Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Bandung Conference Series: Public Relations

Hubungan antara Terpaan Konten “Kemis Nyunda” pada Akun Instagram @humas_bandung dengan Peningkatan Pelestarian Bahasa Sunda Fadilya Lemantieshiba Permana; Ike Junita Triwardhani
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.7710

Abstract

Abstract. Today many Indonesian people, individually or in groups, use social media to carry out the communication process. One of them carried out by the Government of Bandung City. The Bandung City Government uses Instagram @humas_bandung as a bridge between the government and the community to convey messages. The message conveyed is not only information, but can also be in the form of ideas, instructions or feelings related to government policies, one of which is the content "Kemis Nyunda" as campaign content with the aim of preserving Sundanese culture, especially Sundanese language. Through this research, researchers want to find out, what is the relationship between exposure to "Kemis Nyunda" content on the @humas_bandung account and increasing the preservation of Sundanese language as an object of research using a quantitative approach and correlational research methods. The population used in this study is followers of the Instagram account @humas_bandung and the sample in this study is 100 followers. In this study, researchers used analysis of Spearman's rank test with the help of SPSS 25. The data collection method to be used was distributing questionnaires via Google forms and interviews. The results of the study obtained using the Spearman rank test showed that there was a very strong relationship between exposure to "Kemis Nyunda" content and an increase in the preservation of Sundanese language, which was 0.000 and the level of strength between variables obtained a result of 0.904. In addition, in this study the results showed that the content "Kemis Nyunda" is interesting content and is packaged in the form of a short video so it doesn't have a bored effect on followers and the content "Kemis Nyunda" can also add to their insights about Sundanese language. Abstrak. Dewasa ini banyak masyarakat Indonesia secara individu maupun kelompok yang memanfaat media sosial untuk melakukan proses komunikasi. Salah satunya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bandung. Pemerintah Kota Bandung memanfaatkan Instagram @humas_bandung sebagai jembatan antara pemerintah dengan masyarakat untuk menyampaikan pesan. Pesan yang disampaikan bukan hanya informasi saja, tetapi juga dapat berupa ide, instruksi maupun perasaan yang berhubungan dengan kebijakan pemerintahan salah satunya yaitu konten “Kemis Nyunda” sebagai konten kampanye dengan tujuan untuk melestarikan budaya sunda khususnya bahasa sunda. Melalui penelitian ini, peneliti ingin mengetahui, bagaimana hubungan antara terpaan konten “Kemis Nyunda” pada akun @humas_bandung dengan peningkatan pelestarian bahasa sunda sebagai objek penelitian dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode penelitian korelasional. Adapun populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu followers akun Instagram @humas_bandung dan sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 100 orang followers. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan analisis uji rank spearman dengan bantuan SPSS 25. Metode pengumpulan data yang akan digunakan yaitu penyebaran angket melalui google form dan wawancara. Hasil dari penelitian yang didapatkan menggunakan uji rank spearman menunjukan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara terpaan konten “Kemis Nyunda” dengan peningkatan pelestarian bahasa sunda yaitu sebesar 0,000 dan tingkat kekuatan antar variabel mendapatkan hasil sebesar 0,904. Selain itu juga, pada penelitian ini didapatkan hasil bahwa konten “Kemis Nyunda” merupakan konten yang menarik dan dikemas berupa video singkat sehingga tidak memberikan efek bosan kepada followers dan konten “Kemis Nyunda” juga dapat menambah wawasan mereka mengenai bahasa sunda.
Komunikasi Persuasif Pengasuh dalam Menanamkan Nilai-nilai Islam pada Anak di Lingkungan Panti Asuhan: Studi Kasus pada Pesantren Yatim Dhuafa Mitra Muslim Bandung Latifah Nur Faidzah; Ike Junita Triwardhani
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.9462

