Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Dampak Variasi Skim Coat dan Foam Agent 1/60 Terhadap Produksi Bata Ringan Okviyani, Nur; J, Rahmat; Ridhayani, Irma; Sainuddin, Sainuddin; Fauzi Mahmuda, Ali; Nurdin, Amalia
BANDAR: JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING Vol 7 No 1 (2025): Bandar: Journal of Civil Engineering
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bjce.v7i1.4285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi SkimCoat dan foam agent 1/60 terhadap pembuatan bata ringan, pada penelitian kali ini dimana semen putih yang di gunakan di ganti dengan Scimcoat. Benda uji berupa kubus dengan ukuran 5 x 5 cm dengan 5 variasi dengan campuran foam agent 1/60 dimana foam agent 0%,25%,50%,75% dan 100% sama dengan jumlah semen, setiap variasi memiliki 18 sampel dengan volume kubus 0,13 cm3 dimana sekali pencampuran menggunakan 5 liter air dengan variasi campuran pasir sungai Mapilli, Menggunakan campuran air tawar dengan FA40 dimana pengganti semen adalah Scimcoat. Selanjutnya melakukan uji tekan umur 7,28,91 hari dengan masing-masing 3 sampel, dan electrical resisticity umur 28 dan 91 hari masing-masing 2 sampel. Hasil pengujian menunjukkan peningkatan nilai uji kuat tekan mencapai nilai optimum 22,21 Mpa dan masuk kategori rendah resiko terpapar korosi.
Numerical Investigation of Soft Ground Improvement beneath Road Embankments Using Prefabricated Vertical Drains: Insights from PLAXIS 2D Modeling Miftahulkhair, Muh; Ridhayani, Irma; Okviyani, Nur; Suryani, Herni; Dwi Fortuna, Ellyyni
BANDAR: JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING Vol 7 No 2 (2025): Bandar: Journal of Civil Engineering
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bjce.v7i2.5738

Abstract

Abstract Soft clay deposits often cause excessive settlement and instability in road embankments. This study investigates ground improvement using prefabricated vertical drains under staged embankment loading through finite element modeling in PLAXIS 2D. The analysis examines consolidation rate, settlement, pore water pressure dissipation, and safety performance for square and triangular drain layouts with spacings of 1.25 m and 1.50 m. Results show that vertical drains accelerate consolidation, reducing the time to reach 90 percent settlement from 8.3 years to less than 3 years, while improving overall embankment stability. The triangular 1.25 m configuration produced the most uniform deformation and fastest consolidation response. The study confirms that optimized drain geometry significantly enhances soft ground performance and provides a practical numerical framework for design applications in tropical regions.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PELATIHAN PRODUKSI PAVING BLOCK BERBASIS MATERIAL LOKAL DAN SNI DI LINGKUNGAN LEPPE, KABUPATEN MAJENE Dasar, Amry; Okviyani, Nur; Saudi, Akbar Indrawan; Patah, Dahlia
MINDA BAHARU Vol 9, No 2 (2025): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v9i2.8202

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknis dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir melalui pelatihan produksi paving block berbasis bahan lokal yang sesuai dengan SNI 03-0691-1996. Kegiatan dilaksanakan di Lingkungan Leppe, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, dengan melibatkan 20 peserta dari kalangan usia produktif. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tiga tahapan utama yaitu sosialisasi, pelatihan teknis, dan evaluasi. Materi pelatihan mencakup teori dan praktik pembuatan paving block menggunakan campuran semen, pasir lokal, air laut, dan substitusi sebagian semen dengan abu cangkang sawit (POFA). Selama pelatihan, peserta mempraktikkan langsung proses pencampuran, pencetakan, dan perawatan paving block menggunakan peralatan sederhana. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 42% berdasarkan skor pre-test dan post-test. Selain itu, peserta berhasil memproduksi lebih dari 20 unit paving block dengan mutu Grade C hingga B. Program ini berhasil mentransfer hasil riset dosen ke masyarakat dan membuka peluang terbentuknya kelompok usaha berbasis teknologi tepat guna. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penerapan inovasi material lokal dapat menjadi solusi praktis dan berkelanjutan untuk pembangunan infrastruktur desa.
Pemberdayaan Masyarakat Lokal: melalui Pelatihan Pembuatan Komposter dan Dampaknya untuk Ekowisata Berkelanjutan di Pamboborang Aksar , Futri Adriana; Deril, Virda Eviyanti; Lestari, Sri Apriani Puji; Okviyani, Nur; Sarmila, Sarmila
Madani : Indonesian Journal of Civil Society Vol. 8 No. 1 (2026): Madani : Februari 2026
Publisher : Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/9wc4e050

