Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengaruh Permainan Target Terhadap Kemampuan Shooting Dalam Permainan Sepak Bola Pada SSB Kembang Putra Aikmel Zubaidi, Zubaidi; Syah, Herman; Wibawa, Elya
Sportify Journal Vol. 1 No. 1 (2021): July
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v1i1.2698

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti bahwa rata-rata dalam satu pertandingan tendangan ke gawang (shooting) yang dilakukan oleh para pemain lebih banyak yang melenceng dari pada yang mengarah tepat ke gawang. Adapun tujuan dari penelitian ini ingin mengetahui apakah ada pengaruh latihan permainan target terhadap kemampuan shooting sepak bola pada siswa SSB Kembang Putra Aikmel tahun 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan teknik pengambilan sampel menggunakan pusposive sampling sebanyak 20 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes menendang (shooting) bola ke sasaran. Analisis data menggunakan Paired Sampel T-Test dengan SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan permainan target memberikan pengaruh yang signifikan sebesar 0,000 (p < 0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa latihan permainan target memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan shooting sepak bola pada siswa SSB Kembang Putra Aikmel tahun 2020. Abstract Based on the results of observations made by researchers that on average in one game, more shots on goal (shooting) are carried out by players who deviate from those that lead right to the goal. The purpose of this study was to find out whether there was an effect of target game practice on the soccer shooting ability of SSB Kembang Putra Aikmel students in 2020. The research method used was an experimental method with a sampling technique using purposive sampling as many as 20 people. The data collection technique used a test instrument to kick (shooting) the ball to the target. Data analysis used Paired Sample T-Test with SPSS version 23. The results showed that the target game exercise had a significant effect of 0.000 (p < 0.05). The results of this study indicate that target game training has a significant effect on the soccer shooting ability of SSB Kembang Putra Aikmel students in 2020.
Development of the Dribble Exercise Model in Soccer of Fpok Student in IKIP Mataram Syah, Herman; Tangkudung, James; Hanif, Ahmad Sofyan
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol. 1 No. 4 (2019): August 2019
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v1i4.1607

Abstract

The purpose of this study was to develop a dribble training model for soccer games of fool students in IKIP Mataram. The method used in this study is the research methodology and development of Borg and Gall, which consists of ten stages. The final results of this research and development are written in a handbook on dribble training models for soccer games for those that have been evaluated by experts, trial and revision, and their effectiveness has been tested. The instruments used in this development research were questionnaires and the Instrument Test dribble. The design of this study uses research & development (R & D) research methods from Borg and Gall in the form of qualitative and quantitative approaches used to reveal the second objective, with a pre-experimental research design in the form of the one-group pretest-posttest design that looks for significant differences in the exercise model before and after being given a training model. Where the analysis of data research uses the t-test with a significance level of 0.05, Therefore, the effectiveness of the development of the model develops a model of dribble training on the basis of improving skills in dribble giving a reference so that this training model can be used to do variation training in implementing football dribble on students of Fool in IKIP Mataram.
Implementasi Pembelajaran Daring Bagi Mahasiswa Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Mandalika Pada Masa Pandemic Covid-19 Supriadin, Supriadin; Syah, Herman
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i1.2952

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi pembelajaran daring bagi mahasiswa Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Mandalika  pada masa pandemic Covid-19 dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi pembelajaran daring bagi mahasiswa Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Mandalika pada masa pandemic Covid-19. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Narasumber penelitian ini adalah dua orang dosen dan sepuluh orang mahasiswa Program Studi Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Mandalika. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Triangulasi menggunakan teknik triangulasi sumber.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Implementasi pembelajaran daring bagi mahasiswa Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Mandalika pada masa pandemic Covid-19 dilaksanakan berdasarkan SK Rektor Universitas Pendidikan Mandalika tentang kebijakan pembelajaran secara daring. Pembelajaran daring bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Mandalika dilaksanakan dengan menggunakan media daring seperti zoom, google class room, whatsapp group. Pada proses pembelajaran secara daring dosen memberikan materi dan tugas kepada mahasiswa menggunakan media yang telah ditetapkan oleh dosen. Proses interaksi yang terjalin dalam pembelajaran daring masih minim. Capaian pembelajaran dalam pembelajaran daring di Program Studi Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Mandalika hasilnya sama dengan pembelajaran tatap muka, hanya saja kriteria ditetapkan lebih rendah mengingat situasi dan kondisi yang ada dengan adanya pandemic Covid-19. Faktor pendukung adanya dukungan dari pihak kampus Universitas Pendidikan Mandalika dengan menyediakan fasilitas pembelajaran bagi dosen melalui aplikasi pembelajaran berlangganan untuk membuat materi pembelajaran dan kuota internet. Bagi mahasiswa pun diberikan layanan gratis kuota internet dengan layanan provider yang telah ditetapkan, hanya saja tidak semua mahasiswa dapat memanfaatkan layanan kuota gratis tersebut. Faktor penghambat dalam pembelajaran daring adalah sinyal internet yang belum semua mahasiswa dapat mengaksesnya dengan baik. Hal ini dikarenakan mahasiswa banyak yang berada di daerah yang kemungkinan sinyal internet masih terbatas. Hambatan yang ada ini menyebabkan mahasiswa tidak dapat secara penuh mengikuti pembelajaran yang diberikan oleh dosen secara daring.
PENGARUH PENDIDIKAN AGAMA DALAM KELUARGA TERHADAP AKHLAK REMAJA admin, admin; Maryani, Yani; syah, Herman; Fikruzzaman, Daden
THORIQOTUNA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2021): THORIQOTUNA: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Prodi PAI IAILM Suryalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47971/tjpi.v4i1.346

