Claim Missing Document
Check
Articles

STEM (SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, AND MATHEMATICS) IN IMPROVING PRIMARY SCHOOL STUDENTS' MATHEMATICS LITERACY Diputra, Komang Sujendra; Tristiantari, Ni Ketut Desia
Dinamika Penelitian: Media Komunikasi Penelitian Sosial Keagamaan Vol 24 No 01 (2024): Dinamika Penelitian: Media Komunikasi Penelitian Sosial Keagamaan
Publisher : LP2M UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/dinamika.2024.24.01.19-34

Abstract

This research aims to develop a STEM-based mathematics learning design for elementary school students. Therefore, this research is included in research and development. The learning design development process follows the Plomp model, which consists of five stages: 1) the initial investigation phase; 2) the design phase; 3) the construction phase (realization); 4) the test, evaluation and revision phase; and 5) implementation phase. The data was collected through interviews, observation, and essay tests. Interviews are used to identify student and teacher responses to learning design. Observations are carried out during the implementation of learning to monitor the process directly. The essay test is used to measure students' mathematical literacy abilities. Data from interviews and observations were analyzed using qualitative descriptive analysis, while quantitative descriptive analysis was used to describe the average student success and the effectiveness of the learning design. The STEM-based mathematics learning design developed is based on the Project Based Learning learning model, adapted to STEM theories and the needs of elementary school students. This design includes six phases: orientation, strategy construction, application, communication, reflection, and assessment. The results of limited trials show that STEM-based mathematics learning designs are effectively implemented in the classroom and can improve students' abilities in solving mathematical literacy problems according to the PISA dimensions.
STEM (SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, AND MATHEMATICS) IN IMPROVING PRIMARY SCHOOL STUDENTS' MATHEMATICS LITERACY Diputra, Komang Sujendra; Tristiantari, Ni Ketut Desia
Dinamika Penelitian: Media Komunikasi Penelitian Sosial Keagamaan Vol 24 No 01 (2024): Dinamika Penelitian: Media Komunikasi Penelitian Sosial Keagamaan
Publisher : LP2M UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/dinamika.2024.24.01.19-34

Abstract

This research aims to develop a STEM-based mathematics learning design for elementary school students. Therefore, this research is included in research and development. The learning design development process follows the Plomp model, which consists of five stages: 1) the initial investigation phase; 2) the design phase; 3) the construction phase (realization); 4) the test, evaluation and revision phase; and 5) implementation phase. The data was collected through interviews, observation, and essay tests. Interviews are used to identify student and teacher responses to learning design. Observations are carried out during the implementation of learning to monitor the process directly. The essay test is used to measure students' mathematical literacy abilities. Data from interviews and observations were analyzed using qualitative descriptive analysis, while quantitative descriptive analysis was used to describe the average student success and the effectiveness of the learning design. The STEM-based mathematics learning design developed is based on the Project Based Learning learning model, adapted to STEM theories and the needs of elementary school students. This design includes six phases: orientation, strategy construction, application, communication, reflection, and assessment. The results of limited trials show that STEM-based mathematics learning designs are effectively implemented in the classroom and can improve students' abilities in solving mathematical literacy problems according to the PISA dimensions.
TRANSFORMASI DIGITAL PENGINAPAN LOKAL DI KUTA BALI Julianto, I Putu; Tristiantari, Ni Ketut Desia; Agustika, Gusti Ngurah Sastra; Diputra, Komang Sujendra
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.36170

