Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar IPA Menggunakan Penerapan Pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching) di Kelas VII.A4 UPT SPF SMP Negeri 5 Makassar Andi Nurul Adha Andika; Muhammad Anwar; Sitti Mardiah
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar IPA peserta didik kelas VII.A4 UPT SPF SMP Negeri 5 Makassar melalui penerapan pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi kelas dan angket motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching) dapat meningkatkan motivasi belajar IPA peserta didik kelas VII.A4 UPT SPF SMP Negeri 5 Makassar. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan skor angket motivasi belajar peserta didik pada setiap siklus. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pendekatan CRT (Culturally Resposive Teaching) efektif untuk meningkatkan motivasi belajar IPA peserta didik kelas VII.A4 UPT SPF SMP Negeri 5 Makassar.
Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran IPA Melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning dengan Menggunakan Strategi Teams Games Tournament (TGT) di Kelas VII/A5 UPT SPF SMP Negeri 5 Makassar Andriyana; Muhammad Anwar; Sitti Mardiah
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas VII/A5 SMP Negeri 5 Makassar melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan menggunakan strategi Teams Games Tournament (TGT). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan angket/kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL dengan menggunakan strategi TGT dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas VII/A5 SMP Negeri 5 Makassar. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya skor motivasi belajar peserta didik pada siklus I dan siklus II. Setelah dilaksanakan siklus I terjadi peningkatan nilai rata-rata yaitu menjadi sebesar 65,62%, akan tetapi motivasi belajar peserta didik masih tetap berada pada kategori sedang. Setelah menyelesaikan pembelajaran sampai dengan siklus II, terjadi peningkatan nilai rata-rata yang cukup besar yaitu menjadi 81,93% dan motivasi belajar peserta didik meningkat dan berada pada kategori tinggi. Peningkatan ini juga didukung dengan hasil observasi dan angket/kuisioner yang menunjukkan bahwa peserta didik menjadi lebih aktif, antusias, dan termotivasi dalam mengikuti pembelajaran. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa model serta metode pembelajaran sangat berpengaruh dengan motivasi belajar peserta didik. Penerapan pendekatan TGT yang di integrasikan dalam model pembelajaran Problem Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA.
Peningkatan Keterampilan Literasi Sains Melalui Penerapan Model Pembelajaran Experiential Learning Berbasis Culturally Responsive Teaching Pada Kelas VIII di UPT SPF SMP Negeri 5 Makassar Anugrah Lestari; Muhammad Anwar; Arty Wibowo
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1175

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan literasi sains pada peserta didik yang datanya diperoleh dari hasil asesmen diagnostik kognitif dan dari hasil asesmen formatif (kognitif) yang dilakukan pada pertemuan-pertemuan sebelumnya.. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan kelas (PTK) untuk meningkatkan kemampuan literasi sains melalui penerapan model Experiential Learning berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) pada kelas VIII di SMPN 5 Makassar. Desain PTK menggunakan model penelitian Kemmis dan Taggart yaitu berbentuk spiral dari siklus yang satu ke siklus berikutnya. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus menggunakan instrumen berupa soal-soal HOTS (High Order Thinking Skill) dengan jenis soal essay. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisis kuantitatif.. Subjek penelitian ini adalag peserta didik kelas VIII (B1) sebanyak 36 siswa. Pada siklus I keterampilan literasi sains peserta didik memperoleh N-Gain hanya sebesar 0,4 yaitu berada pada kategori sedang. Pada siklus I, N-Gain keterampilan literasi sains peserta didik meningkat menjadi 0,7 yaitu berada pada kategori tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Experiental Learning berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) dapat meningkatkan keterampilan literasi sains pada peserta didik kelas VIII di SMPN 5 Makassar.
Penerapan Model Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar IPA Siswa SMP Negeri 5 Makassar Anita Putri; Muhammad Anwar; Arty Wibowo
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar IPA siswa kelas VII di SMP Negeri 5 Makassar dengan menggunakan model Problem Based Learning. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK)yang dilaksanakan dalam dua siklus yang mencakup perencanaan (planning), tindakan (acting), Pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Subjek penelitian yang digunakan adalah kelas VII sebanyak 30 siswa di SMPN 5 Makassar. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket motivasi belajar yang terdiri dari 30 pernyataan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan angket. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan persentase rata-rata dari hasil angket motivasi belajar. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa dari siklus I ke siklus II, yaitu dari persentase 79% dengan kategori “Tinggi” pada siklus I menjadi persentase 86% dengan kategori “Sangat Tinggi” pada siklus II. Berdasarkan hasil yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan motivasi belajar IPA siswa SMP Negeri 5 Makassar.
Upaya Peningkatan High Order Thingking Skill (HOTS) Siswa melalui Model Project Based Learning di Kelas VIII SMP Negeri 5 Makassar Anna Purnamasari; Muhammad Anwar; Arty Wibowo
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1215

