Retna Hanani
Public Administration Department, Faculty Of Social And Political Science, Universitas Diponegoro

Published : 86 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KINERJA ORGANISASI SUKU DINAS SOSIAL JAKARTA BARAT DALAM IMPLEMENTASI PROGRAM REHABILITASI SOSIAL TERHADAP GELANDANGAN PENGEMIS Naro Sesa, Saytio; Hanani, Retna; Zarkasyi Rahman, Amni
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 3: Juli 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i3.45163

Abstract

Homelessness and beggars are a social problem. The city of West Jakarta experiences an increase in the number of homeless people and beggars every year. Therefore, the aim of this research is to analyze the organizational performance of the West Jakarta Social Service in implementing social rehabilitation programs to reduce the number of homeless people and beggars, as well as analyzing the factors that influence the organizational performance of the West Jakarta Social Service in implementing social rehabilitation programs using organizational performance measurement theory. according to Dwiyanto which includes productivity, service quality, responsiveness, responsibility, accountability, and the theory of factors that influence organizational performance using Mahmudi's theory, namely team factors, system factors and contextual factors. The method used is a descriptive qualitative method. The results of this research show that the performance of the West Jakarta Social Service Department is running well even though there are indicators that are not yet optimal, namely productivity and the factors that can influence the performance of the Social Service Department in implementing social rehabilitation programs are team factors, system factors and contextual factors. Of these three factors, the ones that hinder the performance of the West Jakarta City Social Service Department in implementing social rehabilitation programs are system factors and also contextual factors.
ANALISIS PERAN STAKEHOLDERS DALAM PENGELOLAAN HUTAN MANGROVE TAPAK DI KELURAHAN TUGUREJO, KOTA SEMARANG Aulia Sofyan, Hairunisa; Zarkasyi Rahman, Amni; Hanani, Retna
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 2: April 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i2.43753

Abstract

This research aims to identify and analyze the role of stakeholders in managing the Tapak Mangrove Forest in Tugurejo Village, Semarang City. The method used in the research is descriptive qualitative. The research results show that Central Java Provincial Environment and Forestry Service as government elements who plays the role as a policy creator and facilitator. The Semarang City Environmental Service and the Semarang City Fisheries Service from the government act as facilitators. Tugurejo Subdistrict is a stakeholder from the government element who acts as a coordinator. CV Akar Energi Mandiri is a private stakeholder with a role as a facilitator. Community services of HMIK FPIK Undip is a stakeholder from academic elements who plays the role of facilitator and accelerator. Furthermore, the Prenjak Group and Pokdarwis Bina Tapak Lestari from community elements who plays as coordinators, facilitators and implementers. Last, Community of Tapak from society elements who plays the role as facilitator. Therefore, there needs to be efforts from all stakeholders involved to carry out management according to their respective roles and duties.
BUDAYA KOLABORATIF DI DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN REMBANG Gelora Kasih, Johnsen Hezron; Hanani, Retna; Rostyaningsih, Dewi
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 1: Januari 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i1.42423

Abstract

Collaboration is one of the eight elements in ASN's Core Values of AKHLAK. These ASN Core Values with AKHLAK are a summary of the main values of the State Civil Service in accordance with Law no. 5 of 2014 concerning State Civil Apparatus. The Rembang Regency Environmental Service is one of the regional organizations that has various collaborations. Collaboration in environmental matters is very important because environmental problems are complex problems, involve many parties, and have a broad impact, especially on the future of future generations. This research aims to describe the collaborative culture at the Rembang Regency Environmental Service and to explain the supporting and inhibiting factors in the implementation of collaborative culture at the Rembang Regency Environmental Service. The method used in this research is qualitative with interviews as the instrument. The results of the research show that the collaborative culture that has occurred so far has been running well, which is characterized by the existence of a work team, trust and positive empowerment carried out by employees of the Rembang Regency Environmental Service. However, miscommunication at the Waste Management UPT ultimately made the collaborative culture weak. Supporting factors consist of division of power, leadership, management style, and formalization, while inhibiting factors consist of unclear problem boundaries, unclear legal basis for collaboration, and low level of employee education. The suggestions given are to provide outreach regarding ASN work culture, organize further training and education for employees with low levels of education, collaborate with local stakeholders, and develop work guidelines that are clear and easy to understan
ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA LAYANAN PADA MAL PELAYANAN PUBLIK KABUPATEN KUDUS Rizqiya, Yusriana Saira; Hanani, Retna; ., Kismartini
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 2: April 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i2.43311

