Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Intervensi Gizi Kerja melalui Pemberian Makanan Tambahan terhadap Produktivitas Kerja pada Pekerja Bagian Packing Farhati, Ulfa Laela; Wahyuningsih, Anik Setyo
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 4 (2021): HIGEIA: Oktober 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i4.51127

Abstract

Abstrak roduktivitas kerja Provinsi Jawa Tengah masih berada di bawah angka produktivitas kerja nasional, sedangkan Kabupaten Wonogiri berada pada 20% kabupaten/kota dengan produktivitas kerja terbawah. Salah satu faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja yaitu asupan kalori. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh intervensi gizi kerja melalui pemberian makanan tambahan terhadap produktivitas kerja pada pekerja bagian packing di PT X. Jenis penelitian ini yaitu quasi eksperimental dengan pendekatan one group pretest and posttest design. Instrumen yang digunakan yaitu lembar food record, lembar observasi dan alat ukur berupa microtoise, timbangan badan dan oximeter. Teknik pengambilan data berupa observasi dan pengukuran. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling sebanyak 38 pekerja. Analisis menggunakan uji Nonparametrik Wilcoxon. Penelitian ini dilaksanakan bulan Maret – April 2021. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara pemberian makanan tambahan terhadap produktivitas kerja dengan nilai p=0,000 (p<0,05). Simpulan dari penelitian ini yaitu ada pengaruh yang signifikan antara pemberian makanan tambahan terhadap produktivitas kerja. Abstract Work productivity of Central Java Province was still below national work productivity rate, while Wonogiri Regency in the 20% district/city with lowest work productivity. One of the factors that affect work productivity is calorie intake. A person whose caloric intake is not fulfilled will decrease productivity and require supplementary feeding. The purpose of this study was to determine the influence of occupational nutrition intervention through supplementary feeding on work productivity of packing workers at PT X. The type of research was quasi-experimental with one group pretest and posttest design. Instruments used are food record sheets, observation sheets and measuring instruments which are microtoise, body scales and oximeter. Data collection techniques were observation and measurement. Sampling technique used purposive sampling obtained the sample was 38 workers. Analysis used Nonparametric Wilcoxon test. The resarch conducted in March – April 2021. Results of the analysis showed that there was a significant effect of supplementary feeding on work productivity with a value of p=0,000 (p <0,05). The conclusion there was a significant effect of supplementary feeding on work productivity. Keywords: Work Productivity, Supplementary Feeding, Occupational Nutrition
PENGETAHUAN, SIKAP, KEBIJAKAN K3 DENGAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DI BAGIAN RING SPINNING UNIT 1 Maharani, Dian Putri; Wahyuningsih, Anik Setyo
Journal of Health Education Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i1.18823

Abstract

Latar Belakang: PT X merupakan perusahaan yang bergerak di industri manufaktur yang mempunyai risiko kecelakaan, sehingga perlu upaya untuk meningkatkan kesadaran dan ketaatan pemenuhan norma K3 melalui Penggunaan Alat Pelindung Diri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, kebijakan K3 dengan penggunaan Alat Pelindung Diri.Metode: Jenis penelitian ini adalah survei dengan pendekatan chi square. Populasi berjumlah 110 pekerja di ring spinning 1, sampel 52 pekerja (teknik purposive sampling). Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan ceck list. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (menggunakan uji chi square dengan α=0,05).Hasil: Hasil penelitian membuktikan : ada hubungan antara pengetahuan dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) (p- value = 0,006). Ada hubungan antara sikap dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) (p-value = 0,007), dan kebijakan dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) (p-value = 0,009).Simpulan: Ada hubungan antara pengetahuan, sikap, kebijakan dengan penggunaan APD.
Kajian Mitigasi Bencana Tanah Longsor Berdasarkan Permendagri No 33 Tahun 2006 Prastowo, Lugas Yan; Wahyuningsih, Anik Setyo
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 1 No 1 (2020): JPPKMI: Juni 2020
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v1i1.41420