Abstract

Organik waste management is a major challenge in developing ecotourism in Pamboborang Village, Majene Regency, West Sulawesi. This community service activity aimed to empower the local community, particularly the blacksmith group, through training in simple composter construction to support sustainable organik waste management. The applied methods included a one-day intensive workshop, one-month post-training mentoring, and pre-test and post-test evaluations using structured questionnaires. The training involved constructing composters using two lidded buckets, perforated PVC pipes, and a leachate tap. The results indicated a 70% increase in participants’ knowledge, with the highest improvement (40%) in technical aspects of composter making. Post-training monitoring showed that 80% of participants continued to use the composters after three months. This activity provided environmental benefits through a 40% reduction in organik waste and socio-economic benefits by increasing awareness of cleanliness and promoting compost utilization for local agriculture. The novelty of this program lies in its integration of technical training with a community-based mentoring system, which enhances the sustainability of ecotourism development in Pamboborang.  
Sifat Mekanik dan Durabilitas Mortar dengan Substitusi Nano Eggshell PowderMenggunakan Air Laut sebagai Media Perawatan Manaf, Abdi; Ridhayani, Irma; Alwi, Almayana; Okviyani, Nur
Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v9i2.381

Abstract

Produksi semen sebagai bahan utama beton memberikan dampak signifikan terhadap emisi karbon, sehingga diperlukan alternatif material pengganti yang ramah lingkungan. Salah satu material potensial adalah limbah kulit telur yang dapat diolah menjadi Nano Eggshell Powder (NESP) dengan ukuran partikel halus dan reaktivitas pozzolanik yang lebih tinggi. Penelitian ini mengkaji kinerja beton dengan substitusi semen menggunakan NESP sebesar 5% dan 10%, serta menggunakan air laut dari Pantai Pangali-Ali, Majene, sebagai media perawatan. Metode pengujian meliputi kuat tekan, Ultrasonic Pulse Velocity (UPV), daya serap air, resistivitas listrik, dan half-cell potential (HCP) hingga umur 91 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan NESP berpengaruh terhadap sifat mekanik dan durabilitas beton. Pada umur awal, campuran dengan NESP memiliki kuat tekan dan nilai UPV lebih rendah dibanding kontrol, namun terus meningkat hingga 91 hari akibat aktivitas pozzolanik tertunda. Nilai daya serap air menurun seiring umur perawatan dengan korelasi negatif yang kuat terhadap kuat tekan, sementara resistivitas listrik meningkat pada campuran dengan NESP, yang menunjukkan perbaikan struktur mikro dan pengurangan jalur migrasi kelembaban. Hasil HCP memperlihatkan bahwa seluruh campuran bergerak menuju kondisi pasif hingga umur lanjut, meskipun campuran dengan NESP 10% menunjukkan nilai lebih negatif dibanding NESP 5% dan kontrol. Temuan penting penelitian ini adalah bahwa penggunaan NESP 5% memberikan keseimbangan terbaik antara performa mekanik dan durabilitas, sehingga dapat menjadi strategi efektif dalam mengurangi konsumsi semen sekaligus mendukung pengembangan beton berkelanjutan di wilayah pesisir.
Kinerja Durabilitas Mortar Ramah Lingkungan Berbasis Limbah Ultrafine Ampas Teh Fauzi Mahmuda, Ali; Okviyani, Nur; Apriansyah, Apriansyah
Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v9i3.454

