Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ASTAMBUL Aulia Safitri; Bardiati Ulfah; Darmayanti Wulandatika
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 1 No. 02 (2024): JULI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada masa kehamilan menyebabkan berbagai macam risiko baik ibu dan janin. KEK berisiko keguguran, perdarahan, penyulit, hingga kematian ibu. Data Kabupaten Banjar KEK ada peningkatan kasus 19,57% tahun 2023. Tujuan penelitian mengetahui faktor penyebab KEK pada ibu hamil. Metode kuantitatif dengan cross sectional. Populasi 298 dan sampel menggunakan purposive sampling yaitu sebanyak 75 responden, pengumpulan data dengan observasi buku KIA dan buku register dengan uji rank spearman. Hasil penelitian bahwa sebagian besar berpendidikan tinggi sebanyak 53 responden (70,7%). Ibu hamil sebagian besar tidak mengalami KEK yaitu 51 responden (68%). Uji rank spearman di dapatkan p-value 0.000<0.05 dengan angka koefisien korelasi sebesar 0,751**bernilai positif. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu terdapat hubungan signifikan yang kuat dan searah antara faktor tingkat pendidikan dengan kejadian kekurangan energi kronis (kek) pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Astambul. Ibu hamil yang mengalami KEK  disarankan  untuk mengkonsumsi   makanan  yang  bergizi  agar  terhindar  dari  masalah  gizi  seperti  KEK
EDUKASI PADA IBU HAMIL TENTANG BAHAYA PEMBERIAN RUMPUT FATIMAH PADA SAAT PERSALINAN DI PUSKESMAS BATAKAN KABUPATEN TANAH LAUT Nelly Mariati; Mahfuzhah Deswita Puteri; Darmayanti Wulandatika; Siti Maria Ulfa; Siti Fatimah; Ramadhana Alya Nur Hafifah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.32180

Abstract

Abstrak: Rumput Fatimah mengandung bahan fitokimia yang memiliki kandungan oksitosin yang dapat membantu menimbulkan kontraksi Rahim dan akan menambah perdarahan yang terjadi karena adanya zat yang terkandung didalamnya sehingga menyebabkan pecahnya pembuluh darah dan stress otot. Tumbuhan ini memiliki zat sejenis oksitosin yang terkandung di dalam rumput Fatimah sama seperti obat yang diberikan untuk menginduksi ibu yang akan bersalin agar terjadinya kontraksi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan softskill tentang pengetahuan mitra dalam memahami pentingnya bahaya pemberian rumput Fatimah pada saat persalinan. Metode yang digunakan adalah ceramah tentang bahaya pemberian rumput fatimah… yang bertempat di Puskesmas Batakan Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 21 Februari 2025. Adapun sasarannya adalah ibu hamil dan kader posyandu sebanyak 20 peserta. Evaluasi yang dilakukan melalui pretest dan post test dengan 10 item pernyatan dengan indikator penilaian apabila terdapat peningkatan pengetahuan peserta lebih dari 70% maka kegiatan dianggap berhasil. Target dari penyuluhan ini adalah terjadinya peningkatan pemahaman tentang bahaya pemberian rumput Fatimah pada saat persalinan, Hasil penyuluhan didapatkan dengan persentasi nilai berpengetahuan baik sebanyak 6 orang (30%) meningkat menjadi 14 orang (70%), sehingga adanya peningkatan persentase ibu yang berpengetahuan baik dan terjadi penurunan persentase ibu yang berpengetahuan kurang sehingga dapat disimpulkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang bahaya pemberian rumput Fatimah pada saat persalinan.Abstract: Fatimah grass contains phytochemicals that have oxytocin content that can help cause uterine contractions and will increase bleeding that occurs due to the substances contained in it, causing blood vessels to rupture and muscle stress. This plant has a substance similar to oxytocin contained in Fatimah grass, just like the medicine given to induce mothers who are going to give birth so that contractions occur. This community service aims to improve soft skills about partner knowledge in understanding the importance of the dangers of giving Fatimah grass during labor. The method used is a lecture on the dangers of giving Fatimah grass… which took place at the Batakan Health Center, Tanah Laut Regency. This activity was carried out on February 21, 2025. The targets were pregnant women and cadres of the integrated health post as many as 20 participants. The evaluation was carried out through a pretest and posttest with 10 statement items with an assessment indicator if there is an increase in participant knowledge of more than 70%, then the activity is considered successful. The target of this counseling is to increase understanding about the dangers of giving Fatimah grass during labor. The results of the counseling were obtained with a percentage of good knowledge value of 6 people (30%) increasing to 14 people (70%), so that there was an increase in the percentage of mothers with good knowledge and a decrease in the percentage of mothers with poor knowledge so that it can be concluded that there was an increase in knowledge of pregnant women about the dangers of giving Fatimah grass during labor.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN IBU DALAM MELAKUKAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GAMBUT KABUPATEN BANJAR, KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2013 Darmayanti Wulandatika
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 8, No 2 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v8i2.269

