Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pembentukan Kelompok Peneliti Muda pada Mahasiswa untuk Meningkatkan Pemahaman Mengenai Karya Tulis Ilmiah Yusri Yusri; Muhammad Anwar; Budi Budi
DEDIKASI Vol 24, No 2 (2022): Jurnal Dedikasi
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v24i2.39479

Abstract

Abstrak. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai karya tulis ilmiah dengan membentuk kelompok peneliti pada mahasiswa. Program ini merupakan hasil kegiatan aktualisasi CPNS.  Penerima manfaat dari program ini adalah mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Jerman Universitas Negeri Makassar.  Terdapat empat jenis kegiatan yang dilakukan sebagai strategi untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai karya tulis ilmiah yakni a) pembentukan kelompok peneliti muda di kalangan mahasiswa di tingkat program studi. b) membuat akun media sosial kampanye karya tulis ilmiah di kalangan mahasiswa, c) melakukan workshop penulisan karya tulis ilmiah kepada mahasiswa, d) membuat jurnal penelitian mahasiswa, untuk mewadahi hasil karya tulis ilmiah mahasiswa. Hasil pelaksanaan program menunjukkan bahwa gagasan pemecahan isu yang diajukan melalui pembentukan kelompok peneliti muda pada mahasiswa terbukti dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai karya tulis ilmiah. Hal tersebut terlihat dari data hasil evaluasi kegiatan yang telah dijelaskan pada bagian pembahasan. Data lain menunjukkan bahwa mahasiswa sebagai penerima manfaat memberikan respon yang baik terhadap kegiatan yang dilakukan. Hal tersebut terlihat dari data hasil evaluasi kegiatan yang telah dijelaskan pada bagian pembahasan. Kata Kunci: Peneliti Muda, Karya Tulis Ilmiah, Mahasiswa, Kegiatan Aktualisasi
PENGARUH METODE TUTOR SEBAYA MELALUI MODEL INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Luh Suranti; Hasri Hasri; Muhammad Anwar; Ramdani Ramdani
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v6i3.36896

Abstract

Metode tutor sebaya merupakan salah satu metode alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi kesulitan belajar peserta didik, seperti sulit memahami materi, malu bertanya dan atau meminta bantuan, pada gilirannya berdampak pada rendahnya hasil belajar. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh metode tutor sebaya menggunakan model inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI MIA SMA Negeri 9 Makassar. Penelitian dilakukan secara daring menggunakan desain posttest only control group design, dan teknik simple random sampling. Sampel kelas XI MIA 5 (kelompok eksperimen) sebanyak 33 orang dan kelas XI MIA 3 (kelas kontrol) sebanyak 35 orang. Variabel bebasnya dengan dan atau tanpa metode tutor sebaya pada model inkuiri terbimbing, variabel terikatnya adalah hasil belajar peserta didik. Data hasil analisis menunjukkan nilai rata- rata hasil belajar peserta didik kelompok ekperimen sebesar 76,71 dan kelompok kontrol sebesar 68,44. Hasil uji hipotesis menggunakan uji Mann-Whitney (uji non-parametrik) diperoleh Zhitung = 1,94 dengan taraf signifikan   = 0,05 dan diperoleh Ztabel = 1,64. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode tutor sebaya pada model inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI MIA SMA Negeri 9 Makassar pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan
Pengaruh Pemberian Kuis Berbantuan Media Kahoot! di Awal Pembelajaran pada Model Discovery Learning terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X MIPA SMAN 3 Makassar (Studi pada Materi Pokok Reaksi Reduksi Oksidasi) Nurul Hildayani Ruslan; Sumiati Side; Muhammad Anwar
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 24, No 1 (2023): CHEMICA
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.009 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v24i1.47039