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi pengaruh substitusi ultrafine ampas teh terhadap durabilitas mortar sebagai upaya reduksi jejak semen. Empat campuran disiapkan (0; 5; 7,5; 10% terhadap massa semen). Evaluasi dilakukan melalui uji daya serap air pada umur 28 dan 91 hari, half-cell potential pada 7, 28, dan 91 hari, serta kedalaman penetrasi ion pada 28 hari. Pada 91 hari, daya serap menunjukkan: kontrol 11,22%; 5% 11,03%; 7,5% 16,16%; 10% 17,14. Nilai HCP 91 hari menunjukkan pergeseran lebih positif: kontrol −12,5 mV (risiko rendah), 7,5% −52,7 mV dan 10% −64,1 mV (keduanya risiko rendah), sedangkan 5% ≈ −117,9 mV (sedang). Pada 28 hari, kedalaman penetrasi klorida berturut-turut: kontrol 39,349 mm; 5% 41,941 mm; 7,5% 45,840 mm; 10% 47,064 mm. Temuan ini mengindikasikan adanya batas optimum: 5% memberikan kinerja transport terbaik di antara campuran ampas teh (serapan dan klorida lebih rendah), sedangkan indikator elektrokimia lebih menguntungkan pada 7,5–10%. Secara praktis, rentang 5–7,5% dapat dipilih sesuai prioritas desain (pengendalian ingress klorida vs. penurunan peluang korosi), dengan pengendalian w/b dan curing yang memadai. Hasil mendukung kelayakan ampas teh ultrahalus sebagai material tambah berbasis limbah untuk mortar berketahanan tinggi.
Feasibility Study of Biomass Fly Ash as a Partial Cement Replacement in Mortar Cured in Seawater Patah, Dahlia; Dasar, Amry; Okviyani, Nur; Apriansyah, Apriansyah; Noor, Nurazuwa Md
Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil Volume 10 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v10i1.717

Abstract

The high consumption of cement and the limited utilization of biomass combustion residues have highlighted the need for the development of more sustainable cement materials, particularly for construction in coastal areas. While biomass fly ash (BFA) has potential as a cement replacement material, information regarding the use of raw BFA, without pretreatment, in mortar cured in seawater remains limited. This study aims to evaluate the technical feasibility of BFA as a partial cement replacement in mortar, based on compressive strength, ultrasonic pulse velocity (UPV), water absorption, and strength activity index (SAI). BFA was used to replace cement at levels of 10%, 20%, and 30% by weight. Mortar mixtures were prepared with a water-to-cement ratio of 0.40, using tap water for mixing and seawater as the curing medium. Compressive strength was tested at 7, 28, and 91 days, while UPV and water absorption were tested at 28 and 91 days. The SAI values were calculated from the compressive strength results to assess the effectiveness of BFA as a cement replacement material. The results indicated that mortar performance was significantly influenced by the BFA substitution level. The mixture with 10% BFA exhibited the best performance, achieving a compressive strength of 32.62 MPa at 91 days, a UPV value of 3434 m/s, and water absorption of 4.80%. The mixture with 20% BFA still showed reasonably good performance, whereas the 30% BFA mixture led to a noticeable deterioration in mortar quality. The SAI results confirmed that 10% replacement was the most effective level. These findings indicate that raw BFA can be directly utilized as a partial cement replacement in mortar cured in seawater.
Pengaruh Palm Oil Fuel Ash terhadap Kuat Tekan dan Daya Serap Air pada Bata Ringan Tipe CLC Amry Dasar; Dahlia Patah; Nur Okviyani; Michail Amin
Jurnal Konstruksi Vol 24 No 1 (2026): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.24-1.3470

Abstract

Bata ringan tipe cellular lightweight concrete (CLC) merupakan material dinding non-struktural yang berpotensi menurunkan beban mati bangunan, tetapi penggunaannya masih menghadapi tantangan teknis akibat rendahnya kuat tekan dan tingginya daya serap air. Palm oil fuel ash (POFA) dari limbah biomassa sawit berpotensi digunakan sebagai substitusi parsial semen. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh POFA sebagai pengganti sebagian semen pada kadar 0 - 30% terhadap kuat tekan, daya serap air bata ringan CLC. POFA digiling dua kali menggunakan mesin disc mill dengan saringan No.200. Benda uji kubus 50×50×50 mm diuji pada umur 7 dan 28 hari dengan perlakuan normal curing dan steam curing. Hasil menunjukkan bahwa substitusi 10% POFA memberikan kinerja terbaik, dengan kuat tekan 3,53 MPa pada normal curing 28 hari, dan 3,57 MPa pada steam curing 28 hari. Campuran ini juga menghasilkan daya serap air terendah, yaitu 21,58% dan 1,66% pada kondisi yang sama. Nilai strength activity index tertinggi juga dicapai pada substitusi 10% POFA. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan 10% POFA layak untuk menghasilkan bata ringan CLC rendah semen dengan kinerja mekanik dan absorpsi yang lebih baik untuk aplikasi dinding non-struktural berkelanjutan.