Abstract

Transformasi digital menjadi keharusan bagi pelaku usaha, termasuk di industri penginapan lokal agar tetap kompetitif. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung adopsi teknologi digital pada empat penginapan lokal di Kuta, Bali, yaitu Pondok Ramayana, Pondok Ramayana 2, Pondok Nakula, dan Pondok Sariqu. Program ini melibatkan 12 mitra yang terdiri dari pemilik dan staf penginapan, dengan fokus pada peningkatan efisiensi operasional, penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP), dan optimalisasi strategi pemasaran digital. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi kepada mitra, diikuti dengan pelatihan intensif tentang penggunaan sistem informasi akuntansi berbasis cloud, komunikasi hospitality, dan pemasaran digital. Setelah pelatihan, dilakukan penerapan teknologi dalam operasional penginapan dan pendampingan berkelanjutan untuk memastikan implementasi yang efektif. Evaluasi program menggunakan pretest dan posttest, observasi keterampilan, serta analisis omzet. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan mitra terkait teknologi digital. Rata-rata skor posttest meningkat dari kategori rendah ke sangat tinggi. Penerapan teknologi juga mendorong peningkatan omzet hingga 46,67% dalam tiga bulan. Namun, masih ada tantangan dalam mengelola ulasan pelanggan secara digital, menyoroti perlunya strategi yang lebih efektif dalam manajemen umpan balik online. Program ini berhasil meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing penginapan lokal, namun diperlukan tindak lanjut pada manajemen ulasan digital untuk memaksimalkan dampak program.
Pengembangan Accordion Book Berbasis Eksperimen Sederhana Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep IPA Materi Perubahan Wujud Benda Siswa Kelas IV SD Dewi, Ni Putu Chintya Kumala; Astawan, I Gede; Tristiantari, Ni Ketut Desia
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/6fzr3m18

Abstract

Penelitian ini memiliki empat tujuan; (1) menghasilkan rancang bangun accordion book berbasis eksperimen sederhana, (2) mengidentifikasi validitas hasil pengembangan accordion book pengembangan accordion book berbasis eksperimen sederhana, (3) mengidentifikasi  kepraktisan accordion book berbasis eksperimen sederhana, (4) menganalisis keefektifannya accordion book berbasis eksperimen sederhana terhadap pemahaman konsep IPA kelas IV SD. Pada penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE dengan metode Pengumpulan data berupa pemberian angket dan tes. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Sedangkan efektivitas accordion book berbasis eksperimen sederhana diukur menggunakan desain one group pretest-posttest dengan melibatkan 33 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil validasi media memperoleh rerata 3,85 dari ahli materi dan 3,95 dari ahli media yang termasuk ke dalam kategori sangat baik, (2) kepraktisan accordion book diperoleh melalui penilaian respon guru, serta melalui respon siswa yang memperoleh nilai rerata persentase masing-masing sebesar 97,5% dan 98,7% sehingga kedua nilai tersebut termasuk ke dalam kategori sangat praktis, (3) hasil uji efektivitas menggunakan uji t berpasangan menunjukkan nilai signifikasi sebesar 0,000 kurang dari 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pretes dan nilai postes setelah pemberian perlakuan menggunakan accordion book berbasis eksperimen sederhana. Dengan demikian, penggunaan accordion book berbasis eksperimen sederhana efektif meningkatkan pemahaman konsep IPA siswa kelas IV SD.
E-Modul dengan Model SAVI Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan HOTS Siswa pada Pembelajaran IPA kelas IV SD Utami, Ni Luh Dhea Sherlita; Astawan, I Gede; Tristiantari, Ni Ketut Desia
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/0xftzq16

Abstract

Keterampilan berpikir kritis siswa tergolong masih rendah, hal ini terlihat dari hasil belajar siswa yang masih di bawah rata-rata. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah penggunaan media pembelajaran interaktif yang masih jarang digunakan oleh guru. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan menghasilkan E-Modul pembelajaran IPA dengan model SAVI berbasis kearifan lokal Bali yang valid, praktis, dan efektivit untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) siswa kelas IV sekolah dasar. Pengembangan E-Modul menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas IV SD Negeri 1 Kertha Mandala. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, angket kepraktisan guru dan siswa, serta tes HOTS berupa pretest dan posttest. Data validitas dan kepraktisan dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan mengonversi skor ke dalam kategori kelayakan. Sementara itu, efektivitas e-modul dianalisis melalui perbandingan hasil pretest dan posttest kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Uji keefektiva e-modul juga menggunakan uji prasyarat dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Modul berada pada kategori sangat layak dan sangat praktis. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05) yang menandakan adanya peningkatan HOTS siswa setelah penggunaan E-Modul. Dengan demikian, E-Modul pembelajaran IPA berbasis model SAVI dan kearifan lokal Bali dinyatakan valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran.
Kecerdasan Emosional dan Ketahanmalangan sebagai Faktor Internal Prestasi Belajar IPA Siswa Kelas IV Triutari, Komang Rika; Astawan, I Gede; Tristiantari, Ni Ketut Desia
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/wptzdq76

