Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Pertemuan Ke II di Wilayah Kerja Puskesmas Karangdowo Wahyuningsih, Endang; Rohmawati, Wiwin
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia, Angka Kematian Ibu (AKI) masih tinggi. Angkakematian ini berkaitan dengan kehamilan, persalinan, dan nifas.Berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun2012, prevalensi AKI sebesar 359 per100.000 kelahiran hidup.Sementara target AKI di tahun 2015 adalah 102 kematian per 100.000kelahiran hidup. Jadi, target angka ini masih jauh dari yang harusdicapai. Penyebabnya kematian ibu adalah komplikasi yang terjadisaat bersalin, 28,5% disebabkan karena perdarahan, 22% karenaeklamsi, 41% pada waktu nifas, dan 10% karena infeksi. Hal iniberarti angka kematian ibu mengalami peningkatan. Tujuan penelitianini untuk mengetahui Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Pertemuan ke IIDi Wilayah Kerja Puskesmas Karangdowo. Metode penelitian inibersifat diskriptif dengan desain penelitian cross sectional. Populasidalam penelitian ini semua ibu hamil yang datang pada pertemuan keII di wilayah kerja Puskesmas Karangdowo yang berjumlah 72 orang,dan sampel pada penelitian ini adalah 40 0rang. Analisis yangdigunakan pada penelitian ini adalah analisis univariat. Hasil daripenelitian ini adalah 91,7% dilaksanakan sesuai dengan SOP bukupedoman kelas ibu hamil. Kesimpulan dari penelitian ini dalampelaksanaannya yang dilaksanakan sesuai dengan buku pedoman kelasibu hamil pertemuan ke II 91,7%. Saran untuk puskesmas melakukanevaluasi pelaksanaan kelas ibu hamil.
KEBIASAAN KELUARGA MEMPENGARUHI STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JAMBUKULON KLATEN Wahyuningsih, Endang; Wintoro, Piscolia Dynamurti; Mediana, Irfa Fehbi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting adalah keadaan tinggi balita yang tidak sesuai denganumur dengan indikator pengukuran TB/U kurang dari -2 SD berdasarkanWorld Health Organization (WHO). Faktor-faktor stunting sepertipengasuhan anak yang kurang tepat, asupan makanan yang tidak adekuat,dan riwayat pemberian ASI Eksklusif serta berbagai faktor lingkungan lainnya. Kebiasaan keluarga adalah perilaku yang dilakukan secara terus-menerus di dalam keluarga. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui bagaimana kebiasaan keluarga mempengaruhi stunting pada balita usia24-59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Jambukulon Klaten.Metode penelitian ini menggunakan rancangan survey analitikdengan pendekatan waktu cross sectional. Populasi dalam penelitian iniadalah ibu yang mempunyai balita di Wilayah Kerja PuskesmasJambukulon Klaten pada bulan November 2019 sebanyak 1.650 balita.Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknikpurposive sampling dengan jumlah sampel 65 ibu dari balita stunting usia24-59 bulan. Analisa data menggunakan Uji Spearman rho.Hasil penelitian sebagian besar responden mempunyai kebiasaankeluarga yang baik sebanyak 50 responden (76,9%) dengan kategoripendek 40 balita (61,5%) dan kategori sangat pendek 10 balita (15,4%).Responden dengan kebiasaan keluarga yang kurang sebanyak 15responden (23,1%) dengan kategori pendek 7 balita (10,8%) dan kategorisangat pendek 8 balita (12,3%).Kesimpulan dalam penelitian ini adalah kebiasaan keluarga dapatmempengaruhi stunting pada balita usia 24-59 bulan di Wilayah KerjaPuskesmas Jambukulon Klaten dengan nilai p=0,011 (p<0,05). Sarankepada orang tua untuk meningkatkan pengetahuan dan deteksi dinitentang permasalahan pertumbuhan pada anak salah satu adalah stunting.