Claim Missing Document
Check
Articles

Model Konstruksi Safety Grievance Mechanism di Sekolah Dasar pada Daerah Rawan Bencana Widowati, Evi; Koesyanto, Herry; Sugiharto, Sugiharto; Wahyuningsih, Anik Setyo; Harjanto, Eko
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No 4 (2020): HIGEIA: October 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4i4.39005

Abstract

Banyak kecelakaan yang terjadi pada anak sehingga pendidikan keselamatan yang bertujuan untuk pembentukan sikap dan perilaku siswa agar mampu menjaga keselamatan diri dan orang lain menjadi sangat penting dilakukan. Pendidikan keselamatan anak dilakukan melalui berbagai cara, misalnya implementasi safety grievance mechanism di sekolah. Tujuan penelitian ini mengkontruksi model safety grievance mechanism di SDX sebagai salah satu upaya peningkatan implementasi pendidikan keselamatan anak. Rancangan penelitian menggunakan design Participatory Action Research (PAR) dengan menggunakan snowball sampling. Jumlah sampel sebanyak 25 informan kunci. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner (google form) dan wawancara. Konstruksi konsep safety grievance mechanism di SD X diawali dengan penyusunan blueprint sebagai sebuah sistem safety baru di SDX, yang ditempuh melalui 5 tahapan konstruksi yaitu konstruksi tujuan, manfaat, skop, aktor dan prosedur. Kontruksi model safety grievance mechanism yang dihasilkan di SDX terdiri dari 6 tujuan utama, 2 manfaat utama, 7 skop kerja, 8 aktor utama, dan 2 prosedur utama. Saran yang diberikan yaitu melanjutkan pada tahap uji coba, implementasi konstruksi secara penuh dan monitoring evaluasi untuk continuous improvement.
Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di PT. Ahmadaris Fitriana, Laela; Wahyuningsih, Anik Setyo
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja mengandung nilai perlindungan tenaga kerja dari kecelakaan atau penyakit akibat kerja. Jumlah kecelakaan kerja di PT Ahmadaris selama kurun waktu 3 tahun dari tahun 2012 sampai 2014, terbanyak tahun 2014 terdapat 10 kasus atau 2,94% dari kecelakaan yang terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) berdasar Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 di PT Ahmadaris. Jenis dan rancangan penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan responden pihak yang berwenang dalam penerapan SMK3 di perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SMK3 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 di PT Ahmadaris dengan jumlah kriteria yang tercapai adalah 39 kriteria dari total 64 kriteria penerapan tingkat awal. Kesimpulan dari penelitian ini pencapaian penerapan SMK3 PT Ahmadaris sebesar 60,9% dan termasuk kategori perusahaan dengan tingkat penilaian penerapan baik. Disarankan kepada PT Ahmadaris untuk meningkatkan penerapan SMK3 pada kriteria yang belum sesuai. Kata kunci: Kecelakaan Kerja, Penerapan SMK3 Occupational safety and health contains the value of labor protection from accidents or occupational disease. The number of occupational accidents in PT Ahmadaris during a period of 3 years from 2012 to 2014, most of 2014 there were 10 cases or 2,94% of the accidents occurred. The purpose this study was implementation of Goverment Regulation No. 50 in 2012 about SMK3 at PT. Ahmadaris. The type and design study used a qualitative descriptive method by respondents from the authorities in the implementation of SMK3 in the company. The results showed that the implementation of the Goverment Regulation No. 50 in 2012 about SMK3 at PT. Ahmadaris with a number is 39 criteria from a total 64 criteria for adoption of the initial level. Conclusions of this study was achievement of the implementation of SMK3 at PT Ahmadaris by 60,9% and are included in the category of companies with good levels of implementation assessment. Keywords: Occupational Accident, application SMK3
Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Laboratorium Kimia Syakbania, Dinda Nur; Wahyuningsih, Anik Setyo
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 1 No 2 (2017): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) harus diupayakan bagi seluruh bidang kerja maupun pendidikan salah satunya di laboratorium kimia. Laboratorium kimia merupakan tempat penelitian dan percobaan yang berpotensi menimbulkan suatu kecelakaan. Untuk meminimalisir risiko akibat kerja maka diperlukan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di dalam laboratorium. Penelitian ini bertujuan mengetahui penerapan program K3 di Laboratorium Kimia SMK Yayasan Pharmasi Semarang. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data observasi, wawancara dengan 3 informan, dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan dari 4 variabel yang terdiri dari faktor kimia, faktor fisik, faktor ergonomi, dan manajemen K3 dari 71 poin , sebanyak 54 poin (76,05%) terpenuhi atau sesuai dengan standar/peraturan dan 17 poin (23,94%) tidak terpenuhi atau tidak sesuai dengan standar. Simpulan dari penelitian ini yaitu tingkat penilaian penerapan dikatagorikan baik menurut Permenaker Nomor 26 Tahun 2014. Kata kunci: Keselamatan, Aplikasi K3, Laboratorium Occupational Health and Safety (K3) should be pursued for t6he entire field of work or study one of them in the chemical laboratory. Chemical laboratory is a place of research and experiments that could potentially cause an accident. To minimize the risk of occupational would require the application of Health and Safety (K3) in the laboratory. This study aims to determine the application of the K3 program at SMK Yayaysan Pharmasi Semarang. This research uses descriptive method qualitative data collection techniques of observation, interviews with three informants, and documentation study. the validity of test data using triangulation techniques and triangulation techniques. The results of this study indicate that consists of 4 variables of chemical factors, physical factors, ergonomic factors, and K3 management of 71 points, a total of 54 points (76.05%) met or in accordance with the standards / regulations and 17 points (23.94% ) is not fulfilled or not according to standard. The conclusions of this study are categorized either level assessment of the implementation by Permenaker No. 26, 2014. Keywords: Safety, Application K3, Laboratory