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kuis berbantuan media Kahoot! di awal pembelajaran pada model Discovery Learning terhadap hasil belajar peserta didik kelas X MIPA SMAN 3 Makassar pada materi pokok reaksi reduksi oksidasi. Desain penelitian yang digunakan adalah posttest only control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah Kelas X MIPA 3 sebagai kelompok eksperimen dan X MIPA 1 sebagai kelompok kontrol yang masing-masing berjumlah 36 orang. Instrument penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan teknik analisis statistik inferensial. Hasil analisis statistik deskriptif kelompok eksperimen diperoleh rata-rata hasil belajar yaitu 80,89 dan kelompok kontrol 59,83. Hasil analisis statistik inferensial terhadap hasil belajar peserta didik menunjukkan data kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berasal dari populasi yang homogen tetapi tidak terdistribusi normal. Oleh karena data yang tidak terdistribusi normal, maka uji hipotesis yang digunakan adalah uji Mann-Whitney. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai Zhitung > Ztabel (4,76 > 1,64). Hal ini menujukkan pemberian kuis berbantuan media Kahoot! di awal pembelajaran pada model Discovery Learning berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik Kelas X MIPA SMAN 3 Makassar pada materi pokok reaksi reduksi oksidasi.Kata Kunci : Kuis, Kahoot!, Discovery Learning, Hasil Belajar ABSTRACTThis study is a quasi-experimental study that aims to find out the influence of Kahoot! media-assisted quiz at the beginning of learning on the Discovery Learning model on the learning outcomes of students of class X MIPA SMAN 3 Makassar on the main material of oxidation reduction reaction. The research design used is posttest only control group design.  The sample in the study was Class X MIPA 3 as an experimental group and X MIPA 1 as a control group of 36 people each. The research instruments used are tests of learning outcomes and observation sheets of learning implementation. The study used descriptive statistical analysis techniques and inferential statistical analysis techniques. The results of descriptive statistical analysis of the experimental group obtained an average of 80,89 study results and a control group of 59,83. The results of an inferential statistical analysis of learners' learning outcomes showed experimental group and control group data came from a homogeneous but not normally distributed population. Because the data is not normally distributed, the hypothesis test used is the Mann-Whitney test.  The results of the hypothesis test obtained the value of Zhitung > Ztabel (4,76 > 1,64). This shows the awarding of Kahoot! media-assisted quiz at the beginning of learning on the Discovery Learning model affects the learning outcomes of Kelas X MIPA SMAN 3 Makassar learners on the subject matter of oxidation reduction reaction.Keywords : Quiz, Kahoot!, Discovery Learning, Learning Outcomes
PENGEMBANGAN TES INTERAKTIF PEMBELAJARAN KIMIA DENGAN MENGGUNAKAN MACROMEDIA FLASH 8 PRO PADA MATERI POKOK LAJU REAKSI Muhammad Anwar; Ramdani Ramdani; Ahmad Fudhail Majid
Seminar Nasional LP2M UNM 2017
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.495 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan softwaretes interaktif pembelajaran kimia pada materi pokok laju reaksi.Subjek penelitian ini adalah tes interaktif pembelajaran kimia pada materi pokok laju reaksi. Langkah-langkah dalam penelitian pengembangan ini terdiri atas lima tahap: (1) Tahap Pendefinisian, analisis awal-akhir, analisis siswa, analisis konsep, analisis tugas, dan identifikasi tujuan pembelajaran; (2) Tahap Perancangan, penyusunan tes, pemilihan media, penyusunan format, dan desain awal;(3) Tahap Pengembangan, penilaian para ahli, validitas tes, validasi akhir oleh tim ahli, pada tahap ini diperoleh penilaian dari validator bahwa software ini layak digunakan untuk pembelajaran kimia pada materi pokok laju reaksi. Kata Kunci: Penelitian pengembangan, tes interaktif, software, laju reaksi, animasi.
THE IMPLEMENTATION OF LEARNING CYCLE 5E MODEL BY USING MIND MAPPING TO INCREAS THE LEARNING ACTIVITY CLASS X1 SMA 1 CEDANA ENREKANG REGENCY Muthmainnah Muthmainnah; Ramlawati Ramlawati; Muhammad Anwar; Muhammad Fajar Marsuki
Jurnal Pembelajaran Sains Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan IPA FMIPA Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um033v6i2p70-76

