Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL BIOMEDIK

CLINICAL AND LABORATORY PROFILES OF URINARY TRACT INFECTION AMONG CHILDREN AT PROF. DR. R. D. KANDOU HOSPITAL MANADO Umboh, Valentine; Umboh, Adrian
JURNAL BIOMEDIK : JBM Vol 8, No 2 (2016): JURNAL BIOMEDIK : JBM
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jbm.8.2.2016.12674

Abstract

Abstrak: Infeksi saluran kencing (ISK)masih sering ditemukan pada anak-anak dan berperan dalam tingginya jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit. Oleh karena itudibutuhkan diagnosis dan penanganan dini terhadap pasien ISK. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan profil klinik dan laboratorik ISK pada pasien yang dirawat di Bagian Anak RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Jenis penelitian ini ialah retrospektif menggunakan data pasien dari Desember 2009 sampai Desember 2014. Hasil penelitian mendapatkan 65 pasien terdiagnosis ISK berusia 0-15 tahun terdiri dari 37 berjenis kelamin perempuan dan 27 berjenis kelamin laki-laki. Data rekam medik mengenai gambaran klinis dan hasil laboratorium memperlihatkan persentae tertinggi ialah demam (76,6%) diikuti mual dan muntah (26,6%), nyeri perut(17,2%), and diare (14,0%). Pada hasil urinalisisdidapatkan pH urin <6,5 (62,5%) dan pH urin 6,5-8,0 (27,5%). Kuman tersering dari hasil kultur urin ialah Proteus sp. (32,8%), Staphylococcus aureus (20,%), dan Escherichia coli (10,9%). Simpulan: Gambaran klinik dan laboratorik dari anak-anak dengan infeksi saluran kencing di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado tidak berbeda bermakna dengan di negara maju dan di negara berkembang lainnya. Walaupun demikian hasil penelitian ini dapat membantu pertimbangan diagnosis dini pada pasien anak.Kata kunci: infeksi saluran kencing, kultur urin, demam, urinalisisAbstract: Urinary tract infection (UTI) is still common among children all over the world and cause a significant number of patient admission to the hospital. Keeping in view the high incidence of UTI in children with associated morbidity and mortality, it is imperative to diagnose and to treat the infection as early as possible. This study aimed to determine the clinical and laboratory profiles of UTI among patients admitted at Pediatric Ward Prof. Dr. R. D. Kandou Hospital Manado. This was a retrospective study. Clinical and laboratory presentation of the UTI patients were obtained from the medical records from December 2009 to December 2014. The results showed that there were 65 cases of UTI aged 0 to 15 years in this study consisted of 37 females and 27 males. Fever was the commonest clinical presentation (76.6%) followed by nausea and vomitting (26.6%), flank pain (17.2%), and diarrhea (14.0%). From the urinalysis it was found that the urine pHs were <6.5 (62.5%) and 6.5-8.0 (27.5%). Proteus sp. (32.8%), Staphylococcus aureus (20.3%), and Escherichia coli(10.9%) were the most common bacteria found in urinary culture. Conclusion: Clinical and laboratory profile of urinary tract infection in children at Pediatric Ward Prof. Dr. R. D. Kandou Hospital Manado was not significantly different from that of other developing and developed countries. Albeit, it willhelp us in confirming early diagnosis of urinary tract infection among pediatrics patients.Keywords: urinary tract infection, urine culture, fever, urinalysis
Gambaran Klinis Glomerulonefritis Akut pada Anak di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Umboh, Valentine; Umboh, Adrian
Jurnal Biomedik : JBM Vol 10, No 3 (2018): JURNAL BIOMEDIK : JBM
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jbm.10.3.2018.21985

