Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Pengelolaan Sampah Kawasan Pesisir Sebagai Upaya Mendukung Program Kampung Bahari Nusantara di Kelurahan Leato Selatan Tangio, Julhim S.; Botutihe, Deasy N; Lukum, Astin; Mohamad, Erni; Sihaloho, Mangara; Husain, Rustam
Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 2: December 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/damhil.v2i2.24304

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian integral dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang melibatkan lembaga, dosen, dan mahasiswa dalam berkontribusi kepada masyarakat. Dalam konteks ini, dilakukan pengabdian melalui edukasi pengolahan sampah organik dan anorganik bagi masyarakat pesisir pantai di kelurahan Leato Selatan untuk mendukung program Kampung Bahari Nusantara (KBN) yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir pantai. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan, pemahaman, kepedulian, dan keterampilan dalam mengolah sampah, baik organik maupun anorganik. Proses pelaksanaan kegiatan mencakup observasi lokasi pengabdian, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini antara lain adalah: (1) penghasilan produk olahan sampah berupa pupuk organik dan bunga dari plastik, (2) peningkatan pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, dan (3) terbentuknya kelompok ibu-ibu pengolah sampah, terutama dalam pembuatan pupuk dan bunga dari plastik. Terjadi peningkatan persentase pengetahuan di kalangan sasaran, yaitu anak-anak sebesar 82%, remaja sebesar 82%, dan dewasa sebesar 86%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta pelatihan dalam Pengolahan sampah organik dan anorganik.
Pengembangan Pupuk Organik dari Limbah Kotoran Sapi dan Aplikasinya pada Budidaya Cabai Ramah Lingkungan Kunusa, Wiwin Rewini; Musa, Weny J.A; Tangio, Julhim S; Potale, Stefani Meylan; Histina, Maria; Ibrahim, Febriyanti
Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2: December 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/damhil.v4i2.36071

Abstract

Program pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan lahan yang dikelola PKK di Desa Dutohe Barat melalui budidaya cabai yang didukung oleh pupuk organik yang terbuat dari limbah kotoran sapi. Saat ini, kotoran sapi di desa tersebut masih kurang dimanfaatkan dan seringkali menjadi masalah lingkungan, meskipun mengandung nutrisi penting yang dapat meningkatkan kesuburan tanah dan meningkatkan produktivitas pertanian jika diolah dengan benar. Program ini berfokus pada pelatihan anggota PKK untuk memproduksi pupuk organik dari limbah kotoran sapi dan memberikan bantuan teknis untuk budidaya cabai yang ramah lingkungan. Pendekatan terpadu ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan PKK, memperkuat ketahanan pangan lokal, dan menciptakan peluang bagi kegiatan ekonomi kreatif berbasis masyarakat, khususnya bagi kelompok perempuan. Inisiatif ini mempromosikan sistem pertanian berkelanjutan yang berlandaskan prinsip ekonomi sirkular, di mana limbah ternak diubah menjadi produk bernilai tambah. Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, program ini berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) utama, termasuk SDG 2 (Nol Kelaparan), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan SDG 13 (Aksi Iklim). Program ini tidak hanya mengatasi kebutuhan pangan tetapi juga menyediakan solusi inovatif untuk pengelolaan lingkungan dan mendukung pengembangan ekonomi kreatif tingkat desa. Hasil yang diharapkan meliputi lahan produktif yang dikelola PKK, pupuk organik produksi lokal, dokumentasi kegiatan dalam bentuk video, tautan penyebaran di YouTube, dan publikasi jurnal di ABDIMAS . Program ini mengikuti beberapa langkah metodologis: pengembangan peta jalan kegiatan, observasi lapangan, desain program, identifikasi kelompok sasaran, perencanaan implementasi, indikator keberhasilan, dan evaluasi. Implementasi meliputi observasi lapangan awal, pelatihan produksi pupuk, aplikasi budidaya cabai, pemantauan pertumbuhan tanaman, dan pembentukan kelompok usaha perempuan PKK yang berfokus pada pertanian berbasis cabai.