Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Millennial Clients' Trust-Building Strategies In Mental Health Counseling Lexianingrum, Siti Rahayu Pratami; Wahyudin, Uud; Dida, Susanne; Nuryanto, Iis Latifah
Journal of Education and Counseling (JECO) Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Ma'soem University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32627/jeco.v5i2.1426

Abstract

Trust is a key element in the effectiveness of the mental health counseling process, especially in reaching millennials who have unique characteristics in terms of values, communication, and expectations of psychological services. This study aims to identify and analyze effective strategies counselors use in building trust with millennial clients. Using a descriptive qualitative approach, data was obtained through in-depth interviews and observations with professional counselors who are experienced in working with clients aged 20-35. The results revealed four main strategies used consistently, namely: (1) empathic and authentic communication, (2) the use of storytelling and personal narratives, (3) the application of inclusive and culturally sensitive language, and (4) the use of digital media as an initial medium for building trust. The findings confirm the importance of cultural competence and adaptation of counseling approaches to the social and technological dynamics faced by the millennial generation. Practical implications of this research include the need for more contextualized counselor training, as well as the development of service policies that accommodate relational and digital approaches in modern counseling practices.
Health Communication As An Approach In Adolescent Counseling: An Exploration Of Mental Health Practitioners Dartina, Vina; Wahyudin, Uud; Nuriah, Siti
Journal of Education and Counseling (JECO) Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Ma'soem University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32627/jeco.v5i2.1427

Abstract

The issue of mental health among adolescents is becoming increasingly significant in the educational and social realms, as many adolescents face emotional distress without the support of a safe space to understand and manage their feelings. This study aims to explore the application of health communication principles in adolescent counseling practices, both by practitioners in formal settings such as schools and non-formal communities. Using a qualitative method with a case study approach, data was collected through in-depth interviews with three informants, namely a community mental health activist, an academic in the field of counseling guidance, and an adolescent who acted as a counselee. Findings from thematic analysis show that health communication is not only used to convey educational information, but also to build interactions that are empathic, participatory, and in accordance with the context of the counselee's life. The practice is realized through the use of familiar language, supportive gestures, and easy-to-understand analogies, such as "a tank of emotions" or "a body that asks for help." Communication is understood as a medium of recovery that allows for emotional validation, psychosocial assistance, and space for personal reflection. The results of this study confirm that health communication principles can enrich the adolescent counseling process, especially in strengthening trust and encouraging a deeper recovery process. This approach deserves to be developed in community-based counseling services that are adaptive to the emotional needs of today's adolescents.
Komunikasi Kesehatan PKK Dalam Menangani Kasus Stunting di Kecamatan Curug Kota Serang Firdausi, Indrianti Azhar; Wahyudin, Uud
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2025): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v7i1.10627

Abstract

Isu stunting masih menjadi program pemerintah karena prevalensinya yang masih tinggi, meskipun terjadi penurunan namun belum siginifkan secara nasional. Stunting merupakan gangguan pertumbuhan anak akibat kekurangan gizi kronis yang berdampak pada perkembangan fisik, kognitif dan kesehatan anak dalam jangka waktu yang panjang. Namun di sejumlah daerah seperti di Banten terjadi penuruan stunting. Penelitian ini bertujuan mengetahui peran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dalam komunikasi kesehatan sebagai upaya penanganan dan pencegahan stunting di Kecamatan Curug Kota Serang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan TP PKK Kecamatan Curug memiliki peran penting dalam program pengentasan stunting melalui konsep komunikasi kesehatan memastikan pesan-pesan kesehatan dapat diakses, dipahami, dan diimplementasikan oleh khalayak yang dituju. Komunikasi kesehatan berperan membentuk perilaku dan keputusan terkait kesehatan. Melalui konsep tersebut dilakukan berbagai kegiatan seperti penyuluhan, pendampingan, mengelola dapur gizi untuk pemberian makanan tambahan bagi anak dengan risiko stunting. Selain itu, terdapat tanntangan dalam pelaksanannya yaitu kurangnya kesadaran masyarakat akan kesehatan, adanya keterbatasan sumber daya, dan data stunting yang kurang akurat.  
Digital Discourses on Medical Tourism: How Indonesians Consider Visiting Penang for Healthcare – A Netnographic Study on Twitter Niyu, Niyu; Wahyudin, Uud
LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 13 No. 1 (2025): Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/lontar.v13.i1.10496