Abstract

Prestasi belajar IPA siswa sekolah dasar masih menunjukkan variasi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan faktor eksternal peserta didik. Selain kemampuan kognitif, kecerdasan emosional dan ketahanmalangan dipandang berperan dalam membantu siswa mengelola emosi, menghadapi kesulitan belajar, serta mempertahankan motivasi selama proses pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecerdasan emosional dan ketahanmalangan sebagai faktor pendukung prestasi belajar IPA siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Subjek penelitian melibatkan 73 siswa kelas IV SD Gugus VII Kecamatan Buleleng yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Metode pengumpulan data yaitu metode kuesioner dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu kuesioner. Hubungan kecerdasan emosional dan prestasi belajar IPA diperoleh nilai r hitung sebesar 0,360 dengan persentase kontribusi kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar IPA siswa sebesar 11,7%. Hubungan ketahanmalangan dan prestasi belajar IPA diperoleh nilai r hitung sebesar 0,269 dengan persentase kontribusi ketahanmalangan terhadap prestasi belajar IPA siswa sebesar 5,9%. Hubungan kecerdasan emosional dan ketahanmalangan dengan prestasi belajar IPA diperoleh nilai F hitung sebesar 0,136 dengan persentase kontribusi kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar IPA siswa sebesar 13,6%. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penguatan kecerdasan emosional dan ketahanmalangan penting untuk mendukung peningkatan prestasi belajar IPA. Secara praktis, temuan penelitian ini memberikan implikasi bahwa upaya peningkatan prestasi belajar IPA tidak dapat hanya bertumpu pada aspek kognitif semata, tetapi juga perlu mempertimbangkan penguatan kecerdasan emosional dan ketahanmalangan siswa. Guru dan sekolah diharapkan dapat merancang strategi pembelajaran yang tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga membangun kemampuan siswa dalam mengelola emosi, menjalin hubungan sosial, serta menumbuhkan daya juang dalam menghadapi kesulitan belajar
E-Modul Interaktif Berbasis Joyful Learning sebagai Solusi Peningkatan Membaca Pemahaman di Sekolah Dasar Indrayani, Ni Kadek Manik; Tristiantari, Ni Ketut Desia; Yudiana, I Kadek Edi
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dva07d04

Abstract

Rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa berdampak pada pencapaian kompetensi belajar Bahasa Indonesia yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rancang bangun, validitas, dan efektivitas e-modul interaktif berbasis Joyful Learning pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas III SD. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE dengan melibatkan ahli materi, ahli media, guru, dan siswa. Data dikumpulkan melalui tes dan non tes, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitaif, dan inferensial menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan penilaian validitas dari ahli materi dan ahli media sebesar 3,95 dan 3,90, serta uji coba perorangan, uji kepraktisan respon siswa dan respon guru secara berurutan sebesar 91%; 93%; 83%. Pada uji efektivitas diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000. Dapat disimpulkan bahwa, e-modul interaktif berbasis Joyful Learning sangat layak dan efektif digunakan. Implikasi penelitian ini adalah e-modul interaktif berbasis Joyful Learning dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran untuk meningkatkan keterlibatan dan kemampuan membaca pemahaman siswa SD.
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS OUTDOOR EDUCATION UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA SEKOLAH DASAR Ni Putu Setia Pradnyani; I Gede Astawan; Ni Ketut Desia Tristiantari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11671

