Claim Missing Document
Check
Articles

Measuring Changes in Creativity Thinking of Hydrocarbon Concepts in Students Taught with Hyperdocs Worksheet Modeling Laliyo, Lukman A.R; Lamatenggo, Widya Lestari; Tangio, Julhim S; Katili, Yeyen Apriani
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 6, No 2 (2024): August
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjec.v6i2.26007

Abstract

This research was conducted to determine the changes in conceptual thinking creativity in hydrocarbons among students who were taught by using the Hyperdocs Worksheet at SMA Negeri 7 Gorontalo on hydrocarbon material. The method used in this research was a quasi-experiment with a non-equivalent control group design. The research samples consisted of students from class XI Merdeka 1 as the experiment group and XI Merdeka 2 as a control group at SMA Negeri 7 Gorontalo, selected using purposive sampling. The research from the creative thinking ability test were statitically processed, including prerequisite test consisting of normality and homogeneity tests. The result showed normal distribution and homogeneity. The average pre-test score for the experimental class was 31% and the post-test score was 82%, while the control class had an average pre-test score of 28% and a the post-test score 60%. Furthermore, based on the hypothesis testing using a t-test at a significance level of α = 0.05, a tcount was 9.25 with a ttable of 1.671. This indicates that tcount > ttable, leading to the conclusion that H0 is rejected and H1 is confirmed, indicating a change in conceptual thinking creativity hydrocarbons among students taught using by modeling Hyperdocs Worksheets modeling. The results of the N-Gain test showed that the average N-Gain score for the experiment class was 0.73 and that for the control class, it was 0.43, indicating a high N-Gain score in the experimental class. Therefore, using Hyperdocs Worksheets modeling effectively enhances students' creativity in thinking about hydrocarbon concepts.
Deskripsi Pemahaman Konsep Siswa dalam Menyelesaikan Soal-soal Larutan Elektrolit dan Non-Elektrolit Berbasis Representasi Makroskopik, Submikroskopik dan Simbolik Ishak, Candrawati; Musa, Weny J.A; Tangio, Julhim S.; Kunusa, Wiwin Rewini; Isa, Ishak; Rumape, Opir
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 4, No 2 (2022): August
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jjec.v4i2.13256

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep siswa dalam menyelesaikan soal-soal larutan elektrolit dan non elektrolit di SMA Negeri I Biluhu. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif. Adapun instrumen yang digunakan adalah soal pilihan ganda pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit berbasis makroskopik, submikroskopik dan simbolik. Subjek penelitian yang digunakan adalah kelas X IPA SMA Negeri I Biluhu dengan jumlah sampel sebanyak 46 siswa. Hasil yang diperoleh pada penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pemahaman konsep secara keseluruhan yaitu 53,44% dengan kategori “Rendah”. Kemudian pada tingkat pemahaman makroskopik dengan nilai presentasi 64,13% dengan kategori “sedang”, selanjutnya pada tingkat pemahaman submikroskopik dengan nilai presentasi 38,59% dengan kategori “sangat rendah”. Sedangkan pada tingkat pemahaman simbolik nilai presentasi 57,61% dengan kategori “rendah”. Dengan demikian pemahaman konsep siswa dalam menyelesaikan soal-soal larutan elektrolit dan non elektrolit berbasis representasi makroskopik, submikroskopik dan simbolik berada pada kategori rendah.
Identifikasi Pemahaman Konsep Tingkat Representasi Makroskopik, Mikroskopik, dan Simbolik pada Materi Ikatan Kimia Musa, Weny J.A; Mantuli, Mohamad Alan; Tangio, Julhim S.; Iyabu, Hendri; Kilo, Jafar La; Kilo, Ahmad Kadir
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 5, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jjec.v5i1.15201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep siswa tingkat representasi makroskopik, mikroskopik, dan simbolik pada materi ikatan kimia di SMAT Wira Bhakti Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang diujikan kepada 57 siswa kelas X SMAT Wira Bhakti Gorontalo. Pengumpulan data menggunakan tes diagnostik tiga tingkat. Level pemahaman siswa dibagi menjadi tiga kategori yaitu paham konsep, tidak paham konsep, dan miskonsepsi, yang terdiri dari tiga tingkat representasi yaitu makroskopik, mikroskopik, dan simbolik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada tingkat representasi makroskopik siswa paham konsep sebesar 9,20%, tidak paham konsep sebesar 23,60%, dan miskonsepsi sebesar 67,20%. Pada tingkat representasi mikroskopik siswa paham konsep sebsar 15,75%, siswa tidak paham konsep sebsar 17%, dan miskonsepsi sebesar 67,25%. Pada tingkat representasi simbolik siswa paham konsep sebsar 7,17%, tidiak paham konsep sebesar 23,17%, dan miskonsepsi sebesar 69,67%. Sehingga dapat ditemukan bahwa ketiga tingkat representasi berada dikategori miskonsepsi dengan kriteria tinggi, yaitu pada makroskopik sebesar 67,20%, mikroskopik sebesar 67,25%, dan simbolik sebesar 69,67%. Sehingga rata-rata totalnya didapatkan sebesar 68,04%. Berdasarkan presentase ditemukan bahwa pengetahuan siswa kelas X SMAT Wira Bhakti Gorontalo termasuk pada kategori miskonsepsi dengan kriteria tinggi.
Potensi Tumbuhan Lokal Desa Meranti Sebagai Konten dan Media Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal pada Materi Kimia Tangio, Julhim S.; Utina, Ramli; Yusuf, Frida Maryati; Kunusa, Wiwin Rewini; Karim, Cecy Rahma; Arviani, Arviani
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 5, No 2 (2023): August
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jjec.v5i2.12759

