Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGEMBANGAN PRODUK OLAHAN BUAH JAMBU BOL (SYZYGIUM MALACCENSE) MENJADI MINUMAN KESEHATAN DAN BRIKET ARANG Ratnawati, Devi; Sutanto, Teja Dwi; Putranto, Agus Martono Hadi
Jurnal Abdimas Bencoolen Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/abdimas.v2i3.38162

Abstract

Tujuan pelaksanaan program pengabdian pada masyarakat berbasis riset ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat untuk mengolah jambu bol menjadi minuman kesehatan dan  memanfaatkan hasil sampingnya sebagai briket arang untuk sumber energi alternatif yang bernilai ekonomis. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dibagi menjadi 4 tahap yaitu: perencanaan program, pelaksanaan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Pada pelaksanaan program, dilakukan implemetasi program kegiatan yang meliputi peningkatan pengetahuan dan ketrampilan, demonstrasi dan pembinaan beserta pelatihan teknologi berbasis hasil riset tentang diversifikasi buah jambu bol menjadi minuman kesehatan dan briket arang. Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Kemumu dalam memanfaatkan jambu bol (Syzygium malaccense) menjadi minuman kesehatan dan briket arang, yang memberikan alternatif energi terbarukan serta peningkatan ekonomi lokal.
Pelatihan Pembuatan Es Krim Homemade Sederhana di Desa Taba Air Pauh Kecamatan Tebat Karai Kabupaten Kepahiang Nurwidiyani, Ria; Angasa, Eka; Sutanto, Teja Dwi; Arman, Etriyanto
Indonesian Journal of Community Empowerment and Service (ICOMES) Vol. 5 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/icomes.v5i1.41437

Abstract

Pelatihan pembuatan es krim homemade sederhana di Desa Taba Air Pauh Kecamatan Tebat Karai Kabupaten Kepahiang telah dilakukan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kimia sederhana serta pelatihan pembuatan es krim untuk anak-anak dan ibu rumah tangga. Es krim termasuk kedalam produk olahan susu yang digemari masyarakat karena memiliki nilai gizi yang tinggi. Meskipun begitu penggunaan bahan tambahan pangan pada es krim harus diwaspadai karena apabila dikonsumsi berlebihan dapat mengakibatkan gangguan kesehatan dalam jangka waktu yang panjang. Oleh karena itu pada pengabdian ini peserta diberikan pelatihan tentang pembuatan es krim homemade yang aman untuk dikonsumsi melalui metode ceramah dan praktek langsung. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta telah memahami proses pembuatan es krim homemade serta manfaatnya. Diharapkan kegiatan ini memberikan pengetahuan dan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat disekitar Desa Taba Air Pauh Kecamatan Tebat Karai Kabupaten Kepahiang
EVALUASI WAKTU HANCUR TABLET ASAM MEFENAMAT DENGAN VARIASI KONSENTRASI SODIUM STARCH GLYCOLATE SEBAGAI SUPERDISINTEGRAN MELALUI METODE GRANULASI BASAH Anjeliani, Cindy Choirina; Sari, Delia Komala; Sutanto, Teja Dwi; Dominica, Dwi; Ningrum, Karina Primatyas
BENCOOLEN JOURNAL OF PHARMACY Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : UNIB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/bjp.v5i2.43233

Abstract

Latarbelakang: Keberhasilan formulasi tablet sangat dipengaruhi oleh parameter mutu fisik, salah satunya adalah waktu hancur. Waktu hancur dapat memengaruhi bioavailabilitas obat, terutama pada zat aktif yang memiliki kelarutan rendah seperti asam mefenamat, sehingga pemilihan bahan penghancur seperti sodium starch glycolate (SSG) dan metode pembuatan yang tepat seperti granulasi basah sangat penting untuk memperbaiki kelarutan zat aktif. Metode: Penelitian ini merupakan studi eksperimental berupa formulasi tablet dengan granulasi basah menggunakan SSG 1–5%, lalu diuji waktu hancurnya. Hasil dan Pembahasan: Waktu hancur masing-masing formula, F1 (1%), F2 (2%), F3 (3%), F4 (4%), F5 (5%) berturut-turut adalah 3,52 menit, 2,72 menit, 2,56 menit, 1,52 menit, dan 1,31 menit, kelima formula memenuhi syarat uji waktu hancur yang baik. Kesimpulan: Semakin meningkat konsentrasi SSG, maka waktu hancur tablet menjadi semakin cepat, dan sebaliknya. Uji statistik one way ANOVA menunjukkan variasi konsentrasi SSG berpengaruh signifikan terhadap waktu disintegrasi tablet asam mefenamat.
Modified Polystyrene Waste as Cation Exchange Material and Its Characterization Nendo, Felicia Febyola; Sutanto, Teja Dwi; Banon, Charles; Angasa, Eka; Gustian, Irfan
IJFAC (Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry) Vol 11, No 1 (2026): February 2026
Publisher : IJFAC (Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24845/ijfac.v11.i1.67

