Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Kepentingan Luar Negeri Indonesia Melalui Mekanisme ASEAN Outlook on The Indo-Pacific dengan Filipina Monique Tuhumury, Scheline; Novriest Umbu Walangara Nau; Triesanto Romulo Simanjuntak
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 5 No. 2 (2025): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v5i2.3369

Abstract

Konflik kemaritiman antara Indonesia dan Filipina terkait praktik illegal fishing dan tantangan keamanan lainnya di kawasan perairan Asia Tenggara, khususnya setelah diperkenalkannya ASEAN Outlook on The Indo-Pacific (AOIP). Studi ini menyoroti bagaimana teori liberalisme dan konsep kepentingan nasional berperan dalam analisis strategi yang diambil kedua negara untuk menangani masalah ini melalui kerja sama multilateral. Pendekatan liberalisme diterapkan melalui kerangka kerja AOIP, yang mendorong dialog, diplomasi, serta penguatan keamanan maritim yang inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama melalui AOIP dan peningkatan patroli bersama dapat memperkuat keamanan dan stabilitas kawasan. Implementasi AOIP juga menunjukkan komitmen kedua negara dalam memelihara hubungan damai dan stabilitas regional, meskipun tantangan tetap ada dalam upaya pengawasan yang efektif dan terbatasnya sumber daya. Melalui pendekatan ini, penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya kerja sama multilateral dan diplomasi dalam menangani konflik kemaritiman di kawasan Indo-Pasifik.
Strategi Pemerintah Filipina dalam Menekan Peningkatan Kasus Online Sexual Abuse Exploitation of Children (OSAEC) pada Tahun 2020-2023 Dina Laksita Hapsari; Novriest Umbu Walangara Nau; Roberto Octavianus Cornelis Seba
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol. 10 No. 2 (2024): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/pencerah.v10i2.5307

Abstract

Isu pelanggaran HAM merupakan permasalahan global kontemporer yang hingga kini masih menjadi bahan diskusi dalam forum hubungan internasional. Perkembangan teknologi yang semakin canggih menghadirkan jenis dan motif baru bagi pelaku kejahatan. OSAEC merupakan salah satu pengaruh negatif dari era digitalisasi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Analisis data kualitatif merupakan suatu proses untuk mencari dan menyusun secara sistematis data dengan cara mengorganisasikan data ke dalam kategori, menjabarkan ke dalam unit-unit, melakukan sintesa, menyusun ke dalam pola, memilih yang penting dan yang akan dipelajari, dan membuat kesimpulan. Data yang akan diambil yaitu tentang strategi pemerintah Filipina dalam menekan peningkatan kasus Online Sexual Abuse Exploitation of Children (OSAEC) pada tahun 2020-2023 serta faktor-faktor pendukung dan faktor-faktor penghambat dalam melaksanakan strategi tersebut. Penelitian ini menggunakan teori neoliberalisme dengan didukung konsep-konsep yang relevan. Penelitian menunjukan bahwa Pemerintah Filipina telah menandatangani the Implementing Rules and Regulations of Republic Act 11930. Namun, masih ditemukan beragam tantangan dalam implementasinya. Oleh sebab itu, dibutuhkan kemitraan antara pemerintah dengan berbagai pihak yang dapat mendukung penanganan kasus OSAEC.
Proyek Kapal Selam Bertenaga Nuklir Australia (Tinjauan Geostrategi Indonesia) Lestari, Dian Puji; Nau, Novriest Umbu Walangara; Hadiwijoyo, Suryo Sakti
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol. 10 No. 3 (2024): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/pencerah.v10i3.5971