Abstract

Abstract: Acute glomerulonephritis (AGN) is characterized by classical clinical triad of sudden onset of edema, hematuria, and hypertension. The clinical picture is unmistakable but laboratory evidences lend additional diagnostic support. This study was aimed to evaluate the clinical profile and complication of children with AGN at Prof. DR. R.D.Kandou Manado Hospital. This was a retrospective study of patients from December 2009 to December 2014. This study was perfomed on 45 patients diagnosed as AGN, aged 1-15 years, admitted at the Pediatric Ward of Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Hospital. Data of the clinical and laboratory presentation of these patients were obtained from the medical records. The results showed that the majority of patients (88.8%) were between 5-12 years; only 5 patients below 5 years of age. AGN was twice as common in males as it was in females. It was ushered as acute onset of edema (64.4%), hypertension (46.6%), tea-colored urine (33.3%), and fever (28.8%). The ASTO titre was elevated above 250 Todd units in 68.8% of cases. Of 45 patients, only 18 patients were checked for C3 level and the result showed that all of the 18 patients had C3 <50 mg/dL. The main complications were hypertensive encephalopathy (8.9%) and crisis hyper-tension (4.4%). Conclusion: Clinical profiles of AGN in children in this study are not significantly different from those of other developing countries. Therefore, it will help us a lot in confirming the diagnosis of patients with AGN.Keywords: acute glomerulonephritis, clinical profile, ASTO, complicationAbstrak: Glomerulonefritis akut (GNA) mempunyai karakteristik berupa trias gejala klasik yaitu edema yang terjadi secara tiba-tiba, hematuria, dan hipertensi. Meskipun gambaran klinisnya cukup jelas, tetapi hasil pemeriksaan laboratorium dapat memberikan tambahan untuk mendukung diagnosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi gambaran klinis dan komplikasi dari GNA yang terjadi pada anak di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Jenis penelitian ialah retrospektif pada pasien-pasien dari periode Desember 2009-Desember 2014. Sebanyak 45 pasien yang didiagnosis GNA dengan rentang usia mulai dari 1-15 tahun yang dirawat di bangsal anak rumah sakit Prof. Dr. R. D. Kandou dimasukkan ke dalam penelitian ini. Data mengenai gambaran klinis dan hasil pemeriksaan laboratorium pasien diperoleh dari rekam medik. Hasil peneltiian mendapatkan bahwa sebagian besar pasien (88,8%) berusia 5-12 tahun, hanya 5 pasien dengan usia kurang dari 5 tahun. Anak laki–laki dua kali lebih sering terkena daripada anak perempuan. Penyakit ini ditandai dengan edema yang terjadi secara tiba-tiba (64,4%), hipertensi (46,6%), urin berwarna seperti teh (33,3%), dan demam (28,8%). Peningkatan titer ASTO di atas 250 Todd unit dijumpai pada 68,8% kasus. Dari 45 pasien, hanya 18 pasien yang diperiksakan nilai C3 dan hasilnya memperlihatkan bahwa 18 pasien tersebut memiliki hasil C3 <50 mg/dL. Komplikasi yang sering terjadi ialah hipertensi ensefalopati (8,9%) dan krisis hipertensi (4,4%). Simpulan: Gambaran klinis GNA pada anak di penelitian ini tidak jauh berbeda dengan yang dijumpai di negara berkembang lainnya. Hal ini dapat membantu dalam mendiagnosis pasien dengan glomerulonefritis akut.Kata kunci: glomerulonefritis akut, gambaran klinis, ASTO, komplikasi
Hubungan faktor determinan dengan penggunaan kontrasepsi pada wanita usia ASFR (Age Spesific fertility Rate) Nilawati, .; Umboh, Adrian; Tendean, Lydia
Jurnal Biomedik : JBM Vol 12, No 2 (2020): JURNAL BIOMEDIK : JBM
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jbm.12.2.2020.29513

