Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Strategi Pemasaran Produk Bolu Tape Benteng di UMKM Mama Bolu Kota Tangerang: Marketing Strategy for Bolu Tape Benteng Products at UMKM Mama Bolu, Tangerang City Michelle Anggita Zahra; Yusiana, Ekalia; Rom Ali Fikri, Muhamad
Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 21 No. 1 (2025): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM Mama Bolu berdiri pada tahun 2013 di Kecamatan Karawaci sebagai tempat oleh-oleh khas Kota Tangerang dan menyisipkan ciri khas Kota Tangerang yaitu “Kota Benteng” didalam nama produk bolu tape nya. Seiring berjalannya waktu, produksi bolu tape di UMKM Mama Bolu mengalami fluktuasi pada jumlah konsumen dan volume penjualan dalam sepuluh tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pemasaran yang efektif berdasarkan faktor internal dan eksternal serta menentukan prioritas strategi pemasaran menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Metode penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan kombinasi metode kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Pengumpulan data primer menggunakan kuesioner, wawancara, dan observasi. Informan di penelitian terdiri dari pemilik, produksi, dan pemasaran di UMKM Mama Bolu serta pelanggan yang berjumlah 12 orang, sementara data sekunder diperoleh dari dokumen internal UMKM dan literatur yang relevan. Teknik analisis yang digunakan meliputi Matriks IFE dan EFE, analisis SWOT, serta perhitungan prioritas strategi dengan AHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa strategi yang dapat diterapkan yaitu strategi pengembangan pangsa pasar, strategi inovasi produk, dan strategi penguatan hubungan dengan pemasok. Dari strategi yang diidentifikasi, strategi prioritas utama adalah strategi pengembangan pangsa pasar dengan bobot tertinggi sebesar 0,391.
Analisis Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Ekspor Cengkih Indonesia Ke Negara ASEAN tahun 2014-2023 Tanjung, Ahmad Faisal; Yusiana, Ekalia; Wicaksana, Indrajit
Agridevina : Berkala Ilmiah Agribisnis Vol 14, No 2 (2025): Agridevina : Berkala Ilmiah Agribisnis
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/agridevina.v14i2.5092

Abstract

Indonesia merupakan salah satu produsen utama cengkih di dunia, dengan negara-negara ASEAN sebagai salah satu pasar dan mitra perdagangan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ekspor cengkih Indonesia ke negara ASEAN dengan pendekatan Gravity Model menggunakan regresi data panel ada 5 negara yang melakukan ekspor secara konsisten yaitu Malaysia, Thailand, Singapura, Vietnam dan Myanmar. Data yang digunakan mencakup periode 2014–2023 dan diperoleh dari sumber resmi seperti BPS, Bank Dunia, dan ITC. Variabel yang dijelaskan meliputi PDB per kapita negara tujuan, PDB per kapita Indonesia, jarak ekonomi, harga cengkih global, inflasi Indonesia, nilai tukar Rp/USD, dan jumlah penduduk negara tujuan. Hasil estimasi menunjukkan bahwa PDB per kapita negara tujuan, harga cengkih global, dan jumlah penduduk mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap ekspor cengkih. Sebaliknya, PDB per kapita Indonesia dan jarak ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan. Inflasi Indonesia dan nilai tukar Rp/USD tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap ekspor. Model yang digunakan memiliki R-squared sebesar 0.8862, menunjukkan tingkat keakuratan yang tinggi. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa faktor ekonomi makro memegang peranan penting dalam perdagangan cengkih Indonesia di kawasan ASEAN.
PENINGKATAN KEMANDIRIAN PANGAN MELALUI PENERAPAN MEREK DAN PEMASARAN DIGITAL PRODUK BERAS PADA LPM SARITANI Mariyani, Siti; Yusiana, Ekalia; Nurhanifah, Afifa
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34436

