Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM

Strategi Bertahan Hidup dalam Pemenuhan Kebutuhan Ekonomi Keluarga Suku Bajo di Daratan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone Ramli Umar; Erman Syarif
Seminar Nasional LP2M UNM SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.391 KB)

Abstract

The purpose of this study is; (1) Knowing the factors that affect the Bajo Tribe move from sea to the mainland of the Tanete Riattang Timur Bone Regency; (2) Knowing the survival strategy of the Bajo people living on the mainland of Tanete Riattang Timur Bone Regency. This research was carried out in Bone regency Tanete Riattang Timur district Bajoe village precisely in the Bajo tribe. This type of research is qualitative using case studies. The technique of collecting data is done through observation, interviews, literature review and documentation. The informants of this study are customary leaders, Bajo tribe people, Bajoe village heads, Bajo ward heads, non-Bajo tribes who live in the Bajo environment. The Bajo people who will be interviewed are chosen randomly and the number of informants is determined according to the needs of the researchers, as well as the non-Bajo people. The results of research that has been carried out concerning the survival strategy of the Bajo Tribe in the mainland of Tanete Riattang Timur Bone Regency shows that (1) Bajo people in the mainland occupy the Bajo Environment area on the basis of the local government by providing land and property rights certificates. They also feel comfortable with the life they are living in by living on land but their daily activities remain at sea. (2) The survival strategy still relies on income as a fisherman and there are a number of side jobs such as farming, gardening, or as carpenters. Another thing that is also done by selling possessions or borrowing from relatives to fulfill their life needs is also those who open small businesses at home for women such as opening small substations or salons to increase their income to meet their daily needs.
Identifikasi Kawasan Perairan Dengan Metode Automated Water Extraction Index (AWEI) Ramli Umar; Muhammad Rais Abidin; Muhammad Rizal Darwis
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.333 KB)

Abstract

Abstrak. Perubahan tutupan lahan saat ini menjadi salah satu masalah yang hampir semua negera atau kota besar hadapi terutama terkait perubahan tutup lahan kawasan perairan perkotaan. Kawasan perairan perkotaan memiliki peranan yang sangat penting diantaranya adalah sebagai pencegah peningkatan suhu permukaan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kawasan perairan perkotaan dengan metode Automated Water Extraction Index (AWEI) menggunakan citra Landsat 8 OLI TRS dan Sentinel 2A serta membandingkan kedua citra tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil ekstraksi kawasan perairan dengan citra Landsat 8 OLI TRS dengan luas 4076 ha, sedangkan Sentinel 2A memiliki luas 4386. Perbedaan hasil ekstraksi ini disebabkan adanya perbedaan resolusi spasial pada band - band yang digunakan sehingga berpengaruh terhadap hasil analisis dimana pada citra Sentinel 2A band-band yang digunakan adalah band 3, 4, 7, dan 8 dimana band tersebut memiliki resolusi spasial 10 meter, sedangkan citra Landsat 8 OLI TRS semua bandnya memiliki resolusi spasial 30 meter sehingga hasil ektraksi menggunakan citra Sentinel 2A memiliki hasil yang lebih baik. Kata Kunci: Kawasan Perairan, Landsat 8, Sentinel 2A
Analsis Perubahan Penggunaan Lahan Menggunakan Google Earth Engine Umar, Ramli; Abidin, Muhammad Rais; Nur, Rahmi; Atjo, Andi Arham; Qaiyimah, Dinil; Liani, Ahyani Mirah; Utama, Imam Muhajir
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Perkembangan kawasan perkotaan yang diakibatkan oleh laju urbanisasi telah merubah arah perkembangan dan pembangunan Kota. Perubahan penggunaan lahan khususnya di kawasan perkotaan telah menjadi isu serius dimana konversi lahan seperti areal badan air dan kawasan vegetasi menjadi kawasan terbangun telah menyebabkan meningkatnya temperatur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi perubahan penggunaan lahan di Kota Makassar. Metode penelitian untuk mengidentifikasi perubahan penggunaan lahan adalah metode Maximum Likelihood Classification (MLC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa perubahan lahan yang paling signifikan mengalami perubahan adalah kawasan terbangun dimana terjadi peningkatan luasan areal terbangun dari tahun 2013 memiliki luas 1.1961.5 hektar meningkat menjadi 12.631.6 hektar pada tahun 2018 kemudian pada tahun 2023 mencapai 12.746.8 hektar. Selanjutnya hasil perbandingan ini mengindikasikan bahwa kawasan yang konsisten mengalami perubahan dengan peningkatan luasan areal adalah kawasan terbangun dan hutan tanaman, sedangkan wilayah yang mengalami penurunan luasan adalah areal terbuka hijau.  Kata Kunci: Maximum Likelihood Classification, Penggunaan Lahan, Kawasan Perkotaan