Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Permainan Target Terhadap Kemampuan Shooting Dalam Permainan Sepak Bola Pada SSB Kembang Putra Aikmel Zubaidi, Zubaidi; Syah, Herman; Wibawa, Elya
Sportify Journal Vol. 1 No. 1 (2021): July
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v1i1.2698

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti bahwa rata-rata dalam satu pertandingan tendangan ke gawang (shooting) yang dilakukan oleh para pemain lebih banyak yang melenceng dari pada yang mengarah tepat ke gawang. Adapun tujuan dari penelitian ini ingin mengetahui apakah ada pengaruh latihan permainan target terhadap kemampuan shooting sepak bola pada siswa SSB Kembang Putra Aikmel tahun 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan teknik pengambilan sampel menggunakan pusposive sampling sebanyak 20 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes menendang (shooting) bola ke sasaran. Analisis data menggunakan Paired Sampel T-Test dengan SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan permainan target memberikan pengaruh yang signifikan sebesar 0,000 (p < 0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa latihan permainan target memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan shooting sepak bola pada siswa SSB Kembang Putra Aikmel tahun 2020. Abstract Based on the results of observations made by researchers that on average in one game, more shots on goal (shooting) are carried out by players who deviate from those that lead right to the goal. The purpose of this study was to find out whether there was an effect of target game practice on the soccer shooting ability of SSB Kembang Putra Aikmel students in 2020. The research method used was an experimental method with a sampling technique using purposive sampling as many as 20 people. The data collection technique used a test instrument to kick (shooting) the ball to the target. Data analysis used Paired Sample T-Test with SPSS version 23. The results showed that the target game exercise had a significant effect of 0.000 (p < 0.05). The results of this study indicate that target game training has a significant effect on the soccer shooting ability of SSB Kembang Putra Aikmel students in 2020.
Development of the Dribble Exercise Model in Soccer of Fpok Student in IKIP Mataram Syah, Herman; Tangkudung, James; Hanif, Ahmad Sofyan
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol. 1 No. 4 (2019): August 2019
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v1i4.1607

Abstract

The purpose of this study was to develop a dribble training model for soccer games of fool students in IKIP Mataram. The method used in this study is the research methodology and development of Borg and Gall, which consists of ten stages. The final results of this research and development are written in a handbook on dribble training models for soccer games for those that have been evaluated by experts, trial and revision, and their effectiveness has been tested. The instruments used in this development research were questionnaires and the Instrument Test dribble. The design of this study uses research & development (R & D) research methods from Borg and Gall in the form of qualitative and quantitative approaches used to reveal the second objective, with a pre-experimental research design in the form of the one-group pretest-posttest design that looks for significant differences in the exercise model before and after being given a training model. Where the analysis of data research uses the t-test with a significance level of 0.05, Therefore, the effectiveness of the development of the model develops a model of dribble training on the basis of improving skills in dribble giving a reference so that this training model can be used to do variation training in implementing football dribble on students of Fool in IKIP Mataram.
Implementasi Pembelajaran Daring Bagi Mahasiswa Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Mandalika Pada Masa Pandemic Covid-19 Supriadin, Supriadin; Syah, Herman
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i1.2952

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi pembelajaran daring bagi mahasiswa Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Mandalika  pada masa pandemic Covid-19 dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi pembelajaran daring bagi mahasiswa Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Mandalika pada masa pandemic Covid-19. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Narasumber penelitian ini adalah dua orang dosen dan sepuluh orang mahasiswa Program Studi Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Mandalika. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Triangulasi menggunakan teknik triangulasi sumber.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Implementasi pembelajaran daring bagi mahasiswa Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Mandalika pada masa pandemic Covid-19 dilaksanakan berdasarkan SK Rektor Universitas Pendidikan Mandalika tentang kebijakan pembelajaran secara daring. Pembelajaran daring bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Mandalika dilaksanakan dengan menggunakan media daring seperti zoom, google class room, whatsapp group. Pada proses pembelajaran secara daring dosen memberikan materi dan tugas kepada mahasiswa menggunakan media yang telah ditetapkan oleh dosen. Proses interaksi yang terjalin dalam pembelajaran daring masih minim. Capaian pembelajaran dalam pembelajaran daring di Program Studi Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Mandalika hasilnya sama dengan pembelajaran tatap muka, hanya saja kriteria ditetapkan lebih rendah mengingat situasi dan kondisi yang ada dengan adanya pandemic Covid-19. Faktor pendukung adanya dukungan dari pihak kampus Universitas Pendidikan Mandalika dengan menyediakan fasilitas pembelajaran bagi dosen melalui aplikasi pembelajaran berlangganan untuk membuat materi pembelajaran dan kuota internet. Bagi mahasiswa pun diberikan layanan gratis kuota internet dengan layanan provider yang telah ditetapkan, hanya saja tidak semua mahasiswa dapat memanfaatkan layanan kuota gratis tersebut. Faktor penghambat dalam pembelajaran daring adalah sinyal internet yang belum semua mahasiswa dapat mengaksesnya dengan baik. Hal ini dikarenakan mahasiswa banyak yang berada di daerah yang kemungkinan sinyal internet masih terbatas. Hambatan yang ada ini menyebabkan mahasiswa tidak dapat secara penuh mengikuti pembelajaran yang diberikan oleh dosen secara daring.
PENGARUH PENDIDIKAN AGAMA DALAM KELUARGA TERHADAP AKHLAK REMAJA admin, admin; Maryani, Yani; syah, Herman; Fikruzzaman, Daden
THORIQOTUNA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2021): THORIQOTUNA: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Prodi PAI IAILM Suryalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47971/tjpi.v4i1.346