Abstract

This research is class action research (CAR). The aim is to apply the steps of the learning cycle 5e learning model by using mind mapping to increase the learning activities of class X1 students at SMA Negeri 1 Cendana, Enrekang Regency. This research was conducted in two cycles. The results of the study show that the steps in each phase of the learning model that can improve students' learning activities are: (1) the engagement phase is carried out by associating concepts with other concepts, (2) the exploration phase is carried out by observing, asking questions and investigating by discussing , as well as recording the concepts obtained in the form of mind mapping, (3) the explanation phase is carried out by expressing the concepts that have been obtained using their own words, (4) the elaboration phase is carried out by working on problems by applying the concepts that have been obtained or expanding the concepts that have been obtained. is known, (5) the evaluation phase is carried out to determine the extent of students' knowledge of the concepts that have been studied. The learning activities of students increased from cycle I of 45.91% with an adequate predicate to 61.88% in cycle II with a good predicate.
ANALISIS KUALITAS INSTRUMEN EVALUASI HASIL BELAJAR GURU KIMIA KELAS X SMAN 4 ENREKANG Nurmia Nurmia; Maryono Maryono; Muhammad Anwar
ChemEdu Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v4i2.40404

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui kualitas instrumen evaluasi hasil belajar siswa berdasarkan validitas, realibilitas, daya pembeda, indeks kesukaran, dan efektifitas pengecoh, serta menentukan presentase soal yang termasuk High order thinking skill di kelas XI MIPA SMA Negeri 4 Enrekang. Subjek penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X MIPA SMAN 4 Enrekang yang berjumlah 123 peserta didik yang terdiri dari kelas X MIPA 1, X MIPA 2, X MIPA 3, dan X MIPA 4. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar dan pedoman wawancara guru. Data tersebut dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas instrumen evaluasi hasil belajar guru kimia memiliki validitas isi yang tinggi. Adapun kelayakan tes hasil belajar kimia berdasarkan: (1) rata-rata r product moment validitas item soal 0,43; jumlah kategori item soal validitas tinggi adalah 10%, jumlah kategori item soal validitas cukup 56,67%, jumlah kategori item soal validitas rendah 20%, dan jumlah kategori item soal validitas sangat rendah 13,33%, (2) Reliabilitas item soal memiliki kategori tinggi dengan r11 = 0,78, (3) Rata-rata daya pembeda item soal 0,36; jumlah item soal kategori daya pembeda jelek adalah23,33%; jumlah item soal kategori daya pembeda cukup adalah 33%; jumlah item soal kategori daya pembeda baik adalah 36,67; dan jumlah item soal kategori daya pembeda baik sekali adalah 6,67%, (4) Rata-rata tingkat kesukaran item soal 0,68 ; jumlah item soal dengan kategori sukar adalah 10%,; jumlah item soal kategori sedang adalah 33,33%; dan jumlah item soal kategori mudah adalah 56,67%. Jumlah item soal kategori tingkat kesukaran sangat baik adalah 24,17%,; jumlah item soal kategori tingkat kesukaran baik adalah 16, 67%; jumlah item soal kategori tingkat kesukaran kurang baik adalah 23,33%; jumlah item soal kategori IP jelek adalah 25,83%; dan jumlah item soal kategori tingkat kesukaran sangat jelek adalah 10%, (5) Untuk efektifitas fungsi opsi kunci efektif 46,67%, efektifitas fungsi opsi kunci tidak efektif 53,33%, dan efektifitas fungsi opsi pengecoh efektif 50,83%, efektifitas fungsi opsi tidak efektif 49,17%, (6) Soal-soal yang termasuk kedalam soal-soal High Order Thinking Skill sebesar 23,33%.
Analisis Penguasaan Konsep Siswa yang Diajar dengan Metode Inkuiri Terbimbing pada pada Materi Pokok Ikatan Kimia Nurmaulita Nurmaulita; Muhammad Anwar; Ramdani Ramdani
ChemEdu Vol 3, No 3 (2022)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v3i3.38711