Abstract

Chemistry lessons are subject matter whose concepts are often found in students' daily lives, but many teachers have not been able to integrate the phenomena of chemistry and the potential of local plants into learning. The purpose of this research is to describe the potential of local plants as content and learning media based on local wisdom. The results of the study show that several types of plants found in the tourist area of Meranti Village can be used as chemistry learning content and media. These plants, namely belimbing wuluh flower, softwood flower and red spinach can be used as natural indicators instead of synthesis indicators for testing acid and alkaline solutions and Sago from sago trees is developed as a learning medium for molecular shape models
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Instrumen Tes Two-Tier Multiple Choice pada Materi Laju Reaksi Djafar, Yunita; Ishak, Isa; S. Tangio, Julhim
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol. 18 No. 2 (2024): Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/f677x032

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa di SMA Negeri 2 Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan tes pilihan ganda dua tingkat (two tier multiple choice) sebanyak 12 nomor yang telah diuji validitas. Sampel penelitian yaitu siswa kelas XI yang berjumlah 152 di SMA Negeri 2 Gorontalo. Hasil penelitian menunjukan bahwa indikator berpikir kritis dengan kategori sangat tinggi adalah indikator strategi dan taktik dengan persentase 82,0%. Indikator dengan kategori cukup adalah indikator memberikan klarifikasi dasar dengan persentase 52,4% dan indikator memberikan penjelasan lanjut dengan persentase 54,6%, sedangkan Indikator dengan kategori rendah, yaitu indikator membangun keterampilan dasar memperoleh persentase 39,8% dan indikator menyimpulkan memperoleh persentase 39,1%. Penelitian rata-rata yang diperoleh cukup dengan persentase 55,7%.
Usaha Kreatif Berbasis Jagung sebagai Alternatif untuk Meningkatkan Ekonomi di Desa Daenaa, Limboto Barat Tangio, Julhim S; Husain, Rustam I.; Laliyo, Lukman Abdul Rauf; Mohamad, Erni; Zakaria, Perry; Kilo, Ahmad Kadir
Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 1: June 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/damhil.v3i1.26814

Abstract

This community service project seeks to boost the added value and welfare of maize producers through the creation of corn flour products. Corn flour products have tremendous potential in enhancing the economics of the community, especially corn farmers, by delivering food products manufactured from maize that have wonderful tastes and high nutritious value. In addition, the food products created are very popular and have vast market potential. Through the training and mentoring approach of the IbM activities, the community obtained important information and knowledge, enabling them to create innovation and enterprise in the maize sector. The outcomes of this activity demonstrate that this service program not only enhances the skills and knowledge of the community, but also helps the improvement of their economic wellbeing in a sustainable manner.
Edukasi Pengelolaan Sampah Kawasan Pesisir Sebagai Upaya Mendukung Program Kampung Bahari Nusantara di Kelurahan Leato Selatan Tangio, Julhim S.; Botutihe, Deasy N; Lukum, Astin; Mohamad, Erni; Sihaloho, Mangara; Husain, Rustam
Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 2: December 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/damhil.v2i2.24304

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian integral dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang melibatkan lembaga, dosen, dan mahasiswa dalam berkontribusi kepada masyarakat. Dalam konteks ini, dilakukan pengabdian melalui edukasi pengolahan sampah organik dan anorganik bagi masyarakat pesisir pantai di kelurahan Leato Selatan untuk mendukung program Kampung Bahari Nusantara (KBN) yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir pantai. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan, pemahaman, kepedulian, dan keterampilan dalam mengolah sampah, baik organik maupun anorganik. Proses pelaksanaan kegiatan mencakup observasi lokasi pengabdian, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini antara lain adalah: (1) penghasilan produk olahan sampah berupa pupuk organik dan bunga dari plastik, (2) peningkatan pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, dan (3) terbentuknya kelompok ibu-ibu pengolah sampah, terutama dalam pembuatan pupuk dan bunga dari plastik. Terjadi peningkatan persentase pengetahuan di kalangan sasaran, yaitu anak-anak sebesar 82%, remaja sebesar 82%, dan dewasa sebesar 86%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta pelatihan dalam Pengolahan sampah organik dan anorganik.
Pengembangan Pupuk Organik dari Limbah Kotoran Sapi dan Aplikasinya pada Budidaya Cabai Ramah Lingkungan Kunusa, Wiwin Rewini; Musa, Weny J.A; Tangio, Julhim S; Potale, Stefani Meylan; Histina, Maria; Ibrahim, Febriyanti
Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2: December 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/damhil.v4i2.36071

