Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok melalui Konsep Silvofishery Penggemukan Kepiting di Dusun Tangkolak, Desa Sukakerta Karawang Yusiana, Ekalia; Taryono, Taryono; Melani, Ana; Sam'un, Mohamad
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 3 (2024): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.10.3.428-436

Abstract

The people of Tangkolak Sub-village have yet to manage the silvofishery concept in the mangrove forest area because knowledge and capital resources are limited. This service activity aims to provide knowledge and technology transfer, stimulants, and generate motivation and skills so that they can implement crab cultivation activities as an alternative business sector. Activities include delivering material offline, conducting question-and-answer discussions, and maintaining crabs. The target of the activity is the Joint Business Group (KUB) Kreasi Alam Bahari. The location of the activity is on the beach in East Tangkolak Hamlet, Sukakerta Village, Cilamaya Wetan District, Karawang Regency. This activity encourages mangrove forest conservation, provides technical material for cultivating crabs in mangrove forest areas, manages crab fattening farms, markets crabs through digital media, and implements crab cultivation practices in the Tangkolak mangrove forest area. Participants welcomed this activity because it met their expectations. As a result of the activities, training participants gained a better understanding of the benefits of a sustainable mangrove forest ecosystem, how to manage crab cultivation in mangrove areas, and experience carrying out crab cultivation procedures. The outcome is that local people can apply, become more experienced, and gain additional income from crab fattening.
Analisis Tingkat Risiko Usahatani Sayuran Hidroponik di Bahagia Farm Kota Bekasi Dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) Sabrina, Reni; Yusiana, Ekalia; Mahatmayana, I Ketut Manu
Media Agribisnis Vol. 9 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v9i1.6513

Abstract

Hidroponik adalah metode bercocok tanam menggunakan larutan air bernutrisi, menjadi alternatif keterbatasan lahan. Bahagia Farm di Kota Bekasi adalah salah satu pelaku industri ini yang menggunakan teknik NFT. Dalam usaha hidroponik, risiko produksi menjadi perhatian utama karena kegagalan dapat menyebabkan risiko finansial, sumber daya manusia, dan pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keparahan risiko usahatani sayuran hidroponik di Bahagia Farm. Metode analisis yang digunakan FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) untuk mengukur tingkat keparahan risiko berdasarkan sumber risiko, serta strategi mitigasi untuk meminimalkan dampak risiko. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan perhitungan RPN (Risk Priority Number) terdapat 30 penyebab risiko, dengan RPN tertinggi yaitu penyebaran hama dan penyakit ke sayuran lain (509,41), risiko layu pada sayuran (433,48), dan penurunan pendapatan (391,85). Beberapa strategi mitigasi antara lain strategi sumberdaya manusia yaitu pengawasan pekerja, jadwal pengecekan, jobdesc yang jelas, strategi finansial yaitu peningkatan kualitas dan kuantitas produk, serta diversifikasi sumber pendanaan. strategi produksi yaitu penyediaan yellowtrap dan pestisida nabati, penambahan penutup atap, pemeliharaan peralatan hidroponik, pengecekan secara rutin aliran nutrisi dan pengecekan secara rutin suhu nutrisi. strategi pemasaran yaitu penambahan rak atau perluasan lahan, peningkatan sanitasi, branding dan promosi, serta evaluasi rutin produksi.
Strategi Pemasaran Produk Bolu Tape Benteng di UMKM Mama Bolu Kota Tangerang: Marketing Strategy for Bolu Tape Benteng Products at UMKM Mama Bolu, Tangerang City Michelle Anggita Zahra; Yusiana, Ekalia; Rom Ali Fikri, Muhamad
Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 21 No. 1 (2025): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM Mama Bolu berdiri pada tahun 2013 di Kecamatan Karawaci sebagai tempat oleh-oleh khas Kota Tangerang dan menyisipkan ciri khas Kota Tangerang yaitu “Kota Benteng” didalam nama produk bolu tape nya. Seiring berjalannya waktu, produksi bolu tape di UMKM Mama Bolu mengalami fluktuasi pada jumlah konsumen dan volume penjualan dalam sepuluh tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pemasaran yang efektif berdasarkan faktor internal dan eksternal serta menentukan prioritas strategi pemasaran menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Metode penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan kombinasi metode kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Pengumpulan data primer menggunakan kuesioner, wawancara, dan observasi. Informan di penelitian terdiri dari pemilik, produksi, dan pemasaran di UMKM Mama Bolu serta pelanggan yang berjumlah 12 orang, sementara data sekunder diperoleh dari dokumen internal UMKM dan literatur yang relevan. Teknik analisis yang digunakan meliputi Matriks IFE dan EFE, analisis SWOT, serta perhitungan prioritas strategi dengan AHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa strategi yang dapat diterapkan yaitu strategi pengembangan pangsa pasar, strategi inovasi produk, dan strategi penguatan hubungan dengan pemasok. Dari strategi yang diidentifikasi, strategi prioritas utama adalah strategi pengembangan pangsa pasar dengan bobot tertinggi sebesar 0,391.
Analisis Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Ekspor Cengkih Indonesia Ke Negara ASEAN tahun 2014-2023 Tanjung, Ahmad Faisal; Yusiana, Ekalia; Wicaksana, Indrajit
Agridevina : Berkala Ilmiah Agribisnis Vol 14, No 2 (2025): Agridevina : Berkala Ilmiah Agribisnis
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/agridevina.v14i2.5092