Abstract

Abstract: This study was aimed to Determinant Factors in the Use of Contraception in Women Age ASFR (Age Specific Fertility Rate) in the Province of North Sulawesi. The population is all women aged in ASFR in North Sulawesi. Sampling based on raw data SKAP adjusted to the inclusion and exclusion criteria.  Analysis with Chi Square test and Logistic regression. The results of the study found a relationship between education, family planning counseling service and family planning service, while the number of children, residential areas and the mass media were not. Based on multivariate results, family planning counseling service have a large role which is obtained OR value of 25.078 (95% CI = 3.089-203.625). Conclusion, education, family planning services counseling and family planning services have a significant relationship, while the number of children, residential areas and the mass media were not.Keywords: determinants factors, education, children, residential area, mass media, family planning, counseling, service, women age ASFR  Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor determinan penggunaan kontrasepsi pada wanita usia ASFR (Age Specific Fertility Rate) di Provinsi Sulawei Utara. Jenis penelitian analitik dengan desain cross-sectional. Populasi semua wanita usia ASFR di Provinsi Sulawesi Utara. Pengambilan sampel berdasarkan raw data SKAP yang disesuaikan dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis dengan uji Chi Square dan regresi Logistic. Hasil penelitian terdapat hubungan antara pendidikan, konseling pelayanan KB dan tempat pelayanan KB sedang jumlah anak, wilayah tempat tinggal dan media massa tidak. Berdasarkan hasil multivariate konseling pelayanan KB mempunyai peran yang besar dimana di peroleh nilai OR 25,078 (CI 95% = 3,089-203,625). Kesimpulan pendidikan, konseling pelayanan KB dan tempat pelayanan KB mempunyai hubungan yang signifikan, sedangkan jumlah anak, wilayah tempat tinggal dan media tidak.Kata kunci: faktor determinan, pendidikan, jumlah anak, daerah pemukiman, media massa, konseling, pelayanan, keluarga berencana, wanita usia ASFR.
Co-Authors Aaltje E. Manampiring Aaltje Ellen Manapiring Aaltje Manampiring Abram Babakal Adi Suryadinata Krisetya Alan J. Jufri Algi Reafanny Batara Amatus Yudi Ismanto Andi Dwi Bahagia Febriani Andrian Aldo Rantung Angelya Lumoindong Angie G. Roring, Angie G. Ango, Putri C. Ari L. Runtunuwu Ari Runtunuwu Astrid A. Malonda Baksh, Aida K. Bernadus, Janno Berty Bradly Chensilya Kusumanarwasti Christien Gloria Tutu Corona, Fidel Damaris, Damaris David E Kaunang David Kaunang Drova Grano Manorek Eka Patandianan Elia A. P. Hutapea Erling D. Kaunang Fatimawali . Frecillia Regina Herwanto Herwanto Hesti Lestari Hesti Lestari Hidayani, Agung R.E Hosang, Kevin H. Irawan Yusuf Iwan P. Wawointana, Iwan P. Jane A. Kalangi Jeanette I. Ch. Manoppo Jeanette I. Ch. Manoppo, Jeanette I.Ch. Manoppo Jenifer Andalangi Johannes Edwin Johnny Rompis Jose M. Mandei Jose M. Mandei Jully Kasie Kartini W. Adam Kristellina Tirtamulia Kromo, Lucky Kurniawan Tan Lasidi, Oktifani Devi Liow, Jackli Eugene Lonto, Jesica S. Lumingkewas, Pitter Handry Lydia Tendean Maki, Frindi Manopo, Berry R. Manoppo, Jeanette Irene Christiene Mantali, Rizqa Mantik, Keren E.K. Maria Fitricilia Marianne C. Jacobus, Marianne C. Matthew, Febriano Max F. J. Mantik Max F.J Mantik, Max F.J Natharina Yolanda, Natharina Nilawati, . Novie H. Rampengan Novie Homenta Rampengan, Novie Homenta Nurhayati Masloman Oko, Moh. Abdiel Artabony Oktavin Yollah Umboh Paulina N. Gunawan Phan, Sardito Pinaria, Anthoneta S. Polii, Evan G. Praevilia M. Salendu Queen Mandang Reifanli M. Pai, Reifanli M. Robin Samuel Mamesah, Robin Samuel Rocky Wilar Rompies, Ronald Ronald Chandra Sabriani, Jehan Sanusi, Holly Sarah M. Warouw Sarah Warouw smanto, Yudi Stefanus Gunawan Stefanus Gunawan Stevanus Gunawan, Stevanus Suryadi N. N. Tatura, Suryadi N. N. Suryani As’ad Suwontopo, Marvin Leonardo T. A. Sudjono Taliwongso, Fernando Ch. Tandiawan, Ledy Tatipang, Pirania Ch. Umboh, Indria M. Umboh, Valetine Valentine Umboh Valentine Umboh, Valentine Vicky M. Kalangie, Vicky M. Vini Maleke, Vini Vivekenanda Pateda Vivekenanda Pateda Waworuntu, David S. Welong Seftian Surya Yanni, Iloh Devi Yolanda B. Bataha