Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : SWARNA

PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH Chrisnawati Chrisnawati
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i4.204

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti yang dominan hidup di wilayah tropis dan subtropis seperti Indonesia. Demam berdarah jika tidak cepat ditangani akan menyebabkan terjadinya perdarahan bahkan dengan kematian pada usia anak sampai dengan dewasa. Kota Banjarmasin dengan mayoritas kondisi tempat tinggal di atas perairan dan padat penduduk tempat tinggal sebagian warga sehingga cenderung rawan untuk sarang nyamuk sebagai penyebab demam berdarah. Perubahan iklim dan kondisi alam tidak dapat diprediksi dan dirubah maka masyarakat diharapkan mampu beradaptasi dengan mempersiapkan diri dalam menghadapi perubahan musim. Dalam mempersiapkan masyarakat beradaptasi maka perlu dibekali dengan pengetahuan dan informasi yang mudah dipahami dan menggunakan kearifan lokal untuk mencegah kemungkinan terkena penyakit khususnya demam berdarah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pencegahan dan penanganan awal pasien demam berdarah. Metode yang digunakan dalam Pengabdian kepada masyarakat ini adalah pendidikan kesehatan melalui penyuluhan pada warga RT 60 RW 04 gang Bangun Utama pada Kelurahan Pelambuan kota Banjarmasin Barat sebanyak kurang lebih 30 peserta yang tinggal di dekat perairan dengan padat penduduk. Hasil menunjukan ada peningkatan pengetahuan dari 20 % kepada 95% dan antusias dari masyarakat setelah diberikan informasi mengenai penyakit demam berdarah, pencegahan menggunakan tanaman pengusir nyamuk dan ikan pemakan jentik menjadi salah satu rekomendasi dari hasil kegiatan ini. Masyarakat tetap mengharapkan informasi-informasi kesehatan lain dengan masalah penyakit tidak menular dan pencegahannya juga menjadi topik untuk disampaikan kembali.