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui tingkat penguasaan konsep kimia siswa pada materi pokok ikatan kimia yang diajar dengan metode inkuiri terbimbing. Tingkat penguasaan konsep siswa kategori paham konsep, miskonsepsi, dan tidak paham konsep diukur dalam bentuk persentase. Objek penelitian adalah siswa kelas X semester 1 SMA Negeri 8 Makassar tahun ajaran 2013/2014 sebanyak sembilan kelas dengan jumlah 304 orang siswa. Sampel penelitian diambil secara acak dan random sebanyak 36 orang siswa. Metode penelitian meliputi pengajaran dengan metode inkuiri terbimbing yang dievaluasi dengan instrumen test berupa pilihan ganda beralasan sebanyak 20 soal yang sudah divalidasi selanjutnya data yang diperoleh dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian diperoleh bahwa tingkat penguasaan konsep siswa yang diajar dengan metode inkuiri terbimbing pada materi pokok ikatan kimia yaitu kategori paham konsep, miskonsepsi, dan tidak paham konsep yaitu berturut-turut 48,33%, 13,05% dan 38,61%, yang menunjukkan bahwa metode inkuiri terbimbing cukup efektif membantu siswa memahami konsep-konsep materi ikatan kimia. ABSTRACT This descriptive research aims to determine the concept achievement level of students in the subject matter chemical bond with the inquiry learning method. The level of concept achievements of students is categorized into three levels, namely to understand the concepts, misconceptions, and do not understand the concept in the form of a percentage. The object is all the students of class X1 SMA Negeri 8 Makassar academic year 2013/2014 a total of nine classes with a number of 304 students. The sample is taken by random sampling or random grade class. Research methods include the inquiry learning method is evaluated with the instrument in the form of a multiple-choice test of 20 questions reasoned that has been further validated the data obtained were descriptive statistic analyzed. The result showed that the level of concept achievement of students in the subject matter of chemical bonds in the category of understanding concepts, misconceptions, and do not understand the concept successive 48,33%, 13,05%, and 38,61% showed that the inquiry method was effective to contribute to students understanding the concepts chemical bonding subject matter.
Efektivitas Penggunaan Aplikasi Quizizz dalam Model Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI MIPA 1 SMAN 11 Takalar Tahun Pelajaran 2021/2022 (Materi Pokok Laju Reaksi) syahriani syahriani; Muhammad Anwar; Muhammad Fudhail Majid
ChemEdu Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v3i2.33453

Abstract

This research is a descriptive study that aims to describe the effectiveness of the Quizizz application on the direct instruction model to improve student learning outcomes in class XI MIPA 1 SMA Negeri 11 Takalar on the subject matter of reaction rate. The Subject of this research is class XI MIPA 1 which consists of 20 students. The data obtained using the instrument of student learning outcomes. The results of the descriptive analysis obtained the average value before treatment was 23 and after treatment was 80,9. And the average value of N-Gain is 0,76 in the high category. Based on the results of the study, it can be concluded that the Quizizz application in the direct instruction model is in the high category for improving student learning outcomes in class XI MIPA 1 SMAN 11 Takalar on the subject of reaction rates. Keywords: Quizizz application, direct instruction, learning outcomes, reaction rate.
Pengaruh Metode Talking Stick dalam Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI MIA SMA Negeri 10 Gowa (Studi pada Materi Pokok Larutan Penyangga) Pince Salempa; Feby Indayani; Muhammad Anwar
ChemEdu Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v3i1.32492