Abstract

This study aims to determine the effect of Religious Education in the Family on Adolescent Morals in RW 03 Kampung Cidoyang, Sukakerta Village, Panumbangan District, Ciamis Regency. By using Religious Education in the Family can increase Adolescent Morals. The method used in this study is a descriptive method with a quantitative approach that is research in the form of revealing current conditions by considering past conditions through processing the figures obtained in the study. Based on the results of data processing, the results show that the influence of Religious Education in the Family on Adolescent Morals in RW 03 in Cidoyang Village, Sukakerta Village, Panumbangan Sub-District, Ciamis District has a significant influence with a high category of tcount = 6.1685 > t table = 1,67469. Religious Education in the Family affects Adolescent Morals by 42.25% while the remaining 57.75% is thought to be influenced by other factors, such as playing environmental factors and internal factors such as mind and mental, development of feelings, social considerations and moral development. Ased on the results of this study, it can be concluded that adolescent morals can increase through Religious Education in the Family. It is recommended that in shaping adolescent morals, parents should be able to motivate their teenage children to have good morals in their daily lives and instill Faith Education in the Family with various methods so that adolescent morals improve.
Pengaruh Latihan Shortpass Terhadap Keterampilan Passing-Stopping Dalam Permainan Sepakbola Saputra, Abdul Aziz; Syah, Herman; Supriadin, Supriadin
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 10 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v10i2.20466

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh latihan shortpass berpasangan dan shortpass dengan target gawang kecil terhadap peningkatan keterampilan passing-stopping pemain sepakbola Klub Putra Saba tahun 2023. Premis utama penelitian adalah bahwa keterampilan passing-stopping tidak hanya dipengaruhi penguasaan teknik dasar, tetapi juga oleh struktur latihan yang berulang, spesifik, terarah pada sasaran, dan memberi kesempatan pemain menerima umpan balik gerak secara langsung. Penelitian menggunakan rancangan eksperimen pretest-posttest pada dua kelompok perlakuan. Sampel berjumlah 20 pemain yang dibagi melalui ordinal pairing menjadi kelompok shortpass berpasangan (n=10) dan kelompok shortpass target gawang kecil (n=10). Instrumen yang digunakan adalah tes sepak tahan bola/passing-stopping selama 30 detik. Perlakuan diberikan selama 12 pertemuan dengan frekuensi tiga kali seminggu. Analisis data menggunakan uji-t berpasangan untuk membandingkan skor sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan shortpass berpasangan meningkatkan rerata skor dari 9,20 menjadi 11,10 dengan gain 1,90 atau 20,65%; hasil uji-t menunjukkan t (9) = 4,670 dan p<0,001. Latihan shortpass dengan target gawang kecil meningkatkan rerata skor dari 8,10 menjadi 10,40 dengan gain 2,30 atau 28,40%; hasil uji-t menunjukkan t (9) = 5,129 dan p<0,001. Dengan demikian, kedua hipotesis penelitian diterima: kedua model latihan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan passing stopping. Secara praktis, latihan target gawang kecil menunjukkan peningkatan relatif lebih besar, sedangkan shortpass berpasangan tetap relevan untuk membangun ritme, komunikasi, dan kontrol umpan antar pemain.
Pengaruh Latihan Dead Leg Step Up dan Single Leg Bent Knee Calf Raise Terhadap Hasil Lari 100 Meter Hidayat, Muhammad; Syah, Herman; Satrianingsih, Baiq
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 12 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v12i1.20587

