Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA KUTAMBARU MENUJU DESA ECO AGRO TOURISM Nasution, Lita; Ranita, Sylvia Vianty; Afandi, Ahmad; Ginting, Makhrani Sari; Barus, Wan Rose Pinkutri
Journal of Community Research and Service Vol. 8 No. 2: July 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v8i2.62525

Abstract

Agrowisata, kombinasi dari pertanian dan pariwisata, berperan penting dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pedesaan melalui pemanfaatan sektor pertanian sebagai objek wisata. Di Daerah Istimewa Yogyakarta, terdapat berbagai spot agrowisata menarik, seperti agrowisata Salak Pondoh di Sleman, yang menawarkan berbagai fasilitas dan kegiatan rekreasi. Desa Polengan dan Desa Kembangarum juga menunjukkan potensi besar dalam pengembangan desa wisata berbasis pertanian dan potensi alam. Namun, tantangan seperti daya tarik yang kurang dan kondisi yang kurang terawat menghambat pertumbuhan agrowisata. Oleh karena itu, strategi pengembangan yang melibatkan masyarakat dan optimalisasi sumber daya lingkungan sangat penting. Selain itu, penggunaan metode pemrograman linier dapat membantu mengoptimalkan produksi dan profitabilitas usaha pertanian. Pandemi COVID-19 telah menguji ketahanan ekonomi, namun modal sosial menjadi kunci untuk mengatasi tantangan ini dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Contoh sukses adalah Desa Pujon Kidul di Malang yang telah meningkatkan PADes melalui pariwisata desa. Upaya konservasi lingkungan, pengelolaan sampah yang cerdas, dan teknologi pertanian modern juga menjadi faktor penting dalam pengembangan agrowisata yang berkelanjutan. Desa Kutambaru di Sumatera Utara menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat dan kerjasama dengan berbagai pihak dapat menciptakan desa eco agro tourism yang menarik wisatawan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Efektivitas Perangkap Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros) Menggunakan Feromon Dengan Ketinggian Dan Warna Yang Berbeda Pada Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) Farida, Aida; Febrianto, Eka Bobby; Dibisono, Muhammad Yusuf; Ginting, Makhrani Sari; Hasibuan, M Arief; Wahyuda, Nurul; Handoko, Habib
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i1.9220

Abstract

Hama O. rhinoceros merupakan hama penting tanaman kelapa sawit yang menimbulkan kerugian cukup besar dan menyerang tanaman kelapa sawit di seluruh Indonesia. Kerusakan tanaman kelapa sawit akibat serangan kumbang tersebut dapat terjadi pada tanaman belum menghasilkan, maupun tanaman menghasilkan. Kerugian yang ditimbulkan akibat serangan kumbang ini cukup besar karena kumbang jantan dan betina yang menggerek pangkal pelepah dapat mengakibatkan patahnya pangkal pelepah selalu dan berpindahpindah dari pohon yang satu ke pohon sekitarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas ketinggian, warna dan interaksi tinggi dan warna yang tepat pada perangkap Oryctes rhinoceros Penelitian ini dilakukan di PT. Perkebunan Nusantara IV Kebun Bah Jambi Afdeling V. Waktu penelitian selama 2 bulan, dari bulan Juni-Juli 2022. Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial (RAK) yang terdiri dari 2 faktor yaitu ketinggian 2,5 m 3,5 m 4,5 m dan warna merah spotlite, kuning spotlite dan silver spotlite. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan ketinggian berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah tangkapan kumbang tanduk dengan rataan tertinggi pada ketinggian, 4,5 m sebanyak 105.56 ekor, dan perlakuan warna juga berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah tangkapan kumbang tanduk dengan rataan tertinggi pada warna merah spotlite sebanyak 104.56 ekor. Perlakuan kombinasi ketinggian dan warna perangkap kumbang tanduk berpengaruh tidak nyata
Sarcosporidiasis on Rats in Smallholder Oil Palm Plantations in Deli Serdang Regency, North Sumatra Ginting, Makhrani Sari; Hasibuan, Henry Budi; Ginting, Sulaiman
JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA) Vol. 7 No. 3 (2025): Jurnal Agronomi Tanaman Tropika (JUATIKA) Vol. 7 No. 3 September 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/juatika.v7i3.4835

Abstract

Rats are significant pests in oil palm plantations, attacking nearly all growth stages of the plants and causing damage that adversely affects productivity, leading to substantial losses. The protozoan Sarcocystis sp. is a parasite that infects rats and, in sufficient quantities, can cause death in these hosts. This protozoan is naturally present in rats but typically in small amounts. This study aimed to determine the prevalence of sarcosporidiasis (the presence of Sarcocystis sp.) in several rat species inhabiting smallholder oil palm plantations in Deli Serdang Regency, North Sumatra. Rat sampling was conducted from June to August 2025 using baited traps. The captured rats were then identified and categorized by species, sex, and weight. Sarcocystis sp. infection was detected by observing the presence of 'milky white threads' in the muscles, particularly in the rats' legs. The data obtained were analyzed both descriptively and quantitatively. Results showed that two rat species were captured: Rattus argentiventer and Rattus tiomanicus. Only 29.4% of the captured rats tested positive for the protozoan, of which 63.3% were male and 36.7% were female. All rats testing positive for the protozoan belonged exclusively to the R. tiomanicus species