Abstract

This study aims to determine the effect of Religious Education in the Family on Adolescent Morals in RW 03 Kampung Cidoyang, Sukakerta Village, Panumbangan District, Ciamis Regency. By using Religious Education in the Family can increase Adolescent Morals. The method used in this study is a descriptive method with a quantitative approach that is research in the form of revealing current conditions by considering past conditions through processing the figures obtained in the study. Based on the results of data processing, the results show that the influence of Religious Education in the Family on Adolescent Morals in RW 03 in Cidoyang Village, Sukakerta Village, Panumbangan Sub-District, Ciamis District has a significant influence with a high category of tcount = 6.1685 > t table = 1,67469. Religious Education in the Family affects Adolescent Morals by 42.25% while the remaining 57.75% is thought to be influenced by other factors, such as playing environmental factors and internal factors such as mind and mental, development of feelings, social considerations and moral development. Ased on the results of this study, it can be concluded that adolescent morals can increase through Religious Education in the Family. It is recommended that in shaping adolescent morals, parents should be able to motivate their teenage children to have good morals in their daily lives and instill Faith Education in the Family with various methods so that adolescent morals improve.
Pengaruh Latihan Shortpass Terhadap Keterampilan Passing-Stopping Dalam Permainan Sepakbola Saputra, Abdul Aziz; Syah, Herman; Supriadin, Supriadin
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 10 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v10i2.20466

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh latihan shortpass berpasangan dan shortpass dengan target gawang kecil terhadap peningkatan keterampilan passing-stopping pemain sepakbola Klub Putra Saba tahun 2023. Premis utama penelitian adalah bahwa keterampilan passing-stopping tidak hanya dipengaruhi penguasaan teknik dasar, tetapi juga oleh struktur latihan yang berulang, spesifik, terarah pada sasaran, dan memberi kesempatan pemain menerima umpan balik gerak secara langsung. Penelitian menggunakan rancangan eksperimen pretest-posttest pada dua kelompok perlakuan. Sampel berjumlah 20 pemain yang dibagi melalui ordinal pairing menjadi kelompok shortpass berpasangan (n=10) dan kelompok shortpass target gawang kecil (n=10). Instrumen yang digunakan adalah tes sepak tahan bola/passing-stopping selama 30 detik. Perlakuan diberikan selama 12 pertemuan dengan frekuensi tiga kali seminggu. Analisis data menggunakan uji-t berpasangan untuk membandingkan skor sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan shortpass berpasangan meningkatkan rerata skor dari 9,20 menjadi 11,10 dengan gain 1,90 atau 20,65%; hasil uji-t menunjukkan t (9) = 4,670 dan p<0,001. Latihan shortpass dengan target gawang kecil meningkatkan rerata skor dari 8,10 menjadi 10,40 dengan gain 2,30 atau 28,40%; hasil uji-t menunjukkan t (9) = 5,129 dan p<0,001. Dengan demikian, kedua hipotesis penelitian diterima: kedua model latihan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan passing stopping. Secara praktis, latihan target gawang kecil menunjukkan peningkatan relatif lebih besar, sedangkan shortpass berpasangan tetap relevan untuk membangun ritme, komunikasi, dan kontrol umpan antar pemain.
Pengaruh Latihan Dead Leg Step Up dan Single Leg Bent Knee Calf Raise Terhadap Hasil Lari 100 Meter Hidayat, Muhammad; Syah, Herman; Satrianingsih, Baiq
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 12 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v12i1.20587

