyak 82 orang ditentukan dengan menggunakan teknik Nonprobability Sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner DASS, Aktivitas fisik, dan PSQI sebagai intrumen pengumpulan data. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penderita hipertensi yang stres sebanyak 55 orang (83.3%), yang aktivitas fisik kategori sedang sebanyak 36 orang (69.2%), hipertensi yang kualitas tidur kategori buruk sebanyak 39 orang (86.7%). Hasil uji statistik menggunakan uji chi suquare menunjukkan bahwa ada hubungan antara stres dengan kejadian hipertensi dengan nilai p = 0,019(p<0,05. Kesimpulan: Ada hubungan antara stres, aktivitas fisik, dan kualitas tidur dengan kejadian hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar. Saran dalam penelitian ini bagi masyarakat yang memiliki faktor risiko untuk terjadinya hipertensi yaitu memperbaiki pola hidup.
EFEKTIFITAS TABLETOP DISASTER EXERCISE DALAM MENIGKATKAN KESIAPSIAGAAN BENCANA BANJIR PADA SISWA SEKOLAH DASAR KOTA MAKASSAR Andi Wahyuni; Ilham Syam; Nur Azizah Bahri
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 2 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i2.513

Abstract

Latar belakang: telah terjadi bencana banjir yang signifikan di sejumlah negara di seluruh dunia. Kelompok usia yang berisiko mengalami masalah kesehatan selama prosedur evakuasi meliputi ibu hamil, anak kecil, balita, lansia, dan penyandang disabilitas. Menurut BNPB, telah terjadi 173 bencana di Indonesia hingga tahun 2023. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh simulasi tabletop disaster exercise terhadap peningkatan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa SD Negeri Batulaccu Kota Makassar. Metode: penelitian ini menggunakan metode “quasi eksperiment”. Sampel dalam penelitian ini adalah 21 orang siswa kelas 6 SD Negeri Batulaccu. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil: berdasarkan hasil analisis data diketahui hasil uji Wilcoxon pre test dan post test pengetahuan bencana banjir dan kesiapsiagaan siswa diperoleh p value<0,000. Kesimpulan: terdapat pengaruh simulasi terhadap pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa pada bencana banjir di SD Negeri Batulaccu Kota Makassar. Disarankan kepada guru disekolah untuk memberikan simulasi bencana agar dapat meningkatkan pengetahuan siswa tentang bencana banjir dan kesiapsiagaan yang akan dilakukan jika terjadi banjir dimasa depan.
FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MACCINI SAWAH Dewi Purnama Windasari; Andi Wahyuni; Aminullah; Elni Putri Olifia Kumape
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 3 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i3.541

Abstract

Latar belakang: Hipertensi adalah suatu kondisi pada pembuluh darah, dimana tekanan sistolik ≥140 mmHg atau tekanan darah diastolik ≥90 mmHg. Prevalensi hipertensi di Kota Makassar dengan (29,35%), memiliki jumlah kunjungan penderita Hipertensi terbanyak. Penelitian ini Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara riwayat keluarga, aktivitas fisik, kualitas tidur, kebiasaan merokok dan asupan natrium dengan hipertensi pada masyarakat. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan metode crossectional study. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 250 masyarakat yang menderita hipertensi. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 154 orang di tentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian: Hasil uji statistic dari 154 orang dengan menggunakan uji Chi Square terdapat hubungan antara riwayat keluarga dengan hipertensi nilai p = 0,020 (p<0,05), ada hubungan antara aktivitas fisik dengan hipertensi nilai p = 0,039 (p<0,05), ada hubungan antara kualitas tidur dengan hipertensi nilai p = 0,000 (p< 0,05), ada hubungan antara kebiasaan merokok dengan hipertensi nilai p = 0,054 (p<0,05), da nada hubungan antara asupan natrium dengan hipertensi nilai p = 0,016 (p<0,05). Kesimpulan: Simpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara riwayat keluarga, aktivitas fisik, kualitas tidur, kebiasaan merokok dan asupan natrium pada masyarakat. Disarankan pada masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala di tempat pelayanan kesehatan terdekat.
HUBUNGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK DENGAN KEJADIAN ANEMIA IBU HAMIL DI PUSKESMAS ORANSBARI KABUPATEN MANOKWARI SELATAN Suarni; Cahyati; Andi Rizky Amaliah; Andi Wahyuni
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 3 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i3.569

Abstract

Latar belakang: Sekitar 18% wanita yang tinggal di negara industri dan 86% pada negara berkembang mengalami anemia sehingga menyebabkan timbulnya masalah kesehatan pada wanita serta kematian selama kehamilan dan persalinan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan Kekurangan Energi Kronik (KEK) dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Oransbari Kabupaten Manokwari Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan rancangan study Cross Sectional. Jumlah populasi dengan jumlah sampel sama yaitu sebanyak 61 ibu hamil, teknik pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling. Analisa data dilakukan dengan cara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi square. Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan responden yang mengalami Kekurangan Energi Kronik (KEK) sebanyak 24 orang (39.3%) dengan kejadian anemia pada ibu hamil sebanyak 8 orang (13.1%) dan 16 orang (26.2%) responden tidak mengalami anemia pada ibu hamil. Diketahui responden yang tidak mengalami Kekurangan Energi Kronik (KEK) sebanyak 37 orang (60.7%), dengan kejadian anemia pada ibu hamil sebanyak 26 orang (42.6%) dan sebanyak 11 orang (18%) responden tidak mengalami anemia pada ibu hamil. Dari hasil analisis Chi-Square diperoleh nilai P-value sebesar 0.01 < α (0.05). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka disimpulkan terdapat hubungan antara Kekurangan Energi Kronik dengan kejadian anemia pada ibu hamil.
HUBUNGAN LITERASI KESEHATAN DIGITAL DENGAN PERSONAL HYGIENE SISWA DI SMP NEGERI 2 MAKASSAR Andi Yulia Kasma; Melki S Husain; Marisna Eka Yulianita; Kamariana; Andi Wahyuni; Andi Ayumar
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 4 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i4.649