Penerapan Peraturan dan Prosedur K3 PT Delta Dunia Sandang Tekstil Rachim, Muhammad Satria Adi; Wahyuningsih, Anik Setyo; Wahyono, Bambang
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 1 No 3 (2017): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan kerja adalah suatu kejadian yang jelas tidak dikehendaki dan sering menimbulkan korban jiwa dalam suatu proses kerja industri. Pada penelitian ini bertujuan menganalisis peraturan dan prosedur K3 dalam Penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai upaya penurunan unsafe action pekerja di PT Delta Dunia Sandang Tekstil. Jenis penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, informan utama penelitian ini dari P2K3 dan pekerja PT Delta Dunia Sandang Tekstil. Informan triangulasinya adalah manajemen PT Delta Dunia Sandang Tekstil dengan menggunakan teknik snowball. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Penerapan Peraturan dan Prosedur K3 PT Delta Dunia Sandang Tekstil belum sesuai dengan Peraturan Pemerintah No.50 tahun 2012 tentang peran manajemen dan pekerja sebagai pelaksana dalam penerapan standar operasional prosedur. Standar Operasional Prosedur (SOP) juga masih terdapat beberapa kendala dalam penyusunannya. Komponen komunikasi yang belum jelas dan konsisten, masih ada keterlibatan pekerja dan perlu adanya peningkatan komunikasi antar manajemen dengan pekerja. Dapat disimpulkan penerapan peraturan dan prosedur K3 dipengaruhi oleh komunikasi, komitmen top management, dan keterlibatan pekerja. Kata kunci: Prosedur K3, SOP, Komitmen Manajemen A work accident was an unwanted situation and often caused victims in industrial work process. The purpose of this research was to analyze K3 regulation and procedure in the application of Standard Operating Procedure (SOP) as means to decrease worker’s unsafe action in PT Delta Dunia Sandang Tekstil. It was a qualitative research, the main informants of this research were the organization and the workers of PT Delta Dunia Sandang Tekstil. The triangulation informant was the management of PT Delta Dunia Sandang Tekstil using snowball technique. The results showed that the application of rules and procedures of K3 PT Delta Dunia Sandang Tekstil is not in accordance with government regulations No.50 in 2012 on the role of management and workers as in the application of standard operating procedure. Standard operating procedure is still there are several obstacles in the preparation of it.Unclear and inconsistent component of the communication, there was still worker involvement and the communication between the management and the workers should be increased. It could be concluded that in K3 regulation and procedural applications was influenced by the communication, top management commitment, and worker involvement. Keywords: K3 Procedure, SOP, Management Commitment
Kepatuhan Pemakaian Alat Pelindung Diri pada Pekerja Proyek Fairyo, Lidia Sarah; Wahyuningsih, Anik Setyo
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 2 No 1 (2018): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tahun 2015 Sampai 2017 terdapat 43 kasus kecelakaan yang terjadi diproyek pembangunan PT X Semarang bagian perakit besi. Berdasarkan hasil survei kecelakaan pada pekerja disebabkan karena tidak patuh dalam pemakaian alat pelindung diri pada saat bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pemakaian alat pelindung diri (APD) pada pekerja bagian perakit besi proyek pembangunan PT X Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan total populasi yaitu sejumlah 50 pekerja bagian perakit besi. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan lembar observasi. Hasil uji chi-fisher menunjukan bahwa variabel yang tidak ada hubungan dengan kepatuhan pemakaian alat pelindung diri pada pekerja bagian perakit besi adalah tingkat pengetahuan (p=653). Adanya hubungan antara kepatuhan pemakaian alat pelindung diri pada pekerja perakit besit besi adalah sikap pekerja (p=0,001), tingkat pendidikan (p=0,001) dan masa kerja (p=0,001). Simpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara sikap, tingkat pendidikan dan masa kerja dengan kepatuhan pemakaian APD. Abstract There are 43 cases of accidents that occurred in the construction of PT X Semarang part of the iron fabricator. Based on the results of the accident survey on the workers caused by not obedient in the use of personal protective equipment at work. This study aims to determine the factors associated with compliance of the use of personal protective equipment, on the work of iron parts assembly PT X Semarang development project. This research use cross sectional approach. The number of samples in this study using the total population of 50 workers of the assembly of iron. Instruments used in the form of questionnaires and observation. The result of chi-fisher test shows that the unrelated variable isthe knowledge level (p = 653). The existence of the relationship is the attitude of the workers (p = 0,001), the level of education (p = 0,001) and the working period (p = 0,001). The conclusion of this study is that there is a relationship between attitude, education level and years of service. Keyword : obedience of PPE usage, project workers
Kejadian Preeklampsia pada Ibu Bersalin Muzalfah, Renita; Santik, Yunita Dyah Puspita; Wahyuningsih, Anik Setyo
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 2 No 3 (2018): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v2i3.21390