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjawab hipotesis bahwa latihan dead leg step up dan single leg bent knee calf raise berpengaruh terhadap hasil lari 100-meter siswa putra SMAN 1 Seteluk KSB. Masalah penelitian berangkat dari rendahnya hasil kecepatan lari 100-meter yang teramati dalam pembelajaran dan pembinaan atletik, terutama pada aspek dorongan tungkai, koordinasi langkah, serta kemampuan mempertahankan kecepatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen semu dengan desain pre-test and post-test. Perlakuan dilakukan melalui latihan dead leg step up dan single leg bent knee calf raise selama kurang lebih enam minggu. Instrumen utama adalah tes lari sprint 100-meter dengan pencatatan waktu terbaik. Data dianalisis menggunakan uji-t terhadap selisih hasil sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok dead leg step up mengalami penurunan rerata waktu dari 11,63 detik menjadi 11,46 detik, sedangkan kelompok single leg bent knee calf raise menurun dari 11,60 detik menjadi 11,36 detik. Nilai t-hitung masing-masing sebesar 9,990 dan 10,540, lebih besar daripada t-tabel 2,447 pada taraf signifikansi 5%. Dengan demikian, kedua bentuk latihan dinyatakan efektif meningkatkan hasil lari 100-meter. Temuan ini menegaskan bahwa latihan penguatan tungkai satu kaki dan penguatan otot betis dapat menjadi alternatif praktis dalam pembelajaran atletik sekolah karena sesuai dengan kebutuhan akselerasi, dorongan, stabilitas, dan ritme langkah sprint. Novelty penelitian terletak pada penerapan dua latihan sederhana berbasis berat badan dan alat minimal dalam konteks siswa SMA daerah, sehingga dapat direplikasi oleh guru PJOK dan pelatih sekolah. Kata Kunci: Dead Leg Step Up; Single Leg Bent Knee Calf Raise; Lari 100 Meter; Sprint; Atletik Sekolah.
Mapping the research landscape of game-centred approaches in physical education: a bibliometric analysis Maulidin; Syah, Herman
Edu Sportivo: Indonesian Journal of Physical Education Vol. 6 No. 2 (2025): Edu Sportivo: Indonesian Journal of Physical Education
Publisher : UIR Press Bekerjasama dengan International Association of Physical Education and Sports

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/esijope.2025.vol6(2).19445

Abstract

Background: Game-Centred Approaches (GCAs) have gained prominence in Physical Education (PE) for their potential to enhance student engagement, motivation, and learning outcomes. However, their implementation still faces pedagogical and institutional challenges. Despite growing interest, a comprehensive understanding of research trends and knowledge structures in this area remains limited. This study addresses that gap. Research Objectives: This study aims to analyse the related literature implementation of GCAs in PE teaching, identify past and current research trends and attempt to predict possible future research trends.  Methods: A bibliometric approach was employed using data sourced from the Scopus database. VOSviewer software was utilized to visualize co-authorship, keyword co-occurrence, and thematic clusters, allowing identification of influential authors, institutions, and evolving research topics. Findings/Results: The analysis revealed increasing scholarly attention toward GCAs as tools for developing students’ holistic learning—cognitive, social, and motor domains. Key themes included improving motor skills, decision-making, and tactical understanding through games. Recent trends also emphasize the importance of teacher training and professional development as critical to the effective integration of GCAs in PE. Conclusion: GCAs contribute significantly to the enhancement of student learning in PE. However, successful implementation depends on teacher readiness and ongoing pedagogical innovation. This study offers strategic insights for educators, curriculum designers, and researchers seeking to expand the application and impact of GCAs in physical education.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together untuk Meningkatkan Hasil Belajar Passing Bawah Bola Voli Siswa SMP Isdar, Isdar; Syah, Herman; Supriadin, Supriadin
Sportify Journal Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v3i1.5054

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar passing bawah bola voli siswa kelas VII SMPN 7 Komodo akibat pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurang memberi kesempatan praktik. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar passing bawah bola voli melalui model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT). Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 33 siswa kelas VII. Data dikumpulkan melalui tes kognitif, observasi afektif, rubrik psikomotor, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan rata-rata dan persentase ketuntasan. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata meningkat dari 68,69 pada siklus I menjadi 72,49 pada siklus II, sedangkan ketuntasan meningkat dari 57,57% menjadi 81,81%. Disimpulkan bahwa NHT meningkatkan hasil belajar passing bawah. The Implementation of the Numbered Head Together Cooperative Learning Model to Improve Junior High School Students’ Volleyball Underhand Passing Learning Outcomes Abstract This study was motivated by the low volleyball underhand passing learning outcomes of seventh-grade students at SMPN 7 Komodo due to teacher-centered instruction and limited practice opportunities. This study aimed to improve students’ volleyball underhand passing learning outcomes through the Numbered Head Together (NHT) cooperative learning model. The method used was Classroom Action Research conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection. The subjects were 33 seventh-grade students. Data were collected through cognitive tests, affective observation, psychomotor rubrics, and documentation, then analyzed using mean scores and mastery percentages. The results showed that the class mean increased from 68.69 in cycle I to 72.49 in cycle II, while learning mastery increased from 57.57% to 81.81%. It can be concluded that NHT improves underhand passing learning outcomes.
Minat Siswa Kelas X SMAN 1 Sakra terhadap Olahraga Bulutangkis Sugiatman, Debi; Syah, Herman; Aprianoto, Aprianoto
Sportify Journal Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v4i2.5093