Abstract

Latar belakang: Perilaku menjaga kebersihan diri penting dalam mewujudkan kenyamanan, keamanan, serta kesehatan individu. Personal hygiene kurang pada anak usia sekolah menimbulkan masalah kesehatan, seperti terjadi gangguan integritas kulit, gangguan mukosa bibir, serta gangguan mata, telinga dan gangguan pada kuku. Tujuan : Untuk menganalisis hubungan literasi kesehatan digital dengan personal hygiene siswa SMP Negeri 2 Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian 178 siswa kelas IX dengan teknik pengambilan sampel dengan proporsional systematic random samping. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil : Penelitian menunjukkan hubungan signifikan antara literasi kesehatan digital dengan personal hygiene siswa diperoleh hasil p-value = 0,000. Literasi kesehatan digital kurang baik 36 responden (20,2%) dan literasi kesehatan baik 142 responden (79,8%) pada personal hygiene kurang baik 42 responden (23,6%) dan personal hygiene baik 136 responden (76,4%) Kesimpulan: Siswa yang memiliki literasi kesehatan digital lebih tinggi maka kecenderungannya lebih peduli dengan kebersihan diri serta lebih sering menerapkan kebiasaan hygiene baik, seperti mencuci tangan dan merawat kebersihan mulut. Diharapkan orang tua memperkuat kebiasaan personal hygiene anak di rumah dengan memanfaatkan informasi kesehatan digital akurat serta membimbing penggunaan teknologi secara bijak.
HUBUNGAN PENGALAMAN BULLYING DENGAN TINGKAT KEPERCAYAAN DIRI PADA REMAJA SMP Andi Wahyuni; Kamariana; Irma Yunita
Jurnal Mitrasehat Vol. 16 No. 1 (2026): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v16i1.676

Abstract

Latar belakang: Bullying merupakan masalah psikososial yang kerap dialami oleh remaja dan dapat memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan mental, termasuk menurunnya rasa percaya diri. Remaja yang menjadi korban biasanya menunjukkan perilaku menarik diri, mengalami hambatan dalam bersosialisasi, serta merasa takut untuk menyampaikan pendapat. Menurut catatan WHO pada tahun 2020, kasus perundungan di kalangan remaja masih tergolong tinggi, di mana lebih dari sepertiga remaja Perempuan. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi keterkaitan antara pengalaman bullying dengan tingkat kepercayaan diri pada remaja yang berada di jenjang SMP. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan statistik berjenis kuantitatif melalui desain observasi analitik yang dilaksanakan pada satu waktu pengambilan data (cross-sectional). Populasi 705 orang dan sampel 226 orang sebagai responden penelitian dengan metode pemilihan sampel secara purposif. Hasil: Uji Chi-Square pada analisis bivariat menunjukkan nilai signifikansi sebesar p = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya keterkaitan bermakna antara perilaku bullying dengan tingkat kepercayaan diri. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat keterkaitan yang signifikan antara perilaku bullying dan tingkat kepercayaan diri pada remaja. Dengan demikian, dukungan dari sekolah, keluarga, dan lingkungan sekitar menjadi sangat diperlukan dalam mencegah terjadinya bullying serta membantu memperkuat kepercayaan diri siswa melalui pendampingan psikososial.
TIPS CEGAH STUNTING DENGAN ABCDE DI DESA LENTU KECAMATAN BONTORAMBA Andi Wahyuni; Ilham Syam; Ayu Annisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v4i1.422

Abstract

Latar belakang: Stunting merupakan akar penyebab kegagalan pertumbuhan pada anak akibat kekurangan gizi yang berkepanjangan, sehingga anak tumbuh lebih pendek dibandingkan anak normal seusianya dan mengalami keterlambatan berpikir. Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan, prevalensi balita stunting di Sulawesi Selatan mencapai 27,2% pada tahun 2022. Kabupaten Jeneponto merupakan wilayah dengan prevalensi balita stunting tertinggi di Sulawesi Selatan. Sulawesi pada tahun 2022 mencapai 39,8%. Tujuan: Untuk mengetahui karakteristik masyarakat, b) Untuk mengetahui pengetahuan masyarakat tentang tips mencegah stunting. Metode: ABCDE: Tahap pertama memberikan kuesioner Pra kepada masyarakat, tahap kedua melakukan penyuluhan tips mencegah stunting dengan ABCDE dan tahap ketiga adalah pemberian kuesioner Post kepada masyarakat. Kesimpulan: Berdasarkan hasil Pra, pengetahuan baik sebanyak 8 orang (76,4%) dan pengetahuan kurang sebanyak 12 orang (23,6%), sedangkan berdasarkan hasil pos, pengetahuan baik sebanyak 20 orang (100%) yang mempunyai pengetahuan baik.