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjawab hipotesis bahwa latihan dead leg step up dan single leg bent knee calf raise berpengaruh terhadap hasil lari 100-meter siswa putra SMAN 1 Seteluk KSB. Masalah penelitian berangkat dari rendahnya hasil kecepatan lari 100-meter yang teramati dalam pembelajaran dan pembinaan atletik, terutama pada aspek dorongan tungkai, koordinasi langkah, serta kemampuan mempertahankan kecepatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen semu dengan desain pre-test and post-test. Perlakuan dilakukan melalui latihan dead leg step up dan single leg bent knee calf raise selama kurang lebih enam minggu. Instrumen utama adalah tes lari sprint 100-meter dengan pencatatan waktu terbaik. Data dianalisis menggunakan uji-t terhadap selisih hasil sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok dead leg step up mengalami penurunan rerata waktu dari 11,63 detik menjadi 11,46 detik, sedangkan kelompok single leg bent knee calf raise menurun dari 11,60 detik menjadi 11,36 detik. Nilai t-hitung masing-masing sebesar 9,990 dan 10,540, lebih besar daripada t-tabel 2,447 pada taraf signifikansi 5%. Dengan demikian, kedua bentuk latihan dinyatakan efektif meningkatkan hasil lari 100-meter. Temuan ini menegaskan bahwa latihan penguatan tungkai satu kaki dan penguatan otot betis dapat menjadi alternatif praktis dalam pembelajaran atletik sekolah karena sesuai dengan kebutuhan akselerasi, dorongan, stabilitas, dan ritme langkah sprint. Novelty penelitian terletak pada penerapan dua latihan sederhana berbasis berat badan dan alat minimal dalam konteks siswa SMA daerah, sehingga dapat direplikasi oleh guru PJOK dan pelatih sekolah. Kata Kunci: Dead Leg Step Up; Single Leg Bent Knee Calf Raise; Lari 100 Meter; Sprint; Atletik Sekolah.
SHORTPASS BERPASANGAN DAN TARGET GAWANG KECIL MENINGKATKAN PASSING STOPPING Hadiansah, Riko; Syah, Herman; Hulfian, Lalu
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i4.10976

Abstract

ABSTRACT Passing-stopping ability is one of the fundamental skills that plays an important role in maintaining ball possession and building attacks in football games. This study was motivated by the low passing-stopping ability of players from Persada Football Club, Mantang Batukilang Village, as indicated by inaccurate passing direction, weak ball control, and frequent loss of possession during play. This study aimed to analyze the effect of paired shortpass training and shortpass training with a small-goal target on improving players’ passing-stopping ability. The study employed a quasi-experimental method using a two group pretest-posttest design. The sample consisted of 20 players who were divided into two groups using the ordinal pairing technique. The first group received paired shortpass training, while the second group received shortpass training with a small-goal target for 12 training sessions. The research instrument used was a 30-second passing-stopping test, while data analysis was conducted using a t-test at a 5% significance level. The results showed that both forms of training had a significant effect on improving players’ passing-stopping ability. Paired shortpass training helped improve movement coordination and ball control, whereas shortpass training with a small-goal target was more effective in improving passing accuracy. These findings indicate that simple variations of technical training can be used as effective and practical alternative training programs in local football club development.   ABSTRAK Kemampuan passing-stopping merupakan salah satu keterampilan dasar yang berperan penting dalam menjaga penguasaan bola dan membangun serangan dalam permainan sepak bola. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan passing-stopping pemain sepak bola Klub Persada Desa Mantang Batukilang yang ditunjukkan melalui kurang tepatnya arah umpan, lemahnya kontrol bola, dan sering terjadinya kehilangan bola saat bermain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan shortpass berpasangan dan shortpass dengan target gawang kecil terhadap peningkatan kemampuan passing-stopping pemain. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu (quasi experimental) dengan desain two group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 20 pemain yang dibagi menjadi dua kelompok menggunakan teknik ordinal pairing. Kelompok pertama memperoleh latihan shortpass berpasangan, sedangkan kelompok kedua memperoleh latihan shortpass dengan target gawang kecil selama 12 kali pertemuan. Instrumen penelitian menggunakan tes passing-stopping selama 30 detik, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan uji-t pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua bentuk latihan memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan passing-stopping pemain. Latihan shortpass berpasangan membantu meningkatkan koordinasi gerak dan kontrol bola, sedangkan latihan shortpass dengan target gawang kecil lebih efektif dalam meningkatkan akurasi umpan. Temuan ini menunjukkan bahwa variasi latihan teknik sederhana dapat digunakan sebagai alternatif program latihan yang efektif dan mudah diterapkan pada pembinaan sepak bola tingkat klub lokal.
LATIHAN LUNGES DAN BARRIER HOP MENINGKATKAN TENDANGAN JARAK JAUH SEPAK BOLA Sohimin, Muhamad; Syah, Herman; Muhsan, Muhsan
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i4.10979