Abstract

Mega proyek kapal selam bertenaga nuklir Australia merupakan ancaman bagi Indonesia dengan posisi Indonesia berada di jalur pelayaran dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak proyek kapal selam bertenaga nuklir Australia dari tinjauan geostrategi yang didukung dengan dua dimensi Teori Alfred T Mahan, yaitu Bangun Muka Bumi yang menjelaskan kondisi geografi Indonesia dan Karakter Pemerintahan menjelaskan sikap pemerintah dalam kasus ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, studi literatur yang dilengkapi dengan wawancara. Informasi dan data yang didapatkan dari wawancara digunakan untuk menjelaskan dampak proyek kapal selam bertenaga nuklir Australia, terhadap stabilitas keamanan Indonesia dalam tinjauan geostrategi. Hasil penelitian ini adalah (1) Pengambilan keputusan yang tepat oleh pemerintah perlu memperhatikan konstelasi ruang geografi suatu negara dan perlu melihat suatu ancaman dari sudut pandang lain. (2) Aktif dalam forum internasional, dialog bersama dengan meningkatkan hubungan diplomatic akan menumbuhkan rasa solidaritas dan sikap saling percaya dengan negara lain. (3) Memperkuat dan meningkatkan kerja sama militer dan pengembangan teknologi militer dengan negara lain, dapat digunakan sebagai cara meningkatkan kualitas pertahanan militer suatu negara. Dapat disimpulkan bahwa respon Indonesia yang tepat saat ini dengan meningkatkan diplomasi dan kerja sama dengan negara-negara di sekitar kawasan Asia Pasifik.
Kebijakan Pemerintah Jepang Dalam Pengelolaan Limbah Nuklir Di Tahun 2023: Dampak Terhadap Persepsi Publik Internasional Yesarela Ebenhaezer; Novriest Umbu W. Nau; Roberto Octavianus Cornelis Seba
VISA: Journal of Vision and Ideas Vol. 4 No. 2 (2024): VISA: Journal of Vision and Ideas (In Press)
Publisher : IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/visa.v4i3.2904

Abstract

Japan is one of the countries that uses nuclear energy as one of its energy sources. As part of its responsibilities, this country also participates in maintaining nuclear safety, public safety, and environmental protection by engaging with the IAEA and UNCLOS. However, following the natural disaster in 2011, several nuclear reactors experienced leaks that contaminated the marine environment, prompting the government and TEPCO to mitigate the situation by storing the processed waste in new tanks. Several years later, these storage tanks reached full capacity, necessitating the disposal of the waste. Consequently, the government implemented a policy to discharge the nuclear waste into the Pacific Ocean. This policy inevitably sparked both support and opposition from the international community, considering cultural, economic, and political perspectives. This study aims to explain the impact on the international public regarding the disposal of nuclear waste into the Pacific Ocean as part of the Japanese government’s policy in 2023. The research method used in this study is qualitative data analysis, where data collection is based on various documents or records of previous occurrences. This nuclear waste disposal has become a focal point for the international community in scrutinizing Japan’s compliance with nuclear safety and environmental laws and how responses are shaped by this policy.
Kerja Sama China-Djibouti dalam Djibouti International Free Trade Zone melalui Kerangka Foreign Aid and Donor Interest Model Fenny Novita Rantepadang; Triesanto Romulo Simanjuntak; Novriest Umbu W. Nau
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrish.v4i2.4651

Abstract

The China government’s provision of foreign aid to Djibouti illustrates a strategic shift from traditional development assistance to a tool for advancing national interests and consolidating geopolitical influence. This study explores how China utilizes foreign aid to secure geopolitical influence and pursues economic objective in the Horn of Africa. Employing a descriptive qualitative approach with secondary data sources and guided by the Foreign Aid and Donor Interest Model, this study finds that projects such as the Djibouti International Free Trade Zone (DIFTZ) and other infrastructure developments represent more than just economic cooperation, they are part of a broader strategic agenda to consolidate China’s presence in the region. These initiatives are predominantly carried out by China state-owned enterprises that not only sign major construction and development contracts but also import China workers to execute the projects. The findings suggest that China’s aid is interest-based, serving to establish economic networks, expand military reach, and secure crucial global trade routes.
Kepentingan Ekonomi Indonesia melalui Perjanjian Indonesia – Uni Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUAE-CEPA) Oxanna Jean Wa’Uina; Novriest Umbu W. Nau; Roberto Octavianus Cornelis Seba
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 6 No. 8 (2024): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v6i8.2900

Abstract

Indonesia and the United Arab Emirates have maintained a harmonious bilateral relationship since the establishment of diplomatic relations in 1976. In the economic sector, dynamics relationship between the two countries reached a peak with the agreement of the comprehensive IUAE-CEPA. Indonesia subsequently leveraged this cooperation as an implementation of economic diplomacy to fulfill its national economic agenda. Therefore, this study aims to understand Indonesia's economic interests through the Indonesia-United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUAE-CEPA). The author uses the theory of liberalism and the concept of national interest as analytical tools. The type of research conducted is qualitative research using descriptive methods. The author also collects data and information through literature studies, then summarizes and analyzes this data using data reduction techniques to draw conclusions. The results of the study indicate that IUAE-CEPA provides significant opportunities to accelerate the achievement of Indonesia's economic interests by obtaining a trade surplus through the utilization of non-oil and gas sectors, increasing investment commitments, implementing export market diversification policies to the Middle East region, and the prospects for developing its halal economic sector.
Dampak Festival Tong Tong terhadap Perekonomian Diaspora Indonesia di Belanda Tahun 2019-2022 Eleonora, Amber; Romulo Simanjuntak, Triesanto; Walangara Nau, Novriest Umbu
Jurnal sosial dan sains Vol. 4 No. 9 (2024): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v4i9.1523