Abstract

Abstrak Preeklampsia merupakan salah satu 3 penyebab utama kematian ibu di Kabupaten Brebes tahun 2016 (34,90%). Puskesmas Sirampog merupakan salah satu penyumbang kejadian preeklampsia tinggi di Kabupaten Brebes tahun 2016 yaitu 50 kasus, mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Penelitian ini dilaksanan pada tahun 2017 dengan tujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kejadian preeklampsia pada ibu bersalin. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan rancangan case control. Sampel yang ditetapkan sebesar 35 kasus dan 35 kontrol menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara umur (p value= 0,016), usia kehamilan (p value= 0,014), pemeriksaan ANC (p value= 0,031), riwayat hipertensi (p value= 0,026), pendapatan keluarga (p value= 0,030), riwayat pemakaian kontrasepsi hormonal (p value= 0,028) dengan kejadian preeclampsia pada ibu bersalin. Simpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara umur, usia kehamilan, pemeriksaan ANC, riwayat hipertensi, pendapatan keluarga, dan riwayat pemakaian kontrasepsi hormonal dengan kejadian preeklampsia pada ibu bersalin. Abstract Preeclampsia was one of the 3 main causes of maternal mortality in Brebes regency in 2016 (34,90%). Sirampog public health center was one contributed to the high incidence of preeclampsia in Brebes in 2016 with 50 cases, an increased from previous year. This research was conducted in 2017 with the purpose was to determine the factors of preeclampsia in maternal mother. This type of research was an analytical survey with case control design. The samples of this research are 35 cases and 35 controls used purposive sampling technique. Data were analyzed by chi square test. The results showed that there was a associated between age (p value=0,016), gestational age (p value=0,014), ANC (p value=0,031), history of hypertension (p value=0,026), family income (p value=0,030), and history of hormonal contraceptive used (p value=0,028) with preeclampsia in maternal mothers. The conclusion of this study there was a association between age, gestational age, ANC, history of hypertension, family income, and history of hormonal contraceptive used with the incidence of preeclampsia in maternal mothers. Keyword : Preeclampsia, Maternal, Immunologic
Pengembangan Silabus Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup di SMK Farmasi Miranda, Miranda; Wahyuningsih, Anik Setyo
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No 2 (2020): HIGEIA: April 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4i2.33472