Abstract

Kebijakan Departemen Kesehatan dalam upaya mempercepat penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), adalah dengan cara mendekatkan pelayanan ibu dan anak di tingkat dasar dan rujukan yang pada dasarnya mengacu kepada intervensi strategis “empat pilar safe mother hood”, pada pilar kedua adalah asuhan Antenatal yang sangat penting karena dapat memantau perkembangan kehamilan dan mendeteksi kelainan atau komplikasi yang menyertai kehamilan secara dini dapat ditangani secara cepat dan benar, sehingga dapat mengurangi risiko kesakitan bahkan kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan  Ibu Dalam Melakukan Antenatal Care di Wilayah Kerja Puskesmas Gambut Tahun 2013.Jenis penelitian kuantitatif dengan cross sectional. Jumlah populasi 192 dan  sampel menggunakan total populasi yaitu sebanyak 192 responden,. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara kuantitatif  dengan menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil uji statistiK diperoleh p-value masing-masing variable independent yaitu paritas ( p-value=0.017) ada hubungan antara paritas dengan kepatuhan ANC, umur ( p value = 0.409) tidak ada hubungan antara umur bidan dengan kepatuhan ANC, pengetahuan (p-value=0.032) ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan ANC, pendidikan (p-value=0.04) ada hubungan antara pendidikan dengan kepatuhan ANC, sikap (p-value=0.016) ada hubungan antara sikap dengan kepatuhan ANC, pekerjaan (p-value=0.578) tidak ada hubungan antara pekerjaan dengan kepatuhan ANC, keterjangkauan waktu (p-value=0.506) tidak ada hubungan yang bermakna antara keterjangkauan waktu dengan kepatuhan ANC, dorongan petugas  (p-value =0.032) ada hubungan antara dorongan petugas dengan kepatuhan ANC, dorongan keluarga (p-value =0.035) ada hubungan antara dorongan keluarga dengan kepatuhan ANC, pelayanan ANC (p-value=0.039) ada hubungan antara pelayanan ANC dengan kepatuhan ANC, ketersediaan transportasi (p-value=0.377) tidak ada hubungan antara ketersediaan transportasi dengan kepatuhan ANC, keterjangkauan jarak (p-value=0.570) tidak ada hubungan antara keterjangkauan jarak dengan kepatuhan ANC.Variabel dominan dalam penelitian ini adalah pendidikan setelah dikontrol variabel paritas, dorongan petugas, dorongan keluarga, dan pelayanan ANC dengan p-value = 0.001 dan OR 11.814 (95%CI : 3.994-34.946) yang berarti responden dengan pendidikan tinggi 11.814 kali lebih patuh dibandingkan dengan responden dengan pendidikan rendah.
The Relationship between Maternal Knowledge, Personal Hygiene, and Family Economic Status and the Incidence of Diarrhea in the Working Area of the Pekauman Public Health Center, Banjarmasin Vitria; Ra’uf, Muhammad; Wulandatika, Darmayanti; Sundari, Sri
Papua Medicine and Health Science Vol. 2 No. 2 (2025): Papua Medicine and Health Science
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64141/pmhs.v2i2.29