Abstract

Latar Belakang: Gastrodiplomasi memiliki peranan yang signifikan dan berfungsi sebagai soft power diplomacy. Praktik gastrodiplomasi Indonesia salah satunya adalah dengan negara Belanda melalui event Tong Tong Fair. Keberadaan acara ini memiliki pengaruh yang signifikan pada keberhasilan diplomasi kontemporer Indonesia serta memberikan pengaruh pada perekonomian diaspora Indonesia di Belanda. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dampak  festival Tong Tong terhadap perekonomian diaspora Indonesia di Belanda tahun 2019-2022 Metode: Metode yang digunakan dalam riset ini adalah kualitatif dengan teknik pengambilan data berupa wawancara dan studi pustaka. Informan dari penelitian ini adalah diaspora Indonesia di Belanda dan juga pegiat kuliner Indonesi di Belanda. Hasil: Hasil dari studi ini menunjukkan bahwasannya Festival Tong Tong memiliki efek yang signifikan pada semakin dikenalnya kuliner di Indonesia. Hal ini kemudian membuka peluang diaspora Indonesia di Belanda untuk membuka berbagai usaha kuliner mulai dari katering, restaurant, hingga usaha kecil yang diperdagangkan di sosial media. Saat pandemi dan festival ini ditutup, diaspora Indonesia masih tetap berjualan makanan khas Indonesia    melalui katering dan berbagai usaha kuliner yang lainnya. Kesimpulan: Hal ini didukung juga oleh KBRI yang turut mendukung tidak hanya dari segi legislatif tetapi juga dari segi mempromosikan dan mendayagunakan  pelaku bisnis kuliner di Belanda. Integrasi antara diaspora Indonesia dan juga KBRI membuahkan hasil dari efektinya gastrodiplomasi serta mampu meningkatkan perekonomian diaspora Indonesia di Belanda.
Kebijakan Pemerintah Kota Denpasar Terkait Pariwisata Berkelanjutan SDGs 12 Pasca Covid 19 Nadine Karryn Sahetapy; Roberto Octavianus Cornelis Seba; Novriest Umbu Walangara Nau
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 5 No. 1 (2024): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v5i1.3279

Abstract

Penelitian ini mengkaji kebijakan Pemerintah Kota Denpasar terkait pariwisata berkelanjutan dalam kerangka Sustainable Development Goals (SDGs) 12, terutama setelah dampak pandemi COVID-19. Pandemi telah memberikan tantangan besar bagi sektor pariwisata, memicu perlunya strategi pemulihan yang tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga keberlanjutan lingkungan dan sosial. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah daerah, termasuk promosi ekowisata, pelibatan masyarakat lokal, dan pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengambil kebijakan dan pelaku industri untuk menciptakan pariwisata yang lebih ramah lingkungan dan berdaya saing.
Penerapan Kepentingan Luar Negeri Indonesia Melalui Mekanisme ASEAN Outlook on The Indo-Pacific dengan Filipina Scheline Monique Tuhumury; Novriest Umbu Walangara Nau; Triesanto Romulo Simanjuntak
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 5 No. 2 (2025): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v5i2.3369

Abstract

Konflik kemaritiman antara Indonesia dan Filipina terkait praktik illegal fishing dan tantangan keamanan lainnya di kawasan perairan Asia Tenggara, khususnya setelah diperkenalkannya ASEAN Outlook on The Indo-Pacific (AOIP). Studi ini menyoroti bagaimana teori liberalisme dan konsep kepentingan nasional berperan dalam analisis strategi yang diambil kedua negara untuk menangani masalah ini melalui kerja sama multilateral. Pendekatan liberalisme diterapkan melalui kerangka kerja AOIP, yang mendorong dialog, diplomasi, serta penguatan keamanan maritim yang inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama melalui AOIP dan peningkatan patroli bersama dapat memperkuat keamanan dan stabilitas kawasan. Implementasi AOIP juga menunjukkan komitmen kedua negara dalam memelihara hubungan damai dan stabilitas regional, meskipun tantangan tetap ada dalam upaya pengawasan yang efektif dan terbatasnya sumber daya. Melalui pendekatan ini, penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya kerja sama multilateral dan diplomasi dalam menangani konflik kemaritiman di kawasan Indo-Pasifik.
Strategi Geoekonomi Tiongkok dalam Implementasi Belt and Road Initiative: Proyek Kereta Api Laos-Tiongkok 2019-2024 Irene Natasha Nelwan; Triesanto Romulo Simanjuntak; Novriest Umbu Walangara Nau
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.1077