Abstract

Abstrak Insiden kecelakaan non-fatal di tempat kerja pada pekerja muda usia 18-24 tahun menunjukkan presentase 40% lebih tinggi dibandingkan pada pekerja dewasa. Untuk itu, ILO mencanangkan program integrasi K3 ke dalam pendidikan. SMK farmasi memiliki risiko bahaya yang tinggi karena seringnya kontak dengan bahan kimia. Tujuan penelitian ini adalah menyusun pengembangan silabus keselamatan kesehatan kerja dan lingkungan hidup di SMK farmasi se-Kota Semarang. Jenis penelitian ini penelitian dan pengembangan level 1. Informan dalam penelitian ini adalah 4 guru mata pelajaran, 1 ketua prodi farmasi, dan 2 validator ahli yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah human instrument, pedoman wawancara, dan angket. Hasil menunjukkan nilai akhir validasi ahli adalah 96,3. Dapat disimpulkan bahwa produk pengembangan silabus mata pelajaran K3LH yang dihasilkan termasuk dalam kategori amat baik dan memenuhi syarat untuk diajarkan. Produk pengembangan ini dapat digunakan sebagai referensi dalam penyusunan silabus mata pelajaran K3LH di SMK farmasi. Selain itu, penelitian dapat dilanjutkan ke level berikutnya yaitu tahap uji coba di lapangan. Kata kunci: silabus, K3LH, farmasi, pengembangan Abstract Non-fatal accident in the workplace among young workers age 18-24 was 40% higher than adult workers. Therefore, ILO launched occupational safety and health integration program in schools Pharmacy schools were classified into high risk level as they had much contact with chemicals. The aim of this study was to develop a syllabus for occupational safety health and environment subject among pharmacy vocational high schools in Semarang. This study used research and development level 1. Informants of this study consist of 4 teachers, 1 head department of pharmacy school, and 2 validators that were chosen by purposive sampling. The data collection used human instrument, interview guidelines, and questionnaire. The result showed that the validation score for the product was 96,3. It could be concluded that the syllabus development was categorized in very good level and qualified to be taught in schools. This development product could be used as reference in arranging the syllabus for occupational safety health and environment. This study could be continued to research and development level 2. Keywords: syllabus, occupational safety and health, pharmacy, development
Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Supermall Budi, Avilia Ayu Setyo; Wahyuningsih, Anik Setyo
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No 1 (2020): HIGEIA: January 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4i1.33997