Abstract

This research was a quasi-experiment research that aimed to know the effect of Talking Stick Method in Guided Inkuiry Model Towards Chemistry Learning Outcomes of Class XI MIA SMA Negeri 10 Gowa on Buffer Solution Subject Matter. The post-test only control group design was used in this research. The Sample was taken randomly. Result of prerequisite analysis for inferential statistic show that the data of experiment and control class was not distributed normally and it has homogeny variance. So, Man-Withney parametric test with ∝=0.05 was used with yield z calculated; 3,27 > z table 1.64. It can be concluded that H0 rejected and H1 accepted which means that there is an effect of talking stick method in guided inkuiry model towards chemistry learning outcomes of class XI MIA SMA Negeri 10 Gowa on buffer solution subject matter.
Penerapan Metode Praktikum untuk Meningkatkan Keaktifan Peserta Didik pada Materi Titrasi Iodimetri Alin Hidayati; Muhammad Anwar; Ruhmah Muhajir
ChemEdu Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v4i1.45158

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan pembelajaran di kelas XI APL SMKN 1 Tuban tahun ajaran 2022/2023. Tahapan dalam penelitian ini adalah mengidentifikasi masalah, menentukan akar dan solusi dari permasalahan. Dari tahapan tersebut, dirumuskan bahwa akar permasalahan yang terjadi adalah rendahnya keaktifan peserta didik dalam pembelajaran. Dan solusi untuk meningkatkannya adalah penerapan metode praktikum menggunakan model Discovery Learning (DL) dengan pendekatan TPACK-Saintific. Hal ini sesuai dengan tuntutan pembelajaran abad 21 yang menekankan pada tumbuhnya kreatifitas dan kemampuan berfikir kritis dari peserta didik. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi. Sedangkan untuk mengetahui hubungan peningkatan keaktifan dengan pemahaman peserta didik, dilakukan beberapa tes yaitu pre test, post test dan ulangan harian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Keaktifan peserta didik dalam pembelajaran pada siklus 1 dan 2 adalah 67,3% dan 85%. (2) Peningkatan keaktifan dalam pembelajaran berdampak positif terhadap pemahaman peserta didik yang ditunjukkan dengan peningkatan rata-rata nilai ulangan harian yaitu dari 69,3 menjadi 83,3. Ketuntasan belajar peserta didik juga meningkat pada ulangan harian sebelum dan sesudah pembelajaran yaitu dari 34,5 % menjadi 82,8%. Dengan demikian, penerapan metode praktikum dengan model Discovery Learning (DL) dapat meningkatkan keaktifan peserta didik dan yang berdampak pada peningkatan pemahaman peserta didik terhadap materi Titrasi Iodimetri. ABSTRACT - This research was conducted to solve learning problems in class XI APL SMKN 1 Tuban in the 2022/2023 academic year. The stages in this research are identifying problems, determining the roots and solutions of problems. From these stages, it is formulated that the root of the problem that occurs is the low activity of students in learning. And the solution to improve it is the application of the practicum method using the Discovery Learning (DL) model with the TPACK-Scientific approach. This is in accordance with the demands of 21st century learning which emphasizes the growth of creativity and critical thinking skills of students. Data collection is done by observation technique. Meanwhile, to find out the relationship between increased activeness and student understanding, several tests were carried out, namely the pre test, post test and daily tests. The results of this study indicate that: (1) The activeness of students in learning in cycles 1 and 2 is 67.3% and 85%. (2) Increased activeness in learning has a positive impact on students' understanding as indicated by an increase in the average daily test score, from 69.3 to 83.3. The learning completeness of students also increased in daily tests before and after learning, from 34.5% to 82.8%. Thus, the application of the practicum method with the Discovery Learning (DL) model can increase the activity of students and which has an impact on increasing students' understanding of the material of Iodimetric Titration..