Abstract

Diarrhea remains a major public health problem among under-five children in Indonesia, particularly in areas with limited sanitation and disadvantaged socioeconomic conditions. Maternal knowledge, personal hygiene, and family economic status are key factors influencing the incidence of diarrhea. This study aimed to analyze the relationship between maternal knowledge, personal hygiene, and family economic status and the incidence of diarrhea in the working area of the Pekauman Public Health Center, Banjarmasin. A cross-sectional design was employed using accidental sampling, involving 40 mothers with children aged 2–5 years who visited the Pekauman Public Health Center. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed using the Spearman Rank correlation test. The results demonstrated significant associations between maternal knowledge (p = 0.008; r = 0.412), personal hygiene (p = 0.000; r = 0.710), and family economic status (p = 0.000; r = 0.645) and the incidence of diarrhea, with personal hygiene showing the strongest correlation. This study contributes to public health practice by emphasizing the importance of integrated, family-based interventions, including strengthening maternal education, improving hygienic behaviors, and enhancing family economic capacity, to reduce diarrhea incidence at the primary health care level.
Pemberdayaan Ibu Hamil dalam Persiapan Menyusui melalui Pelatihan Teknik Menyusui yang Benar Menggunakan Video Edukasi Sebagai Media Komunikasi Efektif di Kecamatan Aluh-Aluh Kabupaten Banjar Siti Fatimah; Darmayanti Wulandatika; Mahfuzhah Deswita Putri; Rr. Sri Nuriaty Masdiputri; Noor Anisa; Nelly Mariati
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2024): Juli : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v4i2.4103

Abstract

Breast milk is an excellent source of nutrition for infants, providing a balanced composition that meets their growth needs. In several regions of South Kalimantan, the coverage of exclusive breastfeeding remains low. In Banjar Regency, the coverage of exclusive breastfeeding reached 82.1% in 2020. Failure to provide exclusive breastfeeding can potentially lead to nutrient deficiencies in infants. This community service aims to enhance knowledge about proper breastfeeding techniques to raise awareness and prepare mothers for breastfeeding before childbirth. Implementation Method: This activity employs training, Q&A sessions, and group viewing of educational videos on proper breastfeeding techniques. Results and Conclusions: The activity led to an increase in knowledge and skills regarding proper breastfeeding techniques. The participants consisted of 15 pregnant women. Among all respondents, the pre-test results showed that the understanding and skills in proper breastfeeding techniques were at 54%. After the post-test, the respondents' understanding increased to 72%, reflecting an 18% improvement. It is hoped that this community service will be beneficial and help in realizing a healthy and intelligent generation through optimal breastfeeding.
PELATIHAN GIZI SEIMBANG DAN POLA MAKAN SEHAT PADA KADER POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BARINGIN: BALANCED NUTRITION AND HEALTHY EATING TRAINING FOR POSYANDU CADRES IN BARINGIN PUBLIC HEALTH CENTER WORKING AREA Rosyad, Shelly Rodliah; Wulandatika, Darmayanti; Fatimah, Siti
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.1998