Abstract

Java Supermall Semarang merupakan pusat perbelanjaan menyediakan 86 tenant yang terdiri dari restoran, arena bermain anak-anak, supermarket, dan tempat belanja lainnya. Pusat perbelanjaan ini memiliki rata rata ± 3000 pengunjung/hari tidak tetap yang beragam dan 207 karyawan. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi yang peneliti lakukan bahwa adanya adanya ketidaksesuaian terhadap kebijakan K3, identifikasi bahaya, pengendalian risiko bahaya, inspeksi K3 dan audit SMK di Java Supermall Semarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tinjauan aspek keselamatan dan kesehatan kerja berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 di Java Supermall Semarang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif untuk menggambarkan fenomena yang terjadi dilapangan. Instrumen yang digunakan adalah observasi secara terbuka menggunakan lembar observasi dan wawancara semi terstruktur menggunakan pedoman wawancara. Informan dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik purposive sampling. Data yang telah dikumpulkan dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan metode content analysis (deskriptif isi) untuk meninjau aspek K3 di Java Supermall Semarang. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Java Supermall Semarang telah melaksanakan 42 dari total 59 butir aspek keselamatan dan kesehatan kerja berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 atau 71,1% pencapaian penerapan tingkat awal, dan termasuk dalam kategori perusahaan dengan tingkat penilaian penerapan baik
Kajian Mitigasi Bencana Tanah Longsor Berdasarkan Permendagri Nomor 33 Tahun 2006 Prastowo, Lugas Yan; Wahyuningsih, Anik Setyo
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No Special 1 (2020): HIGEIA: September 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4iSpecial 1.34288

Abstract

Abstrak Terdapat 12 ancaman bencana di Indonesia yang digolongkan dalam bencana geologi, hiderometeorologi, dan antropogenik. Tanah longsor merupakan bencana yang paling sering terjadi di jawa tengah yaitu sebanyak 1007 kejadian yang terjadi pada kurun waktu 2015 sampai 2018. Kabupaten Banjarnegara merupakan daerah dengan risiko dan jumlah bencana Tanah longsor paling tinggi. Mitigasi bencana merupakan upaya yang paling diutamakan. Dengan panduan pelaksanaan mitigasi bencana yang yaitu Permendagri No. 33 Tahun 2006. Jenis dan desain penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi partisipatif yang bersifat pasif, dengan melakukan wawancara semi terstruktur, dan hasilnya akan diuji keabsahan datanya menggunakan teknik triangulasi data. Hasil Penelitian Menunjukan pelaksanaan mitigasi bencana tanah longsor berdasarkan Permendagri No. 33 Tahun 2006 di Kabupaten Banjarnegara secara keseluruhan adalah sebanyak 29 kriteria terpenuhi dan 1 kriteria yang tidak terpenuhi, sehingga presentasenya sebesar 96% dan masuk dalam kriteria penilaian memuaskan. Kata kunci : Bencana, Mitigasi Bencana, Permendagri Abstract There are 12 disaster threats in Indonesia which classified as geological, hydropometeorological and anthropogenic disasters. Landslides are the most frequent disasters in Central Java, with 1007 incidents occurring in the period 2015-2018. Banjarnegara is the region with the highest risk and number of landslides. Disaster mitigation is the most preferred effort. With the guidance for implementing disaster mitigation namely Permendagri No. 33 of 2006. The type and design of this research is descriptive qualitative. Data collection techniques by means of passive participatory observation, by conducting semi-structured interviews, and the results will be tested for the validity of the data using data triangulation techniques. Research Results Shows the implementation of landslide disaster mitigation based on Permendagri No. 33 of 2006 in Banjarnegara as a whole as many as 29 criteria were met and 1 criterion that was not met, so the percentage was 96% and included in the satisfactory evaluation criteria. Keywords: Disasters, Disaster Mitigation, Permendagri
Model Konstruksi Safety Grievance Mechanism di Sekolah Dasar pada Daerah Rawan Bencana Widowati, Evi; Koesyanto, Herry; Sugiharto, Sugiharto; Wahyuningsih, Anik Setyo; Harjanto, Eko
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No 4 (2020): HIGEIA: October 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4i4.39005

