Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Upaya Pelestarian Kesenian Tradisional: Perubahan Bentuk Penyajian Tari Pakarena Di Desa Kalaserena Bontonompo Gowa Salawati, Bau; Sahnir, Nurachmy; Andini, Batari Oja
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 8
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian dengan judul Upaya Pelestarian Kesenian Tradisional: Perubahan Bentuk Penyajian Tari Pakarena di Desa Kalaserena Bontonompo Gowa berdasar pada observasi awal yang dilakukan di lapangan dan mendapatkan fakta bahwa penyajian Tari Pakarena mengalami perubahan atau tidak sama dengan penyajian pada tahun 90an, dalam rentang waktu tiga dekade ada fenomena suatu upaya yang dilakukan oleh pendukung kesenian tersebut agar entitas tari miliknya tetap berkelanjutan. Masalah penelitian dirumuskan: (1) Bagaimana perubahan aspek-aspek bentuk penyajian gerak Tari Pakarena pada di Desa Kalaserena Bontonompo Gowa? dan  (2) Bagaimana upaya menjaga kelestarian yang dilakukan para seniman pendukung pertunjukan Tari Pakarena di Desa Kalaserena Bontonompo Gowa? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dan metode deskriptif interpretatif. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan : studi pustaka, observasi non partisipan, wawancara terstruktur dan non terstruktur, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian : (1) Perubahan yang terjadi pada aspek bentuk penyajian tari Pakarena meliputi: aspek durasi pertunjukan, gerak tari, jumlah penari, unsur pendukung tari seperti busana dan musik iringan tari, sedangkan  (2) upaya menjaga kelestarian yang dilakukan para seniman pendukung pertunjukan Tari Pakarena yaitu dengan melibatkan penari dan pemusik generasi muda, tampil di luar acara ritual adat seperti pada acara yang sifatnya apresiasi.Kata kunci: perubahan, pelestarian, pakarena
Penguatan Kompetensi Guru MGMP Seni Budaya SMP melalui Pelatihan Koreografi di Kabupaten Takalar M, Rahma; Salawati, Bau; Mukadas, Andi Baetal; Ramadhina, R. Mekar Liza; Ichsan, Lulu Afifah
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 5, No 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v5i1.84292

Abstract

This community service activity aims to strengthen the competencies of junior high school (SMP) Arts and Culture teachers who are members of the MGMP in Takalar Regency through choreography training. This program was motivated by teachers’ limited understanding and skills in teaching choreography effectively. The implementation method employed a workshop approach consisting of interactive lectures, demonstrations, hands-on practice, and mentoring with evaluation. The results indicate an improvement in both theoretical and practical competencies of teachers in understanding basic choreography elements (space, time, and energy), developing movement motifs, and composing simple dance works. Participants also showed high enthusiasm and readiness to apply the training outcomes in classroom learning. This activity contributes to improving the quality of arts education that is more creative, contextual, and student-centered.
UPAYA PELESTARIAN KESENIAN TRADISIONAL: PERUBAHAN BENTUK PENYAJIAN TARI PAKARENA DI DESA KALASERENA BONTONOMPO GOWA Bau Salawati; Sumiani Sumiani; Batara Oja Andini
JURNAL PAKARENA Vol 10, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v10i2.78888

Abstract

Penelitian dengan judul Upaya Pelestarian Kesenian Tradisional: Perubahan Bentuk Penyajian Tari Pakarena di Desa Kalaserena Bontonompo Gowa berdasar pada observasi awal yang dilakukan di lapangan dan mendapatkan fakta bahwa penyajian Tari Pakarena mengalami perubahan atau tidak sama dengan penyajian pada tahun 90an, dalam rentang waktu tiga dekade ada fenomena suatu upaya yang dilakukan oleh pendukung kesenian tersebut agar entitas tari miliknya tetap berkelanjutan. Masalah penelitian difokuskan pada perubahan aspek-aspek bentuk penyajian gerak Tari Pakarena pada di Desa Kalaserena dan  upaya menjaga kelestarian yang dilakukan para seniman pendukung pertunjukan Tari Pakarena di Desa Kalaserena Bontonompo Gowa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dan metode deskriptif interpretatif. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan : studi pustaka, observasi non partisipan, wawancara terstruktur dan non terstruktur, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian : Perubahan yang terjadi pada aspek bentuk penyajian tari Pakarena meliputi: aspek durasi pertunjukan yang semula panjang menjadi pendek yaitu sekitar 10-20 menit, perubahan teknik gerak tari pada tumpuan kaki saat berputar , jumlah penari yang tidak harus genap enam penari, serta unsur pendukung tari seperti busana dan musik iringan tari. Sementara itu upaya menjaga kelestarian yang dilakukan para seniman pendukung pertunjukan Tari Pakarena di Desa Kalaserena yaitu dengan melibatkan penari dan pemusik generasi muda, tampil di luar acara ritual adat seperti pada acara-acara hiburan atau yang sifatnya apresiasi.
Tari Kreasi Berbasis Kearifan Lokal dengan Metode Interaktif Digital bagi Guru Sekolah Dasar di Kabupaten Takalar Jamilah Jamilah; Nurachmy Sahnir; Bau Salawati; Erna Setianingsih; Miftahul Jannah
DEDIKASI Vol 27, No 2 (2025): JURNAL DEDIKASI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v27i2.80742

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru Sekolah Dasar di Kabupaten Takalar dalam menciptakan dan mengajarkan tari kreasi berbasis kearifan lokal melalui metode interaktif digital. Pelaksanaan kegiatan melibatkan Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus VI Mangarabombang, yang menghadapi keterbatasan fasilitas pembelajaran seni, kurangnya pelatihan formal tari, serta minimnya pemanfaatan media digital dalam pembelajaran. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknik dasar tari, penyusunan koreografi, pendampingan praktik mengajar, serta pemanfaatan media digital seperti video tutorial, aplikasi YouTube, dan pengenalan teknologi VR sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap teknik gerak, pola lantai, konsep tari kreasi berbasis budaya lokal, serta kemampuan menggunakan media digital dalam pembelajaran. Program ini juga menghasilkan satu karya tari kreasi tematik lokal, modul digital, dan video pembelajaran yang dapat digunakan guru secara mandiri. Kendala utama meliputi keterbatasan fasilitas ruang dan perangkat audio, serta kebutuhan pendampingan lanjutan untuk memastikan keberlanjutan implementasi. Secara keseluruhan, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional guru serta berpotensi direplikasi pada wilayah lain dengan karakteristik serupa. Kata Kunci: tari kreasi, kearifan lokal, interaktif digital, guru sekolah dasar, PKM