Abstract

ABSTRACT Long-distance kicking is an important football skill because it is used to switch play, deliver lofted passes, clear the ball, and initiate attacks from defensive areas. This study aimed to determine the effects of lunges and barrier hop training on the long-distance kicking ability of SSB Balga United football players in 2023. This research used an experimental method with a two-group pretest-posttest design. The sample consisted of 20 players divided into two groups: a lunges training group and a barrier hop training group, with 10 players in each group. The training program was conducted over 18 sessions with a frequency of three sessions per week. The research instrument was a lofted long-pass test measured in meters. The data were analyzed using descriptive statistics, Shapiro-Wilk normality test, homogeneity test, paired sample t-test, and independent sample t-test on gain scores. The results showed that the lunges group improved from 35.51±4.69 m to 36.59±4.46 m, with an increase of 1.08 m or 3.04%, t(9)=5.35; p<0.001. The barrier hop group improved from 35.74±4.34 m to 36.92±4.09 m, with an increase of 1.18 m or 3.30%, t(9)=8.88; p<0.001. The between-group comparison of gain scores showed t(18)=0.41; p=0.684. Therefore, both lunges and barrier hop training effectively improved long-distance kicking ability, while barrier hop showed a greater descriptive improvement but was not statistically different. ABSTRAK Tendangan jarak jauh merupakan keterampilan penting dalam sepak bola karena digunakan untuk mengalihkan permainan, mengirim umpan lambung, melakukan clearance, dan membangun serangan dari area bertahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan lunges dan barrier hop terhadap kemampuan tendangan jarak jauh pemain sepak bola SSB Balga United Tahun 2023. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain two-group pretest-posttest. Sampel berjumlah 20 pemain yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok latihan lunges dan kelompok latihan barrier hop, masing-masing 10 pemain. Program latihan dilaksanakan selama 18 pertemuan dengan frekuensi tiga kali per minggu. Instrumen penelitian menggunakan tes tendangan lambung atau long pass dengan satuan meter. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas, paired sample t-test, dan independent sample t-test terhadap skor peningkatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok lunges meningkat dari 35,51±4,69 m menjadi 36,59±4,46 m, dengan peningkatan 1,08 m atau 3,04% dan nilai t(9)=5,35; p<0,001. Kelompok barrier hop meningkat dari 35,74±4,34 m menjadi 36,92±4,09 m, dengan peningkatan 1,18 m atau 3,30% dan nilai t(9)=8,88; p<0,001. Uji beda peningkatan antarkelompok menunjukkan t(18)=0,41; p=0,684. Dengan demikian, latihan lunges dan barrier hop sama-sama efektif meningkatkan kemampuan tendangan jarak jauh, sedangkan barrier hop menunjukkan peningkatan lebih besar secara deskriptif tetapi tidak berbeda signifikan secara statistik.
BOLA JALAN DAN PASS BACK PASS MENINGKATKAN KETEPATAN SHOOTING Saputra, Tomi; Syah, Herman; Muhsan, Muhsan; Hulfian, Lalu
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i4.10980