Abstract

Terdapat 12 ancaman bencana di Indonesia yang digolongkan dalam bencana geologi, hiderometeorologi, dan antropogenik. Tanah longsor merupakan bencana yang paling sering terjadi di Provinsi Jawa Tengah yaitu sebanyak 1007 kejadian yang terjadi pada kurun waktu 2015 sampai 2018. Kabupaten Banjarnegara merupakan daerah dengan risiko dan jumlah bencana tanah longsor paling tinggi di Provinsi Jawa Tengah. Mitigasi bencana merupakan upaya penanggulangan bencana yang paling diutamakan oleh pemerintah dengan panduan pelaksanaan mitigasi bencana yaitu Permendagri No. 33 Tahun 2006. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran pelaksanaan mitigasi bencana tanah longsor di Kabupaten Banjarnegara. Jenis dan desain penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi partisipatif yang bersifat pasif, wawancara semi terstruktur, dan hasil akan diuji keabsahan datanya menggunakan teknik triangulasi data. Penelitian ini dilaksanakan bulan Agustus-September 2019. Hasil penelitian menunjukan pelaksanaan mitigasi bencana tanah longsor berdasarkan Permendagri No. 33 Tahun 2006 di Kabupaten Banjarnegara secara keseluruhan adalah sebanyak 29 kriteria terpenuhi dan 1 kriteria yang tidak terpenuhi. Simpulannya yaitu persentase sebesar 96% dan masuk dalam kriteria penilaian memuaskan.
Implementation of Covid-19 Health Standard at Elementary School in Yogyakarta Widowati, Evi; Koesyanto, Herry; Wahyuningsih, Anik Setyo; Mayasari, R. Alma Dwi; Pitaloka, Fitri Rahmawati Dyah; Mambe, Sherly; Agustiani, Nurul Huda; As-Syifa, Al Fitra Salim; Permanahadi, Adriansyah
KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 17, No 3 (2022)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v17i2.31208

Abstract

In the era of Covid-19 and the implementation of the new normal, schools have a difficult task because schools not only strive to continuously improve students’ academic abilities but must follow the basic principles of always keeping students, teachers and other staffs healthy and safe when they are at school. At the same time they must participate in helping the government in stopping the spread of the Covid-19. This study aims to describe the implementation of ventilation, duration and distance at schools; Educational Information Communication/EIC media; availability of Personal Protective Equipment/PPE; the availability of Covid-19 prevention facilities; and the level of knowledge of school staff and students regarding the prevention and handling of Covid-19 at schools. This study uses a qualitative descriptive research design. From the results of the study, it can be seen that school staff and students have a good level of knowledge regarding the management of prevention and handling of Covid-19 at schools and schools have implemented ventilation standards, duration, distance well too. However, the availability of EIC media, PPE and the availability of Covid-19 prevention facilities in schools are not in accordance with the expected standard. 
Penerapan 5R Pegawai di Ruang Penyimpanan Safitri, Nia Noor; Wahyuningsih, Anik Setyo
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 4 (2021): HIGEIA: Oktober 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i4.48248

Abstract

Abstrak Menurut (International Labour Organization, 2018) ada hampir seribu kali lebih banyak kecelakaan kerja non-fatal dibandingkan kecelakaan kerja fatal. Organisasi penting dalam memperhatikan aspek lingkungan kerja agar mencapai tujuan organisasi dengan efektif dan efisien. Metode 5R merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran mengenai keselamatan dan kesehatan kerja. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan penerapan 5R pegawai di ruang penyimpanan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2021. Jenis dan desain penelitian ini adalah obeservasional analitik dengan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian sebesar 35 karyawan, pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner dan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji chi-square dan uji fisher. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan dengan penerapan 5R pegawai (p-value=0,008). Kesimpulan pada penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara pengetahuan dengan penerapan 5R. Sedangkan variabel komitmen, empowerment, komunikasi, tingkat pendidikan dan motivasi kerja tidak berhubungan dengan penerapan 5R. Abstract According to (International Labour Organization, 2018) there are almost a thousand times more non-fatal work accidents than fatal work accidents. An organization is important in paying attention to aspects of the work environment in order to achieve organizational goals effectively and efficiently. The 5S method is one of the efforts to increase awareness about occupational safety and health. This study aims to determine the factors associated with the implementation of 5S employees in the storage room. The study was conducted in January 2021. The type and design of this research is analytic observational with cross sectional research design. The sample in this study was 35 using purposive sampling. The instruments used are questionnaires and observation sheets. Data analysis used the chi-square test and Fisher's test. The results showed that there was a relationship between knowledge and the application of 5S employees (p-value=0.008). The conclusion is there was a relationship between knowledge and 5S implementation. Meanwhile, the variables of commitment, empowerment, communication, level of education and work motivation were not related. Keywords: 5S method, Storage Room, Knowledges
POS KELUARGA SIAGA UNTUK RISK MAPPING DAN MICRO COUNSELING KEHAMILAN RISIKO TINGGI DI DAERAH PEDESAAN KABUPATEN KENDAL Azinar, Muhammad; Wahyuningsih, Anik Setyo
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 16, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v16i2.17559

