Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan masyarakat dasawisma melalui edukasi pengelolaan sampah dan pemasaran produk berbasis daur ulang plastik Vita Pramaningsih; Rusdi Rusdi; Fenty Fauziah; Siti Muti’Ah; Amalia Putri Norjannah; Virda Putri Kumalasari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.35962

Abstract

Abstrak Permasalahan sampah plastik di lingkungan permukiman masih menjadi isu yang mendesak karena volumenya terus meningkat dan proses penguraiannya membutuhkan waktu yang sangat lama. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan dan pengolahan sampah menjadi faktor utama yang memperparah kondisi tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu Dasawisma Anggrek, RT 22, Kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Ilir, dalam mengelola sampah rumah tangga serta memahami dasar pemasaran dan branding produk hasil daur ulang. Sehingga kegiatan ini belum sampai ke praktik daur ulang sampah plastik. Kegiatan dilaksanakan melalui metode penyuluhan, pelatihan serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Evaluasi dilakukan terhadap dua variabel, yaitu pengetahuan pengelolaan dan pengolahan sampah serta pengetahuan tentang pemasaran dan branding produk. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta. Rata-rata peningkatan pengetahuan pengelolaan dan pengolahan sampah mencapai 22%, dari 52% menjadi 74%, sedangkan peningkatan pengetahuan pemasaran dan branding produk mencapai 18%, dari 28% menjadi 46%. Peningkatan paling signifikan terjadi pada aspek pemilahan sampah dan kesadaran akan pentingnya pengurangan penggunaan plastik. Kegiatan ini juga mendorong munculnya ide-ide kreatif peserta dalam menghasilkan produk ramah lingkungan bernilai jual, seperti lampu lampion, tas dan tempat pensil. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi lingkungan dan membuka peluang ekonomi sirkular berbasis rumah tangga di komunitas Dasawisma. Kata kunci: limbah plastik; pengelolaan sampah; pemasaran produk; edukasi lingkungan; dasawisma. Abstract The issue of plastic waste in residential areas remains an urgent problem due to its ever-increasing volume and the fact that it takes a very long time to decompose. The lack of public knowledge about waste management and processing is a major factor exacerbating this situation. This community service activity aims to increase the knowledge of the women of Dasawisma Anggrek, RT 22, Kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Ilir, in managing household waste and understanding the basics of marketing and branding recycled products. Therefore, this activity has not yet reached the stage of plastic waste recycling. The activity was carried out through counseling, training, and evaluation using pre-tests and post-tests. The evaluation was conducted on two variables, namely knowledge of waste management and processing, and knowledge of product marketing and branding. The results of the pre-test and post-test showed an increase in participants' knowledge. The average increase in knowledge of waste management and processing reached 22%, from 52% to 74%, while the increase in knowledge of product marketing and branding reached 18%, from 28% to 46%. The most significant improvement occurred in the aspects of waste sorting and awareness of the importance of reducing plastic use. This activity also encouraged participants to come up with creative ideas for producing marketable environmentally friendly products, such as lanterns, bags, and pencil cases. Thus, this activity succeeded in increasing environmental literacy and opening up opportunities for household-based circular economy in the Dasawisma community. Keywords: plastic waste; waste management; product marketing; environmental education; dasawisma.
The Effect of Variations in Thickness and Mesh Size of Activated Carbon Media Based on Kepok Banana Peel and Coconut Shell on the Effectiveness of Iron (Fe) and Manganese (Mn) Reduction in Well Water : Pengaruh Variasi Ketebalan dan Ukuran Mesh Media Karbon Aktif Berbasis Kulit Pisang Kepok dan Tempurung Kelapa terhadap Efektivitas Penurunan Besi (Fe) dan Mangan (Mn) pada Air Sumur Bor Yanti, Devi; Pramaningsih, Vita; Isworo, Yannie
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 27 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Berdasarkan hasil laboratorium, nilai besi (Fe), mangan (Mn), dan pH pada sumur bor TPS 3R Terpadu Samarinda melebihi baku mutu yaitu secara berturut-turut 3,06 mg/L, 0,9 mg/L, dan 4. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan efektivitas penurunan besi dan mangan dengan variasi ketebalan dan ukuran mesh karbon aktif kulit pisang kepok dan tempurung kelapa dengan metode kuantitatif ekperimen semu dengan desain Non-Equevalent Control Group. Terjadi penurunan nilai Fe dan Mn serta perubahan pH untuk filtrasi dengan arang aktif tempurung kelapa pada ketebalan 30 cm dan 35 cm serta pada penggunakan arang aktif kulit pisang kepok dengan ketebalan 20 cm dan 30 cm. Penurunan nilai Fe dan Mn juga terjadi pada variasi ukuran mesh 4 dan ukuran mesh 8. Berdasarkan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan ketebalan dan ukuran mesh terhadap penurunan kadar besi dan mangan dengan nilai Fisher Exact Test 0,029<0,05. Semakin tebal arang aktif maka persentase penurunan Fe dan Mn juga semakin besar karena semakin lama air berkontak dengan arang aktif.   Abstract Based on laboratory results, the values of iron (Fe), manganese (Mn), and pH in the borehole well TPS 3R Terpadu Samarinda exceed quality standards of 3.06 mg/L, 0.9 mg/L, and 4, respectively. Therefore, this study aims to determine the relationship between the effectiveness of iron and manganese reduction and variations in the thickness and mesh size of activated carbon derived from kepok banana peel and coconut shell, using a quasi-experimental quantitative method with a Non-Equivalent Control Group design. There was a decrease in Fe and Mn values ​​and changes in pH for filtration with coconut shell activated carbon at a thickness of 30 cm and 35 cm, and when using activated carbon from kepok banana peel with a thickness of 20 cm and 30 cm. The decrease in Fe and Mn values ​​also occurred in variations in mesh size 4 and mesh size 8. Based on these results, it can be concluded that there is a relationship between thickness and mesh size and the decrease in iron and manganese levels, with a Fisher's Exact Test value of 0.029 < 0.05. The thicker the activated carbon, the greater the percentage of Fe and Mn reduction, because the longer the water remains in contact with it.