Abstract

Kekurangan gizi pada remaja perempuan dan wanita muda dapat berpotensi merugikan kesehatan reproduksi dan meningkatkan risiko komplikasi kehamilan yang selanjutnya dapat membahayakan nyawa ibu dan anak. Oleh karena itu, penting untuk memperbaiki pola makan dan memberikan pendidikan tentang kebiasaan makan yang sehat, terutama pada kelompok remaja dan wanita muda. Seorang kader seharusnya memiliki pemahaman yang benar terkait kesehatan masyarakat. Peran kader yang sangat krusial tersebut perlu diimbangi dengan pengetahuan yang baik pula mengenai gizi seimbang, khususnya pada wanita usia subur. Pengabdian ini bertujuan untuk membekali kader posyandu pengetahuan serta mengoptimalisasikan peran kader posyandu dalam hal pemenuhan asupan energi dan makronutrient pada wanita usia subur yang tinggal di wilayah perdesaan melalui pelatihan gizi seimbang dan pola makan sehat. Pelaksanaan pengabdian pada Masyarakat ini dilakukan dengan memberikan pelatihan gizi seimbang dan pola makan sehat, dilakukan di Desa Baringin B, Kecamatan Candi Laras Selatan, Wilayah Kerja Puskesmas Baringin dengan kader posyandu sebagai peserta, media pelatihan yang digunakan berupa booklet dan video edukasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan dengan baik dengan meningkatnya pemahaman kader tentang pentingnya pemenuhan gizi pada wanita usia subur dan meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mempraktikan secara langsung. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian masyarakat berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kesehatan dan kebutuhan gizi wanita usia subur.
Determinant for Implementation of Early Breasting In PMB of Banjarmasin City In 2019 Darmayanti wulandatika; Bening Prawita Sari; Pratiwi Puji Lestari
Health Media Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : UrbanGreen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55756/hm.v1i1.5

Abstract

Early Breastfeeding Initiation (IMD) is a process of allowing babies with their own instincts to breastfeed as soon as in the first hour after birth, together with contact between baby's skin and mother's skin (MOH RI, 2008). This study is an analytical study with a cross-sectional approach. Both the independent variable and the dependent variable according to circumstances or status at the time of observation. The researcher looks for the relationship between the independent variable and the dependent variable by taking a quick measurement. The results of this study were that respondents with good IMD implementation amounted to 61.7% and those who did poorly amounted to 38.3%. These results indicate that statistically there is no relationship between maternal education with actions in implementing IMD, and there is a relationship between knowledge and attitudes of mothers with the implementation of IMD
Knowledge about the danger signs of pregnancy with pregnancy care behavior in PMB Banjarbaru city Darmayanti Wulandatika
Health Media Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : UrbanGreen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55756/hm.v3i1.78

Abstract

Pregnancy care can be used to engage the patient early in pregnancy and provide risk assessment and psychosocial, cultural, and educational support with the ultimate goal of improving pregnancy outcomes. Every woman needs to be aware of the danger signs that occur during pregnancy, because complications from these danger signs are difficult to predict. These danger signs usually indicate the occurrence of obstetric complications that arise during pregnancy, childbirth, or postpartum. Knowledge of these signs and dangers will help you make the right decisions and get the right health services. To prevent more dangerous risks for pregnant women and their fetuses, mothers' knowledge of the signs of pregnancy needs to be increased. This study used an observational, correlational and analytical research design with a cross sectional approach. The results of this study found that there was a relationship between knowledge of danger signs and behavior in pregnancy care, 65 respondents had poor knowledge and behaved poorly towards pregnancy care as many as 19 people (70.4%), had moderate knowledge and behaved well as many as 12 people (54.5%). The result of p-value is 0.034, which means that there is a relationship between knowledge of danger signs and pregnancy care behavior.
Support Support Relationship With Preparation Dealing With The Labor Of Psychological Aspects On Pregnant Women Trimester III Suryati Suryati; Siti Maria Ulfa; Darmayanti Wulandatika
Health Media Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : UrbanGreen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55756/hm.v3i2.96