Abstract

The phenomenon of medical tourism from Indonesia to Penang, Malaysia, has continued to show a significant upward trend in recent years. In today's digital era, social media platforms such as X (formerly Twitter) have become active public discussion arenas, places where netizens share experiences, provide recommendations, and even consider decisions to undergo treatment abroad. This study aims to explore how digital narratives related to the practice of seeking medical treatment in Penang are formed, spread, and negotiated by Indonesians on the X platform. Using a netnography approach, this study analyzes tweets containing keywords related to treatment in Penang, revealing the dynamics of conversations in various discussions in the digital space. The results of the analysis identified four main themes that dominated the conversation: (1) ease of access and convenience of services; (2) exchange of information and recommendations between users; (3) crisis of trust in domestic health services; and (4) considerations of price, quality, and added value offered by services in Penang. These findings indicate that the decision to seek medical treatment abroad is not only influenced by medical needs or individual preferences, but also by social constructions formed in the digital space. Social media plays an important role as an e-WOM (electronic word of mouth) channel that shapes public perception and preferences for cross-country health services. This research is expected to contribute to the development of health communication and digital culture studies, as well as being a basis for thinking about managing information and health service reputation more strategically in the era of social media.
Integrasi Komunikasi Lingkungan dan Kebijakan Publik dalam Program Energi Terbarukan di Desa Benteng Gajah Arsyad, Andi Asy’hary J.; Ashariana, Ashariana; Wahyudin, Uud
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.599

Abstract

Abstrak ditulis secara singkat dan faktual, meliputi tujuan penelitian, metode penelitian, hasil dan kesimpulan. Abstrak ditulis dalam satu paragraf; ditulis dalam dua bahasa (Indonesia dan Inggris); panjang abstrak berkisar antara 150 - 200 kata. Hindari rujukan dan singkatan yang tidak biasa. Time News Roman 10, dengan spasi satu baris (1) spasi. Dalam bahasa Indonesia Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana integrasi antara komunikasi lingkungan dan kebijakan publik desa berkontribusi dalam mendorong adopsi inovasi berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Benteng Gajah, Kabupaten Maros. Studi ini berfokus pada dua aspek utama: peran komunikasi partisipatif dalam membentuk perubahan persepsi masyarakat terhadap limbah menjadi sumber daya, serta peran kebijakan publik yang bersifat fasilitatif dalam mendukung inisiatif energi dan pengelolaan sampah berbasis komunitas. Menggunakan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi dalam forum desa dan kegiatan KKN, serta studi dokumentasi. Analisis dilakukan dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang bersifat dialogis, informal, dan berbasis keteladanan berhasil mengubah makna kolektif terhadap kotoran ternak dan mendorong adopsi teknologi biogas di tingkat rumah tangga. Sementara itu, kebijakan publik yang dirancang oleh pemerintah desa tidak hanya memberi legitimasi terhadap inisiatif warga, tetapi juga menyediakan sumber daya, kelembagaan, dan struktur koordinasi yang memperkuat keberlanjutan program lingkungan. Sinergi antara strategi komunikasi dan kebijakan publik menciptakan ekosistem kolaboratif yang mendorong transformasi sosial-ekologis di tingkat lokal.
Social media in sports: Brand communication strategy implementation by Jakarta Pertamina Energi Najwandari, Naura; Wahyudin, Uud; Risanti, Yuliani Dewi; Randa, Agrian Ratu
PRofesi Humas Vol 10, No 1 (2025): August 2025
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/prh.v10i1.59553