Abstract

Program pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan lahan yang dikelola PKK di Desa Dutohe Barat melalui budidaya cabai yang didukung oleh pupuk organik yang terbuat dari limbah kotoran sapi. Saat ini, kotoran sapi di desa tersebut masih kurang dimanfaatkan dan seringkali menjadi masalah lingkungan, meskipun mengandung nutrisi penting yang dapat meningkatkan kesuburan tanah dan meningkatkan produktivitas pertanian jika diolah dengan benar. Program ini berfokus pada pelatihan anggota PKK untuk memproduksi pupuk organik dari limbah kotoran sapi dan memberikan bantuan teknis untuk budidaya cabai yang ramah lingkungan. Pendekatan terpadu ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan PKK, memperkuat ketahanan pangan lokal, dan menciptakan peluang bagi kegiatan ekonomi kreatif berbasis masyarakat, khususnya bagi kelompok perempuan. Inisiatif ini mempromosikan sistem pertanian berkelanjutan yang berlandaskan prinsip ekonomi sirkular, di mana limbah ternak diubah menjadi produk bernilai tambah. Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, program ini berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) utama, termasuk SDG 2 (Nol Kelaparan), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan SDG 13 (Aksi Iklim). Program ini tidak hanya mengatasi kebutuhan pangan tetapi juga menyediakan solusi inovatif untuk pengelolaan lingkungan dan mendukung pengembangan ekonomi kreatif tingkat desa. Hasil yang diharapkan meliputi lahan produktif yang dikelola PKK, pupuk organik produksi lokal, dokumentasi kegiatan dalam bentuk video, tautan penyebaran di YouTube, dan publikasi jurnal di ABDIMAS . Program ini mengikuti beberapa langkah metodologis: pengembangan peta jalan kegiatan, observasi lapangan, desain program, identifikasi kelompok sasaran, perencanaan implementasi, indikator keberhasilan, dan evaluasi. Implementasi meliputi observasi lapangan awal, pelatihan produksi pupuk, aplikasi budidaya cabai, pemantauan pertumbuhan tanaman, dan pembentukan kelompok usaha perempuan PKK yang berfokus pada pertanian berbasis cabai.
Pemanfaatan Pekarangan Rumah Sebagai Dapur Hidup dengan Teknik Vertikultur Untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Keluarga dan Menambah Eksotik Daerah Wisata Tangio, Julhim S.; Sihaloho, Mangara; Mohamad, Erni; Laliyo, Lukman A.R; Pikoli, Masrid; Husain, Rustam I; Biallangi, Nurhayati; Ischak, Netty Ino
Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2: December 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/damhil.v4i2.37154

Abstract

Community service activities constitute one of the core mandates (Tri Dharma) of higher education and may be regarded as a key responsibility of institutions, lecturers, and students. A home yard is an open space surrounding a residence. When properly maintained, it can create an attractive, comfortable, healthy, and pleasant environment that enhances residents’ well-being at home. This community service program aimed to optimize the utilization of home yards through a vertical cultivation (verticulture) system using plastic waste, in order to generate additional household income and improve aesthetic value. In addition, the program promoted the reuse and recycling of plastic waste as planting media. The methods employed included field observation, communication of the activity plan, collection of plastic waste, program socialization, counseling, training and group sharing sessions, and finally monitoring. The socialization results demonstrated that used cooking oil packaging could be repurposed into planting containers and beverage bottles could be utilized as verticulture planting media. The main crop emphasized in this program was chili, which is commonly needed in every household. Other crops suitable for verticulture include annual, high-moisture herbaceous plants such as spinach, water spinach (kangkung), and lettuce, as well as tomatoes and other plant species. The implementation of this program motivated community groups to manage household waste into compost and enhanced their knowledge and skills in vegetable and medicinal plant cultivation techniques. As a result, the surrounding environment became cleaner and greener, and community members were able to meet their needs for vegetables and medicinal plants around their homes.
Identifikasi Miskonsepsi Siswa Menggunakan Test Diagnostic Five Tier Multiple Choice pada Materi Reaksi Redoks di SMAN 1 Limboto Ibrahim, Sufriyanto; Mohamad, Erni; Munandar, Haris; Pikoli, Masrid; Kunusa, Wiwin Rewini; Tangio, Julhim S.; Kurniawati, Erga
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Redox reactions are a type of chemical material that contains many concepts and rules that are recognized as difficult to comprehend and comprehend and often give rise to misconceptions in students. This research aims to find out the misconceptions that occur among students in understanding redox reaction material and find out the source of the causes of students' misconceptions. The method used in the research is descriptive qualitative. This research was carried out in the odd semester of the 2023/2024 academic year. The subjects of this research were class XII MIPA students at SMAN 1 Limboto with a total sample of 181 people. Identification of misconceptions is carried out using a five-tier multiple-choice test instrument. Student answers from the test are then analyzed and categorized based on the student's level of conception. The research results show that the average percentage of students' conceptions on redox reaction material is 28.6% understanding the concept, 48.2% misconceptions, and 23.2% not understanding the concept. Apart from that, the highest cause of misconceptions comes from personal thoughts at 91.1%.