Abstract

Target penurunan angka kematian ibu (AKI) menjadi 102/100.000 kelahiran hidup belum tercapai belum tercapai sampai berakhirnya MDGs tahun 2015. Dalam dua tahun terakhir, kasus kematian ibu di kabupaten Kendal meningkat. Pada tahun 2015 terjadi 23 kasus, naik dari tahun sebelumnya yaitu 19 kasus. Wilayah Singorojo merupakan wilayah yang belum bisa menekan kasus kematian ibu secara signifikan. Dua tahun terakhir terjadi 2 kasus kematian ibu. Penyebab utamanya adalah perdarahan, hipertensi dan anemia. Faktor yang memperberat terjadinya kematian ibu. Kondisi geografis, sosiokultural, letak serta wilayah yang masih pedesaan dan jauh dari pusat layanan kesehatan rujukan turut berpengaruh terhadap kejadian kematian ibu. Pemetaan awal oleh Tim Pengabdi diketahui bahwa faktor risiko gangguan kehamilan dan komplikasi persalinan banyak terjadi di desa Singorojo kecamatan Singorojo kabupaten Kendal. Deteksi dini terhadap faktor risiko gangguan kehamilan menjadi informasi yang wajib diketahui oleh setiap ibu hamil dan masyarakat sejak sedini mungkin untuk menurunkan jumlah kasus kematian ibu khususnya di wilayah pedesaan.Pemerintah telah melakukan upaya menurunkan kematian ibu melalui peran Bidan Desa. Namun, keterbatasan jumlah Bidan dan cakupan wilayah yang cukup luas menjadi kendala dalam memberikan informasi secara komprehensif kepada ibu hamil. Pos Keluarga Siaga menjadi alternatif solusi permasalahan tersebut. Melalui peningkatan peran serta masyarakat khususnya Kader Posyandu, Pos Keluarga Siaga ini dapat menjadi wadah edukasi, pemetaan kehamilan berisiko (risk mapping) sekaligus menjadi media untuk melakukan konseling (micro counseling) terhadap ibu hamil berisiko. Melalui kegiatan Pos Keluarga Siaga di wilayah pedesaan ini, Kader telah mampu melakukan kegiatan pemetaan kehamilan berisiko, terampil menggunakan instrumen surveilans factor risiko kehamilan, serta memahami seluruh isian yang ada dalam instrumen tersebut. Kader juga telah mampu melakukan interpretasi hasil pemetaan menurut skor risiko kehamilan. Berdasarkan hasil pemetaan yang dilakukan oleh Kader di masing-masing wilayah di desa Singorojo, diketahui hasil bahwa dari 69 ibu hamil yang telah diidentifikasi melalui kegiatan surveilans kehamilan berisiko diketahui 31,88% (22 orang) di antaranya masuk dalam kategori kehamilan risiko tinggi (KRT), dan terdapat 6 ibu hamil (8,69%) dalam kategori risiko sangat tinggi.
Determinants of Unsafe Actions in Construction Workers of Hospital X Project in Semarang City Damayanti, Erica Febi; Wahyuningsih, Anik Setyo
Indonesian Journal of Conservation Vol 12, No 2 (2023): December
Publisher : Badan Pengembang Konservasi UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v12i2.48856