Abstract

Abstrak: Kebutuhan beras yang semakin meningkat menjadi peluang bagi LPM Saritani dalam melakukan usaha dan produksi beras. Akan tetapi, LPM mamiliki beberapa permasalahan utama yaitu manajemen produksi dan pemasaran hasil produk beras. Kegiatan PkM bertujun untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan kolompok LPM Saritani melalui penerapan merek dan pemasaran digital produksi beras untuk meningkatkan kemandirian pangan di Desa Sarijaya. PKM menggunakan metode Participatory Learning and Action (PLA) dan dilaksanakan pada Agustus 2025 dengan melibatkan tim dosen dan mahasiswa, serta mitra PKM yaitu LPM Saritani dengan jumlah anggota 25 petani. Evaluasi kegiatan PKM dilakukan untuk mengukur tingkat pengetahuan dan keterampilan mitra dengan pretest dan postest menggunakan skala likert. Hasil kegiatan PKM yaitu telah terlaksana sosialisasi, penyuluhan tentang pemasaran digital produk beras berupa website serta praktik pengemasan beras merek lumbung Saritani. Hasil evaluasi terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra tentang pemasaran digital dari 74% menjadi 88%, serta pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pengemasan produk yang menarik dari 76% menjadi 87%.Abstract: The increasing demand for rice has created a business opportunity for LPM Saritani in rice production. However, LPM faces major challenges in production management and marketing. This PkM activity aims to improve the skills and knowledge of the LPM Saritani group through branding and digital marketing strategies to increase food independence in Sarijaya Village. PKM used the Participatory Learning and Action (PLA) method and took place in August 2025, involving lecturers, students, and PKM partners, including LPM Saritani's 25 farmer members. Evaluation of PKM activities is conducted to assess the level of knowledge and skills of partners using pretests and posttests, which are administered on a Likert scale. The results included socialization sessions, counseling about digital marketing using a website, and practical training in packaging rice under the Saritani barn brand. Evaluation showed increases in partner knowledge and skills in digital marketing from 74% to 88% and in attractive packaging from 76% to 87%.
Pengabdian kepada Masyarakat melalui Pembuatan Produk Minuman Timun Apel sebagai Upaya Meningkatkan Ekonomi dan Ketahanan Pangan Lokal Ekalia Yusiana; Slamet Abadi; Suroso Suroso; Siti Maryani
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 3 (2024): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.10.3.412-419

Abstract

Apple cucumber is an annual plant that belongs to the Cucurbitaceae family and is very closely related to the melon plant. Regarding morphology and fruit aroma, this plant is a hybrid plant or a cross between melon and suri cucumber. Apple cucumber farmers in Tanjungpakis Village cultivate an average of ½Ha land for apple cucumber cultivation. The taste of the apple cucumber produced by the fruit is sweet, and the flesh is soft, making this fruit much liked by the public. This makes apple cucumber a superior local fruit that is cultivated in Tanjung Pakis Village. The aim of implementing community service is to make apple cucumbers a strategic superior commodity to be processed into beverage products, optimize the potential of local and regional products, and help improve the economy and welfare of farmers in rural areas. The implementation method is carried out through outreach and licensing, training and practice, and assistance to farmers. The results obtained from the service implementation are syrup product innovations that have been packaged and equipped with attractive product labels.
RESILIENSI KOMUNITAS PETANI TIMUN APEL DALAM MENGHADAPI ANCAMAN KERAWANAN PANGAN (KASUS DESA TANJUNGPAKIS, KABUPATEN KARAWANG) Siti Mariyani; Ekalia Yusiana; Zulfa Nur Auliatun Nissa; M. Mawardi J; Ana Melani
Lembaran Masyarakat: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 11 No. 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Department of Islamic Community Development, Faculty of Da'wah, State Islamic University (UIN) of Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/lbrmasy.v11i2.12618

Abstract

Climate change affects the yield of timun apel plants, reducing the income of the timun apel farming community in Tanjung Pakis Village. The decline in income from timun apelproduction has resulted in the community's ability to meet food needs being disrupted, resulting in the threat of food insecurity. This research aims to determine the resilience of the apple-cucumber farming community in facing the threat of food insecurity due to climate change. This research was conducted using a case study method in the timun apel farming community in Tanjungpakis Village, Pakis Jaya District, Karawang Regency, because in this village, there is a community of timun apel farmers that has good natural resource potential, but there are ecological problems such as threats to production due to climate change. This research uses qualitative data with descriptive analysis. The research results show that the community of timun apel farmers in Tanjung Pakis Village already has reasonably good resources but still needs more adaptive capacity. Communities must utilize their resources as optimally as possible and increase adaptive capacity so that communities can be resilient in facing the threat of food insecurity due to climate change.