Abstract

Background: Social media has made a significant impact on the world of sports. Today, sports clubs must compete on multiple levels, with one of the most prominent areas of competition being through social media. Despite this, volleyball in Indonesia lacks strong social media representation, highlighting the need for effective brand communication to boost its visibility. Recognizing this, PT Pertamina (Persero) established the Jakarta Pertamina Energi volleyball club, using Instagram (@jpevolley) as a key platform for its brand communication strategy. Purpose: This research aimed to explore how Jakarta Pertamina Energi implements its brand communication strategy via Instagram. Methods: It used a descriptive case study with a qualitative approach. Data were collected through interviews, literature, and documentation. Results: The study found that Jakarta Pertamina Energi follows a structured brand book that outlines key elements, such as brand objectives, target audience, brand message, personality, visual identity, and social media management. As of mid-2024, the @jpevolley account had gained over 242,000 followers, making it one of the most followed volleyball clubs in Indonesia. The account also leads in post frequency and content engagement within the sector. Conclusion: The use of a brand book ensures consistency in communication by aligning with the club’s branding objectives and strengthening overall brand presence for both the team and Pertamina products. Implications: This study suggested that brand communication in the sports industry could build brand awareness and engagement. It can also serve as a guide for other sports clubs, particularly volleyball clubs in Indonesia, to improve their social media strategies.
Transformasi Motif dan Fenomena Sosial Umroh Bersama dalam Komunitas Otomotif atau Fenomena Hijrah: Motif dan Praktik Umroh Bersama dalam Komunitas Otomotif Yunus, M. Adipati; Kuswarno, Engkus; Wahyudin, Uud
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.5917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi nilai (motif) dan fenomena sosial keikutsertaan umroh bersama dalam komunitas otomotif, khususnya pada komunitas Pajero Indonesia ONE (PI-ONE) Chapter Sumedang. Komunitas otomotif yang pada dasarnya merupakan kelompok nonreligius ini menunjukkan fenomena menarik dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman melalui kegiatan umroh bersama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz untuk memahami pengalaman subjektif anggota komunitas dalam menginternalisasi nilai-nilai sosial dan keagamaan dalam konteks interaksi komunitas yang didasari oleh hobi otomotif. Penelitian ini mengungkap bagaimana komunikasi dan interaksi sosial dalam komunitas otomotif tidak hanya mempererat solidaritas dan identitas sosial berbasis minat, tetapi juga menjadi media transformasi motif sosial yang mengarah pada pembentukan identitas sosial yang lebih inklusif melalui penguatan nilai keagamaan. Keunikan penelitian ini terletak pada fokusnya yang mengangkat integrasi nilai keagamaan dalam komunitas nonreligius, memberikan wawasan baru tentang fleksibilitas nilai agama dalam ruang sosial modern. Hasil penelitian diharapkan dapat memperkaya pemahaman tentang dinamika sosial komunitas dan kontribusi komunikasi dalam pembentukan identitas sosial yang inklusif dan bernilai.
Analisis Implementasi Green Campus di Universitas Padjadjaran: Melalui Integrasi Teori Hukum Pembangunan dan Komunikasi Lingkungan Sumpena, Agus; Wahyudin, Uud; Rahmat, Agus
Bina Hukum Lingkungan Vol. 10 No. 1 (2025): Bina Hukum Lingkungan, Volume 10, Nomor 1, Oktober 2025
Publisher : Asosiasi Pembina Hukum Lingkungan Indonesia (PHLI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24970/bhl.v10i1.474

Abstract

ABSTRAK Isu keberlanjutan lingkungan kini menuntut implementasi nyata dari seluruh institusi, termasuk perguruan tinggi. Universitas Padjadjaran (Unpad) sebagai salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia telah berhasil mengimplementasikan green campus dengan mengacu kepada indikator UI Green Metric, melalui kebijakan formal dan berbagai program keberlanjutan lingkungan. Artikel ini menganalisis implementasi green campus di Unpad dengan menggunakan Teori Hukum Pembangunan dari Mochtar Kusumaatmadja, yang menekankan fungsi hukum sebagai sarana pembaruan masyarakat (law as a tool of social engineering), serta Model Komunikasi Lingkungan dari Robert Cox, yang memandang komunikasi sebagai praktik simbolik dalam membentuk persepsi, partisipasi, dan tindakan lingkungan. Keterbaruan penelitian ini memadukan hukum pembangunan dan komunikasi lingkungan dalam menganalisis implemetasi green campus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di kampus Unpad Jatinangor. Teknik pengumpulan data meliputi studi dokumen, observasi lapangan, dan wawancara dengan sembilan narasumber. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara regulasi dan praktik implementasi kebijakan green campus. Program Green leadership perlu disampaikan secara efektif melalui pendekatan komunikasi lingkungan yang partisipatif dan strategis. Dalam praktiknya, regulasi yang tidak dilengkapi dengan mekanisme pengawasan dan sanksi tidak mampu menjalankan fungsi hukum sebagai instrumen perubahan sosial yang mengikat. Selain itu, kebijakan dan implementasi green campus yang tidak disosialisasikan secara menyeluruh dan tidak melibatkan partisipasi aktif sivitas akademika cenderung dipersepsikan hanya sebagai instruksi administratif semata. Padahal, kebijakan green campus seharusnya dimaknai sebagai gerakan kolektif yang mendorong terbentuknya pola pikir dan budaya ramah lingkungan. Dengan demikian, keberlanjutan lingkungan kampus dapat diwujudkan secara inklusif dan berkelanjutan oleh seluruh elemen perguruan tinggi. Kata Kunci: green campus; hukum Pembangunan; komunikasi lingkungan; keberlanjutan lingkungan; UI Green Metric.
Analisis Implementasi Green Campus di Universitas Padjadjaran: Melalui Integrasi Teori Hukum Pembangunan dan Komunikasi Lingkungan Sumpena, Agus; Wahyudin, Uud; Rahmat, Agus
Bina Hukum Lingkungan Vol. 10 No. 1 (2025): Bina Hukum Lingkungan, Volume 10, Nomor 1, Oktober 2025
Publisher : Asosiasi Pembina Hukum Lingkungan Indonesia (PHLI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24970/bhl.v10i1.474