Abstract

Banyak kecelakaan yang terjadi pada anak sehingga pendidikan keselamatan yang bertujuan untuk pembentukan sikap dan perilaku siswa agar mampu menjaga keselamatan diri dan orang lain menjadi sangat penting dilakukan. Pendidikan keselamatan anak dilakukan melalui berbagai cara, misalnya implementasi safety grievance mechanism di sekolah. Tujuan penelitian ini mengkontruksi model safety grievance mechanism di SDX sebagai salah satu upaya peningkatan implementasi pendidikan keselamatan anak. Rancangan penelitian menggunakan design Participatory Action Research (PAR) dengan menggunakan snowball sampling. Jumlah sampel sebanyak 25 informan kunci. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner (google form) dan wawancara. Konstruksi konsep safety grievance mechanism di SD X diawali dengan penyusunan blueprint sebagai sebuah sistem safety baru di SDX, yang ditempuh melalui 5 tahapan konstruksi yaitu konstruksi tujuan, manfaat, skop, aktor dan prosedur. Kontruksi model safety grievance mechanism yang dihasilkan di SDX terdiri dari 6 tujuan utama, 2 manfaat utama, 7 skop kerja, 8 aktor utama, dan 2 prosedur utama. Saran yang diberikan yaitu melanjutkan pada tahap uji coba, implementasi konstruksi secara penuh dan monitoring evaluasi untuk continuous improvement.
Co-Authors Adi Heru Husodo Agustiani, Nurul Huda Akbar, Tsalas Yulianto Al Mulk, Nizham Alfina, Nadya Aulia Amalia, Violindra Anisa, Aza Putri Aprilia, Sabrina Ariyanto, Bagas Arulita Ika Fibriana Arum Siwiendrayanti As-Syifa, Al Fitra Salim Bambang Wahyono Bellinda Annisa Putri Budi, Avilia Ayu Setyo Budiman, Lia Aprilia Cahyo Seftyono Cheisario, Hizkia Aldo Damayanti, Erica Febi Darmawan, Dicky Dewi, Sinta Nirawati Dinda Nur Syakbania, Dinda Nur Dwi Haryati, Ayu Dwijaningtyas, Srinata Dwiseptianto, Ryan Wahyu Evi Widowati Fairyo, Lidia Sarah Fairyo, Lidia Sarah Farhati, Ulfa Laela Fathurrohim, Muhammad Faturahman, Toriq Febriananda, Hanif Satria Fitriyani, Bianka Beladina Hany Risna Afida Hapsari, Roro Retno Sri Harjanto, Eko Herry Koesyanto Laela Fitriana, Laela Laksana, Pungky Indrawan Dwi Larasati, Deva Nindya Lestari, Wulan Dwi Mahalul Azam Maharani, Dian Putri Maharani, Dian Putri Mahendra, Junio Agam Mahlithosikha, Laili Meiranda Mambe, Sherly Mayasari, R. Alma Dwi Miranda, Miranda Muhammad Azinar Muhammad Kurniawan Muzalfah, Renita Muzalfah, Renita Muzaqi, Lutfi Nabila Gustin Eka Nur Rahmah Nampira, Elyana Kartikawati Nurshavira, Adhe Aprilia Pangesti, Lely Tri Permanahadi, Adriansyah Pitaloka, Fitri Rahmawati Dyah Prastowo, Lugas Yan Putra, Oky Aristantiko Putri, Risa Anggita Rachim, Muhammad Satria Adi Rachim, Muhammad Satria Adi Rahayu, Octavia Rahma, Fitra Aulia Rahmadani, Farah Nabilla Rulita Hendriyani, Rulita S. Sugiharto S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Safitri, Nia Noor Safitri, Sherli Jesinata Sebrina, Rr. Nirmala Ficky Setiana, Yuka Shifa Aulya Hadi Ramadhan Sofwan Indarjo Subroto, Laura Marulia Suci Wulandari Sulistyani, Ummi Nur Laila Tiasna, Raihan Kenang Umi Novianti Ummul Mahmudah Wahid, Ayu Fadilah Wahyudi Istiono Widya Hary Cahyati Yuniati, Nur Kholipah Yunita Dyah Puspita Santik, Yunita Dyah Puspita