Abstract

INTISARI Dampak dari ketidaksiapan ibu ketika suami tidak dapat menemani ibu diantaranya ibu tidak semangat, ibu akan merasa cemas, dan ibu tidak akan merasa nyaman tanpa kehadiran seorang suami. Kesiapan ibu hamil dalam menghadapi persalinan dapat ditingkatkan dengan adanya dukungan suami selama kehamilan sampai saat menjelang persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk diketahuinya hubungan dukungan suami dengan kesiapan menghadapi persalinan dari aspek psikologis pada ibu hamil trimester III . Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III yang sedang melakukan ANC berjumlah 50 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Uji analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menyebutkan Sebagian
The Impact of Anemia on Adolescent Girls in the Future Mahfuzhah Deswita Puteri; Darmayanti Wulandatika; Siti Fatimah
Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan (Abdigermas) Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Kesehatan (Abdigermas)
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/abdigermas.v2i3.284

Abstract

This community service activity aims to increase teenagers' knowledge about anemia when teenagers are at risk of becoming pregnant and giving birth to stunted children in Banjarbaru City. This activity needs to be done because development during adolescence, greatly determines a person's ability to become an adult. Nutritional problems that occur during adolescence will increase vulnerability to disease in adulthood and risk giving birth to a generation with nutritional problems. For this reason, the community service team is expected to be able to carry out outreach activities to teenagers about anemia when teenagers are at risk of becoming pregnant and giving birth to stunted children. This activity uses the method of counseling and asking and answering teenagers' knowledge about anemia when teenagers are at risk of becoming pregnant and giving birth to stunted children. After carrying out this community service activity, the conclusion that can be drawn is that there is an increase in teenagers' knowledge about anemia when teenagers are at risk of becoming pregnant and giving birth to stunted children. The hope is that after gaining knowledge about anemia, teenagers can avoid it.
Co-Authors Afifah, Ramadhana Alya Nuur Afkarina, Ashfa Alit Suwandewi Angga Irawan Anjani, Amellia Dewi Assyfa, Mutia Aura Nazwa Astuti, Elsi Aulia Safitri Azhari, Fahrin Azidin, Yustan Azizah Azizah Azkiya, Nadila Bardiati Ulfah Bardiati Ulfah Bening Prawita Sari Bening Prawita Sari Cahaya Indah Lestari Devy Purnama Diah Retno Wulan Dyta Setiawati Hariyono efendi, Aprilianti mayang Evy Noorhasanah Gisna Saufita Hijrawati, Nani Hj Ruslinawati Hj. Fahridha Mahfuzhah Deswita Puteri Mahfuzhah Deswita Putri Mahfuzhah Deswita Putri Mariani, Hj. Mathuridy, Roly Marwan Mirawati Mirawati Nadila Azkiya Nadila Azkiya Nelly Mariati Nelly Mariati Nelly Mariati Nelly Mariati Nisrina Nadya Wahda Noor Anisa Noor Anisa Nurkhalifatul Zanah Olfah, Ria Pratiwi Puji Lestari Puteri, Mahfuzhah Deswita Ramadhana Alya Nur Hafifah Ramadhana Alya Nuur Afifah Ramadhana Alya Nuur Afifah Ramadhana Alya Nuur Afifah Ramadhana Alya Nuur Afifah Ra’uf, Muhammad Ria Olfah Rizki Amalia Rr Sri Nuriaty Masdiputri Rr. Sri Nuriaty Masdi Putri Rr. Sri Nuriaty Masdiputri Rr. Sri Nuriaty Masdiputri Ruslinawati Ruslinawati Sari , Yenny Okvita Sari, Delima Indah Permata Sari, Dwi Kartika Sari, Gita Wulanda sari, yenny okvita Shelly Rodliah Rosyad Shelly Rodliah Rosyad SITI FATIMAH Siti Fatimah Siti Fatimah Siti Fatimah Siti Maria Ulfa Siti Maria Ulfa Siti Maria Ulfa Siti Maria Ulfa Siti Maria Ulfa Sundari, Sri Suryati Suryati Suryati Suryati Syahrida Agustina Ulfah, Bardiyati Vitria Yaolanda Rizqi Agustina Yenny Okvitasari Yenny Okvitasari, Yenny