Abstract

Pelayanan publik merupakan aktivitas pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pelayanan seperti pelayanan barang, jasa atau lain sebagainya yang dilakukan oleh penyelenggara layanan publik. Salah satu upaya yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dalam penyelenggaraan pelayanan publik adalah membangun sistem Mal Pelayanan Publik (MPP) yang bertujuan untuk mengintegrasikan pelayanan publik pada satu tempat sebagai upaya meningkatkan kecepatan, kemudahan, jangkauan, kenyamanan, dan keamanan pelayanan. Dalam pelayanan publik hal yang perlu diperhatikan yaitu perilaku pemberi layanan yang berperan dalam terciptanya kepuasan bagi pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku pemberi layanan dengan kepuasan pengguna Mal Pelayanan Publik di Kabupaten Kudus. Menggunakan metode kuantitatif dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner dan studi kepustakaan. Metode analisis data menggunakan analisis rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat Kabupaten Kudus berpersepsi bahwa perilaku pemberi layanan pada Mal Pelayanan Publik Kabupaten Kudus baik dan masyarakat berpersepsi puas terhadap kinerja pemberi layanan disana. Berdasarkan hasil uji rank spearman 0,241 dan taraf signifikansinya yakni 0,016 hasil koefisien perilaku pemberi layanan mempengaruhi kepuasan pengguna, sehingga semakin baik perilaku pemberi layanan di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Kudus akan meningkatkan kepuasan pengguna jasa pelayanan tersebut.
PROSES COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENGENDALIAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI KECAMATAN BAYAT KABUPATEN KLATEN Putri Cahyaningrum, Alfina; Hanani, Retna; Kismartini, Kismartini
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 3: Juli, Administrasi Pubik Rembang 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i3.45122

Abstract

Kebakaran hutan yang disebabkan oleh masyarakat sekitar maupun perusahaan besar swasta secara ilegal dengan tujuan untuk membuka lahan merupakan salah satu penyumbang terbesar dari tingginya laju deforestasi. Tingginya laju deforestasi tersebut dapat mengancam keberadaan dan kelestarian hutan. Hutan di Kecamatan Bayat Kabupaten Klaten merupakan salah satu hutan yang memiliki angka kebakaran hutan dan lahan yang tinggi dan termasuk dalam hutan yang dimiliki oleh negara. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan kolaborasi yang dibangun dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Bayat serta mengetahui faktor pendorong dan penghambat yang memengaruhi kolaborasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan enam informan sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi yang berjalan cukup baik adalah aspek dialog tatap muka, trust , komitmen terhadap proses, pemahaman bersama dan hasil sementara. Namun, masih terdapat beberapa faktor penghambat yaitu partisipasi masyarakat yang masih rendah, kurangnya sumber daya manusia dan masalah pembuatan laporan. Faktor pendorong dalam kolaborasi ini adalah sumber daya keuangan, ketergantungan para aktor, sejarah kerjasama, kejelasan aturan dasar, transparansi dalam kolaborasi
ANALISIS KELEMBAGAAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KABUPATEN JOMBANG Yunus, Dedi; Rahman, Amni Zarkasyi; Hanani, Retna
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 2: April 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i2.43567