Abstract

This research is based on problems related to the limitations of digital media, such as Electronic Student Worksheets (E-LKPD) as a learning media that aligns with the analysis of needs, student characteristics, and the low understanding of science concepts among elementary school students. The purpose of this study is to describe the validity, practicality, and effectiveness of outdoor education-based E-LKPD. This study uses the ADDIE development model with data collection methods in the form of questionnaires and tests. The data analysis methods used in this study are qualitative descriptive analysis and quantitative descriptive analysis. Meanwhile, the effectiveness of outdoor education-based E-LKPD is measured using a one group pretest-posttest design involving 35 students. The research results indicate that: (1) the media validation results obtained an average score of 4,6 from content experts and 4.7 from media experts, which fall into the very good category; (2) the practicality of the E-LKPD was obtained through teacher response assessments and student response assessments, which achieved average scores of 4,88 and 4,50 respectively, indicating that both scores fall into the very practical category; (3) the effectiveness test results using a paired t-test showed a significance value of 0.000, less than 0,05, which means there is a significant difference between pre-test and post-test scores after the treatment using the E-LKPD media. Thus, the use of outdoor education-based E-LKPD is effective in enhancing elementary school students’ understanding of science concepts.
Innovative Deep Learning–Driven Indonesian Language Instruction: Development and Effectiveness in Improving Elementary Reading Literacy Ni Ketut Desia Tristiantari; Dani Gunawan; Decenni Amelia; Ni Wayan Monik Rismadewi; Komang Sujendra Diputra; Gusti Ayu Putu Sukma Trisna
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 12 No. 2 (2026): June
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v12i2.20616

Abstract

This study aims to develop an innovative Indonesian language learning design based on a deep learning approach and to evaluate its effectiveness in improving elementary school students' reading literacy. The study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The research participants included two content experts, two instructional design experts, and 65 elementary school students. Data were collected through validation questionnaires to assess product feasibility and multiple-choice tests to measure students’ reading literacy skills. The data were analyzed using descriptive quantitative techniques and the normalized gain (N-Gain) test. The results revealed that: (1) students’ initial reading literacy achievement, as measured by the pre-test, was categorized as moderate, with a mean score of 63.61; (2) the developed learning design was rated as highly feasible by expert validators, achieving an average score of 4.63 out of 5.00; (3) students’ post-test performance improved substantially, reaching a mean score of 84.54 and falling within the very high category; and (4) the N-Gain value was 0.58, indicating a moderate level of improvement. These findings indicate that the deep learning-based Indonesian language learning design is effective in enhancing elementary school students’ reading literacy. This study highlights the potential of integrating cognitive and affective dimensions through a deep learning approach to foster a more meaningful learning environment. Such an approach enables students not only to comprehend texts but also to critically analyze, evaluate, and reflect on information. Therefore, the proposed learning design may serve as a valuable reference for educators seeking to transform literacy instruction into a more student-centered and meaningful learning experience at the elementary school level.
Pengembangan Media Eduplay Slides Berbasis PBL Untuk Meningkatkan Keterampilan Menyimak Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV SD Putu Maharani Wulandari; Ni Ketut Desia Tristiantari; I Wayan Ardana
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1178

Abstract

Pendidikan memiliki peranan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, termasuk dalam pengembangan keterampilan menyimak siswa sekolah dasar yang masih menghadapi kendala seperti rendahnya fokus, keaktifan, serta penggunaan media pembelajaran yang kurang menarik dan inovatif. Kondisi ini juga ditemukan pada siswa kelas IV di SD Negeri 4 Penebel, sehingga diperlukan media pembelajaran berbasis teknologi yang interaktif untuk mendukung proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Eduplay Slides berbasis Problem Based Learning (PBL) guna meningkatkan keterampilan menyimak Bahasa Indonesia siswa kelas IV. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan tes dengan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memiliki kualifikasi sangat valid berdasarkan penilaian ahli materi (3,9) dan ahli media (3,81), serta sangat praktis berdasarkan respon siswa (3,86) dan guru (3,88). Selain itu, hasil uji efektivitas menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara pretest dan posttest dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), sehingga media terbukti mampu meningkatkan keterampilan menyimak siswa secara optimal.