Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Strategy to Increase the Procurement Governance Index Value on E-Purchasing Indicators Taufik, Achmad; Karunia, Luki; Sutrisno, Edy
Ilomata International Journal of Management Vol. 6 No. 3 (2025): July 2025
Publisher : Yayasan Sinergi Kawula Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61194/ijjm.v6i3.1491

Abstract

This study aims to identify the causes of the Procurement Governance Index (ITKP) value, especially in the e-purchasing indicator, which is still 0 and how to develop a strategy to increase the ITKP value for the e-purchasing indicator within the Ministry of Health. The method used is a qualitative method by conducting interviews and also reviewing documents. The results of the study found that there are factors that cause the ITKP value for the e-purchasing indicator to be 0, including procedural factors that have not been carried out to completion, human resource factors that still have difficulty in dividing the time to complete administrative work on the system, method factors that circulars and socialization have been made ineffective, and external factors, namely bar/service providers who also have a hand in completing the e-purchasing package. The recommended strategy for problem solving is to provide socialization and technical guidance on the flow of the e-purchasing implementation process by a special work team, in addition, applications/monitoring tools can be created to help monitor the implementation of the e-purchasing package, recalculate the workload to ensure the quality of administrative completion work on the system, and conduct socialization to PPK/PP to add clauses to the contract related to the provider's obligation to complete administrative obligations on the electronic catalog system.
Dampak Penggunaan Taktik Etis Dan Tidak Etis Terhadap Hubungan Jangka Panjang Dalam Negosiasi Bisnis Prayoga, Chandra; Taufik, Achmad; Wulan Dini, Saptia; Sukamto, Yudhistira; Davina, Zahwa; Robain, Wilchan
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 3 (2025): September-Desember
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i3.79

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan taktik etis dan tidak etis terhadap hubungan jangka panjang dalam negosiasi bisnis. Dalam konteks dunia bisnis modern yang kompetitif, proses negosiasi menjadi faktor penting dalam membangun kemitraan dan mempertahankan hubungan profesional. Penggunaan taktik etis, seperti kejujuran, transparansi, dan saling menghormati, dapat menciptakan kepercayaan serta memperkuat kerja sama jangka panjang antar pihak. Sebaliknya, penerapan taktik tidak etis seperti manipulasi, kebohongan, dan eksploitasi informasi dapat menghasilkan keuntungan sesaat namun berpotensi merusak reputasi dan kepercayaan bisnis di masa depan. Melalui pendekatan deskriptif dan analisis literatur, penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan negosiasi tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir, tetapi juga oleh proses yang menjunjung nilai-nilai etika sebagai fondasi hubungan bisnis yang berkelanjutan.
KEPEMIMPINAN ADAPTIF DI ERA VUCA: STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENGELOLA KETIDAKPASTIAN DAN KOMPLEKSITAS DUNIA PENDIDIKAN Imadoeddin, Imadoeddin; Taufik, Achmad; Bari, Abdul; Syaiful, Syaiful
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.6578

Abstract

ABSTRACT This study aims to examine in-depth the adaptive leadership strategies implemented by school principals in facing the challenges of education in the VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity) era. A qualitative approach with a case study design was used in this study, with research locations in several secondary schools in Pamekasan Regency, East Java. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation analysis, then analyzed using thematic analysis techniques. The results indicate that successful school principals in the VUCA context tend to display strong systemic thinking skills, make flexible decisions, and build open and collaborative communication with all school stakeholders. The identified adaptive strategies include restructuring teacher roles in emergency situations, strengthening a reflective culture in schools, strategically utilizing technology, and developing external networks to address resource constraints. On the other hand, key challenges to adaptive leadership include resistance to change from within the organization, frequently changing central policies, and limited human resource capacity at the local level. This study makes a theoretical contribution to the educational leadership literature by emphasizing the importance of a context-based adaptive approach in school management. Furthermore, the findings of this study offer practical implications for the development of principal training and education policy reform at the regional level. Recommendations for further research include the development of a more comprehensive adaptive leadership model and quantitative studies to broaden the generalizability of the findings. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam strategi kepemimpinan adaptif yang diterapkan oleh kepala sekolah dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity). Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan dalam penelitian ini, dengan lokasi penelitian di beberapa sekolah menengah di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah yang berhasil dalam konteks VUCA cenderung menampilkan kemampuan tinggi dalam berpikir sistemik, mengambil keputusan secara fleksibel, serta membangun komunikasi terbuka dan kolaboratif dengan seluruh pemangku kepentingan sekolah. Strategi adaptif yang diidentifikasi antara lain: restrukturisasi peran guru dalam situasi darurat, penguatan budaya reflektif di sekolah, pemanfaatan teknologi secara strategis, serta pengembangan jejaring eksternal untuk menghadapi keterbatasan sumber daya. Di sisi lain, tantangan utama kepemimpinan adaptif meliputi resistensi perubahan dari internal organisasi, kebijakan pusat yang sering berubah, serta keterbatasan kapasitas sumber daya manusia di tingkat lokal. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap literatur kepemimpinan pendidikan dengan menegaskan pentingnya pendekatan adaptif berbasis konteks dalam manajemen sekolah. Selain itu, hasil penelitian ini juga menawarkan implikasi praktis bagi pengembangan pelatihan kepala sekolah dan reformasi kebijakan pendidikan di tingkat daerah. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya mencakup pengembangan model kepemimpinan adaptif yang lebih komprehensif dan studi kuantitatif untuk memperluas generalisasi temuan.
REKONSTRUKSI MODEL PENYELESAIAN SENGKETA ADMINISTRASI DAN SENGKETA HASIL PEMILU DALAM SISTEM HUKUM TATA NEGARA Indrawan, Indrawan; Adityo, Rayno Dwi; Taufik, Achmad
Jurnal Yustitia Vol 26, No 2 (2025): YUSTITIA
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/yustitia.v26i2.2931

Abstract

AbstrakPenyelesaian sengketa administrasi pemilu dan sengketa hasil pemilu merupakan elemen penting dalam memastikan keadilan dan integritas sistem pemilu di Indonesia. Prosedur yang ada saat ini, meskipun telah diatur dalam undang-undang, masih menghadapi berbagai kendala yang memengaruhi efektivitas dan efisiensinya. Sengketa administrasi pemilu, yang berhubungan dengan pelaksanaan tahapan pemilu, sering kali terkendala oleh ketidakjelasan prosedur dan keterbatasan waktu. Sementara itu, sengketa hasil pemilu, yang melibatkan penghitungan suara dan hasil akhir pemilu, sering kali dipengaruhi oleh kompleksitas teknis dan waktu yang terbatas, terutama dalam peran Mahkamah Konstitusi sebagai lembaga pengadilan tertinggi yang menyelesaikan sengketa hasil pemilu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merekonstruksi model penyelesaian sengketa pemilu dalam sistem hukum tata negara Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun prosedur penyelesaian sengketa sudah ada, masih terdapat celah yang perlu diperbaiki, termasuk penguatan kapasitas lembaga terkait dan penggunaan teknologi untuk mempercepat verifikasi hasil pemilu. Selain itu, rekomendasi perbaikan mencakup pembaruan regulasi yang mengatur prosedur penyelesaian sengketa, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam proses hukum pemilu. Dengan rekonstruksi model penyelesaian sengketa yang lebih efektif, diharapkan dapat menciptakan sistem pemilu yang lebih adil, transparan, dan sesuai dengan prinsip-prinsip hukum tata negara yang berlaku, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap hasil pemilu di Indonesia.