Abstract

Pengelolaan sampah di Kabupaten Jombang yang masih belum dilakukan secara optimal menjadi latar belakang penelitian ini. Masalah yang muncul mengenai mekanisme pengelolaan sampah, mulai dari pengurangan, penanganan, pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, penyelenggaraan kelembagaan, dan pelaksanaan pemrosesan akhir yang belum dapat dilakukan secara optimal. Tujuan penelitian ini untuk memahami tinjauan kelembagaan pengelolaan sampah di Kabupaten Jombang. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan bersumber dari data primer dan sekunder. Hasil penelitian menjelaskan mengenai beberapa hal. Pertama, kepemimpinan dalam kelembagaan pengelolaan sampah dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup. Konteks visi misi dan tujuan didasarkan pada keselarasan dengan Pemerintah Kabupaten Jombang. Selaku leading sector utama dari Dinas Lingkungan Hidup dan hubungan kerjasama kelembagaan dilakukan dengan berkoordinasi kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sampah, Bank Sampah, Pasukan Kuning, dan OPD terkait. Kedua, strategi berpedoman pada Renstra Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang tahun 2018-2023. Kegiatan pengembangan lembaga/pegawai masih belum dilakukan secara jelas dan periodik. Ketiga, komunikasi pihak komunikator dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup. Penyampaian pesan kepada internal pegawai DLH dilakukan melalui langsung atau tidak langsung. Media sosial yang dipergunakan mulai dari Instagram, Website, dan Houtline SIAPS. Impact dalam komunikasi yang dilakukan secara implementasi sudah tepat. Keempat, norma formal berpedoman pada regulasi pemerintah, Perda No. 3 Tahun 2019, Perbup Nomor 56 Tahun 2022, Perbup Nomor 52 Tahun 2019, Perda Nomor 13 Tahun 2023. Sedangkan, norma informal mengenai SOP, SPK, himabuan, komitmen, dan kepercayaan. Kelima, sumber daya kelembagaan, pendanaan bersumber dari APBN, APBD, CSR, dan pendanaan lainnya yang sah. Sumber daya aparatur masing-masing lembaga sudah dilakukan dengan baik. Msnajerial kinerja didasarkan pada Surat Perjanjian Kerja yang dilakukan.
PARTISIPASI LANSIA DALAM PROGRAM POSYANDU LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LIMBANGAN Herdiyanti, Primastyaning Alifia; -, Kismartini -; Hanani, Retna
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 1: Januari 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i1.42318

Abstract

Pertumbuhan penduduk usia lanjut saat ini telah dialami berbagai negara termasuk Indonesia. Kenaikan penduduk lansia merupakan tren yang positif karena mengindikasikan peningkatan angka harapan hidup. Namun pertumbuhan ini perlu diimbangi dengan peningkatan kesejahteraan hidup lansia agar di kemudian hari tidak muncul persoalan baru akibat lonjakan penduduk lansia tanpa persiapan yang matang. Salah satu program pelayanan kesehatan yang diberikan kepada lanjut usia di Indonesia adalah posyandu lansia. Program posyandu lansia bertujuan meningkatkan status dan kualitas hidup lansia dengan pemberian pelayanan yang berupa pelayan kesehatan promotif dan preventif. Sayangnya program posyandu lansia belum dimanfaatkan oleh seluruh lansia secara optimal. Pada posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Limbangan, kehadiran lansia baru mencapai angka 7,02% pada triwulan pertama 2022. Penelitian ini kemudian berupaya menganalisis partisipasi lansia serta faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi lansia pada posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Limbangan. Tipe penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner dan observasi. Sampel penelitian berjumlah 98 orang yang diambil dengan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menghasilkan rata-rata nilai partisipasi lansia sebesar 2,32 dari skala 4. Artinya saat ini partisipasi lansia dalam program posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Limbangan masih kurang. Faktor yang terbukti berhubungan dengan partisipasi lansia adalah jenis kelamin, sementara faktor lain yang diuji yakni usia, tingkat pendidikan, pekerjaan dan pengahsilan ternyata tidak berkorelasi. Saran yang diberikan adalah Puskesmas Limbangan dapat menggencarkan sosialisasi program, mengikutsertakan lansia dalam diskusi dan pengambilan keputusan, berasama tokoh masyarakat mengajak lansia lakilaki aktif berpartisipasi, serta dapat menggabungkan kegiatan posyandu dengan aktivitas non olahraga.
ANALISIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DI DESA WISATA WONOLOPO KOTA SEMARANG Sanmutiane, Adela; Hanani, Retna; Santoso, R. Slamet
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 3: Juli, Administrasi Pubik Rembang 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i3.45165