Abstract

Penelitian ini berjudul ”Strategi Geoekonomi Tiongkok dalam Implementasi Belt and Road Initiative : Proyek Kereta Api Laos-Tiongkok 2019-2024. Latar belakang penelitian adalah penerapan strategi geoekonomi dengan memperhatikan pentingnya posisi tawar Laos sebagai penghubung Tiongkok ke kawasan Asia Tenggara melalui proyek ini. Tujuan penelitian adalah untuk mengeksplorasi strategi geoekonomi Tiongkok dalam implementasi Belt and Road Initiative terhadap proyek Laos melalui kereta Api Laos-Tiongkok. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur dimana unitnya adalah strategi geoekonomi Tiongkok serta unit amatannya proyek kereta api Laos-Tiongkok. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa strategi geoekonomi Tiongkok memiliki korelasi dengan kepentingan maupun impian besarnya melalui pemanfaatan instrumen ekonomi seperti investasi, infrastruktur, dan kerja sama dalam pengaruh ekonomi-politik kawasan. Proyek ini terbukti meningkatkan konektivitas. Kesimpulannya, proyek kereta api Laos-Tiongkok sebagai cerminan strategi geoekonomi Tiongkok yang tidak hanya menguntungkan kedua pihak, tetapi upaya dominasi ekonomi dalam kerangka kerja yang sama.
Co-Authors Agestia, Ninda Rhetalola Almiyudha, Jasuma Hartias Iqhwal Amber Eleonora Angela Anggraeni Frankly Hailitik Anisa Atsilah Azhar Anthony, Calvin Fritz Artha Madya Saragih ARUNI, AYU Bagas Candra Setiawan Bergitha Yesika Marsel Berry, Vanessa Brigita Kaat, Cahyani Brigita Kaat Budhi Kristianto C. Leuwol, Sylvie Christian Herman Johan De Fretes Christin H J de Fretes Claudia T. Wattimena Darell Collin Eugenius Msen Debora Natalia Sudjito Desi, Desi Desti Christian Cahyaningrum Dewita Karema Sarajar Dina Laksita Hapsari Eldaa Aflin Rumbewas Eleonora, Amber Elika Puspa Maharani Fenny Novita Rantepadang Geovani Marstumikhe Glesia Giner Maslebu Gitaningtyas, Febrilian Cahyani Hartini Runga Hermanto Abraham, Rendy Heyna Jekaisa Hilda Dermaya Orifia Hindriyanto Dwi Purnomo Hizkia Bryan Hulu Icha Permatasari Indra Wisnu Wibisono Irawan, Kesya Permata Ariesta Irene Natasha Nelwan Jedidiah Nehemia Marsono Jesica Putri Injilia Wangko Jet Sahertian Joel P. N. Talaperu Joseph Ernest Mambu Karryn Sahetapy, Nadine Larasati, Abigail Lasut, Eugenie Brigita Latupeirissa, Chezia Lestari, Dian Puji Liur, Marrinda Kevin Jeremiah M.A Therik, Wilson Mantiri, Romelyn Michael Bezaleel Wenas MJ, Hosana Monika Sari Wijaya Monique Tuhumury, Scheline Nadine Karryn Sahetapy Nahusona, Ferry Nana Triharyanti Narwastu Sharon Sudey Nelwan, Irene Natasha Oxanna Jean Wa’Uina Petsy Jessy Ismoyo Picauly, Irma Amy Pricilla Patrisia Luther Putri Hergianasari R. M. Suryo Sakti Hadiwijoyo Rachel Eunike Lendeng Regina Beta Finessean Loso Regina, Grace Roberto Oktavianus Cornelis Seba Rully Adi Nugroho Sampoerno Scheline Monique Tuhumury Selly, Anisya Dea Sherin Natasya Priscilla Simamora, Viny Herlin Sri Ester Mondolu Teguh Wahyono Therik, Wilson Markus Anderias Tiffany Xierry Amanda Anggono Triesanto R. Simanjuntak Triesanto Romulo Simanjuntak Umbu Riada Tagumara Sabaora Veren Giovanny Tandi Payung Viny Herlin Simamora Wilson Markus Anderias Therik Wimartha, Febrina Yemima Oholibama Wibowo Yesarela Ebenhaezer Yesica Berlia Septirain Yohanes Martono Yuli Agung Suprabowo, Gunawan