Abstract

Modification of polystyrene (PS) waste into sulfonated polystyrene (PSS) as cation exchange material and its characterization has been carried out, the polystyrene waste used is styrofoam from air conditioner packaging. Modification is carried out through the sulfonation process of styrofoam using acetyl sulfate as a sulfonating agent in tetrahydrofuran (THF) solution. Sulfonation is carried out at a temperature of 40 °C for 3.5 hours under nitrogen gas flow. The modified product is then characterized using FTIR, SEM, and testing the degree of sulfonation, water absorption capacity, and cation exchange capacity (CEC). The results show that modification has occurred in the presence of a sulfonate group (–SO₃H) which is characterized by the appearance of characteristic peaks of 1033 cm⁻¹, 1162 cm⁻¹ and 3329 cm⁻¹ in the FTIR spectrum and SEM results show that the PS structure which is not rough and becomes a rougher and non-uniform structure after sulfonation. The degree of sulfonation obtained reached 58%, the maximum water absorption achieved was 39% after soaking for 72 hours, and the highest measured cation exchange capacity was 1.87 meq/g in 1.5 N NaCl solution. These results indicate that styrofoam waste has the potential to be used as a basic material for efficient and environmentally friendly cation exchange resins.Keywords: Polystyrene, Sulfonation, Acetyl sulfate, Cation exchange capacity, Activation energy
Mixed Natural Rubber Latex and Co2SiO4/SiO2 Derived from Silica of Oil Palm Leaves and Cobalt Nitrate Yudha S, Sal Prima; Adfa, Morina; Istiqphara, Swadexi; Reagen, Muhamad Alvin; Sutanto, Teja Dwi
Molekul Vol 21 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jm.2026.21.1.16369

Abstract

ABSTRACT. Cobalt nitrate solution is combined with oil palm leaf powder to produce a semisolid mixture. The resulting mixture is heated in a furnace at 500 °C for 5 h, producing a grey powder. X-ray diffraction (XRD) analysis of the product showed distinct peaks at 2θ values of 31.2°, 36.8°, 44.8°, 59.2°, and 65.1°, which were consistent with the presence of Co₃O₄/SiO₂. When a similar mixture was heated at 1000 °C for 5 h, a purple powder containing Co₂SiO₄/SiO₂ was obtained. XRD patterns of this material contained peaks at 2θ values of 25.4°, 32.2°, 34.1°, 35.6°, 36.5°, 52.2°, and 62.3°, which corresponded with Co₂SiO₄. The latter product was selected for further analysis, including Fourier-transform infrared (FTIR) spectroscopy which identified characteristic absorption bands at 588 cm⁻¹ and 672 cm⁻¹, alongside additional peaks at 817 cm⁻¹ and 1117 cm⁻¹, reflecting the formation of cobalt silicate. Energy-dispersive X-ray (EDX) analysis confirmed the presence of cobalt (20.7%), silicon (14.0%), and oxygen (45.5%), alongside minor quantities of other elements, while scanning electron microscopy (SEM) showed irregularly shaped, non-spherical particles with some aggregation and a cloudy network. Following characterization, the synthesized cobalt silicate was applied as a colorant in natural rubber latex. Preliminary observations suggest that it functioned effectively as a colorant and remains stable during extended storage. Keywords: Cobalt silicate, cobalt oxide, oil palm leaf (OPL), rubber latex, silica.