Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka Di SDN 13 Gelumbang Wahyuni, Riska; Muharam, Muharam; Novita, Fitriani; Mustafiyanti, Mustafiyanti
Jurnal Kegiatan Pengabdian Mahasiswa (JKPM) Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Kegiatan Pengabdian Mahasiswa (JKPM)
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/jkpm.v3i2.728

Abstract

Penguatan pendidikan karakter merupakan salah satu fokus utama dalam pembangunan sumber daya manusia di Indonesia. Sekolah dasar sebagai fondasi awal pembentukan pribadi siswa perlu mengintegrasikan nilai-nilai karakter melalui berbagai kegiatan, salah satunya kegiatan ekstrakurikuler Pramuka. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pendidikan karakter siswa di SDN 13 Gelumbang melalui pembinaan kegiatan Pramuka secara terarah, sistematis, dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendampingan, pelatihan, dan implementasi kegiatan Pramuka yang dikombinasikan dengan nilai-nilai karakter seperti disiplin, kerja sama, kepemimpinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Hasil dari pengabdian menunjukkan adanya perubahan positif pada siswa, baik dari segi sikap, kemandirian, maupun keterampilan sosial. Kegiatan Pramuka menjadi wadah yang efektif dalam menanamkan nilai karakter karena menggabungkan pembelajaran kognitif, afektif, dan psikomotorik secara seimbang. Dengan demikian, penguatan pendidikan karakter melalui ekstrakurikuler Pramuka dapat dijadikan model pembinaan peserta didik untuk menyiapkan generasi yang berintegritas, peduli, dan memiliki jiwa kebangsaan.
Perhitungan Harga Pokok Produksi Menggunakan Metode Full Costing Pada Bengkel Las Asep Teknik Wahyuni, Riska
Jurnal Riset Akuntansi, Perpajakan dan Auditing Vol. 3 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Akademi Akuntansi Indonesia Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62194/kykgrv86

Abstract

Harga pokok produksi merupakan komponen penting dalam menentukan harga jual suatu produk serta dalam pengambilan keputusan manajerial. Bengkel Las Asep Teknik sebagai pelaku usaha mikro di bidang jasa konstruksi logam masih menggunakan metode sederhana dalam menghitung harga pokok produksi, yang berpotensi menghasilkan perhitungan yang kurang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan oleh bengkel dan membandingkannya dengan metode full costing. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan harga pokok produksi versi bengkel adalah sebesar Rp37.070.000, sedangkan berdasarkan metode full costing diperoleh hasil sebesar Rp37.647.775 . Terdapat selisih sebesar Rp577.775 yang disebabkan oleh tidak dimasukkannya beban penyusutan dalam perhitungan internal bengkel. Metode full costing mengalokasikan seluruh elemen biaya secara lengkap, meliputi biaya bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, serta biaya overhead pabrik tetap dan variabel, termasuk penyusutan aset tetap seperti mesin las dan peralatan kerja lainnya. Selisih tersebut menunjukkan pentingnya penggunaan metode akuntansi biaya yang komprehensif untuk memperoleh gambaran yang lebih akurat mengenai total biaya produksi.
Pemberdayaan Pelaku UMKM melalui Workshop Pemanfaatan Media Sosial, QRIS, dan E-Commerce di Kelurahan Tambaksari Kota Surabaya Damanda, Sherya; Citalada, Muhammad Bhirawa Dwi Atma; Rafly, Muhammad Ken; Choirunnisa, Salsa; Wahyuni, Riska
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i3.2414

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan pelaku UMKM di Kelurahan Tambaksari, khususnya warga RW 06, melalui metode workshop yang difokuskan pada pemanfaatan media sosial, QRIS, dan e-commerce. Permasalahan yang diangkat adalah masih kurang terbukanya warga terhadap literasi digital dalam pengembangan usaha. Pelaksanaan workshop dibagi menjadi tiga sesi, masing-masing membahas strategi promosi menggunakan media sosial, transaksi digital melalui QRIS, serta peluang afiliasi di platform e-commerce. Hasil menunjukkan bahwa peserta mulai memahami pentingnya branding dan promosi melalui media sosial, serta menunjukkan minat tinggi terhadap sistem pembayaran QRIS karena dinilai praktis. Selain itu, peserta juga cukup antusias dengan peluang afiliasi di Shopee dan TikTok karena dapat dijalankan tanpa modal besar. Simpulan dari kegiatan ini adalah pendekatan workshop yang sederhana namun aplikatif mampu meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap teknologi digital sebagai sarana pendukung usaha.
Centella asiatica: Alzheimer's Neuroprotective Wahyuni, Riska; Suriwahyuni; Saif, Annisa Hazrina; Silitonga, Melva
International Journal of Ecophysiology Vol. 7 No. 1 (2025): International Journal of Ecophysiology
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/ijoep.v7i1.19423

Abstract

Centella asiatica (CA) in Indonesia is known as gotu kola plant which is known to have many compounds contained in it, such as Asiatic acid, madecassic acid (6-hydroxyacetic acid), asiaticoside, madecassoside, betulinic acid, thankunic acid, and isothankunic acid. This study is to determine the benefits of CA triterpenoid bioactive content and the mechanism of CA as a neuropretective against alzheimer's disease. This research used the literature study method by searching online data on various types of article publications and selected according to the PRISMA method. From the literature collected, it was found that CA has the ability as a neoroprotective against Alzheimer's disease. This is because triterpenoid compounds with the bioactive content of asiaticoside, madecid acid, and asiatic acid play a role in inhibiting the enzyme acetylcholinesterase which can act as a neuroprotective in the brain by reducing ROS production which can then restore mitochondrial dysfunction and can improve nerve function in Alzheimer's disease.
Penguatan Branding melalui Sertifikasi Halal sebagai Strategi dalam Pemasaran Produk UMKM BKMT Kabupaten Kubu Raya Suprihartini, Lia; Elida, Sri Syabanita; Wahyuarini, Tri; Listiyawati, Lilis; Wahyuni, Riska; Zulkifli; Habibie, Muhammad; Pranoto, Setya Aristu
Belalek Vol. 3 No. 2 (2025): BELALEK: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Journal of Community Services)
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/belalek.v3i2.4525

Abstract

Rasau Jaya is part of Kubu Raya Regency, located close to the administrative center of West Kalimantan Province. Economic growth in Kubu Raya Regency is also supported by Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), which serve as one of the key drivers of the local economy. One of the MSME groups with significant development potential is the group managed by the Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) of Kubu Raya Regency. Of the nine groups, four MSMEs previously obtained halal certification, but the certificates have expired. The remaining groups have not yet applied for certification due to limited access to information. As commonly understood, halal certification has become a necessity and can serve as a marketing strategy and product-branding development tool to support market expansion. The method used in this Community Service Program (PKM) involved conducting outreach and training sessions to provide information, enhance understanding, and explain the technical procedures for submitting halal certification applications. During the activities, participants demonstrated strong enthusiasm as they received more detailed and in-depth information about the concept and principles of halal, halal ingredients and production processes, identification of critical control points related to product halalness, understanding of halal regulations, and the processes and technical aspects involved in obtaining halal certification. Prior to the activity, participants were given a questionnaire to assess their general understanding of halal certification. After the outreach and training sessions were completed, they were given another questionnaire to measure changes in their understanding of halal and halal certification. The evaluation results indicate an improvement in participants’ comprehension and demonstrate the effectiveness of the PKM activity in achieving its objectives. This PKM activity is also expected to produce an academic article to be published in an ISSN-registered community service journal.