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dalam dua siklus yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (High Order Thinking Skill) melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL). Desain penelitian ini menggunakan model penelitian Kemmis dan McTaggart yaitu siklus berbentuk spiral yang terdiri dari empat tahapan setiap siklusnya. Instrumen yang digunakan adalah Pre-test dan Postest berupa soal-soal Hots. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan analisis kuantitatif. Hasil pengolahan data menunjukkan terjadi peningkatan presentase nilai N-gain dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I presentase nilai N-gain yang didapatkan sebesar 46% dengan kategori cukup efektif sementara pada siklus II persentase n-gain mengalami kenaikan sebesar 65% dengan kategori cukup efektif. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan kemampuan berpikir tinggi (High order thinking skill) peserta didik kelas VIII (B1) di SMP Negeri 5 Makassar.
Interactive E-Book Colligative Properties of Solutions: Connecting Science and Society in Chemistry Learning Munawwarah; Muhammad Anwar; Alimin
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 11 (2024): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i11.8579

Abstract

This study presents the development of an interactive e-book on the colligative properties of solutions in chemistry. The primary objective of this e-book is to enhance student engagement and understanding by integrating socio-scientific issues (SSI) to connect the material with everyday topics. The development methodology followed Borg and Gall's research and development approach, limited to the fifth stage, which is the main product revision. Validation instruments included both content validation and media validation. Interactive aspects of the e-book feature links in the table of contents, video displays, and a comprehensive presentation of questions complete with scores and solutions in the practice and competency test sections. Content validation results indicated that the e-book is valid, while media validation results placed it in the highly valid category. The incorporation of SSI aims to provide a relevant and engaging learning experience for students.
Workshop Media Pembelajaran Digital berbantuan Artificial Integence (AI) bagi guru SMA Muhammad Danial; Khaerun Nisai; Muhammad Anwar; Pince Salempa; Sendy Aulia
SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2026): April
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/smart.v6i1.81052

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh permasalahan mitra di SMAS IT Qurratu A’yun Al Islami, Kabupaten Maros, yang menghadapi tantangan berupa keterbatasan fasilitas teknologi, rendahnya literasi digital guru, serta dominasi metode pembelajaran konvensional yang berdampak pada rendahnya motivasi belajar siswa. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi profesional guru dalam merancang, memproduksi, dan mengimplementasikan media pembelajaran digital berbantuan AI. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan blended learning yang mencakup lima tahapan: sosialisasi, perencanaan, pelaksanaan workshop, pendampingan, dan evaluasi. Workshop dilaksanakan dengan melibatkan 8 orang peserta (guru dan kepala sekolah) dengan materi yang meliputi prinsip desain instruksional, teknik penyusunan prompt, serta praktik penggunaan tools AI seperti Canva, Gamma, Napkin.ai, dan Slide.ai. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman konseptual dan keterampilan teknis peserta. Seluruh peserta berhasil menghasilkan produk media pembelajaran digital yang valid dan siap diimplementasikan. Faktor pendukung utama keberhasilan program adalah antusiasme peserta dan dukungan manajemen sekolah, meskipun terdapat kendala infrastruktur konektivitas. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pelatihan berbasis AI efektif dalam mentransformasi praktik pengajaran guru menjadi lebih variatif dan inovatif. 
Pelatihan Komunikasi Positif sebagai Upaya Pencegahan Perilaku Bullying Yusri Yusri; Arlian Fachrul Syaputra; Muhammad Anwar; Femmy Angreany; Ainun Najib Alfatih
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2026): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Univeristas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v5i3.85598

Abstract

Abstrak. Perilaku bullying masih menjadi salah satu permasalahan yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan dapat memberikan dampak negatif terhadap kondisi psikologis maupun sosial siswa. Salah satu faktor yang memengaruhi munculnya perilaku bullying adalah rendahnya kemampuan komunikasi positif dalam interaksi antarsiswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai bullying serta meningkatkan kesadaran pentingnya komunikasi positif sebagai upaya pencegahan bullying pada siswa MA Al-Ishlah Maros. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam bentuk pelatihan selama satu hari melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, simulasi, dan role play. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa setelah mengikuti pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai bullying dengan rata-rata nilai meningkat dari 57,8% pada pre-test menjadi 90,6% pada post-test. Selain itu, kesadaran siswa mengenai pentingnya komunikasi positif juga mengalami peningkatan dari 62,4% menjadi 92,0%. Pelatihan komunikasi positif membantu siswa memahami dampak komunikasi negatif, meningkatkan empati, serta membangun interaksi sosial yang lebih sehat di lingkungan sekolah. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi salah satu strategi preventif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perilaku bullying.Kata Kunci: komunikasi positif, bullying, siswa, pelatihan, pengabdian masyarakat.