Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Dunia Pendidikan

Analisis Kesulitan Dan Media Pembelajaran Kosakata Bahasa Inggris Bagi Siswa SMP NEGERI 2 Gebang Muhammad Nur Ikhsan; Yeny Mardianti Zebua; Fatin Nadifa Tarigan
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v3i2.997

Abstract

Pembelajaran bahasa Inggris yang kurang menyenangkan dapat membuat siswa belajar pasif. Kurangnya perhatian terhadap proses belajar siswa di kelas sangat jauh dari kemajuan terutama di tingkat Sekolah Menengah Pertama. Alhasil, hasil belajar siswa menjadi rendah dan penguasaan kosakata bahasa Inggris tidak mengalami peningkatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kesulitan dan strategi yang digunakan untuk menguasai kosakata bahasa Inggris siswa. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskripsi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 2 Gebang sebanyak 28 siswa. Metode pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara, hasil belajar (test) siswa dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan sekitar 22 siswa (78,57%) mendapatkan skor dibawah 60. Sedangkan siswa yang mendapatkan skor di atas 60 berjumlah 6 siswa (21,43%). Berdasarkan hasil wawancara dan observasi, beberapa guru menggunakan media pembelajaran digital untuk menarik minat siswa di kelas yaitu WhatsApp, Google classroom dan aplikasi Quizziz Untuk itu, penelitian lebih jauh dapat memaksimalkan pembelajaran yang dapat meningkatkan kosakata bahasa Inggris.
Pengembangan Digital storytelling Berbasis Artificial Intelligence Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Dan Critical thinking Mahasiswa Fatin Nadifa Tarigan; Siti Aminah Hasibuan; Nurmayana
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v4i1.1571

Abstract

Pengembangan Digital Storytelling Berbasis Artificial Intelligence (AI) memiliki potensi besar dalam meningkatkan kemampuan literasi dan berpikir kritis mahasiswa. Penerapan teknologi ini berpotensi meningkatkan kemampuan literasi mahasiswa karena menggunakan media teknologi yang menarik minat mahasiswa. Selain itu, elemen interaktif mendorong berpikir kritis dengan mendorong mahasiswa untuk menganalisis cerita. Studi ini menggunakan pendekatan Research and Development dengan model ADDIE. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan tes pada mahasiswa. Hasilnya menunjukkan bahwa pengembangan digital storytelling berbasis AI efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi (membaca) dengan meningkatkan pemahaman bacaan dan keterampilan menganalisis. Dari penilaian secara keseluruhan dapat diperoleh penilaian akseptansi media sebesar 4,62 dan dapat dikategorikan “Sangat Tinggi”, dalam arti dapat diterima dengan sangat baik oleh mahasiswa. Hal ini dapat disimpulkan bahwa media berbasis digital storytelling dapat digunakan sebagai media pada proses pembelajaran. Selain itu, mahasiswa juga menunjukkan peningkatan dalam berpikir kritis melalui kemampuan mereka dalam merumuskan argumen berdasarkan cerita. Penggabungan antara digital storytelling dan AI dapat menjadi sarana yang inovatif dan menarik dalam meningkatkan literasi dan berpikir kritis mahasiswa.
Pengaruh WH-Question Terhadap Kemampuan Menulis Teks Recount Siswa Riang Hati Laia; Hepi Lina Ndruru; Fatin Nadifa Tarigan
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Dunia Pendidikan (Articles In Progress)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v4i4.2232

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah WH-Questions mempunyai pengaruh yang signifikan WH-Questions pada penulisan teks recount siswa di kelas sepuluh.SMK Swasta Marindal II Medanpada tahun ajaran 2022/2023. Subjek penelitian adalah 40 siswa kelas XSMK Swasta Marindal IIMedan,yang dipilih secara acak. Penulis mengambil dua kelompok siswa sebagai sampel, satu sebagai kelompok eksperimen dan satu lagi sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes menulis. Data dianalisis dengan uji-t. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kelompok eksperimen adalah 77,25 dan termasuk dalam kategori baik. Rata-rata siswa yang diajar menulis teks recount dengan menggunakan teknik WH-Questions adalah 77,25, rata-rata siswa yang diajar menulis teks recount tanpa teknik WH-Questions adalah 67,75. Hal ini terlihat dari hasil akhir analisis uji t yang menyatakan nilai t lebih besar dibandingkan dengan t tabel (5,5599 > 0,320). Terdapat perbedaan prestasi siswa dalam menulis teks recount antara siswa yang diajar menggunakan teknik WH-Questions dan yang tidak menggunakan teknik WH-Questions. Setelah menganalisis data, penulis menemukan bahwa prestasi belajar siswa di kelas eksperimen lebih baik dibandingkan dengan prestasi belajar siswa di kelas kontrol.
Analisis Kebutuhan Pembelajaran Bahasa Inggris Khusus (ESP) dalam Konteks Pendidikan Olahraga Alwi Fahruzy Nasution; Fatin Nadifa Tarigan
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 4 No 4 (2024): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v4i4.2233

Abstract

Pembelajaran dan pengajaran bahasa Inggris dengan ESP hakikatnya ditujukan untuk membantu mahasiswa berkomunikasi dengan bidang akademik yang mereka minati. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebutuhan Bahasa Inggris khusus bagi mahasiswa program studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) di Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia Medan. Instrument pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner terhadap 45 mahasiswa yang sudah pernah mengikuti mata kuliah umum Bahasa Inggris dan wawancara langsung terhadap dosen bahasa Inggris dan dosen PJKR. Data dikumpulkan dan kemudian diolah secara kualitatif. Hasil analisis menunjukkan pentingnya pembelajaran bahasa Inggris untuk meningkatkan dan menguasai bahasa komunikasi mahasiswa program studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR). Materi bahasa Inggris khusus (ESP) yang penting untuk ditekankan yaitu istilah-istilah bahasa Inggris yang relevan dengan pembelajaran olahraga. Materi-materi lain yang bersifat aplikatif dalam peningkatan keterampilan menyimak dan berbicara juga menjadi prioritas pembelajaran. Hasil penelitian diharapkan menjadi referensi untuk pengembangan kurikulum mata kuliah bahasa Inggris pada program studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR).
Identifikasi Kebutuhan Bahasa Inggris untuk Mahasiswa Ilmu Administrasi Dalam Rangka Pengembangan ESP Heriani Gulo; Oktario Kurniawan Zai; Fatin Nadifa Tarigan
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 4 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i4.3716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran Bahasa Inggris mahasiswa program studi Ilmu Administrasi dalam rangka pengembangan English for Specific Purposes (ESP). Mahasiswa Ilmu Administrasi membutuhkan kompetensi bahasa Inggris yang sesuai dengan konteks akademik dan profesional mereka, terutama dalam menghadapi tuntutan globalisasi dan lingkungan kerja yang semakin mengedepankan keterampilan komunikasi lintas bahasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa mahasiswa memerlukan peningkatan kemampuan dalam bidang bahasa Inggris yang spesifik, seperti penulisan laporan administrasi, korespondensi bisnis, presentasi formal, serta pemahaman teks akademik. Berdasarkan temuan ini, pengembangan kurikulum ESP yang lebih relevan dan kontekstual sangat diperlukan agar pembelajaran bahasa Inggris dapat mendukung kompetensi mahasiswa dalam dunia kerja. Kesimpulannya, identifikasi kebutuhan ini memberikan dasar penting untuk merancang program ESP yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan spesifik mahasiswa Ilmu Administrasi.