Abstract

The construction sector in Indonesia holds the top position with the highest rate of workplace accidents, accounting for 32% of all types of project-related work. This sector carries a high risk of workplace accidents, often due to unsafe actions. Unsafe actions are negligent behaviours exhibited by workers who disregard safety measures and can trigger workplace accidents. The construction project for Hospital X is a multi-story building in Semarang City. Based on observations, several unsafe actions have led to 5 workplace accidents from September 2022 to March 2023, with a medium severity level. This research aims to identify the factors related to unsafe actions. This study is an analytical observational research with a cross-sectional design. The total population consists of 80 field workers, and the sample selection utilizes Simple Random Sampling with a Slovin formula (5% error rate), resulting in 67 workers. Data analysis involves descriptive analysis and Chi-Square tests. The research findings indicate that 59.7% of workers engaged in unsafe actions. There is a significant correlation between age (p=0.002), length of service (p=0.001), knowledge of Occupational Health and Safety (K3) (p=0.000), K3 supervision (p=0.001), and K3 training (p=0.005) with unsafe actions.
Keluhan Nyeri Punggung Bawah pada Penjahit Sektor Informal di Konveksi Juragan Sandang Magelang Setiana, Yuka; Wahyuningsih, Anik Setyo
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4 No 1 (2023): JPPKMI: Juni 20223
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v4i1.67786

Abstract

Nyeri Punggung Bawah merupakan gangguan musculoskeletal yang sering ditemui dalam aktivitas kerja. Berdasarkan The Global Burden of Disease Study (2019), dari 369 penyakit, nyeri punggung bawah merupakan penyumbang terbesar kecacatan global. Prevalensi penyakit muskuloskeletal, termasuk nyeri punggung di Indonesia berdasarkan diagnosis dokter pada penduduk usia 15 tahun keatas yaitu sebesar 7,30%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah pada Penjahit Sektor Informal di Konveksi Juragan Sandang Magelang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari s/d Februari 2023. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Analisis data menggunakan uji chi square yang disajikan dalam kajian kuantitatif. Hasil uji chi square menunjukan bahwa variabel yang berhubungan dengan keluhan nyeri punggung bawah adalah usia, kebiasaan olahraga, penambahan bantalan kursi kerja, dan status karyawan. Sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan keluhan nyeri punggung bawah adalah jenis kelamin, indeks massa tubuh, riwayat penyakit dan riwayat nyeri punggung bawah.
Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Muskuloskeletal pada Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Divisi Unit Pengantongan Pupuk di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Fathurrohim, Muhammad; Wahyuningsih, Anik Setyo
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4 No 1 (2023): JPPKMI: Juni 20223
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v4i1.71905

Abstract

Latar Belakang: Musculoskeletal disorders merupakan sekumpulan gangguan atau gejala yang berkaitan dengan jaringan otot, tendon, ligamen, kartilago, sistem saraf, pembuluh darah, dan struktur tulang. Pada pekerja tenaga kerja bongkar muat memiliki risiko terjadinya keluhan muskuloskeletal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja tenaga kerja bongkar muat. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional menggunakan metode purposive sampling pada 59 pekerja. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner, lembar observasi, dan alat ukur. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil: Terdapat hubungan antara masa kerja (p=0,000) dan sikap kerja (p=0,000) dengan keluhan muskuloskeletal, sedangkan IMT (p=0,217), lama kerja (p=0,544), frekuensi angkat (p=0,472), dan beban kerja (p=0,985) tidak berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal.
Hubungan Sikap Kerja, Usia dan Masa Kerja dengan Keluhan Low Back Pain (LBP) Pada Tenaga Kerja Bongkar Muat di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang (Studi Kasus di Divisi Unit Pengantongan Pupuk) Aprilia, Sabrina; Wahyuningsih, Anik Setyo
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4 No 2 (2023): JPPKMI: November 2023
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v4i2.74778