Abstract

ABSTRACT Shooting accuracy is an important skill in football because it plays a significant role in a team’s success in scoring goals. However, youth players still frequently experience inaccurate shots due to inadequate technical control and movement coordination when performing shooting. This study aimed to determine the effect of shooting training using the moving ball and pass back pass methods on the shooting accuracy of SSB PS Duo Pringgarata players aged 13–15 years and to identify the more effective training method. The study employed an experimental method using a two group pretest-posttest design. The sample consisted of 18 players aged 13–15 years selected through purposive sampling and divided into two groups using an ordinal pairing pattern. The first group received shooting training with the moving ball method, while the second group received pass back pass training for 16 sessions. Data were collected using the Bobby Charlton shooting test and analyzed using descriptive statistics and a paired sample t-test at a 5% significance level. The results showed that both training methods had a significant effect on improving players’ shooting accuracy. However, the moving ball training method produced greater improvement than the pass back pass method because players could better control ball position and shooting direction before taking the shot. This study indicates that technical training delivered progressively from simple situations to more complex game-like situations can help improve the shooting accuracy of youth players. The findings of this study can be used as a reference for coaches in designing more effective shooting training programs that are appropriate to the developmental stage of youth football players. ABSTRAK Ketepatan shooting merupakan salah satu keterampilan penting dalam sepak bola karena berperan dalam keberhasilan tim mencetak gol. Namun, pemain usia muda masih sering mengalami kesalahan arah tendangan akibat kurangnya kontrol teknik dan koordinasi gerak saat melakukan shooting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan shooting dengan bola jalan dan pass back pass terhadap ketepatan shooting pemain SSB PS Duo Pringgarata KU 13–15 tahun serta menentukan metode latihan yang lebih efektif. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain two group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 18 pemain usia 13–15 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok menggunakan pola ordinal pairing. Kelompok pertama diberikan latihan shooting dengan bola jalan, sedangkan kelompok kedua diberikan latihan pass back pass selama 16 kali pertemuan. Pengumpulan data menggunakan tes Bobby Charlton shooting test, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan paired sample t-test pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode latihan memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan ketepatan shooting pemain. Namun, latihan bola jalan memberikan peningkatan yang lebih besar dibandingkan latihan pass back pass karena pemain lebih mudah mengontrol posisi bola dan arah tendangan sebelum melakukan shooting. Penelitian ini menunjukkan bahwa latihan teknik yang diberikan secara bertahap dari situasi sederhana menuju situasi permainan yang lebih kompleks dapat membantu meningkatkan akurasi shooting pemain usia muda. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan bagi pelatih dalam menyusun program latihan shooting yang lebih efektif dan sesuai dengan tahap perkembangan pemain sepak bola usia muda.
DRILLING SMASH DAN STROKE SMASH MENINGKATKAN KETEPATAN SMASH BULUTANGKIS Dewi, Triana; Syah, Herman; Supriadin, Supriadin
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i4.10981

Abstract

ABSTRACT Smash accuracy is one of the important factors in men’s doubles badminton because it is closely related to attacking effectiveness and the opportunity to score points. Based on observations conducted at PB Gor Warna Agung Ampenan, several athletes were still unable to direct the shuttlecock consistently, causing the shots to frequently hit the net or land outside the court. This study aimed to analyze the effect of drilling smash and stroke smash training on improving smash accuracy among men’s doubles badminton athletes at PB Gor Warna Agung Ampenan in 2024. The study employed a quantitative approach using an experimental method with a two group pretest-posttest design. The sample consisted of 12 men’s doubles athletes divided into two groups using the ordinal pairing technique. The research instrument used a badminton smash accuracy test based on PB PBSI standards. The treatment was carried out through drilling smash and stroke smash training programs implemented progressively during the training period. Data were analyzed using descriptive statistics and the t-test at a 5% significance level. The results showed that both training methods had an effect on improving the athletes’ smash accuracy. Drilling smash training was more effective in improving shot direction consistency, while stroke smash training helped athletes adapt their shots to more dynamic game situations. Therefore, both training methods can be used as alternative programs for developing smash techniques in men’s doubles badminton athletes. ABSTRAK Ketepatan smash menjadi salah satu faktor penting dalam permainan bulutangkis ganda putra karena berkaitan dengan efektivitas serangan dan peluang memperoleh poin. Berdasarkan hasil observasi di PB Gor Warna Agung Ampenan, masih ditemukan atlet yang belum mampu mengarahkan shuttlecock secara konsisten sehingga pukulan sering menyangkut net atau keluar lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan drilling smash dan stroke smash terhadap peningkatan ketepatan smash atlet ganda putra bulutangkis PB Gor Warna Agung Ampenan tahun 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain two group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 12 atlet ganda putra yang dibagi menjadi dua kelompok menggunakan teknik ordinal pairing. Instrumen penelitian menggunakan tes ketepatan smash bulutangkis mengacu pada standar PB PBSI. Perlakuan diberikan melalui program latihan drilling smash dan stroke smash yang dilakukan secara bertahap selama periode latihan. Data penelitian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode latihan memberikan pengaruh terhadap peningkatan ketepatan smash atlet. Latihan drilling smash lebih efektif dalam meningkatkan konsistensi arah pukulan, sedangkan latihan stroke smash membantu atlet menyesuaikan pukulan dalam situasi permainan yang lebih dinamis. Dengan demikian, kedua metode latihan dapat digunakan sebagai alternatif program pembinaan teknik smash pada atlet ganda putra bulutangkis.