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pertanyaan tentang bagaimana tahap pemberdayaan masyarakat dan faktor penghambat yang mempengaruhi pemberdayaan masyarakat di Desa Wisata Wonolopo. Desa Wonolopo dianggap masih terbelakang dibandingkan dari tiga Desa Wisata yang ditetapkan dalam Surat Keputusan Walikota Nomor 556/407 tahun 2012, yaitu Desa Wisata Kandri, Desa Wisata Nongkosawit, dan Desa Wisata Wonolopo. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tahap-tahap pemberdayaan yang dilakukan di Desa Wisata Wonolopo serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dan upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan triangulasi untuk memastikan validitas dan reliabilitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat di Desa Wisata Wonolopo belum optimal. Faktor penghambat pemberdayaan masyarakat di Desa Wisata Wonolopo meliputi sumber daya manusia, kelembagaan, sarana prasarana, dan persaingan pasar. Berdasarkan hasil tersebut,direkomendasikan strategi yang efektif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat lokal serta mengatasi kendala yang ada guna mencapai pengembangan pariwisata desa yang lebih optimal. Kata kunci: pemberdayaan masyarakat, pengembangan pariwisata, DesaWisata, pariwisata berbasis masyarakat, keberlanjutan
ANALISIS KUALITAS LAYANAN PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT NASIONAL DIPONEGORO KOTA SEMARANG Qamaril Huda, Sabila; Zarkasyi Rahman, Amni; Hanani, Retna
Journal of Public Policy and Management Review Vol 1, No 1: Januari 2025
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v1i1.48868

Abstract

This study was conducted to determine the quality of service to outpatients at Diponegoro National Hospital through a service quality approach. This research is a quantitative study using descriptive methods. Respondents in this study were 98 respondents, who were taken with non-probability sampling techniques and purposive sampling approaches. This research was conducted on outpatients with BPJS at Diponegoro National Hospital. Data collection techniques through observation, questionnaires and documentaries. The data was analysed using the SERVQUAL model. The results of the analysis show that the reliability indicator falls into quadrant IV, namely excessive, where patient perceptions of RSND services are higher than their expectations so that RSND has succeeded in exceeding patient expectations, especially in terms of timeliness and accuracy of service. Then the physical evidence indicator is in quadrant III, which is low priority, which indicates that although its performance is still less than optimal, this aspect does not have a major influence on overall patient satisfaction. Then, the responsiveness and assurance indicators are in quadrant II, namely maintaining achievement, where the performance provided by RSND in providing services to patients is good and needs to be maintained. Finally, the empathy indicator is in quadrant I, namely the main priority, which shows that this indicator has a weakness that is considered still not optimal which must be corrected immediately because it has a major influence on patient satisfaction. Based on these results, it is necessary to improve the empathy indicator with training for staff in order to provide optimal service for RSND patients.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI IMPLEMENTASI PROGRAM KOTAKU (KOTA TANPA KUMUH) DI KECAMATAN SEMARANG UTARA Maida Sihombing, Lastiur; Hanani, Retna
Journal of Public Policy and Management Review Vol 1, No 1: Januari 2025
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v1i1.48869