Abstract

LBP di Indonesia merupakan masalah kesehatan yang nyata. LBP merupakan penyakit nomor dua pada manusia setelah influenza. Data untuk jumlah penderita LBP di Indonesia belum diketahui secara pasti, namun diperkirakan penderita LBP di Indonesia bervariasi antara 7,6% sampai 37% dari jumlah penduduk yang ada di Indonesia. Pada satu armada atau sebanyak 15 tenaga kerja bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang didapatkan bahwa sebanyak 13 (86,6%) tenaga kerja diantaranya mengalami keluhan nyeri punggung karena gerakan repetitif akibat kerja manual handling yang dilakukan setiap hari. Metode penelitian yang digunakan yakni kuantitatif denganjenis dan rancangan penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional, menjelaskan gejala-gejala Low Back Pain (LBP). Sampel penelitian sebanyak 65 dan dibagi menjadi 2 shift menjadi 33 responden dalam 1 shift. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan usia (p=0,000), masa kerja (p=0,000), dan sikap kerja (p= 0,000) dengan keluhan Low Back Pain. Kesimpulan penelitian ini ialah sikap kerja, usia, dn masa kerja memiliki hubungan dengan keluhan Low Back Pain (LBP) pada tenaga kerja bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Abstract LBP in Indonesia is a real health problem. LBP is the second most common disease in humans after influenza. Data on the number of LBP sufferers in Indonesia is not yet known with certainty, but it is estimated that LBP sufferers in Indonesia vary between 7.6% to 37% of the total population in Indonesia. In one fleet or 15 loading and unloading workers at Tanjung Mas Port, Semarang, it was found that 13 (86.6%) of the workers experienced complaints of back pain due to repetitive movements due to manual handling work carried out every day. The research method used is quantitative with the type and design of this research being an analytical survey with a cross sectional approach, explaining the symptoms of Low Back Pain (LBP). The research sample was 65 and divided into 2 shifts with 33 respondents in 1 shift. The research results showed that there was a relationship between age (p=0.000), length of service (p=0.000), and work attitude (p=0.000) with complaints of Low Back Pain. The conclusion of this research is that work attitude, age and length of service are related to complaints of Low Back Pain (LBP) among loading and unloading workers at Tanjung Emas Port, Semarang.
Co-Authors Adi Heru Husodo Agustiani, Nurul Huda Akbar, Tsalas Yulianto Al Mulk, Nizham Alfina, Nadya Aulia Amalia, Violindra Anisa, Aza Putri Aprilia, Sabrina Ariyanto, Bagas Arulita Ika Fibriana Arum Siwiendrayanti As-Syifa, Al Fitra Salim Bambang Wahyono Bellinda Annisa Putri Budi, Avilia Ayu Setyo Budiman, Lia Aprilia Cahyo Seftyono Cheisario, Hizkia Aldo Damayanti, Erica Febi Darmawan, Dicky Dewi, Sinta Nirawati Dinda Nur Syakbania, Dinda Nur Dwi Haryati, Ayu Dwijaningtyas, Srinata Dwiseptianto, Ryan Wahyu Evi Widowati Fairyo, Lidia Sarah Fairyo, Lidia Sarah Farhati, Ulfa Laela Fathurrohim, Muhammad Faturahman, Toriq Febriananda, Hanif Satria Fitri Indrawati Fitriyani, Bianka Beladina Hany Risna Afida Hapsari, Roro Retno Sri Harjanto, Eko Herry Koesyanto Laela Fitriana, Laela Laksana, Pungky Indrawan Dwi Larasati, Deva Nindya Lestari, Wulan Dwi Mahalul Azam Maharani, Dian Putri Maharani, Dian Putri Mahendra, Junio Agam Mahlithosikha, Laili Meiranda Mambe, Sherly Mayasari, R. Alma Dwi Miranda, Miranda Muhammad Azinar Muhammad Kurniawan Muzalfah, Renita Muzalfah, Renita Muzaqi, Lutfi Nabila Gustin Eka Nur Rahmah Nampira, Elyana Kartikawati Nurshavira, Adhe Aprilia Pangesti, Lely Tri Permanahadi, Adriansyah Pitaloka, Fitri Rahmawati Dyah Prastowo, Lugas Yan Putra, Oky Aristantiko Putri, Risa Anggita Rachim, Muhammad Satria Adi Rachim, Muhammad Satria Adi Rahayu, Octavia Rahma, Fitra Aulia Rahmadani, Farah Nabilla Rulita Hendriyani, Rulita S. Sugiharto S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Safitri, Nia Noor Safitri, Sherli Jesinata Sebrina, Rr. Nirmala Ficky Setiana, Yuka Shifa Aulya Hadi Ramadhan Sofwan Indarjo Subroto, Laura Marulia Suci Wulandari Sulistyani, Ummi Nur Laila Tiasna, Raihan Kenang Umi Novianti Ummul Mahmudah Wahid, Ayu Fadilah Wahyudi Istiono Widya Hary Cahyati Yuniati, Nur Kholipah Yunita Dyah Puspita Santik, Yunita Dyah Puspita