Abstract

ABSTRAK Isu keberlanjutan lingkungan kini menuntut implementasi nyata dari seluruh institusi, termasuk perguruan tinggi. Universitas Padjadjaran (Unpad) sebagai salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia telah berhasil mengimplementasikan green campus dengan mengacu kepada indikator UI Green Metric, melalui kebijakan formal dan berbagai program keberlanjutan lingkungan. Artikel ini menganalisis implementasi green campus di Unpad dengan menggunakan Teori Hukum Pembangunan dari Mochtar Kusumaatmadja, yang menekankan fungsi hukum sebagai sarana pembaruan masyarakat (law as a tool of social engineering), serta Model Komunikasi Lingkungan dari Robert Cox, yang memandang komunikasi sebagai praktik simbolik dalam membentuk persepsi, partisipasi, dan tindakan lingkungan. Keterbaruan penelitian ini memadukan hukum pembangunan dan komunikasi lingkungan dalam menganalisis implemetasi green campus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di kampus Unpad Jatinangor. Teknik pengumpulan data meliputi studi dokumen, observasi lapangan, dan wawancara dengan sembilan narasumber. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara regulasi dan praktik implementasi kebijakan green campus. Program Green leadership perlu disampaikan secara efektif melalui pendekatan komunikasi lingkungan yang partisipatif dan strategis. Dalam praktiknya, regulasi yang tidak dilengkapi dengan mekanisme pengawasan dan sanksi tidak mampu menjalankan fungsi hukum sebagai instrumen perubahan sosial yang mengikat. Selain itu, kebijakan dan implementasi green campus yang tidak disosialisasikan secara menyeluruh dan tidak melibatkan partisipasi aktif sivitas akademika cenderung dipersepsikan hanya sebagai instruksi administratif semata. Padahal, kebijakan green campus seharusnya dimaknai sebagai gerakan kolektif yang mendorong terbentuknya pola pikir dan budaya ramah lingkungan. Dengan demikian, keberlanjutan lingkungan kampus dapat diwujudkan secara inklusif dan berkelanjutan oleh seluruh elemen perguruan tinggi. Kata Kunci: green campus; hukum Pembangunan; komunikasi lingkungan; keberlanjutan lingkungan; UI Green Metric.
The Mechanism of Newsroom and TV Journalist Work Routines during the COVID-19 Pandemic Musfialdy, Musfialdy; Hidayat, Dadang Rahmat; Karlinah, Siti; Wahyudin, Uud; Jamal, Muchamad Fauzi
Jurnal Kajian Jurnalisme Vol 7, No 2 (2024): KAJIAN JURNALISME
Publisher : School of Journalism, Faculty of Communication Sciences, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkj.v7i2.46409

Abstract

A disease outbreak known as COVID-19 (Corona Virus Diseases 2019) is currently affecting virtually every part of the planet. The COVID-19 outbreak is a catastrophe that endangers and disrupts life, causes fatalities, traumatizes victims, and engenders a climate of threat and fear. The COVID-19 pandemic tragedy not only affected the number of sick and deceased individuals but also altered work schedules in the neighborhood. Additionally, COVID-19 has brought about changes in journalism, particularly in television journalism. The purpose of this study is to ascertain the mechanism governing the operational procedures of newsroom and television journalism during the COVID-19 pandemic. Expectancy Violation Theory and Judee K. Burgoon’s Interaction Adaptation Theory were both used in this study. This research approach employed a constructive subjective paradigm and utilized a qualitative case study methodology. The subjects of this study were the journalists and editors of iNews TV and Metro TV. The study’s finding show that the COVID-19 pandemic has impacted how journalists work both in the workplace and in the field, causing disruption and changes to their routines. Nevertheless, the pandemic has also prompted an acceleration of the process of adapting how journalistic tasks are carried out, both in the newsroom and on the ground. Despite the acceleration, the COVID-19 epidemic has expedited the process of adaptation and adjustment. Finally, the transformation has resulted in new business strategies in the television industry due to the COVID-19 pandemic.