Abstract

The KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) program is one of the strategic efforts of the Directorate General of Human Settlements in accelerating the handling of slum areas through the 100-0- 100 movement, namely 100% access to clean water, 0% slums and 100% proper sanitation in 2019. North Semarang District is one of the priority areas for slum upgrading in Semarang City. However, previous research on the KOTAKU program shows that KOTAKU targets have not been achieved. This study aims to analyze the factors that influence the implementation of the KOTAKU program in North Semarang District. The theory used is the implementation theory of George C. Edward III. There are five factors analyzed, namely communication, resources, disposition, bureaucratic structure and community support. The research approach is descriptive quantitative with 83 respondents of KOTAKU program implementers in North Semarang District. Data analysis using SmartPLS software version 4.0. The results showed that communication had a negative effect on implementation, amounting to 0.089. Resources have a positive and significant effect on implementation, amounting to 0.498. Disposition has a positive effect on implementation, amounting to 0.104. Bureaucratic structure has a negative effect on implementation, amounting to 0.067. Community support has a positive and significant effect on implementation, amounting to 0.108. Simultaneously, communication, resources, disposition, bureaucratic structure, and community support affect implementation by 0.702 or 70.2%, the rest (100%-72.5% =29.8%) is influenced by other factors outside the study. The suggestions given by the researcher are to ensure consistency and uniformity of information, add funding allocations to address incomplete slum problems, increase public trust to obtain optimal support from the community, and improve coordination and good cooperation between government agencies, BKM/KSM, and the community.
Co-Authors , Amni Zakarsyi Rahman , Kismartini , Kismartini -, Kismartini - Adelia Nuriawati, Sekar Alice Meizahra Amni Zakarsyi R. Amni Zarkasyi Rahman, Amni Zarkasyi Anggie Ayuni Nurfakhirah Anggraini, Dini Dwi Anindita Meutiasari, Ni Ketut Annisa Syafaatul Azmi Ari Subowo Arum Jagaddhita, Meylani Askandary, Adia Indy Atha Fajaryanto, Farhan Aufarul Marom Aulia Sofyan, Hairunisa Aurel Lisa, Chetrin AZRA ZAHIDAH, EIDEL AZRA ZAHIDAH Bellastuti, Damaris Bernike Caroline Wynne Rahmanto Charine Charine Charine, Charine Chi Chi Gita Paramita Choliq Ilcham Ramadhan Dewi Rostyaningsih Diah Farah Fauziah Diastuti, Juning Dinda Farras Haniya Diva Mahendra, Caesar Dyah Hutami, Aprilia ERVANI SETIAWAN, GABRIELLA Fajar Azis Pramudya Fatimatuz Zahro Fierza Ainda Prawesti Galih Adyatma Alaufa Gelora Kasih, Johnsen Hezron Gisti Raisy Ismiartha Hafiza Islami, Hasna Herdiyanti, Primastyaning Alifia Hermadianti, Sajida Hesti Agustini Inayah, Destyana Kharismatul Indah Dwi Mawarni Indri Puspita Sari Irma Dwi Damayanti Kesani, Fairuz Ardiaz Kismartini Kismartini Kristiawan, Daffa Aulya Latifazzahra, Aisya Lestari Erta Br Ginting, Regina Maesaroh Maesaroh Maida Sihombing, Lastiur Maria Sri Hariyati, Ana Maulina Erza Safitri Muhammad Fakhri Rizqyanto Muhammad Farrel Radiand Mirza Muhammad Farrel Ronan Muhammad Mustam Naro Sesa, Saytio Noviana Rachma Nur Afifah, Milla Nursofa, Silvia Pramudita, Anindita Ghina Prayoga, Arf Purnomo, Alisya Ihsani Putri Cahyaningrum, Alfina Putri, Shinta Noor Aini Qamaril Huda, Sabila R Slame Santoso R Slamet Santoso R. Slamet Sanstoso R. Slamet Santoso Ragil Septiana Winastuti RAHMATIKA, IZZA Redha Fadhilah, Muthia Retno Sunu Astuti Rizka Utami Indra Rizky Meviano, Azriel Rizqiya, Yusriana Saira Robertus Robet Rosilawati, Risky Shinta Rossilawati, Risky Shinta Sanmutiane, Adela Sekti Aji Wibowo Shania Scheilla Sherina Siti Adiyani Ayu Prasetyowati Slamet Santoso Slamet Santoso Sri Mahardika, Sofia Sri Suwitri Suci Rejeki Sukma Indah Fitri Susi Sulandari Suyanto Suyanto Tavida Priskila Tri Yuniningsih Triana Prasaja Usman Alfarez, Rifky Widya Pramanti, Ririh Widyasari, Heni Wulandari, Destrinanda Yovi Hayuning Nitria Yuliana Kristanto Yunus, Dedi Zaenal Hidayat