Abstract

Abstract. Pesantren Yatim Dhuafa Mitra Muslim Bandung is one of the active orphanages that actively nurture orphaned, fatherless, and disadvantaged children with a pesantren approach. This orphanage plays a significant role in fostering independence and instilling Islamic values in orphaned, fatherless, and disadvantaged children. To create an outstanding and morally upright generation, good caregiving, guidance, and communication are crucial. One approach to guiding foster children is persuasive communication. This research adopts a qualitative method with a case study approach. Data is collected through interviews, observations, literature reviews, and documentation involving caregivers as informants in this study. The results indicate that persuasive communication by caregivers through an emotional approach helps caregivers in instilling Islamic values and maintaining discipline. The emotional approach employed by caregivers includes understanding the children's feelings, guiding them to differentiate between good and bad, being open, equal, accepting, respecting each other, and being empathetic. With this emotional approach, children feel comfortable and consider the orphanage as part of their family. Supported by motivational incentives in the form of rewards and punishments, children become more enthusiastic and display a competitive attitude in memorizing the Quran and improving their academic achievements. However, caregivers also face challenges in familiarizing the children, dealing with disobedient children, handling stubborn and rebellious behavior, managing social interactions at school, and addressing runaway children. Abstrak. Pesantren Yatim Dhuafa Mitra Muslim Bandung merupakan salah satu panti asuhan yang aktif dalam membina anak-anak yatim, piatu, dan dhuafa dengan pendekatan pesantren. Panti asuhan ini memiliki peran penting dalam membentuk kemandirian dan menanamkan nilai-nilai Islam kepada anak-anak yatim, piatu, dan dhuafa. Untuk mencetak generasi yang unggul dan berakhlakul karimah, pengasuhan, pembinaan, dan komunikasi yang baik sangat diperlukan. Salah satu pendekatan dalam membimbing anak asuhan adalah komunikasi persuasif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, tinjauan pustaka, dan dokumentasi dengan melibatkan pengasuh sebagai informan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi persuasif pengasuh melalui pendekatan emosional membantu pengasuh dalam menanamkan nilai-nilai Islam dan menjaga kedisiplinan. Pendekatan emosional yang dilakukan pengasuh meliputi pemahaman terhadap perasaan anak, membimbing anak untuk membedakan antara yang baik dan buruk, bersikap terbuka, setara, menerima, saling menghargai, dan empati. Dengan pendekatan emosional ini, anak-anak merasa nyaman dan menganggap panti asuhan sebagai bagian dari keluarga. Dukungan dalam bentuk dorongan motivasi berupa reward dan punishment membuat anak-anak menjadi lebih semangat dan menunjukkan sikap kompetitif dalam menghafal Al-Quran dan meningkatkan prestasi sekolah. Namun, pengasuh juga menghadapi beberapa hambatan dalam membiasakan anak-anak, menghadapi anak yang tidak taat aturan, menghadapi anak yang keras kepala dan berontak, mengelola pergaulan di sekolah, serta menghadapi anak-anak yang kabur.
Peranan Komunitas dalam Mengkapanyekan Olahraga Poundfit pada Masyarakat Adila Soraya; Ike Junita Triwardhani
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.10634

Abstract

Abstract. This research examines the role of communities in promoting Poundfit fitness in society. Poundfit is a type of fitness that combines elements of martial arts with dance movements and rhythms performed together with drumsticks as musical instruments. The aim of this research is to understand how communities can play a central role in promoting Poundfit among the public. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The research method employed is qualitative with a case study approach. The theoretical frameworks used are New Media Theory and the Componential Model of Campaigns.The findings reveal that the Bandung Poundfit Community is an event held for the first time in Saparua on a monthly basis. The community also provides free equipment rental as a promotional strategy to introduce Poundfit to the public. The use of social media, especially Instagram and TikTok, serves as a means in the campaign efforts of the Bandung Poundfit Community. Consequently, the community delivers information in an integrated manner, ensuring that the messages conveyed remain reliable to the public. Abstrak. Penelitian ini mengkaji peranan komunitas dalam mengkampanyekan olah raga Poundfit pada masyarakat. Poundfit adalah jenis kebugaran yang menggabungkan elemen-elemen seni bela diri dengan gerakan-gerakan tarian dan ritme yang dijalankan bersama-sama dengan stik alat musik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunitas dapat berperan sebagai tujuan utama dalam mempromosikan Poundfit di kalangan masyarakat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teori yang digunakan yaitu Teori Media Baru dan Model Komponensial Kampanye. Hasil penelitian ini yaitu Bandung Poundfit Community merupakan sebuah event yang pertama kali di Saparua dengan jangka waktu sebulan sekali, lalu komunitas ini menyewakan alat secara gratis sebagai strategi promosi untuk memperkenalkan Poundfit kepada masyarakat, Penggunaan media sosial, khususnya Instagram dan TikTok, menjadi sarana dalam upaya kampanye Bandung Poundfit Community, dengan demikian Bandung Poundfit Community menyampaikan informasi dengan cara yang terintegrasi dan memastikan bahwa pesan yang disampaikan tetap dapat diandalkan oleh masyarakat.
Pola Komunikasi dalam Program Qur’anic Leaderpreneur di Sekolah Rabbani Kota Bandung Shanya Nadhira Adryna Putri; Ike Junita Triwardhani
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.13491