Abstract

Ketersediaan GOR bulutangkis di SMAN 1 Sakra belum diikuti oleh pemanfaatan yang optimal oleh siswa kelas X. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan minat siswa terhadap olahraga bulutangkis berdasarkan indikator perhatian, rasa senang, aktivitas, peran teman, fasilitas, dan lingkungan. Penelitian menggunakan desain survei deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui angket Google Form berisi 24 item dengan skala Likert. Setelah data cleaning, 75 respons valid dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi, persentase, mean, median, modus, dan standar deviasi. Hasil menunjukkan minat siswa berada pada kategori sedang dengan mean 54,94, median 54,00, modus 48,00, dan standar deviasi 13,716. Indikator tertinggi adalah fasilitas sebesar 70,75%, diikuti aktivitas 70,58%, sedangkan indikator terendah adalah perhatian sebesar 60,60%. Penelitian menyimpulkan bahwa siswa memiliki kecenderungan positif terhadap bulutangkis, tetapi minatnya belum kuat. Interest of Tenth-Grade Students at SMAN 1 Sakra in Badminton Abstract The availability of a badminton sports hall at SMAN 1 Sakra has not been followed by optimal use among tenth-grade students. This study aimed to describe students’ interest in badminton based on attention, enjoyment, activity, peer role, facilities, and environment indicators. A descriptive quantitative survey design was used. Data were collected through a 24-item Google Form questionnaire using a Likert scale. After data cleaning, 75 valid responses were analyzed using descriptive statistics, including frequency, percentage, mean, median, mode, and standard deviation. The results showed that students’ interest was in the moderate category, with a mean of 54.94, median of 54.00, mode of 48.00, and standard deviation of 13.716. The highest indicator was facilities at 70.75%, followed by activity at 70.58%, while the lowest indicator was attention at 60.60%. The study concludes that students show a positive tendency toward badminton, but their interest is not yet strong.
Pengaruh Gaya Mengajar dan Koordinasi Mata-Tangan terhadap Keterampilan Dasar Forehand Tenis Maulidin, M.; Syah, Herman; Primayanti, Intan
Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e-Saintika Vol. 4 No. 2 (2020): July
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/e-saintika.v4i2.199

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari gaya mengajar komando dengan gaya inklusi dan koordinasi mata-tangan terhadap keterampilan dasar forehand tenis. Penelitian ini merupakan penelitian experimen dengan desain faktorial 2 x 2. Sampel terdiri dari 48 Mahasiswa putra program studi olahraga yang sesuai dengan kreterian mampu melakukan pukulan forehand, kemudian dilakukan tes Koordinasi mata-tangan, selanjutnya diurutkan berdasarkan skor tertinggi dan terendah diambil 27% kelompok atas dan 27% kelompok bawah, masing-masing dibagi menjadi empat kelompok, masing-masing terdiri dari 12 mahasiswa. Teknik analisis data menggunakan analisis varians dua jalur (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Tukey pada tingkat signifikansi α = 0.05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) gaya komando memberikan pengaruh yang lebih besar dari pada gaya Inklusi, (2) terdapat interaksi antara gaya mengajar dan koordinasi mata-tangan, (3) pada koordinasi mata-tangan tinggi, gaya komando memberikan pengaruh yang lebih besar daripada gaya inklusi, dan (4) pada koordinasi mata-tangan rendah, tidak terjadi perbedaan pengaruh yang berarti antara gaya komando dengan gaya inklusi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa gaya mengajar dan koordinasi mata-tangan berpengatuh terhadap keterampilan forehand tenis lapangan.The Effects of Teaching Style and Hand-Eye Coordination on Basic Forehand Tennis SkillsAbstractThe purpose of this study was to determine the effect of command teaching style with inclusion style and eye-hand coordination on the basic skills of tennis forehand. This research is an experimental research with a 2 x 2 factorial design. The sample consisted of 48 male students of sports studies programs that are in accordance with criteria capable of making a forehand, then conducted a hand-eye coordination test, then sorted by the highest and lowest scores taken 27% of the upper group and 27% of the lower group, each divided into four groups, each consisting of 12 students. Data analysis technique used two-way analysis of variance (ANOVA) and then followed by Tukey's test at the significance level α = 0.05. The results of this study indicate that (1) the command style gives a greater influence than the Inclusion style, (2) there is an interaction between teaching style and eye-hand coordination, (3) on high eye-hand coordination, the command style gives more influence greater than the inclusion style, and (4) in low hand-eye coordination, there is no significant difference in influence between the command style and the inclusion style. Based on the results of the study it can be concluded that the teaching style and eye-hand coordination are subject to field tennis forehand skills.