Abstract

Indonesia merupakan salah satu produsen utama cengkih di dunia, dengan negara-negara ASEAN sebagai salah satu pasar dan mitra perdagangan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ekspor cengkih Indonesia ke negara ASEAN dengan pendekatan Gravity Model menggunakan regresi data panel ada 5 negara yang melakukan ekspor secara konsisten yaitu Malaysia, Thailand, Singapura, Vietnam dan Myanmar. Data yang digunakan mencakup periode 2014–2023 dan diperoleh dari sumber resmi seperti BPS, Bank Dunia, dan ITC. Variabel yang dijelaskan meliputi PDB per kapita negara tujuan, PDB per kapita Indonesia, jarak ekonomi, harga cengkih global, inflasi Indonesia, nilai tukar Rp/USD, dan jumlah penduduk negara tujuan. Hasil estimasi menunjukkan bahwa PDB per kapita negara tujuan, harga cengkih global, dan jumlah penduduk mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap ekspor cengkih. Sebaliknya, PDB per kapita Indonesia dan jarak ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan. Inflasi Indonesia dan nilai tukar Rp/USD tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap ekspor. Model yang digunakan memiliki R-squared sebesar 0.8862, menunjukkan tingkat keakuratan yang tinggi. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa faktor ekonomi makro memegang peranan penting dalam perdagangan cengkih Indonesia di kawasan ASEAN.
PENINGKATAN KEMANDIRIAN PANGAN MELALUI PENERAPAN MEREK DAN PEMASARAN DIGITAL PRODUK BERAS PADA LPM SARITANI Mariyani, Siti; Yusiana, Ekalia; Nurhanifah, Afifa
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34436

Abstract

Abstrak: Kebutuhan beras yang semakin meningkat menjadi peluang bagi LPM Saritani dalam melakukan usaha dan produksi beras. Akan tetapi, LPM mamiliki beberapa permasalahan utama yaitu manajemen produksi dan pemasaran hasil produk beras. Kegiatan PkM bertujun untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan kolompok LPM Saritani melalui penerapan merek dan pemasaran digital produksi beras untuk meningkatkan kemandirian pangan di Desa Sarijaya. PKM menggunakan metode Participatory Learning and Action (PLA) dan dilaksanakan pada Agustus 2025 dengan melibatkan tim dosen dan mahasiswa, serta mitra PKM yaitu LPM Saritani dengan jumlah anggota 25 petani. Evaluasi kegiatan PKM dilakukan untuk mengukur tingkat pengetahuan dan keterampilan mitra dengan pretest dan postest menggunakan skala likert. Hasil kegiatan PKM yaitu telah terlaksana sosialisasi, penyuluhan tentang pemasaran digital produk beras berupa website serta praktik pengemasan beras merek lumbung Saritani. Hasil evaluasi terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra tentang pemasaran digital dari 74% menjadi 88%, serta pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pengemasan produk yang menarik dari 76% menjadi 87%.Abstract: The increasing demand for rice has created a business opportunity for LPM Saritani in rice production. However, LPM faces major challenges in production management and marketing. This PkM activity aims to improve the skills and knowledge of the LPM Saritani group through branding and digital marketing strategies to increase food independence in Sarijaya Village. PKM used the Participatory Learning and Action (PLA) method and took place in August 2025, involving lecturers, students, and PKM partners, including LPM Saritani's 25 farmer members. Evaluation of PKM activities is conducted to assess the level of knowledge and skills of partners using pretests and posttests, which are administered on a Likert scale. The results included socialization sessions, counseling about digital marketing using a website, and practical training in packaging rice under the Saritani barn brand. Evaluation showed increases in partner knowledge and skills in digital marketing from 74% to 88% and in attractive packaging from 76% to 87%.