Abstract

Abstract. It needs to be realized that the role of communication is very necessary in the life process for socialization, even in the learning process. Rabbani School is a school whose teaching and learning activities apply a typical curriculum, namely Quranic Leaderpreneur. Quranic leaderpreneur is the flagship program of the Rabbani school which was pioneered by the owner of Rabbani who wanted today's children to get out of their usual zone. The aims of this research are: 1). To analyze teachers to grow students' self-confidence, 2).Creating student creativity, 3). Implementation of the Qur'anic Leaderpreneur program at Rabbani School, Bandung City. In carrying out this research, researchers used a constructivism paradigm with a qualitative research approach and the method used was a case studyThe results of this research show that teachers have an important role in increasing students' self-confidence by providing support, praise and challenges according to their abilities. Teachers also facilitate students to explore creative ideas, enabling students to create innovative work. The Qur'anic Leaderpreneur concept combines Islamic values with entrepreneurial and leadership skills to meet the demands of education and character formation in today's Muslim society. Abstrak. Perlu disadari bahwa peranan komunikasi sangat dibutuhkan dalam proses kehidupan untuk melakukan sosialisasi, bahkan dalam proses pembelajaran. Sekolah Rabbani menjadi sekolah yang kegiatan belajar mengajarnya menerapkan kurikulum khas yaitu Quranic Leaderpreneur. Quranic Leaderpreneur adalah program unggulan sekolah Rabbani yang dipelopori oleh owner Rabbani yang ingin anak-anal zaman sekarang keluar dari zona biasanya. Tujuan dari penelitian ini yaitu : 1). Untuk menganalisis guru menumbuhkan rasa percaya diri siswa, 2). Menciptakan kreativitas siswa, 3). Penerapan program Qur’anic Leaderpreneur Sekolah Rabbani Kota Bandung. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa guru memiliki peran penting dalam meningkatkan rasa percaya diri siswa dengan memberikan dukungan, pujian, dan tantangan yang sesuai dengan kemampuan mereka. Guru juga memfasilitasi siswa untuk mengeksplorasi ide-ide kreativitas, memungkinkan siswa menciptakan karya inovatif. Konsep Qur'anic Leaderpreneur menggabungkan nilai-nilai Islam dengan keterampilan kewirausahaan dan kepemimpinan untuk memenuhi tuntutan pendidikan dan pembentukan karakter dalam masyarakat muslim saat ini.
Co-Authors Adila Soraya Aditya Rachmayanti, Feby Afqira Syafa’ati Sya’ban Alexandria Cempaka Harum Allisya Ridhona Aulia Djafar Alta, Septian Titus Alta Pradana Ana Rosyana Ani Yuningsih Anita Asmara Anne Maryani Anne Ratnasari Ari Usman Arie Mukhamad Akbar Zulfikrie Arief, Annisa Gusridina Arum, Dalis Sekar Atie Rachmiatie Bachtiar, Mahdawanti Dian Cikal Estetika Wijaya Dean, Khansa Sajidah Deasy Juliani Dendha Ocha Permana Dewi Mulyani Dian Andriany Dinda Yanisya Tifankha Donny Ibrahim Alsa Dwi Laksono, Rudy Ema Khotimah Kennedy Esah Siti Aisyah Fadilya Lemantieshiba Permana Fajar Nugraha Fauzi, Ramdan Ferdiana, Sandy Friska Eldianita Nur Ifsani Ehsan Fachrezi Indri Rachmawati Islahuddin Ashari Amir Jihan Ramadhanailah Karima, Nenden Naila Kurnia, Dadi Laksono, Rudy Dwi Larasati Alicia Putri Latifah Nur Faidzah Listiani, Endri Lutfiyah Handayani Majida Nurul Izza Melinda Syafira Muhammad Fajar Wahab Muhammad Naufal Majid Nataprawira Nasywa Divany Larasati Noerwenda, Fauzi Nurfauziah, Puja Kharisma Oji Kurniadi Oksa Yudia Prakasa Pandu Kurnia Priyambada Pratama Putra, Raditya Pratama, Ramadhan Dwi Prayoga, Inggar Putra, Agung Kuntala Rachmawati, Indri Raditya Pratama Raditya Pratama Putra Rahman, Eva Rufaida Reza Yuda Prawira Ridha Azka Nabilla Riswoto, Ghiok Rosmayati, Ema Salsabila Putri Khairunnisa Sevilla, Pavita Shanya Nadhira Adryna Putri Soebagdja Salim Soebagdja Salim Syam, Rifqi Zaeni Achmad Valya Shabilla Wulan Trigartanti Yanuar Nurul Fazri Yosa Fitriani Yulianti Zaskhya Andretta